Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Sabun Dari Minyak Jelantah Sebagai Upaya Peningkatan Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan di Kawasan Wisata Pangandaran Bernard Hasibuan; Lisa Ratnasari; Ninin Gusdini
Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Vol 8, No 1 (2022): JAM (Jurnal Abdi Masyarakat)-September
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jam.v8i1.14077

Abstract

Pantai Pangandaran merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal di Jawa Barat. Masyarakat  sekitar lokasi wisata pantai Pangandaran banyak yang membuka usaha rumah makan. Limbah yang dihasilkan dari rumah makan diantaranya minyak jelantah yang merupakan sisa minyak hasil menggoreng. Limbah  minyak jelantah tidak pernah  dimanfaatkan lebih lanjut,  limbahnya  dibuang begitu saja ke lingkungan. Dengan jumlah rumah makan  yang cukup banyak, limbah minyak goreng yang dihasilkan akan banyak.  Untuk  mengatasi masalah volume limbah minyak goreng yang tinggi, perlu dilakukan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah limbah minyak goreng dengan jalan mengolahnya menjadi sabun. Dari program pelatihan  yang sudah dilaksanakan, peserta sangat mengapresiasi dan kagum dengan hasil pembuatan sabun dari minyak jelantah. Kegiatan  ini juga memberikan dampak positif dengan terbukanya peluang usaha pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cair  sehingga  berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi bagi para pedagang kuliner. Selain  itu pengurangan pembuangan limbah minyak jelantah, sehingga menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan.
ANALISIS KENAIKAN RETRIBUSI DESTINASI WISATA PANTAI PANGANDARAN Bernard Hasibuan; Ninin Gusdini
GEOPLANART Vol 4, No 2 (2022): EDISI MEI 2022
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/geoplanart.v4i2.533

Abstract

Pariwisata memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian. tetapi termasuk salah satu aktivitas yang sangat rentan terhadap berbagai perubahan, tekanan dan kondisi keamanan serta kenyamanan.  Dengan demikian, untuk mengoptimalkan dampak positif dari sektor pariwisata, perlu adanya pengelolaan yang serius dan mencakup berbagai aspek (holistic). Pantai Pangandaran merupakan destinasi pariwisata yang berkembang pesat dengan variasi obyek wisatanya seperti pantai yang indah, taman hutan lindung serta wisata kuliner makanan laut. Untuk meningkatkan nilai jual dari kawasan tersebut, perlu adanya pengelolaan dan pengembangan kawasan yang berkelanjutan sebagai destinasi wisata.. Pengembangan Kawasan Wisata Pangandaran dibangun dengan pendekatan sistem, dengan elemen kajian terdiri dari program yang diharapkan  dan   stakeholder yang berperan.  Untuk mendukung pengelolaan Kawasan wisata Pangandaran dibutuhkan anggaran yang cukup. Sumber anggaran tersebu dapat dari pajak beberapa industry terkait seperti hotel dan restoran, anggarang pemerintah, dan juga retribusi masuk Kawasan. Untuk besar retribusi masuk Kawasan ini perlu disesuaikan dengan perkembangan yang ada. Kajian peningkatan retribusi ini mengambil data dari wisatawan yang datang ke Kawasan wisata Pangandaran, dan diolah secara diskripstif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 80 % wisatawan setuju kenaikan besar retribusi masuk Kawasan wisata Pangandaran dengan besar kenaikan bervariasi 50, 100, hingga 200 %
Communication Process And Evaluation In The Implementation Of Modern Retail Policy In Dki Jakarta Budi Santoso; Sunarto Sunarto; Bernard Hasibuan; Dewi Widowati
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 1 No. 11 (2021): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1870.924 KB) | DOI: 10.59188/eduvest.v1i11.266

