Kajian mengenai penerapan warna dalam sebuah notasi musik belum banyak dijumpai di Indonesia. Pembelajaran piano dasar pada umumnya menggunakan notasi balok tanpa warna yang seringkali membuat anak usia prasekolah kesulitan dalam menerapkannya. Terbitnya buku metode Bukumusikku pada tahun 2020 yang menggunakan warna dalam notasinya merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kejenuhan yang dialami oleh anak-anak usia prasekolah dalam pembelajaran piano dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis fungsi notasi berwarna dalam sebuah pembelajaran piano dasar pada anak usia prasekolah. Metode yang digunakan merupakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara pada guru-guru di seluruh Indonesia yang telah memakai Bukumusikku selama lebih dari satu tahun, observasi di Jogja Music School dan Vocaganza, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Hasil yang didapat adalah warna berfungsi sebagai sarana dalam meningkatkan minat dan pemahaman anak dalam membaca notasi balok pada pembelajaran piano dasar. Warna dalam sebuah notasi juga membantu memudahkan anak untuk berlatih instrumennya secara mandiri, walaupun pemahaman secara menyeluruh terhadap keterampilan dasar bermain piano tidak bergantung pada notasi berwarna melainkan proses pembelajaran yang diterapkan oleh guru.