Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Kinerja Spectrum Sensing dengan Metode Matched Filter Detector pada Radio Kognitif ANGGA, BAYU; ARYANTA, DWI; ARMI, NASRULLAH
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 1, No 1: Published January - June 2013
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v1i1.60

Abstract

ABSTRAKEvolusi sistem nirkabel dan teknologi saat ini telah membuat dampak besar pada masyarakat. Namun, disaat yang sama pengelolaan dan pemanfaatan kelangkaan spektrum tidak efisien. Radio kognitif adalah paradigma baru dalam merancang sistem komunikasi nirkabel yang bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan spektrum frekuensi radio (RF) dan mengurangi seminimal mungkin kelangkaan spektrum. Spectrum sensing adalah langkah utama yang akan memungkinkan jaringan radio kognitif, yaitu untuk menentukan status spektrum dan aktivitas pengguna utama secara berkala, dengan menggunakan metode matched filter detector dan energy detector sebagai pembandingnya. Hasil dari kinerja spectrum sensing berdasarkan simulasi, menunjukan kinerja matched filter detector membutuhkan SNR = 15 dB untuk mencapai probability detection (Pd) sebesar 100%, dengan probability false alarm sebesar 0,01, sedangkan energy detector hanya membutuhkan SNR = 14,2 dB. Secara keseluruhan untuk deteksi sinyal yang optimal kinerja matched filter detector tidak lebih baik dibanding kinerja energy detector.Kata kunci: spectrum sensing, radio kognitif, probability detection, matched filter detector, energy detector.ABSTRACTThe evolution of wireless systems and current technology has made a huge impact on society. However, at the same time the management and utilization of spectrum scarcity is not efficient. Cognitive Radio is a new paradigm in designing wireless communication system that aims to improve the utilization of the radio frequency spectrum (RF) and reduce to a minimum the scarcity of spectrum. Spectrum sensing is a major step that will allow the cognitive radio networks, namely to determine the status of the spectrum and activity of the primary user at regular intervals, using the method of matched filter detector and energy detector as a comparison. The results of the performance spectrum sensing based on simulations, indicates the performance matched filter detector requires SNR = 15 dB to achieve detection probability (Pd) of 100%, with a probability of false alarm of 0.01, whereas energy detector only requires SNR = 14.2 dB. As a whole for optimum signal detection performance of matched filter detector is not better than the performance of energy detector.Keywords: spectrum sensing, cognitive radio, probability detection, matched filter detector, energy detector.
Kinerja Spectrum Sensing Dengan Metode Cyclostationary Feature Detector Pada Radio Kognitif CAHYO, HENDRY; ARYANTA, DWI; ARMI, NASRULLAH
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 1, No 1: Published January - June 2013
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v1i1.26

Abstract

ABSTRAKPerkembangan dalam dunia telekomunikasi nirkabel terutama spektrum frekuensi adalah hal yang perlu mendapatkan perhatian penting. Spektrum frekuensi merupakan sumber daya yang terbatas, penggunaannya harus dilakukan secara efisien dan se-maksimal mungkin. Penelitian ini membahas teknik spectrum sensing pada radio kognitif untuk menghadapi masalah keterbatasan penggunaan spektrum frekuensi. Radio kognitif merupakan sistem radio cerdas yang bisa mengatur parameternya seperti frekuensi kerja, daya pancar, dan skema modulasi secara optimal dalam melakukan proses komunikasi. Spectrum sensing merupakan teknik untuk memaksimalkan penggunaan spektrum frekuensi. Penelitian ini membandingkan kinerja metode cyclostationary feature detection dan metode energy detection pada teknik spectrum sensing menggunakan software matlab sehingga dapat diketahui bahwa kinerja cyclostationary feature detection untuk nilai Pd = 0,85 lebih handal sebesar 0,2 untuk fungsi probability of false dan lebih handal sebesar 2 dB untuk fungsi signal to noise ratio daripada energy detection.Kata kunci: radio kognitif, spectrum sensing, cyclostationary feature detection, energy detection, probability of false alarm. ABSTRACTDevelopments in the world of wireless telecommunications specially frequency spectrum is an important thing to get attention. Frequency spectrum is afinite resource, its use must be efficiently and as maximum as possible. This study discuss the technique of spectrum sensing in cognitive radio to faces the problem using restrictiveness of frequency spectrum. Cognitive radio is a smart radio system that can adjust its parameters like work frequency, emission power, and modulation scheme are optimal in the communication process. Spectrum sensing is a technique to maximize the use of the frequency spectrum. This study compared performance of cyclostationary feature detection methodh with energy detection methodh in spectrum sensing technique using matlab software so ascertainable that cyclostationary feature detection performance for Pd value 0,85 better about 0,2 for probability of false alarm function and better about 2 dB for signal to noise ratio function than energy detection.Keywords:  cognitif radio, spectrum sensing, cyclostationary feature detection, energy detection, probability of false alarm.
Telemedicine and AI in Occupational Skin Disease Management: A Contemporary Review Purwoko, Reza Yuridian; Muliadi, Jemie; Roestam, Rusdianto; Wan Sen, Tjong Wan Sen; Pamungkas, Lukas Sangka; Nugroho, Anto Satriyo; Armi, Nasrullah; Supriyadi, Muhamad Rodhi; Melati, Rima; Alfaqih, Muhammad Subhan; Montolalu, Ivan Adrian; Ruhdiat, Rudi; Ferianasari, Inneke Winda; Aryanti, Evy Aryanti; Saputra, Silvan; Asmail, Asmail; Rahayaan, Manuela; Hi Rauf, Siti Nuraini
FIRM Journal of Management Studies Vol 8, No 2 (2023): FIRM JOURNAL OF MANAGEMENT STUDIES
Publisher : President University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33021/firm.v8i2.5802