Abstract

Communication in the effective implementation of modern retail policies in DKI Jakarta will reduce the problems that arise in the modern retail sector. Modern and traditional retail will actually need and complement each other. The purpose of this study is to determine the ongoing communication process and evaluation of communication, so that problems will not arise and repeat themselves. This study uses systems theory from Katherine Miller, where there are three system concepts, namely system components, system processes and system properties. The three system concepts are to find out how the process and evaluation of communication work. This study uses a qualitative descriptive approach with a case study methodology. The communication process, both internal and external, is more of a procedure, so it is not yet fully an evaluation tool. Various communication evaluation efforts are more likely to be carried out to facilitate communication. The feedback process has not been responded well, so the resolution is still temporary. Based on the results of this study, the process and evaluation of communication in the implementation of modern retail needs to be prioritized on good message management. Feedback needs to be studied more deeply, especially in external communication. Feedback from retailers can be used as an evaluation of why the implementation is running as expected.
Determinan Perilaku Keselamatan dan Kesehatan Tenaga Medis Menggunakan Pemoderasi Risk-Taking Personality Tatan Sukwika; Naimah Naimah; Bernard Hasibuan
Faletehan Health Journal Vol 10 No 01 (2023): Faletehan Health Journal, Maret 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i01.452

Abstract

During pandemic the role of health workers was increasingly important. However, the risks and work responsibilities they faced became more intense; so that, hospitals should give a special attention on the health and safety of their medical personnel. The aim of this study was to partially analyze the effects of supervision, workload, and knowledge on the safety and health behavior of medical personnel with risk-taking personality as a moderator. This associative study used simple random sampling and 86 medical staff as the samples. The data analysis method used partial least square analysis with the help of SmartPLS application. The results showed that supervision and knowledge had a significant effect with a positive relationship direction on occupational safety and health behavior. On the other hand, workload had a significant influence with a negative relationship direction towards occupational safety and health behavior. Furthermore, risk taking personality was identified to be able to weaken the influence of supervision and knowledge on occupational safety and health behavior. However, risk-taking personality was not able to moderate the effects of workload on occupational safety and health behavior.
Pengaruh Marketing Mix dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Produk PT Fresenius Medical Care Indonesia Yudi Kristiyadi; Nafiah Ariyani; Bernard Hasibuan
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v13i2.2918

