Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Model Student Facilitator and Explaining (SFE) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Nazahwa Oktafialda, Syalma; Safrihady, Safrihady; Nirawati, Resy
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.19611

Abstract

Komunikasi matematis memiliki peranan penting dalam pembelajaran matematika karena dengan kemampuan komunikasi siswa dapat menyatakan ide atau gagasan matematisnya, namun pada kenyataannya komunikasi matematis siswa masih rendah. Salah satu alternatif penyelesaian masalah tersebut adalah dengan menerapkan model Student Facilitator and Explaining (SFE). Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaning (SFE) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN 23 Singkawang, 2) Mengetahui seberapa besar pengaruh model Student Facilitator and Explaning (SFE) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN 23 Singkawang, 3) Mengetahui bagaimana keterlaksanaan model Student Facilitator and Explaning (SFE) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN 23 Singkawang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain The Nonequivalent Posttest-Only Control Group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok: kelas V A (eksperimen) dan kelas V B (kontrol), masing-masing terdiri dari 25 siswa dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan soal essay dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji independent sample t-test, uji effect size, dan uji rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan: 1)Terdapat pengaruh model Student Facilitator and Explaining (SFE) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN 23 Singkawang, dibuktikan dengan uji Independent Sample T-test diperoleh  sebesar 7,51 dan  sebesar 1,67, 2) Model Student Facilitator and Explaining (SFE) berpengaruh besar terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN 23 Singkawang, dibuktikan dengan uji effect size sebesar 2,24, 3) Keterlaksanaan model Student Facilitator and Explaining (SFE) menunjukkan skor rata-rata baik, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 89.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Siswa SD Negeri 95/III Tanjung Pauh Mudik Hastuty, Hastuty; Nurhayati, Nurhayati; Rahmadhanningsih, Sri; Sumarli, Sumarli; Nirawati, Resy
Variabel Vol 8, No 2 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v8i2.8029

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauhmana peningkatan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan pecahan dengan penyebut berbeda dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas V SD Negeri 95/III Tanjung Pauh Mudik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 95/III Tanjung Paluh Mudik. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah tes dan non tes. Non tes dilakukan dengan observasi, wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian didapatkan setelah dilakukan pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, skor rata-rata hasil belajar siswa pada pokok bahasan penjumlahan pecahan dengan penyebut berbeda adalah 77,63 sedangkan hasil belajar siswa sebelum dilakukan pembelajaran STAD adalah 59,74. Sehingga terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan pecahan dengan penyebut berbeda dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas V SD Negeri 95/III Tanjung Pauh Mudik.Kata Kunci: STAD; Kriteria Ketuntasan Belajar; Hasil Belajar MatematikaImproving Mathematics Learning Outcomes through the STAD Type Cooperative Learning Model for Students of SD Negeri 95/III Tanjung Pauh MudikABSTRACTThe purpose of this study was to determine the extent to which student learning outcomes improved on the topic of adding fractions with different denominators using the STAD-type cooperative learning model in grade V of SD Negeri 95/III Tanjung Pauh Mudik. This type of research was classroom action research, consisting of planning, implementation, observation, and reflection. This classroom action research was carried out in two cycles, and each cycle consisted of two meetings. The population of this study was grade V students of SD Negeri 95/III Tanjung Paluh Mudik. The data collection techniques for this study were tests and non-tests. Non-tests were carried out through observation, interviews, and field notes. The results of the study were obtained after mathematics learning with the STAD type cooperative learning model; the average score of student learning outcomes on the topic of adding fractions with different denominators was 77.63, while the student learning outcomes before the STAD learning were 59.74. So there is an increase in student learning outcomes on the topic of adding fractions with different denominators using the STAD-type cooperative learning model in grade V of SD Negeri 95/III Tanjung Pauh Mudik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN LEAFLET TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI IPA Murdani, Eka; Jhantant, Jabal Jati; Sulistri, Emi; Nirawati, Resy
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.6147

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan, yakni: 1) Membuktikan jika terdapat perbedaan dalam kecakapan berpikir kreatif siswa di kelas yang menerapkan model PjBL berbantuan leaflet. 2) Besar pengaruh penerapan Model pembelajaran PjBL di kelas eksperimen dalam memengaruhi kecakapan berpikir kreatif siswa pada materi IPA Kelas V. Desain yang digunakan yakni penelitian eksperimen dan percobaan dengan sifat desain Non equivalent control group design. Populasi yang digunakan yakni kelas VB dan VA SD 7 Singkawang. Pengujian menggunakan model desain purposive sampling. Dari data analisis ditemukan perbedaan antara kelas yang diberi perlakuan model pembelajaran PjBL berbantuan leaflet dan kelas konvensional. Hasil ini didapatkan dari uji T, di mana nilai t hitung adalah 2.20 t tabel yakni 2.02. Selanjutnya dari penggunaan effect size didapatkan nilai 0,95 yang menunjukkan jika Penelitian ini memiliki pengaruh besar.