Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN KIT HIDROSTATIKA DAN PANAS TERHADAP FREKUENSI MISKONSEPSI SISWA SMA PADA MATERI KALOR Asri Arbie; Yulisa Baks; Ritin Uloli
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2025): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v9i2.6651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan KIT Hidrostatika dan Panas terhadap frekuensi miskonsepsi siswa SMA kelas XI pada materi kalor di SMA Negeri 1 Bolangitang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan metode eksperimen dengan One Group Pretest-Posttest Design yang disertai replikasi digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bolangitang. Instrumen penelitian menggunakan soal pilihan ganda tiga tingkat (Three Tier Test). Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes diagnostik jenis Three-Tier Multiple Choice. Data dianalisis secara statistik dan analisis n-gain. Hasil analisis data melalui pengujian statistik menunjukkan bahwa frekuensi miskonsepsi siswa turun menjadi 1,27 untuk kelas eksperimen dan kelas replikasi sebesar 1,30, dari semula 7,03 untuk kelas eksperimen dan 7,63 untuk kelas replikasi, setelah penggunaan KIT Hidrostatika dan Panas dan Inquiry Based Learning pada pembelajaran materi kalor. The Course Average Normalized Gain untuk kelas eksperimen sebesar 0,77 dan kelas replikasi sebesar 0,81 yang berarti gain setiap kelas sampel masuk pada kategori tinggi. Dengan demikian, penggunaan KIT Hidrostatika dan Panas berbasis Inquiry Based Learning dalam pembelajaran fisika berpengaruh terhadap frekuensi miskonsepsi siswa pada materi kalor.
Pelatihan Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran Berbasis Android sebagai Sumber Belajar Anak Usia Sekolah di Desa Poowo Barat, Kecamatan Kabila Ritin Uloli; Nova Elysia Ntobuo
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 15, No 2 (2026): Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v15i2.40444

Abstract

The development of information and communication technology has opened opportunities for using digital devices as flexible and engaging learning resources for school-age children. However, Android-based smartphone ownership among children in Poowo Barat Village, Kabila Subdistrict, remains oriented more towards entertainment than learning activities due to limited knowledge of suitable educational applications. This community service program aims to improve the knowledge, skills, and motivation of school-age children in utilizing Android-based multimedia learning as an effective learning resource. The program was implemented through a participatory training and mentoring approach across three stages: preparation, implementation (socialization, demonstration, and hands-on practice), and evaluation using observation sheets and questionnaire. The results showed an improvement in participants' knowledge and skills in accessing, selecting, and operating Android-based learning applications. The program contributed to strengthening digital literacy and fostering independent learning habits among school-age children. It is concluded that training in the use of Android-based multimedia learning is an effective strategy for strengthening technology-based learning resources at the community level.