Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PELATIHAN PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU BAHASA INDONESIA DALAM MERDEKA BELAJAR DI MGMP DI KOTA MEDAN Arianto Arianto; Diah Kusyani; Lailan Syafira Putri Lubis
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesionalisme guru sebagai pendidik harus terus dilakukan updating dan pelatihan guna pemaksimalan dalam pembelajaran. Profesionalitas bukan hanya sekedar mampu bekerja dengan baik dan benar namun juga peningkatan mutu dan kualitas peran guru dalam proses kegiatan berlajar mengajar. Hal tersebut terkait dengan 4 kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Program peningkatan profesionalisme guru Bahasa Indonesia di MGMP Madrasah Aliyah di Kota Medan sebagai upaya peningkatan mutu dan kualitas pembelajaran yang diberikan dengan memberikan program pelatihan inovatif dalam hal pengajaran kurikulum merdeka. Terutama dalam pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah.
The Impact of Mind Mapping on Young Children's Writing Skills: An Experimental Study Sitepu, Melyani Sari; Arianto, Arianto; Herliza, Sheila; Wulandari, Wina; Asmalinda, Nia; Mutmainnah, Mutmainnah
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 9 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2024.93-03

Abstract

This study investigates the application of the mind-mapping learning model to enhance children's writing skills. Conducted over two weeks during the 2022/2023 academic year at a school in Medan, North Sumatra, the research employed a quantitative experimental design. The study population included 106 children aged 3-8 years, with samples systematically selected from two classes. Data collection involved observation sheets to assess student engagement and activity levels. Statistical tests ensured data validity and reliability, with normality tests (Kolmogorov-Smirnov and Shapiro-Wilk) revealing normal and non-normal distributions and homogeneity tests confirming data uniformity. The t-test results indicated a significant positive impact of mind mapping on writing skills (Sig. = 0.000; t = 24.810). These findings suggest that mind mapping in early education can significantly enhance writing abilities, improving academic performance and cognitive development. The implications are substantial for educational practice, advocating for integrating mind mapping into teaching methods and supporting teacher training programs. Despite limitations such as a small sample size and potential sampling bias, this study provides a foundation for further research. Future studies should involve larger samples to validate these results and explore additional applications of mind mapping in educational settings, aiming to refine and enhance teaching strategies for early childhood education. Additionally, educational policymakers should consider integrating innovative teaching strategies like mind mapping to improve academic outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI BUDAYA PADA TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI Arianto, Arianto; Wulandari, Wina; Harahap, Umi Raihan; Nurlela, Nurlela
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9 No 2 (2023): PEDAGOGI
Publisher : FKIP Universitas Al Washliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/pedagogi.v9i2.602

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi budaya, khususnya budaya lokal Sumatra Utara bagi peserta didik. Mengakibatkan degradasi penurunan kemampuan literasi dalam mengenal dan memahami jati diri sebagai bagian dari etnis di Sumatra Utara. Hal ini sangat berdampak dalam pengenalan kebudayaan yang ada di wilayah Sumatra Utara.. Salah satu hambatan dalam proses kegiatan belajar mengajar menulis teks laporan hasil observasi ini adalah kurang minat siswa di dalam ruangan kelas sehingga membuat siswa kurang atau tidak mengerti apa yang diajarkan oleh guru tentang kegiatan menulis teks laporan hasil observasi, yang berkaitan dengan budaya lokal Sumatra Utara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan literasi budaya pada teks laporan hasil observasi oleh siswa kelas VII MTs Miftahussalam Medan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian ini memakai desain posttest only control design. Berdasarkan hasil analisis data dan uji statistik kesimpulan dari penelitian ini adalah kemampuan literasi budaya pada teks laporan hasil observasi setelah perlakuan menggunakan model project based learning mendapatkan mean 87,25. Dan kemampuan literasi budaya pada teks laporan hasil observasi yang dilakukan menggunakan model ceramah mendapatkan mean 82,88. Hasil penghitungan dengan uji “t” diperoleh nilai thitung = 2,48 kemudian dikonsultasikan dengan t tabel pada taraf signifikan 5% dengan N= N1+N2 – 2 = 70 ternyata thitung yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 2,48 > 0,984 sehingga hipotesis alternatif diterima. Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model project based learning terhadap kemampuan literasi budaya pada teks laporan hasil observasi oleh siswa kelas VII MTs Miftahussalam Medan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan saran rujukan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa, terutama dalam kemampuan literasi budaya pada teks hasil observasi sehingga dapat meningkatkan kemampuan literasi budaya bagi siswa di sekolah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENELAAH POLA PENYAJIAN DAN KEBAHASAAN TEKS IKLAN OLEH SISWA KELAS VII SMP MIFTAHUSSALAM MEDAN Arianto, Arianto; Zahara, Siti Fatimah; Wulandari, Wina; Muliatik, Sri
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 10 No 1 (2024): PEDAGOGI
Publisher : FKIP Universitas Al Washliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/pedagogi.v10i1.677

