Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

SISTEM PREDIKSI HARGA BERAS DI KOTA MANADO MENGGUNAKAN METODE ORDINARY LEAST SQUARE (OLS) Virgie Reza Takaliuang; Hanny A.Komalig; Siska Ayu Widiana; Ketaren, Eliasta
Jurnal TIMES Vol 14 No 2 (2025): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fluktuasi harga beras sering terjadi akibat perubahan iklim, kebijakan pemerintah, dan kondisi pasar yang dapat berdampak pada kesejahteraan petani dan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem prediksi harga beras di kota Manado menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS) atau metode kuadrat terkecil dan mengetahui akurasi prediksi menggunakan perhitungan error Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Penelitian menggunakan data historis harga beras, curah hujan, dan kualitas beras yang diperoleh dari Bulog Divre Sulutgo, BPS dan BMKG, dengan periode tahun 2013-2021. Metode OLS digunakan untuk memodelkan hubungan antara harga beras dengan variabel waktu, curah hujan, kualitas beras, dan harga beras bulan sebelumnya. Evaluasi yang dilakukan menggunakan metrik perhitungan error Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil menunjukkan nilai MAPE yang didapat sebesar 0.35% menunjukan tingkat akurasi model yang baik. Model berhasil diimplementasikan dalam sistem berbasis web menggunakan Flask.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI RUANG PINTAR BERBASIS ANDROID SENSOR PIR DAN PENGELOLAAN DATA PADA MIKROKONTROLER ARDUINO Supriyanto; Munji Hanafi; Siska Ayu Widiana; Durand Fernandito Freddy Setlight; Sry Dhina Pohan
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol. 20 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v20i2.10914

Abstract

Tingginya kasus pencurian, khususnya di Kota Semarang dan insiden di laboratorium komputer SMK Askhabul Kahfi, menunjukkan kelemahan signifikan pada sistem keamanan manual, yang juga gagal membatasi akses oleh pihak yang tidak berkepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan "Sistem Keamanan Pada Ruangan Menggunakan Android Dan Sensor PIR Dengan Database User Berbasis Arduino" untuk menciptakan sistem keamanan yang otomatis, mampu membatasi hak akses, dan menyimpan database aktivitas pengguna. Sistem ini menggunakan Arduino Uno R3 sebagai controller utama, yang terintegrasi dengan Solenoid Door Lock (kunci elektrik) yang dikendalikan melalui aplikasi Android ("SKP Security Room") via Bluetooth setelah pengguna memindai QR Code pada kartu karyawan. Selain itu, sistem dilengkapi Sensor PIR untuk mendeteksi penyusup dan mengaktifkan alarm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem keseluruhan bekerja dengan tingkat keberhasilan mencapai 83,33% keberhasilan. Database sistem juga berhasil merekam, menyimpan, membatasi, dan mengelola user secara multiuser, membuktikan bahwa sistem keamanan berbasis Arduino ini dapat berfungsi dengan baik untuk menggantikan keamanan manual di ruang laboratorium komputer tersebut.
PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI IOT PADA SISTEM PRECISION FARMING UNTUK BUDIDAYA JAGUNG DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA, SULAWESI UTARA Edwin Tenda; Adeleyda M W Lumingkewas; Siska Ayu Widiana; Eliasta Ketaren
Jurnal TIMES Vol 15 No 1 (2026): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51351/jtm.15.1.2026942

