Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah Bagi Pedagang di Kawasan Wisata Pantai Pangandaran Sambas, Moch.; Gusdini, Ninin; Ratnasari, Lisa; Hasibuan, Bernard
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v8i1.2354

Abstract

Minimnya pengelolaan persampahan di sekitar Kawasan Wisata Pantai Pangandaran, menyebabkan penurunan daya tarik wisata, seperti terganggunya estetika dan kenyamanan tempat wisata. Permasalahan pengelolaan sampah di Kawasan Wisata Pangandaran antara lain; minimnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat dan pedagang dan minimnya sarana prasarana pengelolaan sampah di sekitar Kawasan. Sampah non organic yang ada belum dimanfaatkan dan hanya berakhir di TPA.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dalam pengelolaan sampah. Mitra dalam kegiatan ini adalah kelompok pelaku usaha di sekitar Kawasan Wisata Pangandaran pelaku usaha ini merupakan salah satu kontributor dalam menghasilkan sampah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah memberikan pelatihan tentang pengelolaan sampah rumah dengan memanfaatkan bank sampah dan pemanfaatan sampah non organic menjadi produk kerajinan. Pelatihan yang dilakukan meliputi pengenalan terhadap jenis sampah, karakteristik dan dampaknya, pengenalan terhadap metode pemilahan sampah dan penanganan lanjutan, penjelasan terkait pembentukan dan pengelolaan bank sampah dan praktek pembuatan produk keterampilan dari sampah non organic. Dari hasil pre tes dan post tes diperoleh pemingkatan pengetahuan tentang pengelolaan sampah, pembuatan dan pengelolaan bank sampah dan peningkatan terhadap keterampilan pemanfaatan sampah non organic. Para peserta juga merasa puas dan bermanfaat pelatihan yang dilakukan.
ANALISIS FAKTOR KECELAKAAN KERJA TERHADAP KEPATUHAN PEKERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI KERETA CEPAT JAKARTA BANDUNG Firnanda, Hendri; Hasibuan, Bernard; Sugiarto, Sugiarto
Jurnal Kesehatan Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v13i1.284

Abstract

Proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung membentang dari stasiun Halim di Jakarta Timur hingga stasiun Tegal Luar di Kabupaten Bandung. Kecelakaan kerja merupakan suatu kasus yang tidak dikehendaki atau tidak diduga yang terjadi pada suatu proses kerja baik pada sektor manufaktur maupun konstruksi. Penelitian ini membahas tentang bagaimana pengaruh faktor kecelakaan kerja terhadap kepatuhan pekerja pada proyek konstruksi pembangunan kereta cepat Jakarta Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peraturan, peralatan kerja dan mesin, lingkungan dan manusia terhadap kepatuhan pekerja pada proyek konstruksi pembangunan kereta cepat Jakarta Bandung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan 300 responden dan menggunakan teknik sampling dengan jumlah 75 responden yang berkaitan dengan kepatuhan pekerja dalam penerapan K3. Instrument penelitian ini dengan penyebaran kuesioner dan wawancara terhadap pekerja indonesia. Analisa data menggunakan SmartPLS v.3.3.5 dengan metode analisis SEM (Structural Equation Modeling). Hasil penelitian ini menunjukkan peraturan dan manusia berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan pekerja, sedangkan peralatan kerja dan mesin, serta lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pekerja. Saran yang penulis berikan adalah manajemen harus mensosialisasikan kembali terkait dengan kebijakan K3 yang ada di perusahaan dan selalu memonitor secara berkala, pelaksanaan SMK3 harus ditinjau ulang secara kontinue oleh manajemen perusahaan, memastikan kembali sertifikat peralatan produksi dan sarana yang digunakan masih berlaku dan sesuai regulasi, membentuk kelompok-kelompok kerja dan dipilih dari wakil-wakil tenaga kerja baik dari Indonesia ataupun warga negara asing sebagai penanggung jawab K3 ditempat kerjanya selain dari personel Safety/SHE dan kepadanya diberikan pelatihan, mendukung pelaksanaan K3 di perusahaan oleh seluruh pekerja.Kata Kunci: Kecelakaan Kerja; Kepatuhan Pekerja; Sektor Konstruksi AbstractThe Jakarta-Bandung high-speed rail construction project stretches from Halim station in East Jakarta to Tegal Luar station in Bandung regency. A work accident is an unwanted or unexpected case that occurs in a work process in both the manufacturing and construction sectors. This study discusses how the influence of work accident factors on worker compliance in the construction project of the Jakarta-Bandung high-speed train. The purpose of this study was to determine the effect of regulations, work equipment and machinery, the environment and humans on worker compliance in the construction project of the Jakarta-Bandung high-speed train. This type of research is quantitative with 300 respondents and uses a sampling technique with a total of 75 respondents related to worker compliance in the application of K3. The instrument of this research is the distribution of questionnaires and interviews with Indonesian workers. The data analysis using SmartPLS v.3.3.5 with SEM (Structural Equation Modeling) analysis method. The results of this study indicate that regulations and humans have a significant effect on worker compliance, while work equipment and machinery, as well as the environment have no significant effect on worker compliance. The advice that the author gives is that management must re-socialize related to K3 policies that exist in the company and always monitor regularly, the implementation of SMK3 must be reviewed continuously by company management, re-ensure certificates for production equipment and facilities used are still valid and in accordance with regulations, establish working groups and selected from representatives of workers from both Indonesia and foreign nationals as the person in charge of K3 in their workplace apart from Safety/SHE personnel and given training to them.Keywords: Work Accident; Worker Compliance; Construction Sector
Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Bonggol Jagung Sebagai Pupuk Kompos Hasibuan, Bernard; Ningrum, Raden Yusia Wulandari
TEKNIKA Vol. 19 No. 2 (2025): Teknika Mei 2025
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14948527

