Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Terhadap Kinerja Pengawasan Dprd Kota Palembang Di Kecamatan Kemuning Dalam Menangani Isu Pelayanan Publik Akbar, Muhammad Alzena; Pratiwi, R.A. Julia; Pebriana, Rina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6484

Abstract

This study aims to determine public perceptions of the oversight performance of the Palembang City Regional Representative Council (DPRD) in Kemuning District in addressing public service issues. The DPRD, as a regional legislative body, plays a strategic role in absorbing public aspirations, overseeing local government policies, and ensuring that public services meet citizen needs. However, in practice, various public complaints persist regarding transparency, responsiveness, and the follow-up of public aspirations. This study used a qualitative approach using in-depth interviews with residents of Kemuning District aged 17 and over. The data obtained were analyzed using thematic analysis techniques to identify patterns of meaning that emerged from the experiences and perspectives of informants. The analysis revealed several key themes shaping public perceptions: transparency of DPRD performance, level of public trust, effectiveness of recess as a means of gathering aspirations, oversight of public services and development projects, and handling of employment issues. The discussion of the research findings is linked to Agenda-Setting Theory to understand how frequently raised and discussed issues influence assessments of DPRD performance. Research findings indicate that low transparency and weak follow-up of aspirations have led some members of the public to hold negative perceptions of the DPRD's oversight performance. Therefore, increasing transparency, open communication, and strengthening the oversight function are crucial steps in building public trust and improving the quality of public services in Palembang City.
Strategi Digital Public Relations Komunitas Palembang Book Party dalam Menggerakan Publik untuk Berpartisipasi melalui Akun Instagram @plbbookparty Febriani, Gita; Putri, Nabila Septiani; Pebriana, Rina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6635

Abstract

Sebagai komunitas literasi yang aktif menyebarkan informasi, edukasi, dan ajakan membaca. Palembang Book Party memanfaatkan Instagram sebagai media utama untuk membangun kedekatan dengan audiens, memperluas jangkauan, serta menciptakan keterlibatan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi konten Instagram Palembang Book Party, wawancara dengan pengelola atau pihal yang terlibat dalam pengelolaan akun Instagram Palembang Book Party, serta dokumentasi yang digunakan sebagai data pendukung, seperti unggahan Instagram , tangkap layar interaksi, dan dokumen kegiatan komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Digital Public Relations yang diterapkan meliputi pengelolaan konten informatif dan persuasif, interaksi aktif melalui fitur Instagram (stories, komentar, dan direct message). Strategi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan engagement, membangun citra positif komunitas, serta mendorong partisipasi publik dalam kegiatan literasi seperti diskusi buku dan kampanye membaca.
Representasi Nilai Dan Kepercayaan Konsumen Dalam Penjualan Manual Kuota Im3 Pada Era Digital Bragy, Aldi; Pebriana, Rina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6643

Abstract

The digital era has brought with it various platforms for purchasing quotas quickly and easily, yet manual sales of IM3 quotas persists amidst these developments. This study aims to analyze the representation of consumer values ​​and trust in manual sales of IM3 quotas and to understand why consumers continue to choose manual channels in the digital era. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, through interviews and observations of consumers and manual sellers of IM3 quotas. The results show that manual sales represent the values ​​of convenience, personal service, and transaction certainty that are perceived as important by consumers. Consumer trust is formed through direct interaction, repeated transaction experiences, and long-term relationships with sellers. These findings indicate that consumer perceptions of value and trust have not completely shifted to digital platforms. The results of this study align with consumer value theory and trust theory, which emphasize the functional, social, and emotional aspects of consumer decision-making. This study also confirms that manual sales retain strategic relevance by strengthening personal service, transaction transparency, and interpersonal relationships as an effort to maintain sales volume amidst the development of the digital era
Pengaruh Pesan Human Interest dalam Kampanye ‘Everyone Can Be Cool ’ Terhadap Citra Merek RUCAS di TikTok Ali, Aisyah; Ramadhania, Fanesa; Pebriana, Rina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6717

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, mendorong merek untuk mengadopsi strategi Digital Public Relations yang berorientasi pada kedekatan emosional audiens. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah pesan human interest yang menekankan nilai kemanusiaan, keaslian, dan relevansi dengan kehidupan sehari-hari. RUCAS sebagai merek fesyen lokal Indonesia menerapkan pendekatan ini melalui kampanye “Everyone Can Be Cool” di TikTok dengan menampilkan individu non-selebritas sebagai representasi audiens nyata, sehingga pesan yang disampaikan terasa lebih autentik dan mudah diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pesan human interest terhadap citra merek RUCAS di TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 100 pengguna TikTok yang pernah melihat kampanye tersebut. Pemilihan responden dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji hubungan antara variabel pesan human interest dan citra merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan human interest berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek RUCAS di TikTok. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,589 menunjukkan bahwa pesan human interest memberikan kontribusi yang cukup besar dalam membentuk citra merek. Temuan ini menegaskan bahwa strategi Digital Public Relations berbasis pesan human interest efektif dalam membangun citra merek yang positif dan relevan bagi audiens media sosial, khususnya pada platform TikTok.
Komunikasi Public Relations Digital Pada Instagram Sebagai Upaya Meningkatkan Brand Perception: Studi Akun @Pathischocolade Wandari, Olivia Ayu; Khairunisa, Khairunisa; Pebriana, Rina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6768

