Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pola Konsumsi Masyarakat Post-Modern (Suatu Telaah Perilaku Konsumtif Dalam Masyarakat Post-Modern) Heldi, Heldi
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2009)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aiq.v1i1.2458

Abstract

Kehidupan postmodern menciptakan pola-pola konsumsi baru yang merupakan ciri khas dari kehidupan postmodern tersebut dan membuat orang atau para konsumen bisa menikmati apa-apa yang disediakan oleh era kehidupan tersebut yang disebabkan oleh khayalan. Untuk memenuhi kebutuhan itu maka manusia harus bekerja. Pekerjaan merupakan identitas dari manusia itu sendiri. Keberadaan manusia ditentukan oleh pekerjaan yang dimilikinya. Eksistensi manusia hilang manakala ia tidak bekerja. Dengan timbunan besar barang/komoditi ini melahirkan kemakmuran dalam masyarakat kapitalis.DOI: 10.15408/aiq.v1i1.2458
Motif Batak Mandailing Dalam Kriya Makrame Sebagai Hiasan Dekoratif Fitriani Hasibuan, Linda; Heldi, Heldi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36230

Abstract

Ragam hias Batak Mandailing merupakan bagian dari kekayaan budaya Nusantara yang sarat dengan nilai simbolik, filosofis, dan identitas lokal. Namun, dalam konteks kehidupan modern, pemahaman generasi muda terhadap motif tradisional Batak Mandailing cenderung mengalami penurunan seiring dengan dominasi budaya populer dan media informasi digital. Penelitian penciptaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik visual dan interpretasi makna motif Batak Mandailing serta mewujudkannya ke dalam tujuh karya kriya makrame sebagai hiasan dekoratif yang bersifat kontemporer. Metode yang digunakan adalah metode penciptaan seni konsorsium menurut Bandem yang meliputi tahapan persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi konsep, dan penyelesaian. Hasil penciptaan berupa tujuh karya kriya makrame yang mengadaptasi motif-motif Batak Mandailing seperti Boraspati, Ulu ni Horbo, Adop-adop, dan ragam motif flora serta geometris. Karya-karya tersebut tidak hanya menonjolkan aspek estetis melalui pengolahan unsur dan prinsip seni rupa, tetapi juga merepresentasikan nilai budaya dan filosofi masyarakat Batak Mandailing. Penciptaan ini diharapkan dapat menjadi media alternatif pelestarian budaya sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan kriya tekstil berbasis kearifan lokal dalam ranah seni kontemporer.