Abstract

Penenlitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui kemampuan menelaah pola penyajian dan kebahasaan teks iklan melalui model pembelajaran experiential learning. Populasi siswa kelas VIII SMP Miftahussalam secara keseluruhan berjumlah 108 siswa tersebar 3 kelas. Untuk menentukan sampel, peneliti menggunakan teknik sampling random yaitu kelas yang terpilih VIII-A yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan VIII-C yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan instrument penelitian berupa tes essai. Berdasakan analisis data diperoleh kemampuan menelaah pola penyajian dan kebahasaan teks iklan kelompok eksperimen memperoleh nilai akhir di kategori baik sekali karena 15 siswa mendapatkan nilai antara 80-100 (41,67%), dan kelompok kontrol memperoleh nilai akhir di kategori baik sekali karena 14 siswa mendapatkan nilai antara 80-100 (38,89). Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa hipotesis terbukti, melalui uji t diperoleh thitung> ttabel atau 7,2>1,99.
PENGARUH POLA PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI DI SEKOLAH Arianto, Arianto
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 2 (2022): PEDAGOGI
Publisher : FKIP Universitas Al Washliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/pedagogi.v8i2.730

Abstract

Pola blended learning ini tentunya masih menjadi hal yang baru terlebih lagi perubahan dalam dunia Pendidikan yang mulanya dilakukan secara normal. Kini harus secara blended learning, pola pembelajaran tersebut merupakan pola secara online dan offline. Blended learning merupakan gabungan pembelajaran yang dicampur oleh dua unsur utama, yakni pembelajaran di kelas (classroom lesson) dengan online learning. Blended learning adalah kombinasi karakteristik pembelajaran tradisional dan lingkungan pembelajaran elektronik. Blended learning menggabungkan aspek pembelajaran berbasis web (internet) dengan pembelajaran tradisional “tatap muka”. Pola pengajaran ini memanfaatkan kemajuan dalam bidang digitalisasi, beberapa sekolah telah memanfaatkan kemajuan dibidang digital dimana sekolah telah memiliki website belajar secara online sendiri. Baik yang diberikan oleh kementerian terkait maupun memanfaatkan media digital lainnya. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sampel berjumlah 62 orang siswa SMA Negeri 1 Hamparan Perak. Berdasarkan hasil analisis data dan uji statistik ditetapkan kesimpulan sebagai bahwa, kemampuan menulis teks eksplanasi memperoleh mean 80,27 termasuk dalam kategori baik sekali dengan pola belajar blended learning. Berdasarkan penghitungan dengan uji “t” diperoleh nilai thitung = 5,65 kemudian dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikan 5% dengan dkn= N1+N2 – 2 = 60 ternyata thitung yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 5,65 > 1,99 sehingga hipotesis alternatif diterima.
The Effectiveness of Using Playclock Media on Students' Critical Thinking Ability Dian Novianti Sitompul; melyani sari sitepu; Arianto
Journal of Psychology and Instruction Vol. 8 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpai.v8i3.81979

Abstract

This research was motivated by teachers who were not used to using game-based learning media, which had an impact on students' low critical thinking abilities. The purpose of this research is to find out whether the use of clock media is effective on students' critical thinking abilities? This research is a quantitative research with a pretest-posttest one group design. Data collection techniques use tests. The research instrument uses a test sheet to see students' critical thinking abilities. Data were analyzed using Paired Sample T-Test. The results of the research show that the use of game-based rotating clock media is effective for students' critical thinking abilities. This can be seen from the paired t-test analysis data by comparing the sig<a (5%) values. The results of the analysis using SPSS show that the sig value is smaller than alpha (0.000<0.05). From the obtained sig values, it can be concluded that the use of rotating clock media is effective on students' critical thinking abilities