Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pembiayaan Pembiayaan Bank Syariah Untuk Mengembangkan UMKM: Pembiayaan Bank Syariah Untuk Mengembangkan UMKM (Studi Kasus Pada Nasabah BRI Syariah Kantor Cabang Jambi) Afriyadi, Muhammad Muchsin
Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 02 (2020): Adzkiya: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Meto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/adzkiya.v8i02.2387

Abstract

ABSTRACT Islamic financing their customers can make free of the economic difficulties faced, on the basis of sharia aspects and avoid usury, this is expected to be a way for customers of Bank Syariah can be separated from the problem of poverty faced. The research objective is to study in depth the perception of consumers about financial products and the impact of their financing by BRI Syariah Kantor Cabang Jambi to develop SMEs. Method research explain that location research on BRI Syariah Kantor Cabang Jambi and at home each subject. Approach research Qualitative with type research phenomenology, experience subjective or experience phenomenological; or something studies about awareness from perspective principal from someone. Researchers with approach phenomenologically attempted understand mean from something event and each other influence with human in situation certain. Results research showing that perception customers from Informant revealed satisfaction to financing already conducted at BRI Syariah Kantor Cabang Jambi is good from systems, rules, services or installments to be paid. Impact from existence financing from BRI Syariah Kantor Cabang Jambi against the development of SMEs is increased capital used for increase the stock of goods to be sold, added tool support effort, expand and fix the place effort, from development the benefits from business the too increased. Keywords : Financing, Islamic Banking, SMEs
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Practice Rehearsal Pairs Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V di Sekolah Dasar Muzakki, Achmad; Amriyah, Chairul; Afriyadi, Muhammad Muchsin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 5 (2025): October
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i5.613

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe practice rehearsal pairs terhadap hasil belajar Ipas di kelas V. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan menggunakan eksperimen (Quasi Ecperiment) dengan desain penelitian pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V dengan jumlah 126 siswa. Sampel penelitian berjumlah 63 siswa yaitu Va sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe practice rehearsal pairs dan kelas Vb sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran problem based learning. Data diperoleh dengan instrumen tes berjumlah 30 soal pretest dan 30 soal posttest yang divalidasi oleh validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh model kooperatif tipe practice rehearsal pairs terhadap hasil belajar siswa. Hasil penelitian pada hasil belajar dengan menggunakan uji t Berdasarkan Independent Samples t-test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 (< 0.05), sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (Hₐ) diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar posttest siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selisih rata-rata sebesar 14.757 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe practice rehersal pairs terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD/MI
The Effect of the Problem Posing Learning Model on the Critical Thinking Skills of Fifth Grade Students in Mathematics Fitriani, Dela; Hidayah, Nurul; Afriyadi, Muhammad Muchsin
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v7i1.291

Abstract

The learning process applied by educators has varied in the use of learning models; however, students' critical thinking skills are still considered low. In light of this issue, the researcher attempted to implement a learning process using a model that had never been used by educators before, namely the problem posing learning model. This study aims to examine the effect of the problem posing learning model on the critical thinking skills of fifth-grade students in mathematics at MIN 10 Bandar Lampung. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design (post-test only control group design). The study was conducted at MIN 10 Bandar Lampung, specifically in the fifth grade, involving two classes as the experimental and control groups, as well as an additional class for validation purposes. The instruments used in this study included tests. Data analysis was performed using the t-test. The results showed that the normality test yielded values of 0.180 and 0.054, both greater than 0.05, indicating that the data were normally distributed. The homogeneity test showed a value of 0.918, which is also greater than 0.05, indicating that the data were homogeneous. The hypothesis test using the Independent Samples t-Test resulted in a value of 0.000, which is less than 0.05, meaning that the null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. Therefore, it can be concluded that there is a significant effect of the problem posing learning model on the critical thinking skills of fifth-grade mathematics students at MIN 10 Bandar Lampung.
Menumbuhkan Kesadaran Ekologis Siswa Sejak Dini : Menjadikan Lingkungan Sebagai Sekolah Kehidupan Tegar Arif Saputra; Saputra, Tegar Arif; Baharudin; Afriyadi, Muhammad Muchsin
Muallimun : Jurnal Kajian Pendidikan dan Keguruan Vol 5 No 1 (2025): MUALLIMUN
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/muallimun.v5i1.10007

Abstract

Pendidikan lingkungan penting diterapkan sejak dini untuk membentuk kesadaran ekologis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan lingkungan di Sekolah Dasar melalui pendekatan studi kasus di Sekolah Alam Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri dari 21 orang, ketua komite, kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan, 3 guru kelas IV,V, dan VI, 4 orang tua, dan 10 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan diintegrasikan melalui kebijakan sekolah, kurikulum pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta peran aktif guru dan orang tua. Simpulan dari penelitian ini adalah implementasi pendidikan lingkungan di Sekolah Alam Lampung terbukti efektif dalam membentuk pengetahuan, sikap, dan tindakan ekologis siswa sejak dini.
Pengaruh Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition Berbantuan Question Card terhadap Pemahaman Konsep Bahasa Indonesia Kelas IV Zahraul Muslimah; Muhammad Muchsin Afriyadi; Farida Farida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1715