Abstract

Jagung merupakan salah satu tanaman pangan penting yang memiliki berbagai kebermanfaatan bagi manusia dan hewan ternak. Bonggol jagung dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kompos yang berkualitas. Kurangnya pengetahuan para petani Kecamatan Tigabinaga dalam pengaplikasian bonggol sebagai bahan kompos menyebabkan adanya penumpukan limbah jagung dan mengakibatkan terjadinya polusi udara karena adanya pembakaran limbah bonggol jagung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan bisnis pengolahan limbah bonggol jagung menjadi pupuk kompos yang dianalisis berdasarkan aspek pasar, aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen dan aspek keuangan. Data yang diperoleh merupakan data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa bisnis pengolahan limbah bonggol jangung menjadi pupuk kompos akan mendapat keuntungan dalam periode tiga tahun dengan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp. 1.010.875.399, Internal Rate Return (IRR) sebesar 48.95% dan waktu pengembalian modal lebih kecil dari umur ekonomis bisnis yaitu selama 1 tahun 9 bulan. Maka dapat dikatakan bahwa bisnis ini layak untuk dilakukan usaha.
Analisa Marketing Mix (7p) Dan Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Kuliah Di Universitas X Hasibuan, Bernard; Cahyaputri, Bunga
GEMA EKONOMI Vol 12 No 6 (2023): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

Higher education is an important pillar of education for the progress of the Indonesian nation. The growth in the number of Private Universities (PTS) in Indonesia is increasing, which has led to the intense competition. Conditions during the Covid pandemic that affected the people's economy were also one of the problems with the decline in new students at PTS, including University X. The marketing strategy is an important factor in attracting prospective students. One of them is the Marketing Mix and consumer behavior with the S-O-R (Stimulus-Organism-Response) model. This study aims to determine the effect of marketing mix variables (products, price, place, promotion, people, process, physical environment) and consumer behavior on student decisions in choosing a university. The results showed that the Marketing Mix variables simultaneously influenced prospective students' decision to study at X University. The product, place, people and process variables were variables that had a significant effect while the physical environment, price and promotion variables had no significant effect on individual students' decision to study at X University.
Penerapan Konsep Sirkular Ekonomi dalam Pengelolaan Sampah Organik di SMAN 1 Sukaraja Cahyaputri, Bunga; Hasibuan, Bernard; Soecahyadi, Soecahyadi; Oktaviani, Dita; Prayoga, Gilang; Aprianda, Reynaldi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan sekolah tidak luput dari menghasilkan sampah. Salah satu kunci dalam pengelolaan sampah adalah gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah. Akan tetapi, siswa SMAN 1 Sukaraja masih perlu meningkatkan gerakan tersebut dengan memahami penerapan ekonomi sirkular. Mereka masih kurang pemahaman dalam pemanfaatan kembali barang bekas, yang mana bisa menjadi bernilai tambah. Oleh karena itu, pelatihan ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan terkait konsep ekonomi sirkular dengan penerapannya melalui pembuatan eco enzyme. Jenis metode yang dilakukan yaitu memberikan penyuluhan dalam bentuk sosialisasi dan penjabaran materi mengenai ekonomi sirkular dan penerapannya. Penerapan dengan pembuatan eco enzyme melalui demo dan praktik langsung oleh peserta. Pelatihan ini diberikan kepada 31 peserta yang merupakan siswa dari SMAN 1 Sukaraja. Peserta dapat memahami konsep ekonomi sirkular serta menerapkan konsep tersebut dengan memahami tentang eco enzyme yang memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitar sekolah. Keterampilan peserta juga bertambah dalam pembuatan eco enzyme dan konsisten dalam prosesnya. Pelatihan ini berhasil menyemangati siswa untuk peduli dan berbudaya lingkungan dengan menerapkan konsep ekonomi sirkular di sekolah bahkan di rumah.
OPTIMALISASI IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP EKOWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI PULAU WANGI-WANGI Handayani, Krishni; Sulistyadi, Yohanes; Hasibuan, Bernard
Jurnal Industri Parawisata Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Industri Pariwisata JULY 2023
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.593