Abstract

Instagram kini menjadi media strategis bagi brand dalam membangun citra dan memengaruhi persepsi publik, terutama bagi brand lokal seperti Pathis Chocolade. Namun keberhasilan pembentukan persepsi positif tidak terjadi secara instan, melainkan bergantung pada konsistensi interaksi, kualitas konten, dan penyampaian pesan emosional yang relevan dengan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana akun Instagram @pathischocolade menampilkan citra merek melalui pengelolaan konten visual, narasi, dan interaksi digital sebagai bagian dari strategi Public Relations. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi konten Instagram, wawancara mendalam dengan pengelola akun, serta wawancara tambahan dengan audiens sebagai pengguna aktif media sosial. Analisis data mengacu pada teori Impression Management dari Goffman yang menekankan bagaimana individu maupun organisasi berupaya mengatur kesan yang diterima publik melalui tampilan visual, gaya bahasa, konsistensi penyampaian pesan, dan pola interaksi yang dibangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pathis Chocolade berhasil membentuk persepsi positif melalui penyajian visual produk yang konsisten, storytelling yang emosional, serta interaksi responsif dengan pengikut. Strategi PR digital tersebut memperkuat identitas brand, meningkatkan kedekatan dengan audiens, dan mendorong kepercayaan publik.
Kampanye Digital Dalam Meningkatkan Citra Pemerintah Daerah Melalui Media Sosial Instagram @Kominfo.Oki Firna, Lira; Indasari, Fera; Pebriana, Rina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6934

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pemerintah daerah memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik dan pembentukan citra. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir (Diskominfo OKI) menggunakan Instagram @kominfo.oki sebagai media kampanye digital untuk menyampaikan informasi dan membangun citra positif pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi kampanye digital Diskominfo OKI serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, serta dianalisis menggunakan teori Excellence in Public Relations dengan model two-way symmetrical. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo OKI menyajikan konten informatif, edukatif, dan persuasif secara visual sesuai karakteristik audiens, memanfaatkan fitur Instagram seperti feed, story, dan reels. Faktor pendukung meliputi pemanfaatan teknologi digital, dukungan kelembagaan, dan meningkatnya penggunaan media sosial, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan SDM, waktu, dan konsistensi pengelolaan konten. secara umum kampanye digital ini berkontribusi dalam membentuk citra pemerintah daerah yang lebih terbuka, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Inovasi Komunikasi Pemasaran Indosat untuk Menarik Minat Generasi Z di Era Digital Kurniati; Pebriana, Rina
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 1 (2025): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i1.353

Abstract

This study aims to analyze the marketing communication strategies implemented by Indosat Ooredoo Hutchison in reaching Generation Z in the era of digitalization. Gen Z, as a consumer group that grew up in a digital technology environment, has different characteristics in receiving marketing information, thus requiring companies to develop creative, interactive, and digital-based communication approaches. This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques in the form of participatory observation, in-depth interviews, and documentation during an internship at Indosat. The results show that Indosat utilizes various digital channels such as social media, creative content-based campaigns, and collaborations with influencers to create marketing communications that are relevant to Gen Z's lifestyle. In addition, the strategy of strengthening brand identity through authentic messages that are in line with the values of the younger generation is an important aspect in increasing customer engagement and loyalty. Thus, Indosat's marketing communication strategy can be categorized as effective in building long-term relationships with Gen Z, especially through the use of digital media that is adaptive and responsive to changes in consumer behavior.
STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS PT KAI PERSERO DIVRE III PALEMBANG DALAM MENDORONG PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM KESELAMATAN KERETA API Yusman, Cindy Maretha; Anggreini, Azita Puspita; Pebriana, Rina
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/bzqhjq80

