Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMAHAMAN PERAWAT TERHADAP PELAKSANAAN RONDE KEPERAWATAN DI RUANG PERAWATAN RSUD OTANAHA KOTA GORONTALO Agustiar Darmawan Bagu; Sabirin B. Syukur
USADA NUSANTARA : Jurnal Kesehatan Tradisional Vol. 1 No. 2 (2023): Juli: USADA NUSANTARA
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1635.283 KB) | DOI: 10.47861/usd.v1i2.208

Abstract

Nursing rounds are a professional nursing care management carried out by nurses to overcome nursing problems experienced by clients. The aim is to analyze the nurse's understanding of the implementation of the round. This study uses a situation analysis study method, namely the fishbone diagram approach to get to the root of the problem related to nursing rounds and nurses' consideration at the hospital. With as many as 8 nurses. This study uses data collection procedures by observing and documenting. Based on the results of the study, it was found that those who said it was always 2 respondents or 25.0%, those who said it was often 4 respondents or 50.0%, and those who said it rarely were 2 respondents or 25.0%.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP PELAYANAN RAWAT JALAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO Sri Sintiyas Y. Pipi; Sabirin B. Syukur; Abdul Wahab Pakaya
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v3i1.1269

Abstract

Kualitas Pelayanan Kesehatan adalah tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien yang berpendapat bahwa semakin puas rasa kesempurnaan maka makin baik pula mutu pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan rawat jalan di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross cestional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 orang, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan analisis uji statistik chi square dengan tingkat signifikan α (0,05). Dari hasil penelitian Lima Dimensi Kualitas Pelayanan Kesehatan terhadap kepuasan pasien yaitu nilai p value dimensi responsiveness (0,000), assurance (0,001) tangibles (0,000), emphaty (0,001) dan reliability (0,000). Dapat disimpulkan bahwa lima faktor dimensi pelayanan kesehatan saling berhubungan dengan kepuasan pasien di wilayah kerja Puskesmas Limboto.
Hubungan Pemberian Asi Ekslusif Terhadap Involusi Uteri di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Abdul Kadim Masaong; Sabirin B. Syukur; Devi Saraswati
Jurnal Ventilator Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v1i2.286

Abstract

Breastfeeding is one of the important roles for mothers and baby because apart from having great benefits for mothers and babies it also has the side effect of improving uterine involution. The Objective of research was to analyze the relationship between exclusive breastfeeding and uterine involution in Telaga Health Center. This research is a type of quantitative research with a cross sectional approach. The sampling technique used the total sampling technique. The statistical test results obtained the value of Chi-Square p = 0.038 with ? ? 0.05. the benefits of breastfeeding help mothers recover from the birth process. Breastfeeding during the first few days makes the uterus contract quickly and slows down bleeding (sucking on the nipples stimulates the release of natural oxytocin which will help uterine contractions). Breastfeeding is an important way for mothers to express love to their babies and make them feel comfortable. Thus, it can be concluded, there is a relationship between exclusive breastfeeding and uterine involution in the Telaga Health Center Work Area. It is expected the Telaga Health Center will provide data or information from this research to provide and improve the quality of services for pregnant/postpartum women in preventing uterine subinvolution.
GAMBARAN KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP PELAYANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROF. DR. H. ALOEI SABOE KOTA GORONTALO Lianti Tui; Sabirin B. Syukur; Fadli Syamsudin
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.911

Abstract

BPJS sangat bermanfaat bagi masyarakat salah satunya sebagai pelayanan kesehatan medis di fasilitas kesehatan. Pelayanan kesehatan yang disediakan oleh rumah sakit salah satunya pelayanan rawat jalan. Pelayanan rawat jalan menjadi salah satu pelayanan yang mendapat penilaian secara instan dari pasien, sehingga kepuasan pasien akan langsung dirasakan saat itu juga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan rawat jalan. Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif untuk mengetahui gambaran 5 dimensi yaitu responsivines, reliability, assurance, tangible, dan empathy. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan 100 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian yang didapatkan ini menunjukkan nilai kepuasan baik dengan jumlah responden 89 dan Kepuasan cukup dengan jumlah 11 responden dari 100 sampel yang ditentukan. Hasil penelitian pada 5 dimensi yaitu tangible terdapat 93 responden berkepuasan baik dan 7 responden berkepuasan cukup, pada reliability terdapat 92 responden berkepuasan baik dan 8 responden berkepuasan cukup, pada ketanggapan terdapat 91 responden berkepuasan baik dan 9 responden yang berkepuasan cukup, pada asuransi jaminan terdapat 96 responden berkepuasan baik dan 4 responden berkepuasan cukup, pada empaty terdapat 94 responden berkepuasan baik dan 6 responden berkepuasan cukup. Kesimpulannya kepuasan baik ini didapatkan dari pelayanan baik dan maksimal yang telah diberikan oleh para tenaga keshatan sehingga pasien BPJS merasa puas terhadap pelayanan yang ada.
PENGARUH TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT JAHE TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS LIMBOTO Marlin Muksin; Sabirin B. Syukur; Fadli Syamsuddin
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.912

