Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Project Based Learning pada Kelas 3 Tema 6 Subtema 2 SDN Socah 3 Kabupaten Bangkalan Nur Azizah; Nova Estu Harsiwi
JOURNAL OF EDUCATION FOR ALL Vol 1 No 3 (2023): Juli - September 2023
Publisher : Yayasan Arrahman Nahdlatul Wathan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61692/edufa.v1i3.47

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tidak adanya bahan ajar penunjang lain, hanya menggunakan buku tematik saja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik yang valid, efektif, dan praktis. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari tahap define, design, development, dan disseminate. Proses validasi memperoleh hasil antara lain (1) ahli bahan ajar sebesar 95 % (sangat valid), (2) ahli materi/isi sebesar 92% (sangat valid), dan (3) ahli desain pembelajaran sebesar 85 % (sangat valid). Keefektifan ditinjau dari ketuntasan belajar klasikal dan hasil observasi pendidik dan peserta didik pada uji coba kelompok besar, hasil observasi pendidik sebesar 97% (sangat aktif), hasil observasi peserta didik sebesar 97,7% (sangat aktif), dan hasil belajar klasikal sebesar 93% (tuntas). Kepraktisan ditinjau dari angket respon pendidik dan peserta didik pada uji coba kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil angket respon pada kelompok kecil sebesar 93,3% (sangat praktis), dan hasil angket respon pada kelompok besar sebesar 94,5% (sangat praktis). Hasil tersebut menunjukkan Bahwa Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Project Based Learning Pada Kelas III Tema 6 Subtema 2 SDN Socah 3 Kabupaten Bangkalan valid, efektif, dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Media Kotak Belajar (KOBELA) pada Materi Perubahan Wujud Benda dan Sifatnya Tema 7 Subtema 1 Kelas V UPT SDN 20 Gresik Friska Putri Ariyani; Nova Estu Harsiwi
JOURNAL OF EDUCATION FOR ALL Vol 1 No 3 (2023): Juli - September 2023
Publisher : Yayasan Arrahman Nahdlatul Wathan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61692/edufa.v1i3.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, keeektifan dan kemenarikan dari media kotak belajar (KOBELA) pada mata pelajaran IPA materi perubahan wujud benda dan sifatnya kelas V UPT SDN 20 Gresik. Jenis penelitian ini menggunakan metode R&D dengan uji kelayakan menggunakan model ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket dan tes. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, memperoleh presentase untuk kevalidan dari media pembelajaran kotak belajar dilihat dari hasil ahli media dengan persentase 100% dalam kategori sangat valid, desain pembelajaran dengan persentase 82,5% dalam kategori sangat valid dan ahli materi pembelajaran dengan persentase 95% dalam kategori sangat valid kemudian rata rata presentase 92,5% dalam kategori “sangat valid”. Keefektifan media diukur dari lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan presentase rata rata 94,95% dalam kategori “aktif” dan hasil belajar peserta didik 100% dengan kategori “peserta didik secara klasikal tuntas”. Kemenarikan diukur dari presentase hasil angket respon peserta didik sebesar 99% dengan kategori “menarik”, angket respon guru “90%” dengan kategori “menarik” dan kemudian dirata rata memperoleh presentase 94,5% dengan kategori “menarik”. Berdasarkan hasil penelitian maka media pembelajaran kotak belajar sangat valid, efektif dan menarik digunakan pada kelas 5 tema 7 subtema 1 pembelajaran 1 dan 2 UPT SDN 20 Gresik.
Strategi Guru Menangani Anak ADHD dalam Pembelajaran di Kelas I Sekolah Dasar Ajib Akhmad Fadhoni; Nova Estu Harsiwi
JOURNAL OF EDUCATION FOR ALL Vol 3 No 3 (2025): Journal of Education For All
Publisher : Yayasan Arrahman Nahdlatul Wathan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61692/edufa.v3i3.280

Abstract

The purpose of this study is to outline the methods used by teachers in SDN Banyuajuh II Kamal's first grade to cope with pupils who have Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Descriptive qualitative methodology is employed, and data is gathered by observations, interviews, and documentation studies. The study's findings show that educators employ a range of tactics, such as effective seating arrangements, interactive teaching techniques, providing precise and organized lesson plans, and working in tandem with parents and experts. It has been demonstrated that these techniques improve focus, encourage active learning, and promote positive behavioral development in ADHD students. These conclusions are supported by earlier theories and research findings that demonstrate how collaborative and adaptive learning strategies can increase the efficacy of instruction for kids with exceptional needs. Teachers are therefore essential in fostering an inclusive classroom and meeting students' needs.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa ADHD Kelas 3 SDN Tanjung Jati 2 Bangkalan Banun Haidzir Amirul Hakim; Nova Estu Harsiwi
JOURNAL OF EDUCATION FOR ALL Vol 3 No 3 (2025): Journal of Education For All
Publisher : Yayasan Arrahman Nahdlatul Wathan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61692/edufa.v3i3.284

