Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemetaan Fasilitas Pendukung Objek Wisata di Kabupaten Gorontalo Berbasis Sistem Informasi Geografis Ramla Hartini Melo; Aprianto Sabihi; Moch. Rio Pambudi; Rusiyah Rusiyah
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 4, No 1 (2025): Geosfera : Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/geojpg.v4i1.31499

Abstract

Pariwisata memegang peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah. Kabupaten Gorontalo yang kaya akan potensi wisata alam dan budaya memiliki prospek besar dalam sektor ini. Namun, kesenjangan dalam ketersediaan fasilitas pendukung menjadi hambatan bagi daya saing destinasi dan kenyamanan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menilai kondisi fasilitas penunjang pariwisata dengan menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG). Data dikumpulkan dari sembilan lokasi wisata melalui survei lapangan dan pemetaan spasial berbasis GPS. Indikator fasilitas seperti listrik, air, toilet, gazebo, tempat parkir, dan tempat makan dievaluasi menggunakan sistem skoring terstandar. Perangkat lunak ArcMap 10.8 dan QGIS digunakan untuk mengklasifikasikan destinasi ke dalam kategori “baik,” “cukup,” dan “kurang baik”, serta menghasilkan peta tematik yang menunjukkan distribusi spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuh lokasi termasuk kategori “baik,” satu “cukup,” dan satu “kurang baik.” Visualisasi spasial membantu mengidentifikasi kekurangan infrastruktur dan menentukan prioritas pembangunan. Pendekatan SIG memberikan data pariwisata yang akurat, mudah diakses, dan interaktif bagi para pemangku kepentingan. Studi ini menekankan pentingnya integrasi teknologi spasial dalam perencanaan pariwisata berkelanjutan dan menawarkan model yang dapat diterapkan di daerah lain. Ditekankan pula perlunya integrasi analisis spasial dengan pendekatan partisipatif agar pengembangan pariwisata lebih inklusif dan efektif.
Kearifan Lokal Pantai Minanga sebagai Dasar Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo Utara Rahmawaty Lamato; Sunarty Suly Eraku; Moch. Rio Pambudi
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2669

Abstract

Minanga Beach is a coastal tourism destination in North Gorontalo Regency possessing natural and cultural assets that can support sustainable tourism development. The local wisdom of the community serves as a crucial asset in preserving the environment and the cultural identity of the tourism area. This study aims to identify forms of local wisdom at Minanga Beach, analyze their role in supporting sustainable tourism, and formulate guidelines for its development. A descriptive qualitative approach was employed, utilizing data collection techniques such as observation, in-depth interviews, and documentation. Research informants included traditional leaders, community figures, village officials, tourism operators, MSME actors, and visitors. Data analysis was conducted using the interactive model developed by Miles, Huberman, and Saldana. The results indicate that the local wisdom of the Minanga Beach community is manifested through the *Mandi Safar* (Safar bathing) tradition, the culture of *gotong royong* (mutual cooperation), coastal environmental conservation, and the wise utilization of natural resources. This local wisdom contributes to environmental, socio-cultural, and economic sustainability for the community. Therefore, local wisdom can serve as a foundation for sustainable tourism development at Minanga Beach.