Muslih Qomarudin
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Meningkatkan Kreativitas Guru RA Raudhotu Tolibin Pisang Indah pada Perencanaan Pembelajaran Feri Riski Dinata; Muslih Qomarudin; Luthfi Assagaf; Dewi Sinta Maharani
El-Mumtaz: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2025): El-Mumtaz: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : El-Mumtaz: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan kreativitas guru RA Roudhotu Tolibin Pisang Indah pada perencanaan pembelajaran. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan guru untuk merancang pembelajaran yang kreatif, inovatif, sekaligus Islami, dengan tetap menyesuaikan pada karakteristik anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru-guru RA Roudhotu Tolibin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI, seperti ChatGPT dan Canva AI, mampu memberikan inspirasi awal berupa ide tema, rancangan RPPH, hingga desain media pembelajaran. Namun, guru tidak serta-merta menggunakan hasil AI secara mentah, melainkan melakukan adaptasi, filterisasi, dan modifikasi agar sesuai dengan nilai Islami dan kebutuhan anak. Perbandingan antara ide AI dan rancangan guru menunjukkan adanya integrasi antara kecanggihan teknologi dan kearifan pedagogis berbasis agama. Implementasi di kelas memperlihatkan peningkatan antusiasme anak dalam belajar, percepatan kerja guru dalam merancang pembelajaran, serta terciptanya media yang lebih kreatif dan kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa AI bukan pengganti guru, melainkan alat bantu yang memperluas kreativitas. Guru tetap menjadi aktor utama yang menentukan arah dan isi pembelajaran. Dengan demikian, pemanfaatan AI dapat menjadi strategi baru dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran RA, selama tetap dilakukan dalam kerangka kritis, Islami, dan berpusat pada kebutuhan anak