Abstract

Hemodialisis atau dikenal oleh masyarakat awam adalah cuci darah merupakan salah satu terapi pengganti fungsi ginjal yang paling banyak digunakan oleh pasien ESRD dan juga merupakan tindakan medis untuk pasien gagal ginjal dengan kondisi tertentu. Ada yang menjalani hemodialisa seumur hidup namun ada juga yang hanya beberapa kali saja dan pasien akan kembali normal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh marketing mix dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian produk. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantintatif deskriptif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian sejumlah 86 konsumen, yaitu keseluruhan jumlah poplasi. Pengujian data dilakukan dengan uji validitas dan realibiltas menggunakan SPSS IBM versi 23, dimana data-data yang disajikan telah diuji dan dinyatakan valid dan reliabel, sehingga dapat dilanjutkan pada tahap uji selanjutnya. Hasil analisis uji regresi berganda menyebutkan tersapat hubungan linear pada variabel marketing mix dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian. Pada uji hipotesiss 1 marketing mix terhadap kpeutusan pembelian nilai t hitung 6,043 > t tabel 1,989 dan signifikansi 0,000 < 0,05, maka hipotesis 1 diterima. Hipotesis 2 kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian, diketahui nilai t hitung 2,263 > t tabel 1,989 dan signifikansi 0,026 < 0,05, maka hipotesis diterima. Dan pada uji hipotesis simultan diketahui nilai F hitung 47,660 > F tabel 3,107 dan signifikansi 0,000 < 0,05, maka hipotesis diterima. Penelitian diharpkan dapat menjadi bahan rujukan bagi perusahaan dalam mengambil kebijakan. Dan dapat dikembangkan pada penelitian selanjutnya dengan variabel lain yang lebih beragam.
Analisa Pengendalian Risiko Terhadap Kecelakaan dan Penyakit Akibat Kerja pada UMKM Pabrik Kerupuk Desa Kenanga kabupaten Indramayu Nirmala Rahmi; Bernard Hasibuan; Soehatman Ramli
Jurnal Migasian Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Institut Teknologi Petroleum Balongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jm.v7i1.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengendalian risiko kecelakaan dengan penyakit akibat kerja pada produksi kerupuk pada UMKM industri rumah tangga di desa Kenanga Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan yang bekerja di pabrik kerupuk di desa Kenanga, sedangkan sampel penelitian ini adalah 60 orang pekerja di pabrik kerupuk di desa Kenanga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyelidikan deskriptif dengan melakukan survei lapangan dan mengamati lingkungan serta proses kerja pabrik kerupuk. Berdasarkan hasil uji korelasi diketahui bahwa variabel masa kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Nilai koefisien yang positif menunjukkan bahwa semakin lama masa kerja, semakin sering terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Hasil analisis dan penilaian risiko dari survei lapangan diperoleh 38 risiko, dengan rincian 26 risiko rendah (68,5%), 11 risiko sedang (28,9%), dan 1 risiko tinggi (2,6%). Beberapa tindakan pengendalian bahaya yang membantu dalam mengurangi risiko bahaya pada setiap proses pembuatan biskuit mentah antara lain pengendalian teknik berupa penyediaan alat pemadam ringan (APAR), tempat kerja yang ergonomis dan berventilasi baik, dan pengendalian administratif berupa workshop tentang teknik pengangkatan dan penanganan yang tepat, penyiapan alat pelindung diri dan keselamatan serta penggunaan simbol kesehatan dan keselamatan kerja, serta sarung tangan, sepatu boot dan masker.
OPTIMALISASI IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP EKOWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI PULAU WANGI-WANGI Krishni Handayani; Yohanes Sulistyadi; Bernard Hasibuan
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 1 (2023): JULY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.593