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang banyak ditemukan di masyarakat. Tujuan penelitiian untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi rendam kaki air hangat jahe terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode penelitian kuantitatif menggunakan Quasi eskperimental pre-post test. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah 30 responden terbagi atas 2 kelompok yaitu intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum pada kelompok intervensi sistolik 154.67 mmHg, diastolik 96.67 mmHg, dan sesudah rata-rata tekanan darah sistolik 124.67 mmHg dan diastolik 82.00 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah pada kelompok kontrol sistolik 143.33 mmHg, diastolik 98.00 mmHg dan sesudah sistolik 140.00 mmHg, diastolik 96.00 mmHg. Hasil uji statistik di dapatkan bahwa nilai p pada kelompok intervensi yaitu 0,000 (<0,05), sedangkan pada pada kelompok kontrol nilai p yaitu 0.096 (>0.05) terdapat pengaruh yang signifikan penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi. Dapat disimpulkan bahwa air hangat jahe mengandung minyak atsiri dan dapat menstimulus sirkulasi darah, terdapat senyawa gingerol yang berfungsi untuk memperlebar pembuluh darah dan melancarkan peredaran darah juga merangsang saraf yang ada pada kaki untuk mengaktifkan syaraf parasimpatis, sehingga menyebabkan perubahan pada tekanan darah. Sehingga diharapkan terapi rendam kaki air hangat jahe dilakukan pasien hipertensi sehingga terjadi penurunan tekanan darah.
Keefektifan Komunikasi Sbar Dalam Pelaksanaan Handover Di Rsud Dr.M.M. Dunda Limboto Fitrian Maku; Sabirin B. Syukur; Abdul Wahab Pakaya
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.921

Abstract

Serah terima yang dilaksanakan dengan baik dapat memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien, oleh karena itu perawat perlu melakukan komunikasi SBAR karena komunikasi tersebut dilakukan secara terstruktur dalam menyampaikan kondisi pasien. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan keefektifan komunikasi SBAR dalam Pelaksanaan Handover Di RSUD Dr.M.M Dunda Limboto. Desain penelitian kuantitatif dengan metode analisis deksriptif, subjek penelitian yang digunakan adalah 41 perawat di RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto dan menggunakan uji statistik deskriptif. Hasil penelitian diperoleh komunikasi SBAR saat handover dalam aspek situation mayoritas efektif sebanyak 38 responden (93%), aspek background mayoritas kurang efektif sebanyak 38 responden (93%), aspek assesment mayoritas efektif sebanyak 27 responden (66%) dan aspek recommendation mayoritas efektif sebanyak 35 responden (85%). Kesimpulan komunikasi SBAR dalam aspek situastion, assesement dan recommendation sudah efektif dilakukan perawat, sedangkan aspek bacground kurang efektif dilakukan perawat.
Hubungan Kualitas Pelayanan Keperawatan Dengan Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit Umum Daerah Tombulilato Lestari Puspaningrum Kadir; Sabirin B. Syukur; Fadli Syamsuddin
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.972

