Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

POSITION OF LOCAL GOVERNMENTS TOWARD VOTER PARTICIPATION IN THE ELECTION OF LOCAL HEADS ACCORDING TO LAW NUMBER 10 OF 2016 CONCERNING THE ELECTION OF GOVERNOR, REGENCY AND MAYOR Fathullah Fathullah
AMAL INSANI (Indonesian Multidiscipline of Social Journal) Vol. 2 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : Amal Insani Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.934 KB) | DOI: 10.56721/amalinsani.v2i2.9

Abstract

  Regional Government, one part of state institutions, has the function of regulating and implementing laws, one of which is realizing democracy (election of regional heads). Democracy is one of the main pillars regarding human beings; as individuals, society, nation, state and society. Do government and democracy contradict each other or complement each other in their respective functions. Democratic government is a government that emphasizes the values ​​of justice and community participation. Community participation in democracy is a right based on the law. What is the responsibility of the Regional Government in democracy according to the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, and Law Number 10 of 2016 concerning the Election of Governors, Regents, and Mayors, with regard to public participation. The results of the study show that the functions and roles of local governments in democracy are complementary and complementary. The law regulates the government's responsibility to increase public participation, namely voters. Government and democracy emerged at the will of the people from the gift of God Almighty as a resistance to the notion of authoritarian power, to provide guarantees for the rights of individuals, communities, nations, and states. Democracy and participation are inseparable from the state constitution and laws and regulations. The implementation of democracy by the Regional Government must be carried out in accordance with the laws and regulations and the values ​​that live in society, the State Philosophy, Pancasila and the 1945 Constitution.   Keywords: Local Government, Regional Head Election, Voter Participation, Law
Tahapan Pemeriksaan dan Pengajuan Upaya Hukum Dalam Pelaksanaan Putusan Hakim Untuk Perkara Pidana Secara Umum Safari, Safari; Muhammad Aldi; Iskandar Riski; Fathullah, Fathullah
KRAKATAU (Indonesian of Multidisciplinary Journals) Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Desanta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In a crime problem, there will be many processes that will be faced by both law enforcement and the parties involved in the crime, one of the processes that really requires a very large level of energy is the inspection process. In this examination process there will be many stages that must be passed from examining case files, examining witnesses, expert witnesses, defendants to supporting documents as evidence of the crime which will eventually end in a judge's decision and how legal remedies are taken by the parties. -the parties involved where in this legal effort there will be many stages that will be passed to get justice from the start of appeal, cassation, clemency to the last is review and ends with the implementation of the judge's decision which has been determined whether the original decision or the decision after filing a legal remedy the. This study uses a research method with descriptive analysis by conducting data analysis by conducting interviews with related parties. The purpose of this research is for readers to understand more about the stages of examining criminal cases and how to deal with them.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Menjaga Pelestarian Lingkungan sebagai Implementasi Maqosid Syariah Perspektif Ekoteologi Taufik Imron; Fathullah Fathullah; Firdiansyah Firdiansyah; Lina Marlina; Muhamad Alin Pebrianto
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.9042

Abstract

Pelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi dan sejalan dengan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah dalam menjaga kemaslahatan kehidupan serta keberlanjutan alam. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada 2–31 Juli 2026 di Cibetung, Desa Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ekologis dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya dalam mengatasi permasalahan sampah plastik yang berpotensi mengganggu kesuburan tanah dan keberlanjutan ekosistem. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan ekoteologis yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, khususnya maqāṣid al-syarī‘ah, dengan prinsip pelestarian lingkungan. Meskipun masyarakat Cibendung memiliki nilai-nilai tradisi Islam yang menekankan pentingnya menjaga keharmonisan manusia dengan alam, dalam praktiknya masih ditemukan rendahnya kepedulian terhadap pengelolaan dan dampak limbah plastik. Oleh karena itu, kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, edukasi lingkungan, dan pelatihan praktis pengelolaan sampah plastik secara bijak dan bertanggung jawab. Materi kegiatan mencakup pemahaman mengenai bahaya sampah plastik, pentingnya menjaga kesuburan tanah dan kelestarian lingkungan, serta penguatan kesadaran masyarakat dalam mendukung rencana pengembangan wisata Cibendung, khususnya kawasan Titik Gunung Gedor, agar lebih tertata, informatif, dan menarik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat yang ditunjukkan melalui antusiasme serta partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Selain mendorong kepedulian dan perubahan perilaku terhadap lingkungan, kegiatan ini turut memperkuat nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal sebagai landasan dalam pelestarian alam. Dengan demikian, pendekatan ekoteologis berbasis maqāṣid al-syarī‘ah dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat dalam membangun kesadaran ekologis dan mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Penguatan Pendidikan Karakter dan Kepedulian Sosial melalui Festival Muharam dan Edukasi Anti-buliying di Kelurahan Sayar Arip Mustahidin; Fathullah Fathullah; Ofik Hidayat; Rokmani Rokmani; Ucu Sulhiah Ulfah
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i03.1526

Abstract

Kuliah kerja mahasiswa (KKM) merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Lokasi pengabdian ini dilaksanakan di kelurahan sayar kecamatan taktakan. Berdasarkan hasil observasi dan pengamatan serta koordinasi dengan kelurahan, masyarakat dan pihak sekolah menujukan perlu adanya penguatan karakter dan kepedulian sosial serta edukasi mengenai perundungan pada anak. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman edukatif yang kontekstual melalui optimalisasi festival Muharam dan seminar anti bullying. Adapun metode pelasksanaan meliputi tahap persiapan dan koordinasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasm masyarakat dalam Festival Muharam seperti membantu mempersiapkan fasilitas, terlibat dalam kegiatan santunan, mengikut sertakan putra-putrinya dalam beragam kegiatan serta mendampinginya, sementara pada kegiatan edukasi anti-bullying melalui penggunaan medi curhat anak-anak mengalami beragam bentuk bullying seperti kekeran fisik yang ditunjukkan untuk bercanda, diberikan nama julukan, diejek keadaan fisik ataupun dengan nama kedua orangtuanaya, pengalaman-pengalam siswa menjadi bahan edukasi dalam mengenali bentuk serta pencegahan seperti mempertimbangkan perasaan dalam bertindak, menghindari situasi yang mulai mengarahak kepada tindakan bullying serta melaporkan tindakan kepada wali kelas ataupun guru. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi dan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, sekolah, dan masyarakat dalam membangun lingkungan Kelurahan Sayar yang religius dan harmonis.