Abstract

Penelitian ini untuk mendata profil daya tarik wisata di Pulau Wangi-Wangi dengan pendekatan aspek atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan ancillary serta menganalisis optimalisasi implementasi prinsip-prinsip ekowisata berbasis masyarakat dalam rangka pengembangan destinasi berdasarkan pada program dan kegiatan RIPPARDA Kabupaten Wakatobi, yaitu: (1) Prinsip keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan 3 kriteria (2) Prinsip pengembangan masyarakat lokal dan kemitraan 4 kriteria (3) Prinsip Ekonomi Berbasis Masyarakat 4 kriteria (4) Prinsip Edukasi 4 kriteria (5) Prinsip pengelolaan lokasi wisata 7 kriteria. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dari hasil observasi, wawancara, riset pustaka, dan telaah dokumen. Hasil menunjukkan bahwa Pulau Wangi-Wangi memilki destinasi ekowisata yang cukup lengkap. Ada 28 program dan 36 kegiatan pokok pembangunan pariwisata terkait kegiatan ekowisata berbasis masyarakat. Masih terdapat kesenjangan dalam implementasi EBM, sehingga upaya optimalisasi dengan melibatkan unsur pentahelix, menekankan pada pemahaman dan pengetahuan ekowisata serta keterlibatan aktif masyarakat sehingga mereka mendapat manfaat dari pengembangan ekowisata yang mengarah pada pariwisata berkelanjutan.
Alternatif Strategi: Mendorong Kawasan Tanjung Kelayang Sebagai Kawasan Wisata Berkelanjutan Ninin Gusdini; Bernard Hasibuan; Lisa Ratnasari
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Belitung merupakan salah satu kabupaten yang menggeser fokus pembangunan daripertambangan timah menjadi pariwisata. Salah satu Kawasan wisata andalan adalah TanjungKelayang. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun alternatif strategi untuk pengembanganKawasan wisata Tanjung Kelayang dengan menerapkan konsep keberlanjutan. Alternatif strategidibangun berdasarkan analisis terhadap faktor internal dan eksternal dengan mempertimbangkanpilar keberlanjutanyang meliputi kekuatan (S), kelemahan (W), peluang (O) dan ancaman (T).Faktor disusun berdasarkan hasil observasi dan pandangan stakeholders. Selanjutnya faktor tersebutdikuantifikasi oleh pakar untuk menentukan posisi aktual Kawasan Wisata Tanjung Kelayang. HasilAnalisa diperoleh bahwa Tanjung Kelayang berada pada kwadran 4 pada matriks IE, yaitubertumbuh dan membangun (grow and build) dengan nilai total IFE 3,131 dan dan nilai total EFE2,496. Ini menujukkan bawa Tanjung Kelayang memiliki potensi untuk dikembangkan dan tumbuhsebagai destinasi wisata secara berkelanjutan. Alternatif strategi yang disusun meliputi: 1)Penguatankelembagaan pengelolaan yang mengoptimalkan partisipasi masyarakat, 2)Optimalisasi promosiTanjung Kelayang secara digital yang kaya story telling, 3)Refocusing strategi marketing TanjungKelayang, 4)Merancang pola perjalanan wisata (travel pattern) yang adaptif Covid, 5)Diversifikasiproduk wisata yang merespon berbagai segmen market, 6)Optimalisasi infrastruktur penunjangpariwisata di internal kawasan wisata dan menuju kawasan wisata, 7)Merancang icon/brandingTanjung Kelayang yang kuat, 8)Penguatan sumber daya manusia untuk penunjang pengembanganpariwisata.  Kata Kunci: pariwisata, SWOT, Tanjung Kelayang.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PANTAI PANGANDARAN DENGAN METODE QSPM (QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX) Hasibuan, Bernard
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i2.173

Abstract

Untuk menjadikan Pantai Pangandaran menjadi destinasi wisata favorit bagi wisatawan maka diperlukanlah strategi pengembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah Menentukan strategi prioritas untuk pengembangan pariwisata di Kawasan Wisata Pantai Pangandaran dengan menentukan faktor internal dan eksternal dan dengan menggunakan Metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) yang juga didukung dengan metode Matriks IE dan Analisis SWOC, teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan pakar-pakar. Hasil dari penelitian ini yaitu Matriks IE yang menunjukkan bahwa KWPP berada di kuadran I Growth and build yang berarti KWPP perlu berfokus untuk melakukan strategi intensif (Penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk). Hasil dari QSPM telah didapat strategi prioritas dengan nilai Attractive Score paling besar yaitu Strategi S-C (Strenght-Challenge) yaitu Penguatan promosi Pantai Pangandaran melalui media sosial, dengan total aktraktif skor (TAS) paling besar yaitu 6,99..
Training on Increasing the Use Value of Used Cooking Oil into Aromatherapy Candles for Bekasi Jaya Indah Housewives Cahyaputri, Bunga; Hasibuan, Bernard
Journal of Law and Social Politics Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Law and Social Politics
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jlsp.v1i2.17

Abstract

There are many types of household waste. One of the wastes associated with cooking and trading activities is used cooking oil. Oil waste own impact bad for health body and environment. Therefore, that need done effort utilization oil waste become something useful for minimize waste oil waste as well as reduce pollution environment by converting into products that have added value. This is one of the goals from activity devotion this, incl increase knowledge public to impact use and disposal oil waste to health body and environment. The type of method used that is with give counseling in form socialization and description information about oil cooking. Participant looks enthusiastic with knowledge management of used cooking oil and motivate them to manage used cooking oil. Participants also add Skills in utilization oil waste become product that is candle aroma therapy as well as inspired For use it in life every day, even for help economy family.