Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

PERANCANGAN PUSAT KEBUDAYAAN DI KOTA BALIKPAPAN DENGAN PENDEKATAN BUDAYA BAKUDAPA Gunawan, Hanaa Aulia Putri; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dikenal memiliki keberagamanbudaya yang meliputi hampir seluruh suku yang ada di Indonesia. Meski demikian,kota ini belum memiliki fasilitas yang representatif untuk mendukung pelestarianseni dan budaya lokal. Perancangan Pusat Kebudayaan dengan pendekatanbudaya BAKUDAPA (Banjar, Kutai, Dayak, dan Paser) bertujuan menyediakanruang multifungsi untuk mendukung berbagai aktivitas seni, budaya, danpengembangan ekonomi kreatif. Penelitian ini menggunakan metodepengumpulan data primer melalui wawancara, observasi, dan studi banding padabeberapa fasilitas pusat kebudayaan di Indonesia. Data sekunder diperoleh dariliteratur, regulasi terkait, dan studi pustaka. Tema "Tiga Pilar KebudayaanKalimantan Timur" yang meliputi budaya keraton, pesisir, dan pedalamandiintegrasikan dalam desain tata ruang yang fleksibel dengan elemen interior khasserta material lokal. Hasil perancangan menghasilkan konsep gedung yangmendukung berbagai kegiatan, seperti pameran seni, workshop, pertunjukantradisional, serta edukasi budaya. Implementasi desain berbasis budaya lokaldiharapkan tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi jugameningkatkan potensi ekonomi kreatif, memperkuat identitas masyarakat, danmenjadikan Balikpapan sebagai destinasi wisata budaya. Kata kunci: pusat kebudayaan, BAKUDAPA, Kota Balikpapan, seni dan budaya,ekonomi kreatif
PERANCANGAN ULANG GEDUNG PERTUNJUKAN DI KABUPATEN GARUT DENGAN PENDEKATAN BUDAYA SUNDA Melinda, Yola; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Jawa Barat, salah satu provinsi yang kaya akan seni, budaya, dan pariwisatayang menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri. Dengan lebih dari dua puluhjenis seni kesenian tradisional yang ada di Kabupaten Garut, memanfaatkan GedungPertunjukan Kabupaten Garut sebagai fasilitas utama untuk mendukung aktivitaskegiatan seni dan pertunjukan sebagai ruang utama, namun terdapat beberapakekurangan seperti pengaturan ruangan yang mengganggu pandangan penonton,furniture yang tidak sesuai, sistem signage yang kurang informatif, dan minimnyafasilitas keamanan. Untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsi gedung, diperlukanperancangan ulang Gedung Pertunjukan Kabupaten Garut dengan berfokus dalammemberikan fasilitas yang sesuai standar, penambahan sistem signage dankeamanan untuk mendukung aktivitas seni dan meningkatkan pengalamanpengguna.Kata kunci: jawa barat, gedung pertunjukan, kabupaten garut, kesenian tradisional,fasilitas seni
PERANCANGAN INTERIOR SWISS-BEL RESORT & HOTEL KAWASAN SITU GUNUNG DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS SUKABUMI Mulyati, Tia; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sukabumi merupakan kabupaten terbesar di Jawa Barat yang memiliki banyakpotensi alam pada daerah pengunungan dan pantai. Namun pada daerah pegunungan, masih banyakpotensi objek wisata yang masih dalam pengembangan oleh pemerintah. Pada Kawasan Situ Gunung,Sukabumi masih belum banyak resort dan hotel yang memiliki standarisasi dan fasilitas yang baik,sehingga dibutuhkannya pembangunan resort dan hotel yang memiliki standarisasi yang sesuai.Resort dan hotel adalah tempat tinggal sementara yang berada di daerah pegunungan atau tepipantai. Resort dan hotel dibangun dengan tujuan untuk melakukan serangkaian kagiatan yang dapatmemenuhi kebutuhan manusia contohnya berekreasi, beristirahat, menikmati potensi alam, danmeredakan stress. Metode perancangan yang digunakan pada perancangan ini yaitu survei lapangan,studi banding, wawancara, kuesioner, studi literatur, analisis data, programming, tema dan konsepsehingga dapat menghasilkan desain final. Perancangan resort dan hotel ini bertujuan untukmenerapkan unsur Lokalitas Sukabumi pada interior ruangan untuk melestarikan danmemperkenalkan budaya lokal. Namun tetap membuat kesan ruangan lebih modern sehingga dapatlebih mudah diterima secara visual bagi pengunjung. Penerapan ini juga mempertimbangkankenyamanan bagi pengunjungnya sesuai dengan tujuan utama adanya resort dan hotel, sertamempertahankan nilai-nilai Budaya Sunda khususnya daerah Sukabumi agar tidak hilang oleh zaman.Kata kunci: lokalitas Sukabumi, resort dan hotel, standarisasi.
