Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : DIALEKTIKA

OPTIMALISASI CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY BUMN UNTUK KAWASAN SUNGAI CIKAPUNDUNG BANDUNG R Indriyati Kamil
Dialektika Vol 3 No 2 (2016): Vol.3 No.2 (2016) September
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Today the application of CSR becomes increasingly important for the company. CSR has become a necessity for companies. The company's presence in the midst of society's dependence coined by people who are nearby. The relationship between the company and the community share the two sides of a coin that can not be separated. CSR also contributed positively to the relationship between the company and the community. Company as part of the community has a role in the community. Companies are not only economic benefits hunt alone, but also a concern for the environment and social welfare. State-Owned Enterprises (SOEs) have a strategic role and functions, as executor of public services, balancing large private forces, and helped small business development. SOE CSR role in the preservation of rivers such as helping the government to regenerate the river Cikapundung as a public space and also regarding the handling of flooding in the area around the River Cikapundung Bandung. To find the best solution in the structuring of public space in this Cikapundung riverbank, is very important to develop a policy of restoration of the river that can balance the interests of economic, social and environmental sustainability sustainable.
Pelestarian Kawasan Gunung Guntur Melalui Pendekatan Komunikasi Lingkungan Indriyati Kamil; Nantia Rena Dewi Munggaran; Dudi Yudhakusuma
Dialektika Vol 9 No 1 (2022): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v9i1.2124

Abstract

Kawasan konservasi di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari persoalan keberadaan masyarakat dan pemerintah daerah di sekitarnya. Salahsatu kawasan konservasi yang mengalami persoalan degradasi adalah Kawasan cagar alam dan taman wisata alam Gunung Guntur. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi proses komunikasi lingkungan yang dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dalam melestarikan kawasan serta mengusulkan model komunikasi dalam penanganan kawasan gunung guntur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi lingkungan dalam melestarikan Kawasan gunung Guntur dilakukan dengan melakukan sosialisasi dan literasi sadar kawasan kepada warga masyarakat sekitar, kampanye di media sosial tentang tata batas Kawasan konservasi dan melakukan patroli bersama para penggiat alam untuk membangun komunikasi partisipatif. Model komunikasi yang dapat dilakukan untuk penanganan di Kawasan adalah menerapkan komunikasi asertif kolaboratif melalui kemitraan sinergis dan pendekatan komunikasi lingkungan yang terpadu.