Abstract

Humas memiliki peran penting dalam setiap institusi karena humas merupakan salah satu strategi dalam membentuk citra perusahaan yang positif. Humas biasanya memiliki hubungan yang luas. Oleh karena itu, humas PT KAI Divre III Palembang membutuhkan strategi komunikasi yang efektif dan relevan dalam mengsosialisasikan program keselamatan kereta api kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi  komunikasi humas PT KAI Divre III Palembang dalam mendorong partisipasi masyarakat terhadap program keselamatan kereta api, serta mengetahui bagaimana hambatan-hambatan yang dihadapi oleh humas dalam mengurangi insiden kecelakaan kereta api di wilayah Divre III Palembang. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus, informan dalam penelitian ini adalah divisi Humas PT KAI Divre III Palembang sebanyak tiga orang yaitu Manager, Asmen dan Staf nya, sementara sumber data yang digunakan adalah wawancara dan observasi langsung. Penelitian ini menggunakan teori citra yang dicetuskan oleh Frank Jefkins pada tahun 1976 sebagai pembentukan citra perusahaan untuk menciptakan kesan positif dibenak publik serta meningkatkan representasi identitas dan reputasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi humas PT KAI Divre III Palembang sudah diperbarui menggunakan model PIE (Planning, Implementation, Evaluation) yang terbaru. Istilah PIE, Planning berarti membuat rencana yang matang, memilih target warga dan pesan keselamatan yang jelas, Implementation adalah eksekusi melalui Safety Walkthrough dan konten visual yang menarik, dan Evaluation adalah memeriksa hasil dari survei penumpang dan laporan medsos agar terus bisa diperbaiki. Model ini diterapkan melalui sosialisasi multi-media seperti banner, Instagram @sepor_kitogalo, dan reels, serta kerja sama dengan pihak polisi setempat. Akibatnya, kecelakaan di rel berkurang drastis karena masyarakat lebih aktif dalam menjaga keselamatan.
DIGITAL BRANDING JUNO CAFE DALAM MEMBANGUN BRAND AWARNESS MELALUI INSTAGRAM (STUDI PADA AKUN @JUNO.PLM) Herlina, Tria Serly; Oktaviana, Nova; Pebriana, Rina
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/g8smdh62

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana digital branding Juno Cafe dibangun melalui platform Instagram dalam meningkatkan brand awareness, dengan fokus khusus pada akun @juno.plm. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi konten Instagram, dokumentasi digital, serta wawancara semi-terstruktur dengan pengelola dan beberapa pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital branding Juno Cafe diwujudkan melalui empat elemen utama, yaitu konsistensi visual pada tampilan konten, penggunaan storytelling yang merepresentasikan karakter dan nilai brand, optimalisasi fitur Instagram seperti reels, stories, dan highlights, serta interaksi aktif dua arah dengan audiens. Seluruh strategi tersebut terbukti efektif dalam membangun brand awareness dengan memperkuat identitas visual, meningkatkan kedekatan emosional, serta memperluas jangkauan informasi kepada pengguna Instagram. Penelitian ini menegaskan bahwa Instagram berperan sebagai platform utama dalam proses digital branding Juno Cafe, tidak hanya sebagai media promosi, tetapi juga sebagai sarana pembentuk identitas dan pengalaman merek pada bisnis kuliner modern.
Konstruksi Makna Fitur Female Seat Map PT. Kereta Api Indonesia dalam Membangun Citra Ramah Perempuan Sari, Rahma; Nabilah, Izzati; Pebriana, Rina
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/fabght83

Abstract

Fitur Female Seat Map yang diluncurkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada Maret 2025 merupakan inovasi berbasis gender yang memungkinkan penumpang perempuan memilih kursi berdekatan dengan sesama perempuan untuk meningkatkan rasa aman selama perjalanan. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana makna fitur tersebut dikonstruksi oleh PT KAI dan pengguna perempuan, serta bagaimana fitur ini berperan dalam membangun citra perusahaan yang ramah perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga orang perempuan yang merupakan pengguna aplikasi KAI Access, serta analisis terhadap hasil wawancara satu pihak KAI yang dimuat dalam pemberitaan Kompas. Analisis mengacu pada Teori Konstruksi Sosial Berger dan Luckmann (1966) yang meliputi proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT KAI mengeksternalisasikan nilai kepedulian dan keamanan melalui kebijakan Female Seat Map sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Namun, objektivasi belum sepenuhnya merata karena sosialisasi yang terbatas dan ketidakpatuhan sebagian penumpang terhadap penandaan kursi. Meski demikian, tahap internalisasi tampak kuat, di mana pengguna perempuan memaknai fitur ini sebagai bentuk perlindungan dan perhatian terhadap kenyamanan mereka, sehingga berdampak positif pada citra perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fitur Female Seat Map tidak hanya berfungsi sebagai layanan teknis, tetapi juga sebagai simbol komunikasi organisasi yang menguatkan representasi PT KAI sebagai perusahaan yang inklusif dan sensitif terhadap kebutuhan perempuan