PENERAPAN KONSEP TROPICAL MODERN PADA INTERIOR KANTOR BPTPH PROVINSI JAWA BARAT Faizah, Hasna Nur; Firmansyah, Rangga; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas kerja merupakan salah satu faktor yang harus dicapai dalam lingkup sebuah organisasi ataupun instansi agar tujuan dari organisasi atau instansi tersebut dapat tercapai.  Salah satu aspek yang mendukung agar hal tersebut dapat tercapai yaitu penataan interior pada ruang kantor sebuah organisasi atau instansi. Interior pada sebuah kantor harus didesain sedemikian rupa mulai dari penerapan konsep yang matang, penataan furnitur, penentuan material yang akan digunakan, hingga penyediaan  fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan penggunanya. Salah satu  contoh  kasusnya  yaitu  pada  objek  perancangan  kali  ini,  yaitu  Kantor  BPTPH Provinsi  Jawa  Barat  yang  berlokasi  di  Jl.  Ciganitri  II,  Bojongsoang,  Kabupaten Bandung,  Jawa Barat. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara,  interior Kantor BPTPH  Provinsi  Jawa  Barat  ini  memiliki  beberapa  kekurangan  dalam  penataan interiornya,  diantaranya  yaitu  pengaturan  organisasi  ruang,  penataan  layoutfurnitur,  interior belum memiliki  konsep,  serta  fasilitas  ruang  yang  terdapat  pada bangunan  kantor  tersebut  belum  dapat  memenuhi  seluruh  kebutuhan  para pegawainya. Maka  dari  itu,  perlu  dilakukannya  redesain  terhadap  interior  Kantor BPTPH Provinsi  Jawa Barat untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut agar seluruh aktivitas pegawai kantor dapat berjalan dengan produktif serta efisien. Kata Kunci: redesain, interior, Kantor BPTPH Provinsi Jawa Barat
PERANCANGAN INTERIOR RUMAH SAKIT UMUM KASIH BUNDA CIMAHI, JAWA BARAT DENGAN PENDEKATAN HEALING ENVIRONMENT Salmarisha, Dinda; Firmansyah, Rangga; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Umum Kasih Bunda merupakan  institusi kesehatan tipe C swasta yang  terletak  pada  lokasi  strategis  Kota  Cimahi,  Jawa  Barat  yang  awalnya  dibangun sebagai klinik bersalin dikembangkan menjadi rumah sakit umum tipe C. Adanya pandemi Covid-19  juga  berpengaruh  terhadap  perlunya  rumah  sakit  menerapkan  konsep  new normal hospital. Namun pada  kondisi eksisting,  rumah  sakit belum memenuhi  standar yang sesuai dengan tipe dan penyesuaian new normal. Rumah sakit bukan hanya sebagai tempat yang memberi fasilitas medis, tetapi terdapat standar yang harus dipenuhi sesuai dengan PERMENKES yang sesuai dengan tipe baik itu pelayanan, sarana, prasarana hingga desain  fisik  yang  akan  berpengaruh  terhadap  kenyamanan  dan  kesejahteraan  pasien. Maka dari  itu perlu dilakukan  redesain  interior  yang mampu menjawab permasalahan yang ditemukan pada eksisting rumah sakit. Melalui pendekatan healing environment dan menyesuaikan dengan konsep new normal hospital, maka dapat diciptakan interior rumah sakit yang mampu memberi efek psikologis positif untuk menunjang proses kesembuhan pasien.  Kata kunci: desain interior, healing environment, new normal, rumah sakit umum
PERANCANGAN ULANG INTERIOR TANJUNG LESUNG BEACH HOTEL DENGAN PENDEKATAN BUDAYA SUKU BADUY Putri, Sherina; Andrianawati, Aida; Maulina Hanafiah, Ully Irma
