Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Strategi Ladokgi TNI AL R.E. Martadinata dalam Pencegahan Penularan Covid-19 Guna Mendukung Tugas TNI Angkatan Laut Ponangsera, Iko Sarikanti; Kurniadi, Anwar; Sari, Deffi Ayu Puspito
Jagratara: Journal of Disaster Research Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/jjdr.v1i1.108

Abstract

Dental and oral health services at Indonesian Navy Dental Institution R.E Martadinata might continue during the COVID-19 pandemic so as not to interfere with the duties of Indonesian Navy soldiers. For this reason, the implementation of dental and oral treatment might implement the procedures to prevent COVID-19 transmission. This study aimed to analyze transmission prevention procedures and strategies to prevent transmission of COVID-19. This study used a qualitative method with a descriptive design. The results showed that: 1) the procedure for preventing the transmission of COVID-19 in Indonesian Navy Dental Institution R.E Martadinata was carried out by applying strict health protocols and testing; 2) The strategy carried out is to provide initial training such as Basic Life Support, COVID-19 screening training, and PCR examinations, and increase the capacity of health workers by installing air purifiers in every room, equipping dental units with High Volume Evacuators (HVE). The conclusion in the study was that the procedure for preventing the transmission of COVID-19 and the strategy carried out by Indonesian Navy Dental Institution R.E Martadinata were good for preventing the transmission of COVID-19. Thus, dental and oral treatment services can continue to run properly without neglecting the safety of health workers and patients.
Land Conversion’s Impact on Food Security in Sindangsari, Karawang, Indonesia Henny Widyastuti; Deffi Ayu Puspito Sari
Agricultural Science Vol. 8 No. 1 (2024): September
Publisher : Faculty of Agriculture, Merdeka University Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55173/agriscience.v8i1.147

Abstract

According to the Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) standard, of the 309 villages in Karawang, 63 are classified as food insecure. This study aims to determine the land conversion factors that affect food security in Karawang and to identify the factors influencing food access at the farm level. Using quantitative methods, including multiple linear regression analysis and logistic regression, the results show that the variable “number of industries” has a significant impact on food security, while income per month and farming experience significantly affect food access at the farm level. Additionally, food security (represented by the percentage of the poor) and regional security (represented by the crime rate) demonstrate a linear correlation.
The Role of Intelligence in Mitigating the Risk of Social Conflict Disasters in the 2019 Elections Widyasandra*, Adelia Rizki; Puspito Sari, Deffi Ayu; Bangun, Ernalem; Widodo, Pujo; Saragih, Herlina Juni Risma; Kusuma, Kusuma; Wilopo, Wilopo
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 7, No 2 (2024): April, The Election and Political History
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v7i2.37794

Abstract

This study explores the critical role of intelligence in mitigating the potential risks of social conflict disasters during the 2019 elections in Indonesia. In the context of democratic processes, elections serve as a pivotal juncture where societal tensions can escalate, leading to potential conflicts and upheavals. This research investigates how intelligence, encompassing strategic information gathering, analysis, and dissemination, can contribute to the prevention and management of such risks. By delving into the proactive measures taken by intelligence agencies this study aims to unveil the ways in which timely and accurate information can shape policies and interventions aimed at averting social conflict disasters. Findings from this research contribute to the broader discourse on the nexus between intelligence, political stability, and conflict prevention. The insights gleaned may inform future electoral strategies and enhance the effective ess of intelligence-led initiatives in safeguarding democratic processes from the destabilizing forces of social conflict. Ultimately, this study underscores the imperative for a holistic and collaborative approach in harnessing the power of intelligence to foster resilient and peaceful democratic societies.
Hilirisasi Inovasi Perguruan Tinggi dalam Mendukung Keberlanjutan Desa Rendah Karbon dan Ketahanan Pangan Desa Ekayani, Meti; Deffi Ayu Puspito Sari; Hardjanto, Arini; Andita Putri, Tursina
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i2.2617

Abstract

Desa Cibanteng menghadapi tantangan besar terkait pengelolaan sampah makanan. Setiap rumah tangga di setiap RW menghasilkan sekitar 965,65 kg sampah makanan per tahun, yang jika diakumulasi mencapai 319 ton per RW per tahun. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini berpotensi menghasilkan gas metana yang merupakan salah satu gas rumah kaca. Untuk mengatasi masalah ini, salah satu solusi yang diusulkan adalah pemanfaatan Black Soldier Fly Larva (BSFL), yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-12 tentang produksi dan konsumsi yang bertanggung jawab. Selain itu, pemanfaatan lahan kosong melalui urban farming juga menjadi alternatif untuk memperkuat ketahanan pangan. Program pengabdian masyarakat ini melibatkan dua kelompok tani, yaitu Kelompok Tani Kebon Kopi Mandiri yang fokus pada budidaya BSFL dan Kelompok Tani Pabuaran Hijau yang fokus pada pertanian organik. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap: sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Pelatihan meliputi manajemen usaha, urban farming, pertanian organik, serta budidaya BSFL. Untuk menunjang keberhasilan program, telah dibangun irigasi pertanian dengan teknologi sprinkler dan rumah BSFL guna meningkatkan produksi. Keberlanjutan program diupayakan melalui kemitraan antara universitas, pemerintah desa, dan Badan Usaha Milik Desa, guna memperkuat ekosistem pertanian lokal yang berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat mengatasi permasalahan sampah makanan dan ketahanan pangan di Desa Cibanteng.
Domestic Wastewater Piping Network Planning and Technology Recommendations for Wastewater Treatment Case Study: The Ambarita Area, Samosir Regency, North Sumatra Surya Irawan, Diki; Ayu Puspito Sari, Deffi; Ariesta, Anggita
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i3.42

