Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

KEEFEKTIFAN MODEL MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT SISWA SMA Ahmad; Nasir, Gamar Abdul; Uslan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v7i2.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Keefektifan Model Mind Mapping terhadap Kemampuan Menulis Teks Anekdot Peserta Didik Kelas X SMA Muhammadiyah Kupang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan desain penelitian eksperimen murni. Subjek penelitian ini adalah peseta didik kelas X SMA Muhammadiyah Kupang tahun ajaran 2019/2020 sebanyak 148 orang. Penarikan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan teknik random sampling terpilih kelas X2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X1 sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes uraian. Tes ini digunakan untuk untuk mengumpulkan data berupa nilai keterampilan menulis teks anekdot yang diperoleh siswa, yaitu tes akhir. Data yang diperoleh dari analisis secara statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t, nilai tertinggi yang diperoleh siswa pada posstest kelas kontrol 3,00 dan nilai terendah diperoleh 2,28 dengan nilai rata-rata 2,65, sedangkan pada posstest kelas eksperimen nilai tertinggi yang diperoleh siswa 3,57 dan nilai terindah diperoleh 2,57 dengan nilai rata-rata 3,05. Beradasarkan hasil analisis inferensial dengan menggunakan uji-t. Nilai Thitung 30,541>1.66600, maka keputusan adalah H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, model mind mapping efektif terhadap kemampuan menulis teks anekdot.
PENILAIAN PELAKSANAAN K-13 DI SEKOLAH DASAR Muh, Abdul Syahril; Suhada, Farhan; Uslan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v7i2.99

Abstract

Tujuan dari penilaian ini adalah untuk mengevaluasi dan memperoleh informasi untuk menjelaskan bagaimana efektivitas pelaksanaan kurikulum 2013, serta masalah-masalah yang dapat mempengaruhi efektivitas pelaksanaan Kurikulum 2013. Penilaian ini menggunakan metode kualitatif evaluatif, menganalisis dengan countenance atau STAKE melalui tiga komponen inti yaitu: evaluasi antecedents, transaction, outcomes. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data diverifikasi melalui proses trianggulasi. Dari data yang diperoleh, pertama evaluasi antecedents mengenai system rekrutmen siswa, masalah sosial ekonomi orang tua siswa dan penyusunan dokumen kurikulum 2013. Penyusunan dokumen kurikulum 2013 sudah sesuai, namun belum maksimal dalam penerapan karena terkendala SDM guru dalam memahami dokumen kurikulum 2013, sehingga berimbas pada tidak efektifnya manajemen pelayanan penerimaan calon siswa dan solusi guru dalam menghadapi anak yang social ekonomi orang tuanya kurang baik. Kedua Evaluasi transaction meliputi aspek minat dan motivasi guru yang mengajar, penyesuaian rencana pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013, penilaian berbasis kelas, kegiatan Ekstrakurikuler dan pengembangan diri, hasil perolehan data menunjukan aktifitas dalam pembelajaran siswa sudah menekankan system pembelajaran aktif namun pemahaman guru terkait kurikulum 2013 belum efektif sampai pada pelaksanaan dalam proses pembelajaran, penerapan pembelajaran tematik integratif berbasis saintifik juga belum maksimal. Pengembangan kegiatan ekstrakurikuler masih terkendala dengan kesiapan para guru. Ketiga Evaluasi outcomes meliputi aspek pencapaian kompetensi kognitif, psikomotor dan afektif berdasarkan Kurikulum 2013. Pencapaian kompetensi siswa belum maksimal karena kesiapan guru dalam merencanakan, melaksanakan sampai pada penilaian belum dilaksankan dengan baik sesuai dokumen kurikulum 2013.
PENGARUH PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA TERHADAP PENGUASAAN LITERASI SAINS PADA SISWA SEKOLAH DASAR Aiman, Ummu; Meilani, Dian; Uslan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v8i2.327

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pembelajaran guided inquiry berbantuan lembar kerja siswa terhadap penguasaan literasi sains pada materi perubahan wujud benda kelas V SD MI Darul Hijrah Madani Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan yakni eksperimen dengan jenis pra eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest design” . Populasi adalah seluruh siswa kelas V SD MI Darul Hijrah Madani Kota Kupang yang berjumlah 30 orang. Dalam pengambilan sampel penggunaan teknik purposive sampling berjumlah 30 orang. Dimana melakukan pretest tanpa adanya perlakuan, kemudian posttest diterapkan model pembelajaran guided inquiry berbantuan LKS. Data yang dikumpulkan melalui tes objektif (pilihan ganda) pada materi perubahan wujud benda. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknis analisis statistika yaitu menggunakan uji T. Setelah dianalisis hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan literasi sains peserta didik antara pretest dan posttest dapat dilihat dari hasil perhitungan Uji T yakni dengan df 15, nilai signifikansinya 0,000 yang berarti < 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Disimpulkan adanya efek yang disignifikan model pembelajaran guided inquiry berbantuan LKS terhadap literasi sains peserta didik pada materi perubahan wujud benda kelas V SD MI Darul Hijrah Madani Kota Kupang.
Genetic Diversity of Rhizophora mucronata in Rote Island, Indonesia Based on RAPD Molecular Marker Ihwan, Ihwan; Uslan, Uslan
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.biotropika.2025.013.03.02