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanjung Lesung merupakan salah satu kota wisata pantai terletak di kabupaten Pandeglang, Banten yang memiliki potensi keindahan alam pantai yang terjaga keindahannya dan dekat dengan kawasan wisata alam. Tanjung Lesung merupakan salah satu Kawasan Ekonomi Khusus yang diperuntukkan sebagai zona perkembangan pariwisata yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2012. Salah satu tujuan dari adanya resort yaitu untuk menghadirkan suasana yang berbeda dengan memanfaatkan potensi yang ada seperti pemandangan alam dan budaya sekitar. resort merupakan sebuah tempat tinggal sementara bagi seseorang yang bertujuan untuk menyegarkan raga dan jiwa dan raga yang berlokasi pada daerah wisata dengan dilatarbelakangi dengan keadaan alam seperti pantai atau gunung yang bertujuan untuk menfasilitasi wisatawan dalam berekreasi. Metode perancangan yang digunakan yaitu dengan observasi lapangan, studi banding, dan studi literatur. Data yang didapat dianalisis lalu di programming dan disusun menjadi tema konsep hingga menjadi hasil akhir perancangan. Tujuan dari perancangan ulang Tanjung Lesung Beach Hotel adalah untuk merancang hotel resort bintang 4 dengan pendekatan budaya suku Baduy agar budaya tersebut dapat dikenal oleh wisatawan dan menjadi pengaruh besar dalam nilai jual untuk meningkatkan daya tarik wisatawan untuk menjadi pilihan destinasi rekreasi.Kata kunci : Budaya, Resort, Baduy
PERANCANGAN BARU GEDUNG PERTUNJUKAN TEATER MODERN DI KOTA BANDUNG Syarah, Siti Halimatusy; Abdulhadi, Reza Hambali Wilman; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki beragam seni dan budaya di dalamnya. Diantara banyaknya lingkung seni di Kota Bandung tersebut, salah satu yang terbanyak adalah seni pertunjukan teater. Berdasarkan pada data lingkung seni Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Bandung, terdapat sekitar lebih dari 40 komunitas seni teater khususnya seni teater modern yang berada di kota Bandung dan masih aktif hingga saat ini. Sayangnya, para komunitas tersebut memiliki kekurangan dalam segi fasilitas untuk menunjang kegiatan mereka baik dari segi latihan maupun pertunjukan. Walaupun Bandung telah memiliki beberapa Gedung pertunjukan, namun fasilitas yang ada pada gedung-gedung tersebut dirasa kurang mumpuni, terlebih tampilan gedung yang kurang cocok untuk dikatakan modern. Oleh karenanya, perancangan gedung pertunjukan teater modern di Bandung ini dibuat dengan dasar kebutuhan komunitas akan fasilitas yang mumpuni khususnya pada segi interior Gedung tersebut. Selain atas dasar tersebut, rancangan gedung yang nantinya akan dibuat dengan tampilan modern juga dapat dijadikan alasan untuk menarik minat wisatawan untuk datang ke Kota Bandung dan menonton pertunjukan.Kata kunci: pertunjukan teater, interior, modern, komunitas seni teater
PERANCANGAN BARU INTERIOR HOTEL RESORT BINTANG EMPAT DI MANDALIKA DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS LOMBOK Muarrafah, Annisa; Andrianawati, Aida; Nabila, Ganesha Puspa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Lombok menyimpan kekayaan budaya dan pariwisata alam yang indah. Hal tersebut menjadikan Pulau Lombok khususnya wilayah Mandalika menjadi salah satu Destinasi Wisata Super Prioritas (DSP) yang memiliki potensi tinggi dalam pengembangan pariwisata. Sehingga, berdasarkan visi yang telah ditetapkan oleh pemerintah diharapkan bahwa Lombok dapat menjadi pariwisata dan akomodasi yang dapat membawa ciri khas lokalitas budaya masyarakat. Dengan adanya kunjungan wisatawan dapat memberikan dampak terhadap usaha sektor pariwisata hotel dan pengembangan pariwisata. Namun, masih sedikit hotel berbintang yang memberikan kenyamanan terhadap fasilitas umum dan fasilitas khusus yang terakomodasi dengan maksimal serta belum maksimalnya implementasi unsur lokal. Perancangan ini memiliki tujuan untuk dapat memberikan fasilitas ruang yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung hotel resort yang sekaligus dapat merepresentasikan kekayaan dan keadaan lokal dengan pendekatan lokalitas Lombok. Perancangan dan pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi secara langsung, wawancara, studi literatur, dan studi banding sehingga membentuk analisis dan solusi yang disesuaikan dengan permasalahan dan fenomena terkait kenyamanan dan kebutuhan lokalitas. Perancangan diharapkan dapat memberikan Pengalaman tidak terlupakan serta meningkatkan pengembangan pariwisata Lombok melalui fasilitas yang diterapkan pada interior hotel resort.Kata Kunci: Desain Interior, Hotel Resort, Lombok, Mandalika, Lokalitas