Abstract

Lake Toba is one of ten programs the Ministry of Tourism in the Republic Indonesia, as a priority tourism area because of its unique potential. The Ambarita is one of 16 villages that are priority areas in Simanindo Subdistrict, Samosir Regency. At present, the quality of Lake Toba's waters has been polluted, the pollution is caused by domestic waste water which is discharged directly without prior treatment. The purpose of this study is to plan a domestic wastewater pipeline network and recommendations for wastewater treatment plants with a centralized system in the Ambarita. This study uses a data analysis method by using a population projection approach with maximum capacity to be planned in the draft MasterPlan of Ambarita and literature study for WWTP technology recommendations. The results showed that the total discharge of wastewater in the Ambarita was 0,06495 m3/second and the results of laboratory tests showed the parameters that exceeded quality standard were free chlorine and fecal coli. Piping network planning in the Ambarita uses concrete type pipes with diameters of 100 mm, 125 mm, 150 mm, 200 mm and 250 mm. The selected Waste Water Treatment Technology recommended is anaerobic-aerobic biofilter technology with removal efficiency for fecal coli and free chlorine are 99.9% and 65%.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Berbasis Ekonomi Sirkular dalam Mendukung Desa Rendah Karbon dan Ketahanan Pangan Meti Ekayani; Arini Hardjanto; Marisa Ramadanti Mausul; Deffi Ayu Puspito Sari; Julie Ekasari
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3168

Abstract

Sampah makanan (food waste) merupakan salah satu isu penting di Indonesia karena berkontribusi terhadap timbulan sampah nasional dan emisi karbon. Berdasarkan laporan UNEP (2024), food waste di Indonesia mencapai 77 kg per kapita per tahun atau sekitar 20,9 juta ton pada 2022. Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, menjadi salah satu wilayah yang menghadapi tantangan tersebut, dengan timbulan sisa makanan mencapai lebih dari 319 ton per RW setiap tahunnya (Melati, 2022). Sebagai respon, program pengabdian masyarakat tahun kedua ini diarahkan untuk memperkuat penerapan konsep ekonomi sirkular berbasis teknologi tepat guna melalui tiga pilar utama: budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), pertanian dengan sistem irigasi tetes, dan perikanan berbasis bioflok tanpa molase. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan Kelompok Tani Kebon Kopi Mandiri serta Komunitas Pabuaran Hijau. Inovasi teknologi, seperti penggunaan mesin pengayak maggot berbasis pedal, rak biopond empat jenjang, serta irigasi tetes berhasil mengoptimalkan lahan terbatas. Penerapan bioflok tanpa molase dengan pakan alternatif maggot juga memperkuat integrasi antara sektor perikanan dan pengelolaan sampah organik. Selain aspek teknis, pelatihan pemasaran berbasis digital marketing meningkatkan pemahaman peserta dalam strategi branding, segmentasi pasar, dan distribusi. Program ini berkontribusi pada peningkatan nilai tambah produk, perluasan akses pasar, serta penguatan ketahanan pangan desa berbasis ekonomi sirkular yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian SDGs 2 dan 12.
From Natural Potential to Business Opportunity: Preparing Geotourism Based Entrepreneurship at Gunung Padang Site, Cianjur: Dari Potensi Alam ke Potensi Usaha: Menyiapkan Kewirausahaan Geowisata di Situs Gunung Padang Cianjur Eli Jamilah Mihardja; Hasan Ali Murtadha; Mohammad Ihsan; Deffi Ayu Puspito Sari; Insan H Harahap; Jurica Lucyanda; Ahmad Yani
CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Vol. 5 No. 2 (2025): Consen: Indonesian Journal of Community Services and Engagement
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/consen.v5i2.2024

Abstract

Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur merupakan situs cagar budaya nasional yang menyimpan potensi besar sebagai destinasi geowisata berbasis konservasi dan edukasi. Namun, pengelolaan kawasan ini cenderung terjebak dalam pola mass tourism yang berorientasi pada kuantitas pengunjung, tanpa memperhatikan aspek pelestarian dan pemberdayaan masyarakat lokal. Artikel ini membahas inisiatif pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Bakrie dengan tujuan menyiapkan kewirausahaan berbasis geowisata di kalangan pemuda dan pelajar sekitar kawasan situs. Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan yang diawali dengan survei pendahuluan pada April 2025 untuk memetakan potensi komunitas serta menyusun materi pelatihan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas, yang mencakup perancangan pelatihan kewirausahaan, pendampingan, serta penyusunan materi akademik yang relevan dengan prinsip geowisata. Hasil kegiatan awal menunjukkan tingginya antusiasme dan potensi keterlibatan generasi muda dalam praktik geo-entrepreneurship. Program ini diharapkan dapat mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG 11), khususnya dalam mendorong pengelolaan kawasan wisata yang inklusif, edukatif, dan berkelanjutan.