Abstract

The coastal region of Rote Island is predominantly inhabited by Rhizophora mucronata. However, there is a lack of information about the genetic diversity of this mangrove species. This study aimed to determine the genetic diversity of Rhizophora mucronata on Rote Island, Indonesia, using RAPD molecular markers. We collected 21 R. mucronata samples from seven coastal sites on Rote Island, and subsequent data analysis occurred at the Genetic and Molecular Laboratory of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Clustering analysis was carried out using PAST software (version 3.15). The findings indicated that 10 out of the 15 tested primers (OPA 2, OPA 3, OPA 4, OPA 5, OPA 6, OPA 7, OPA 8, OPA 10, OPA 19A, and OPA 20) yielded successful outcomes, resulting in the production of polymorphic bands. This finding indicates an elevated degree of genetic diversity among the samples under consideration. The genetic diversity values (He) for the R. mucronata population on Rote Island were found to be 0.244 (moderate category), with the highest genetic diversity value (He) of 0.465 recorded at Oelaba, while the population demonstrating the lowest genetic diversity was 0.100 at Pantai Baru. Notably, the population grouping of R. mucronata on Rote Island did not correlate with geographical positioning.
Analysis of Social-Emotional Behavior in Students with Autism Spectrum Disorder, ADHD, and Anxiety in Inclusive Schools Minsih, Minsih; Mujahid, Imam; Uslan, Uslan; Fauzana, Nana; Marpuah, Siti; Helzi, Helzi
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol. 7, No. 3, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ijolae.v7i3.8728

Abstract

This research aims to describe the characteristics of children with barriers to social-emotional behavioral in inclusive elementary school. This research uses a qualitative case study design which only examines the characteristics of three children with socio-emotional behavior disorders. The informants are class teachers, guardians of students (teacher Shadow) with Autism Spectrum Disorder (ASD), Attention Deficit and Hyperactivity Disorder (ADHD), and Withdrawal Anxiety Disorder, Parent and Student Regular. Data collection uses interviews, observations, and documentation studies. Data Validation uses Method triangulation dan resource triangulation. Data analysis techniques use content analysis techniques or thematic analysis to identify patterns and themes in interpretive data with reduction, display, and conclusion stages. The results of the study showed that student with ASD and ADHD and Anxiety Disorders have various characteristics that lead to obstacles in social emotional behavior in the form of: stereotypical movements, difficulty focusing, difficulty interacting socially, often rushing, difficulty communicating with people, like to talk to themselves and repeat sentences spoken by the other person, laugh easily and get angry easily for no reason, and dislike crowds. This is based on the results of the identification and assessment carried out by the school inclusion team on children with special needs which include: inclusion coordinators, guardians of students with special needs (teacher shadows), psychologists, occupational therapists, speech therapists and physiotherapists. The implications of this article can be used as a reference and reference in detecting and assessing social emotional behavioral disorders in the development of elementary school-age students.
Pedagogical Efficacy of Guided Inquiry Modules: Enhancing Critical Thinking in Elementary Education Through Quasi-Experimental Validation Uslan, Uslan; Binti Abdullah, Norazilawati; Aiman, Ummu; Yenni, Yenni
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol. 7, No. 3, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ijolae.v7i3.12814

Abstract

The current research aims to examine the impact of guided inquiry-based learning on elementary school students' critical thinking. A quasi-experimental research design with one group pre-test and post-test was employed. The participants were 24 elementary school students selected based on the convenience sampling method. Pre and post-tests were given to the participants, and the data gathered was analysed through a paired sample t-test. The result of the paired sample t-test is significant with a p-value < .001, indicating the significant increase in the difference between the pre-test and post-test of the students' critical thinking. Other than that, the standard deviation of the difference is 10.60, with a standard error of 1.53, with the mean difference between posttest and pretest being 77.33 points, indicating the different result of the posttest with the pretest. Furthermore, the values 2.08 for Cohen’s d and 2.01 for Hedges’ correction indicate that the guided inquiry module had a strong and meaningful impact on enhancing students’ critical thinking abilities. In this case, the hedges and Cohen’s d value emphasise the significance of guided inquiry-based learning for the development of students’ critical thinking. Therefore, the current research confirms the significance of the use of guided inquiry-based learning to improve elementary school students' critical thinking.
Urgensi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial sebagai Literasi Abad Ke-21 pada Jenjang Sekolah Dasar di Nusa Tenggara Timur Yani, Ahmad; Uslan, Uslan
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 4 No. 1 (2026): MIMBAR PGSD FLOBAMORATA
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v4i1.3050

Abstract

Literasi abad ke-21 merupakan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan sejak pendidikan dasar untuk menjawab tantangan transformasi digital dan sosial. Integrasi pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) dipandang sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat literasi digital dan komputasional peserta didik. Namun, implementasi pembelajaran berbasis teknologi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, kompetensi pendidik, dan ketersediaan sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif literatur terkait konsep literasi abad ke-21, pembelajaran koding dan AI di sekolah dasar, serta tantangan dan peluang implementasinya di wilayah 3T. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui penelusuran artikel terindeks Scopus (Q1–Q4) dan SINTA (1–3) yang terbit dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan pengelompokan tematik meliputi konsep, model implementasi, tantangan, dan dampak pembelajaran koding dan AI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran koding dan AI berkontribusi positif terhadap pengembangan berpikir komputasional, pemecahan masalah, dan kreativitas siswa sekolah dasar. Meskipun terdapat berbagai kendala di wilayah 3T, pendekatan kontekstual dan adaptif, seperti pembelajaran koding unplugged, memungkinkan implementasi yang efektif. Integrasi koding dan AI yang selaras dengan Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 berpotensi menjadi strategi penting dalam menjembatani kesenjangan literasi abad ke-21 di pendidikan dasar.