PERANCANGAN BARU INTERIOR KANTOR REKTOR UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KAMPUS 2 SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG Dengan Pendekatan Brand Identity Izdihar, Winona Rahma; Andrianawati, Aida; Nabila, Ganesha Puspa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki dua cabang universitas yang berlokasi di kecamatan Cibiru dan kecamatan Gedebage, Bandung. Objek perancangan yang diambil adalah Gedung rektor kampus 2 milik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yang berlokasi di kecamatan Gedebage. Gedung rektor kampus 2 tersebut berbeda dengan gedung rektorat kampus 1 yang berada di kecamatan Cibiru. Kedua gedung tersebut memiliki identitas, tujuan, dan pengguna yang berbeda. Oleh karena itu, kebutuhan dan fasilitas pengguna didalamnya perlu diperhatikan berdasarkan standarisasi bangunan gedung negara dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia No 22/PRT/M/2018 dan Peraturan Presiden No 73 tahun 2011. Namun faktanya gedung rektor kampus 2 tersebut tidak memenuhi standar luas ruang yang setara dengan ruang Eselon IA. Dikarenakan permasalahan tersebut, maka gedung rektor kampus 2 dirancang dengan pendekatan brand identity yang berfokus kepada menonjolkan identitas dengan memperhatikan kebutuhan dan fasilitas pengguna dengan pertimbangan berdasarkan luasan gedung yang lebih minim dari standar. Maka adanya pertimbangan penambahan dan pengurangan ruang disesuaikan dengan pengguna.Kata kunci: Kantor rektor, Brand identity, Fasilitas pengguna, UIN Sunan Gunung Djati Bandung
PERANCANGAN BARU INTERIOR MUSEUM SENI PATUNG BALI DI KOTA DENPASAR DENGAN PENDEKATAN SUASANA RUANG Yani, Ni Komang Ayu Sari Undari; Sarihati, Titihan; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Museum Seni Patung merupakan museum dalam golongan Art Museumdikarenakan hanya menyajikan benda berkaitan dengan kesenian. Seni Patung di Balitelah melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, maka dari itu wisatawan yangberkunjung ke Bali pasti akan menjumpai berbagai macam jenis patung. Kunjunganmuseum di Bali mengalami fluaktif, hal ini disebabkan tidak terpenuhinya standarisasimuseum, tidak hanya itu berdasarkan studi banding yang dilakukan suasana museumpatung di Bali dirasakan gelap, kosong bahkan memiliki aura mistis, dan saat ini museumdi Bali hanya sekedar memerkan benda koleksi tanpa adanya informasi mendalammengenai benda koleksi tersebut. Museum seni patung di Bali yang masih belummenonjolkan suasana ruang dan tata cara display yang baik sehingga mengakibatkanmuseum tidak bekerja secara maksimal secara fungsi yaitu edukatif dan rekreatif.Perancangan Museum Seni Patung Bali di kota Denpasar dengan pendekatan suasanaruang bertujuan untuk memaksimalkan fungsi museum melalui suasana ruang yangmenyesuaikan informasi benda koleksi berdasarkan lini masa perkembangan senipatung di Bali dengan menerapkan elemen pembentuk suasana ruang sepertipencahayaan, audio, warna, bentuk dinding, bentuk ceiling, dan pola lantai sehinggamenjadikan museum ini lebih edukatif dan atraktif.Kata kunci: Museum,Seni Patung Bali,Suasana Ruang.