Abstract

Penelitian ini untuk mendata profil daya tarik wisata di Pulau Wangi-Wangi dengan pendekatan aspek atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan ancillary serta menganalisis optimalisasi implementasi prinsip-prinsip ekowisata berbasis masyarakat dalam rangka pengembangan destinasi berdasarkan pada program dan kegiatan RIPPARDA Kabupaten Wakatobi, yaitu: (1) Prinsip keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan 3 kriteria (2) Prinsip pengembangan masyarakat lokal dan kemitraan 4 kriteria (3) Prinsip Ekonomi Berbasis Masyarakat 4 kriteria (4) Prinsip Edukasi 4 kriteria (5) Prinsip pengelolaan lokasi wisata 7 kriteria. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dari hasil observasi, wawancara, riset pustaka, dan telaah dokumen. Hasil menunjukkan bahwa Pulau Wangi-Wangi memilki destinasi ekowisata yang cukup lengkap. Ada 28 program dan 36 kegiatan pokok pembangunan pariwisata terkait kegiatan ekowisata berbasis masyarakat. Masih terdapat kesenjangan dalam implementasi EBM, sehingga upaya optimalisasi dengan melibatkan unsur pentahelix, menekankan pada pemahaman dan pengetahuan ekowisata serta keterlibatan aktif masyarakat sehingga mereka mendapat manfaat dari pengembangan ekowisata yang mengarah pada pariwisata berkelanjutan.
Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Microorganism Local (Mol) Sebagai Implementasi Prinsip Ekonomi Sirkular Munandar, Agung Harri; Bernard Hasibuan; Albert Nahas
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.8157

Abstract

Sampah organik masih menjadi persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Peningkatan volume sampah di lingkungan tidak dapat dihindarkan sehingga perlu Upaya untuk mengelola sampah tersebut menjadi suatu produk dengan nilai jual. Larutan MOL (Microorganism Local) merupakan salah satu hasil olahan sampah organik rumah tangga yang berasal dari sisa sayuran dan buah-buahan yang di fermentasi. Larutan ini memiliki manfaat dalam berbagai aspek salah satunya dalam bidang pertanian. Dengan mengelola sampah organik menjadi larutan MOL hal ini menunjukan bahwa kegiatan ini sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular mengenai keberlanjutan.
Dampak Pembangunan Pariwisata Terhadap Ekonomi dan Budaya Lokal: Tantangan dan Solusi untuk Pengelolaan Berkelanjutan Iskandar, Muhammad Iqbal; Hasibuan, Bernard; Nahas, Albert
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.8609

Abstract

Penelitian ini menyoroti dampak pertumbuhan pariwisata terhadap budaya, ekonomi, dan pengelolaan lokal. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai sumber untuk mengevaluasi kontribusi pariwisata terhadap ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan perubahan sosial. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pariwisata memberikan dampak ekonomi positif, seperti peningkatan pendapatan masyarakat dan pengurangan pengangguran. Namun, dampak negatif juga terlihat, seperti konflik sosial dan ancaman terhadap identitas budaya lokal. Untuk menghadapi tantangan ini, diperlukan perencanaan pariwisata yang komprehensif dan kolaboratif, melibatkan pemerintah, sektor swasta, serta komunitas lokal. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan berkelanjutan untuk memaksimalkan manfaat ekonomi sambil menjaga keberlanjutan sosial dan lingkungan. Dengan pendekatan yang tepat, pariwisata dapat menjadi motor utama pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Hal ini membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk melestarikan warisan budaya mereka sekaligus aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi. Dengan demikian, pariwisata tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga alat untuk memperkuat identitas lokal dan mendorong keseimbangan antara manfaat ekonomi, keberlanjutan sosial, dan perlindungan lingkungan
Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Bank Sampah Marwaji, Marwaji; Hasibuan, Bernard
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v5i2.1330

Abstract

Until now, the waste problem has not been resolved properly. The increase in the amount of waste along with the increasing population in an area has a huge impact, not only on the environment, but also on health, the economy and society. One effective step in managing waste is through a waste bank program initiated by the community to reduce the volume of waste produced. This research aims to provide an overview of the benefits of implementing the waste bank program, both for society and the environment. It is hoped that this research can reveal how the waste bank program can increase public awareness in sorting waste and reduce the amount of waste thrown into final landfills. Apart from that, this research also aims to explore the economic potential that can be generated from well-managed waste, such as increasing income for the communities involved in the program. By using a quantitative approach, it is hoped that this research can provide useful recommendations for improving implementation in the future.
Dampak Ekonomi Hijau terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Lingkungan di Indonesia Sitepu, Dendi Eka Muda; Hasibuan, Bernard
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v5i2.1350

Abstract

Green economy is an economic concept that aims to improve community welfare and promote social justice, while minimizing negative impacts on the environment. This concept focuses on the efficient and sustainable use of natural resources, as well as reducing carbon emissions and pollution. A green economy is an economic system that is oriented towards reducing carbon emissions, efficiency in resource use, and social inclusiveness. In Indonesia, the green economy has a very important role in encouraging economic growth. By emphasizing sustainability, resource efficiency and technological innovation, Indonesia can achieve stable and inclusive economic growth, while facing global environmental challenges. This concept also contributes greatly to encouraging innovation, creating jobs, increasing sustainability and attracting investment.