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep Bahasa Indonesia di lembaga pendidikan dasar mendorong perlunya rencana proses belajar yang inovatif dan efisien. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji dampak model AIR dengan bantuan Question Card terhadap pemahaman konsep Bahasa Indonesia di kelas IV MIS MMA IV di Sukabumi, Bandar Lampung. Riset ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi-eksperimen, tepatnya pada kelompok kontrol yang tidak setara (non-equivalent control group) melibatkan kelas eksperimen (n=28) yang menggunakan model AIR dan kelas kontrol (n=24) dengan Cooperative Learning. Instrumen berupa pretest dan posttest dikembangkan berdasarkan Taksonomi Bloom C2. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen, N-Gain 48,86%, yang merupakan kategori sedang-tinggi lebih besar dari kelas kontrol 27,72%, yang merupakan kategori rendah-sedang.  Sebagai hasilnya, penolakan Ho dan penerimaan Hi ditegaskan oleh hasil analisis paired sample t-test dengan nilai p 0,000 (p < 0,05), yang menandakan perbedaan signifikan model AIR berbantuan Question Card berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep peserta didik. Disimpulkan bahwa model AIR efektif dalam membangun pemahaman konsep yang mendalam dan berkelanjutan, serta mendukung pengembangan pembelajaran berbasis multisensori yang aktif dan bermakna.
PENGARUH MODEL VISUAL AUDITORI KINESTETIK (VAK) BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI 3 DIMENSI TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPAS Erlina; Syofnidah Ifrianti; Afriyadi, Muhammad Muchsin
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ibriez.v10i2.831

Abstract

Rendahnya minat belajar peserta didik dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar menjadi permasalahan yang berdampak pada rendahnya keterlibatan dan efektivitas proses pembelajaran. Data awal di MIN 10 Bandar Lampung menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik kelas V masih memiliki minat belajar yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbantuan media video animasi tiga dimensi terhadap minat belajar peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen berbentuk nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 60 peserta didik kelas V yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket minat belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Secara statistik, hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa penerapan model VAK berbantuan media video animasi tiga dimensi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat belajar peserta didik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi model pembelajaran VAK dengan media interaktif digital efektif dalam meningkatkan minat belajar IPAS. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan pembelajaran multimodal berbasis media inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Motivational Pathways to Primary Islamic Teacher Education: Toward an Integrative Model Putri, Umi Lailatul; Baharudin; Afriyadi, Muhammad Muchsin
Al'Adalah Vol. 28 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aladalah.v28i2.631

Abstract

This article examines students’ motivational pathways in choosing the Islamic Primary School Teacher Education Programme and proposes an Integrative Motivation Pathway Model for prospective Islamic primary teachers. Using a descriptive qualitative design at UIN Raden Intan Lampung, primary data were collected through open-ended questionnaires administered to 150 first-year students and semi-structured interviews with 10 purposively selected students and the Programme Secretary. Data were analyzed following Miles and Huberman’s interactive model, supported by source and method triangulation. The findings show that internal motivational pathways are anchored in a combination of spiritual drive, professional interest in teaching, and aspirations for character-based self-development. Family support, programme image, a religious campus culture, lecturer influence, and perceived career prospects within Islamic educational institutions reinforce external pathways. Synthesising these pathways, the proposed model conceptualizes programme choice as an interlocking process in which spiritual, professional, and social dimensions converge from initial intention to sustained career commitment. The model extends the application of Maslow’s and Herzberg’s motivational frameworks within Islamic teacher education, offering practical implications for program governance and student motivation development.
Eksplorasi Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar: Systematic Literatur Review Sari, Diah Novita; Asiah, Nur; Afriyadi, Muhammad Muchsin
Jurnal Simki Pedagogia Vol 9 No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v9i1.1513

Abstract

This study aims to map trends in Natural and Social Sciences (IPAS) learning in elementary schools for the 2021-2025 period, analyze technology integration, and identify future research opportunities. The method used was a Systematic Literature Review (SLR) of 33 scientific articles using the PRISMA protocol. The results showed that the learning model trend was dominated by a constructivist approach, with the Inquiry model being the most dominant (11 articles), followed by Problem-Based Learning (7 articles) and Discovery Learning (6 articles). Learning strategies shifted towards Digital-Based Learning and gamification through group discussions, environmental observation, and innovative methods such as Window Shopping. Technology integration through digital media such as Augmented Reality (AR), Canva, and gamification platforms (Kahoot, Quizizz, Wordwall) was proven effective in increasing learning motivation by up to 93.23%, strengthening student engagement, and visualizing abstract concepts concretely. Despite the positive impact, the main challenge lies in the stability of internet infrastructure. Future research opportunities include exploring cooperative models such as Student Facilitator and Explainer (SFAE) and developing higher-order thinking skills (HOTS) variables. In conclusion, the synergy between active learning models and interactive digital media is key to effective science learning in elementary schools.