Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Peternakan Menjadi Pupuk Organik dalam Meningkatan Kesuburan Tanah dan Menunjang Ketahanan Pangan Keluarga Wijaya, Acep Atma; Miftah Dieni , Sukmasari; Ulfa Indah Laela, Rahmah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.16376

Abstract

Melihat status penggunaan lahan (luas lahan) dan usahatani sampingan petani (ternak kambing) peluang pemanfaatan lahan dengan konsep pertanian terpadu dapat dilakukan. Hal ini kan meningkatkan pendapatan petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Namun, kesadaran petani dengan konsep pertanian tersebut belum sepenuhnya petani mitra tahu dan paham. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah (1) untuk memberikan pemahaman kepada petani dalam penerapan pertanian terpadu dengan konsep teknologi ramah lingkungan, (2) Melatih kemampuan petani dalam memanfaatkan sumberdaya yang ada disekitar petani untuk budidaya tanaman untuk mengurangi input dari luar, (3) Memberikan pemahaman kepada petani untuk pemanfaatan metode pemasaran dan konsep kemitraan untuk meningkatkan pendapatan petani. Metode pendekatan pemecahan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah dengan pelatihan, penyuluhan dan pembuatan demontrasi plot untuk meyakinkan petani dalam penerapan pupuk organic. Hasil pengabdian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Pengetahuan petani mitra dalam pembuatan pupuk organic yang berbahan dasar limbah peternakan dipengaruhi oleh umur dan tingkat pendidikan. (2) Keberhasilan proses pembuatan pupuk organic berbahan dasar limbah peternakan melalui proses fermentasi memiliki keberhasilan cukup tinggi dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Hanya saja sangat tergantung pada tingkat keterampulan petani. (3) Aplikasi pupuk organic cair maupun padat pada demplot penanaman kedelai sangat signifikan dibandingkan dengan penggunaan pupuk anorganik saja.
Genetic diversity and heritability of seed characters of soybean genotypes (Glycine max (L.) Merril) F3 generation in rainy season planting Acep Atma Wijaya; Karmila Mila
AGROMIX Vol 17 No 1 (2026): in progress
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/zyxg5q12

Abstract

Introduction: Soybeans an important source of vegetable protein. Soybean production in Indonesia is still low and needs to be increased. One strategy is to increase the frequency of planting during the rainy season. Soybean development during the rainy season requires information on genetic diversity and heritability. The purpose of this study was to analyze the genetic diversity and heritability of F3 generation soybean lines planted during the rainy season. Methods: The experiment was used randomized block design (RBD).Tthe Least Significant Increase (LSI) test at the 5% level is used to see the difference in appearance of the test line with the check variety. Genetic parameters was analyzed by estimating genetic and phenotypic variance, and heritability. Results: The results showed that genotype UM002 differed significantly from the check cultivar in seed number per plant, and 100-seed weight showed wide genetic variability with high heritability. Seed length, width, and thickness also showed wide genetic variability with moderate heritability. In contrast, seed yield per plant showed low heritability and narrow genetic variability, suggesting a more substantial environmental influence. Conclusion: UM002 line showed better seed number performance per plant compared to two check varieties, Deja 2 and Detam 4, which can be used as a promising soybean line that is adaptive to the rainy season. The 100-grain weight character showed a high heritability value. This indicates that the 100-grain weight character can be used as a selection criterion for soybeans during the rainy season in an effort to increase selection effectiveness.
Pengaruh berbagai dosis nutrisi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L) pada hidroponik sistem sumbu Aaz Azamudin Tifani; Acep Atma Wijaya; Umar Dani; Asep Komala
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 11 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/agrivet.v11i2.7939

Abstract

The experiment was carried out in the hydroponic hut Wa Adi, Gunungmanik Village, Talaga District, Majalengka Regency, West Java, with an altitude of 700 meters above sea level and a temperature of 20-26°C. The experiment was carried out from February to March 2022. The randomized block design (RBD) consisted of three treatments (t = 3 treatments) and was repeated ten times. Dosage factor (D) consists of three levels: d1 : 3 ml/liter (1.5 ml A + 1.5 ml B/liter), d2: 5 ml/liter (2.5 ml A + 2.5 ml B/liter), and d3: 7 ml/liter (3.5 ml A + 3.5 ml B/liter). Further tested using Duncan's Multiple Range Test at 5% level. Duncan's further test results showed that the administration of various doses of nutrients had a significant effect on plant height at 10 hst, plant height at 20 hst, plant height at 30 hst, number of leaves at 10 hst, number of leaves at 20 hst, leaf width at 20 hst, stover weight, and net weight. Each of the growth and yield components of lettuce plants treated with d2 (5 ml/liter) nutrient doses showed the best results compared to d1 (3 ml/liter) and d3 (7 ml/liter) nutrient doses.
Respon Galur Harapan Kedelai Terhadap Pemberian Pupuk Nitrogen Pada Penanaman Di Musim Hujan Miftah Dieni Sukmasari; Acep Atma Wijaya; Mila Karmila
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science) Vol. 23 No. 2 (2025): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v23i2.4405

Abstract

Kedelai merupakan komoditas strategis dengan kebutuhan konsumsi yang terus meningkat, namun produksi nasional masih belum mencukupi. Penanaman kedelai pada musim hujan berpotensi meningkatkan produksi, tetapi dibatasi oleh kejenuhan air dan curah hujan tinggi sehingga diperlukan genotip yang adaptif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penampilan karakter pertumbuhan dan hasil beberapa genotip kedelai generasi F3 pada musim hujan dengan pemberian nitrogen. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nyata antar genotip pada karakter waktu berbunga, jumlah polong isi, jumlah biji per tanaman, dan jumlah biji per polong. Genotip UM010, UM013, dan UM014 unggul pada karakter waktu berbunga, UM002 menunjukkan keunggulan pada jumlah polong isi dan jumlah biji per tanaman, sedangkan UM011 dan UM023 unggul pada jumlah biji per polong. Genotip-genotip tersebut berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan perakitan kultivar kedelai adaptif dan berdaya hasil tinggi untuk penanaman pada musim hujan.