Abstract

Kepuasan pasien merupakan keadaan dimana pasien mendapat pelayanan, perhatian dan kesehatan sebagaimana yang mereka harapkan. Semakin baik pelayanan yang diberikan maka tingkat kepuasan pasien semaki tinggi dan sebaliknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan perawat dalam memberikan pelayanan dengan segera, tepat dan memuaskan, daya tanggap, jaminan pelayanan, dan fasilitas yang memadai di RSUD Tombulilato. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan secara cross sectional study. Dalam penelitian ini populasi adalah pasien rawat jalan di Rumah Sakit Tombulilato pada saat dilakukan penelitian. Hasil lima indikator kualitas pelayanan yang diteliti yaitu reliabilitas (41 responden reliabel dan 4 responden yang non reliabel), daya tanggap (tanggap 37 responden dan kurang tanggap 8 responden), jaminan (baik 33 respoden dan kurang baik 12 responden), empati (30 responden empati dan 15 responden kurang empati) dan bukti fisik (baik 38 responden dan kurang baik 7 responden). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan keperawatan ditinjau dari indikator reliabilitas, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik berhubungan dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Tombulilato, sehingga sangat perlu diperhatikan dalam hal meningkatkan kualitas pelayanan.
Efektivitas Metode Tim Dalam Pelayanan Asuhan Keperawatan Diruang Perawatan Interna RSIA Siti Khadidjah Kota Gorontalo Treziani Nurfadila Sopyan; Sabirin B. Syukur
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2024: EDISI KHUSUS II
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Treziani Nurfadila Sopyan,S.Kep, Efektivitas Metode Tim Dalam Pelayanan Asuhan Keperawatan Diruang Perawatan Interna Rsia Siti Khadidjah Kota Gorontalo. Di bimbing oleh Ns. Sabirin B. Syukur, M.Kep. Dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas, perlu menggunakan sistem pemberian pelayanan asuhan keperawatan yang mendukung praktik keperawatan profesional serta berpedoman pada standar yang ditetapkan oleh manajer dengan kemampuan dan keterampilan yang memadai (Hasibuan, 2019). Metode penugasan yang terdiri dari lima yaitu metode fungsional, metode tim, metode primer, metode kasus dan metode keperawatan tim- primer. Salah satu bentuk pelayanan keperawatan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan adalah memberikan rasa tanggung jawab perawat yang lebih tinggi sehingga terjadi peningkatan kinerja kerja dan kepuasan pasien. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode tim pelayanan asuhan keperawatan di ruang perawatan interna RSIA Siti Khadidjah Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif Studi Kasus (Asuhan Keperawatan). Populasi penelitian adalah Perawat yang berada di ruang Interna Rsia Siti Khadidjah Kota Gorontalo. Sampel dalam penelitian ini adalah 7 responden terdiri dari 1 Kepala Ruangan dan 6 Perawat pelaksana, teknik pengumpulan data yakni melakukan observasi dan menggunakan lembar kuisioner. Berdasarkan hasil Analisis Deskriptif di dapatkan dari hasil kuesioner bahwa 7 responden dari 91 pernyataan didapatkan 66 dijawab sangat setuju (ss), dan 25 penyataan yang dijawab setuju, hasil uji statistik di dapatkan nilai Pvalue yaitu 0,035 yang berarti 0,035<0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh metode tim dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di Ruang interna RSIA Siti Khadidja Kota Gorontalo. Kata Kunci: Metode Tim, Pelayanan Asuhan Keperawatan
Efektivitas Metode Tim dalam Pelayanan Asuhan Keperawatan di Ruang Perawatan Rsud Otanaha Kota Gorontalo Sabirin B. Syukur; Arifandi Pelealu; Perci Tamani
Jurnal Ventilator Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v1i2.313

Abstract

The Care service is an itegral part of the health service included basic service and refered service. The care service done by paramedics are in the forms of care parented . Most petients complain that the medical personels often show unfriendly attitude and lack of interest on the patient needs with simple and careless services . some studies showed that around 33.58% of patient satiasfication was influenced by their perception on service quality . the objective of the research is to know the short time effectivity of them method on care service in Myria hospital.. It is a quantitative descriptive research. The research population were all of 46 paramedics in task the stayed care room. The research sample was the total population , as much as 43 paramedics. The research variables were the effectivity components, onsisting , of productivity, efficiency, and satisfaction. Data were analyzed by the univariat anaiysis on the three variables. The results of research showed that the good respondent productivity were done by 24 personels (44.2%), and poorrespondents productivity were done by 19 personels (55.8%). On the efficiency,variable 23 respondents (53.5%) showed poor efficiency and 20 respondents (46.5%) showed good efficiency ,and on the satisfaction variable , 15 respondent (34.9%) showed high satisfaction and 28 respondents (65.1%) showed low satisfaction. Based on the research result, it is recomended to the Myria Hospital to make some efforts in increasing working productivity by giving a chance to its paramedics to follow some training and higher education programs.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENERAPAN PRINSIP ENAM BENAR PEMBERIAN OBAT DI RUANG BEDAH DAN DI RUANG INTERNA RSUD Dr. M.M. DUNDA LIMBOTO Friska W. Olii; Sabirin B. Syukur; Harismayanti, Harismayanti
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1357.187 KB) | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1300

Abstract

Kinerja perawat dalam upaya keselamatan pasien berhubungan erat dengan pencengahan KTD. Kesalahan pemberian obat merupakan kesalahan utama dan sering tidak dilaporkan. Dampak dari kekeliruan bisa berupa cedera ringan, berat bahkan kematian. Beberapa faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip enam benar pemberian obat di ruang Interna dan ruang Bedah RSUD. Dr. M.M Dunda Limboto seperti pengetahuan, lama kerja, beban kerja dan ketersediaan SPO. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, lama kerja, beban kerja dan ketersediaan SPO terhadap kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip enam benar pemberian obat. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian di dapatkan bahwa berdasarkan faktor menunjukan bahwa mayoritas responden yaitu dengan kategori patuh. Kesimpulan dalam penelitian ini di dapatkan nilai dari masing-masing hubungan yaitu hubungan antara faktor pengetahuan terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,044, hubungan antara faktor lama kerja terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,018, hubungan antara faktor beban kerja terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,013, hubungan antara faktor ketersediaan SPO terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,025 dengan α<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan, lama kerja, beban kerja dan ketersediaan SPO perawat terhadap kepatuhan perawat.