Abstract

This study aims to identify the forms of learning difficulties experienced by students with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) in grade 3 at SDN Tanjung Jati 2 Bangkalan and the causal factors from internal and external aspects. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques through field observations and semi-structured interviews with class teachers who handle ADHD students. The results of the study indicate that ADHD students face difficulties in maintaining focus, controlling impulsivity, and completing tasks completely. The main causal factors come from attention deficit hyperactivity disorder, as well as suboptimal learning strategies and minimal professional support. Teachers have implemented various learning strategies such as simple instructions, visual media, positive reinforcement, kinesthetic activities, and individual approaches that are helpful but not yet fully effective. Research recommendations emphasize the need for more varied and comprehensive learning strategies, including the use of interactive educational technology, multisensory approaches, and the involvement of professionals such as school psychologists. By implementing more responsive and inclusive strategies, it is hoped that ADHD students can learn optimally and develop according to their potential
Implementasi Pendidikan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di SDN Tunjung 1 Bangkalan Hanifah Muslimah; Nova Estu Harsiwi
JOURNAL OF EDUCATION FOR ALL Vol 3 No 3 (2025): Journal of Education For All
Publisher : Yayasan Arrahman Nahdlatul Wathan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61692/edufa.v3i3.324

Abstract

Inclusive education aims to provide equal opportunities for all children, including those with special needs, to participate in the same educational environment. In Indonesia, the implementation of inclusive education in primary schools, such as SDN Tunjung 1 Bangkalan, is crucial due to the increasing number of children with special needs requiring attention in the learning process. This study aims to analyze the practices of inclusive education at SDN Tunjung 1 Bangkalan and provide recommendations for improvement applicable to other schools. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews with special needs teachers, classroom observations, and document analysis. The findings reveal that while SDN Tunjung 1 Bangkalan has made strides in inclusive education, challenges such as social stigma and inadequate parental acknowledgment of children's conditions persist. Effective collaboration between the school and parents is essential in fostering a supportive learning environment. This research underscores the need for further studies on social aspects influencing the acceptance of inclusive education and suggests developing training programs for teachers to enhance their readiness in managing inclusive classrooms.
Peran Orang Tua Terhadap Anak Dengan Penyandang Disabilitas Tunawicara Di SDN Gebang 01 Bangkalan Firdausi Nur Fauzyyah; Nova Estu Harsiwi
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuna wicara adalah kondisi yang membuat seseorang tidak mampu untuk berbicara atau mengekspresikan diri dengan baik. Anak tunawicara memiliki kendala dalam penyampaian keinginan maupun pikiran dan perasaan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan orang tua terhadap anak penyandang tunawicara sangat diperlukan, seperti kerjasama antar orang tua dan guru, lingkungan rumah maupun lingkungan sekolah untuk melancarkan proses tumbuh kembang anak. Untuk menunjang proses tumbuh kembang anak tunawicara, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk memperhatikan fokus anak. Anak-anak berkebutuhan khusus seperti tunawicara sering mendapatkan perlakuan buruk seperti dikucilkan dan diperlakukan tidak baik seperti anak normal lainnya, ini terjadi karena kurangnya edukasi kepada masyarakat awam tentang kondisi anak berkebutuhan khusus. Jika dibiarkan akan menghambat proses tumbuh kembang anak.
Pentingnya Komunikasi Rutin Antara Guru dan Orang Tua di SLB PGRI Kamal Rina Sofiati; Nova Estu Harsiwi
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya komunikasi rutin antara guru dan orang tua di SLB PGRI Kamal dalam mendukung perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpul-kan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif antara guru dan orang tua memberikan berbagai manfaat signifikan, termasuk peningkatan strategi pembelajaran, penanganan masalah perilaku dan emosional, serta dukungan yang lebih baik di rumah. Kolaborasi yang baik antara guru dan orang tua memungkinkan identifikasi dini terhadap masalah dan penerapan solusi yang tepat. Komunikasi dua arah yang konsisten menciptakan lingkungan belajar yang holistik dan suportif, membantu anak-anak mencapai potensi maksimal mereka. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka dan rutin adalah elemen kunci dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus, memastikan keberhasilan mereka baik di sekolah maupun di rumah.