Abstract

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara merupakan wilayah agraris di Provinsi Sulawesi Utara dengan Jagung sebagai salah satu komoditas utama. Namun, budidaya Jagung masih menghadapi berbagai kendala, seperti perubahan kondisi lingkungan, keterbatasan monitoring lahan secara real-time, dan rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan sistem precision farming berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung monitoring lingkungan budidaya jagung secara real-time di Kecamatan Bintauna. Sistem dikembangkan menggunakan Raspberry Pi 4 dengan integrasi sensor DHT11, BH1750, sensor curah hujan, sensor anemometer, dan Mi Flora Plant Sensor. Data sensor dikirim melalui internet dan disimpan pada Google Sheets sebagai media monitoring berbasis cloud. Metode penelitian meliputi studi pustaka, survei lapangan, pengumpulan data petani, analisis kebutuhan sistem, pengembangan sistem, serta pengujian blackbox dan usability testing. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu melakukan monitoring lingkungan pertanian secara real-time setiap 10 menit. Hasil usability testing menunjukkan tingkat penerimaan sistem sebesar 92,4%, sedangkan hasil kuesioner petani menunjukkan tingkat penerimaan teknologi IoT sebesar 83,6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa precision farming berbasis IoT berpotensi mendukung transformasi digital pertanian Jagung di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
PENGEMBANGAN APLIKASI ERTUTUR BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA EDUKASI SISTEM KEKERABATAN ADAT KARO Eliasta Ketaren; Siska Ayu Widiana
Jurnal TIMES Vol 15 No 1 (2026): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51351/jtm.15.1.2026969

Abstract

Ertutur merupakan salah satu tradisi penting dalam masyarakat Karo yang digunakan untuk mengenali hubungan kekerabatan sebelum melakukan komunikasi lebih lanjut. Seiring perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat, pengetahuan mengenai sistem ertutur semakin berkurang, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi Ertutur berbasis Android sebagai media edukasi yang dapat membantu masyarakat memahami sistem kekerabatan Adat Karo secara lebih mudah, praktis, dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan wawancara dengan tokoh adat Karo, kemudian dilanjutkan dengan perancangan dan pengembangan aplikasi berbasis Android. Aplikasi yang dikembangkan menyediakan informasi mengenai marga, hubungan kekerabatan, tata cara ertutur, serta panduan penggunaan yang dapat diakses melalui perangkat bergerak. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa aplikasi mampu menyajikan informasi sistem kekerabatan Adat Karo secara terstruktur, mudah dipahami, dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran budaya. Dengan demikian, aplikasi Ertutur berbasis Android diharapkan dapat menjadi sarana edukasi digital yang mendukung pelestarian budaya Karo serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sistem kekerabatan yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Karo.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI E-LEARNING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL PADA SMA KATOLIK ST IGNASIUS MALALAYANG MANADO Stephano Caesar Wenston Ngangi; Siska Ayu Widiana; Fitri Elizabrth Br Hasibuan; Filbert Theodorus Tjakra; Lillyan Berthariska Ambrella Bulawan; Gladly Christie Gloria Tampi
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2026): Abdi Wina Edisi Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/kes8h710

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengatasi tiga permasalahan utama yang dihadapi SMA Katolik St. Ignasius Malalayang Manado, yaitu: (1) rendahnya kompetensi digital guru dalam mengelola platform pembelajaran daring, (2) keterbatasan infrastruktur dan sumber daya digital, dan (3) kesenjangan dalam integrasi teknologi ke dalam metode pembelajaran konvensional. Solusi yang ditawarkan berupa serangkaian kegiatan pelatihan intensif dan pendampingan praktis dalam implementasi Platform E-learning Metode pelaksanaan mencakup pendekatan partisipatif dan hybrid (daring dan luring), yang terdiri dari tahap persiapan, evaluasi platform e-learning, pendampingan implementasi di kelas, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Target luaran dari program ini adalah peningkatan signifikan kompetensi digital guru (minimal 50% berdasarkan pre-test dan post-test), tersedianya modul pelatihan platform E-Learning yang terintegrasi, pelaksanaan workshop, serta publikasi ilmiah di jurnal pengabdian masyarakat. Program selama sembilan bulan ini diharapkan dapat memberdayakan guru dengan keterampilan digital yang memadai, sehingga menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, inklusif, dan selaras dengan tuntutan Kurikulum Merdeka serta era digital.. Kata kunci: E-Learning, Pelatihan Guru, Pendampingan, Kompetensi Digital, Kurikulum Merdeka.