Abstract

Occupational skin diseases present significant challenges to workplace health, impacting both productivity and quality of life. The integration of telemedicine and artificial intelligence (AI) has transformed dermatological care by facilitating remote consultations, enabling early diagnosis, and supporting continuous monitoring. The COVID-19 pandemic has accelerated the adoption of digital health solutions, underscoring their potential to enhance accessibility and efficiency in occupational dermatology.AI-driven innovations, including machine learning algorithms and wearable technologies, have further improved diagnostic accuracy and patient management. However, challenges such as healthcare disparities, technological limitations, and workplace-specific factors continue to hinder widespread implementation. This review explores the evolving role of telemedicine and AI in managing occupational skin diseases, highlighting key challenges, emerging opportunities, and policy considerations for enhancing workplace health outcomes.
Sistem Pertanian Terpadu Skala Mikro Berbasis Iot Pada Ayam Petelur Alsha, Nando Irawan; Muayyadi, Achmad Ali; Armi, Nasrullah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian tradisional masih dilakukan dengan pengolahan dan pemantauan terhadap komoditas yang dibudidayakan secara manual sehingga menyebabkan kurangnya efektifitas dan efisiensi waktu dan sumber daya. Telur ayam merupakan salah satu komoditas pangan tertinggi yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di indonesia karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan menjadi sumber protein utama selain ikan dan daging. Dengan ini dapat dibuat sebuah sistem pertanian terpadu skala mikro berbasis IoT yang dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi penggunaan waktu dan sumber daya. Dalam pengelolaannya pada sektor peternakan akan dilakukan monitoring dan controlling terhadap nilai suhu pada kandang Ayam petelur. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan sistem dapat menyalakan kipas pendingin secara otomatis pada saat kondisi suhu >25oC dan akan berhenti menyala pada kondisi suhu <25oC. Monitoring kondisi kadar Gas Amonia pada kandang untuk mengetahui kebersihan kondisi kandang, serta melakukan controlling pemberian pakan secara otomatis berdasarkan waktu. Melalui penggunaan IoT, sistem peternakan ini dapat memberikan informasi yang akurat secara realtime sehingga kontrol pada alat dapat bekerja sesuai dengan kondisi yang sedang terjadi. Dalam implementasinya, sistem pertanian terpadu skala mikro berbasis IoT ini juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Sumber daya yang digunakan oleh salah satu sektor juga berasal dari sektor yang lain (sharing resources). Hal ini diharapkan mampu mengurangi penggunaan lahan sekaligus mengurangi penggunaan sumber daya agar efektif dan efisien. Kata kunci : Pertanian, Ayam Petelur, Telur, Suhu, Amonia, IoT.
Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu Skala Mikro Berbasis IoT pada Front-End Website Lestari, Wina Ayu; Muayyadi, Achmad Ali; Armi, Nasrullah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Website pada Sistem Pertanian Terpadu Skala Mikro Berbasis IoT mengintegrasikan Sektor Pertanian, Peternakan, dan Perikanan dalam satu sistem infoemasi. Pengguna dapat memantau dan mengontrol budidaya secara real-time melalui website tersebut. Penelitian ini menguji kemudahan penggunaan, responsivitas, dan kecepatan pemuatan website. Angket Google Form diisi oleh 79 responden untuk mengevaluasi kemudahan penggunaan. Mayoritas responden memberikan penilaian baik terhadap tampilan, kemudahan menemukan informasi, kejelasan konten, tata letak, gambar, fitur-fitur, instruksi, dan panduan penggunaan. Namun, perbaikan diperlukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Pengujian responsivitas menggunakan Inspect pada browser menunjukkan bahwa website responsif pada berbagai ukuran layar. Semua elemen dan konten tetap terlihat baik, navigasi mudah, dan teks serta gambar jelas. Pengujian kecepatan dengan Lighthouse dan Hostinger menunjukkan performa yang baik dalam kategori Performance. Meskipun demikian, aksesibilitas beberapa halaman perlu diperbaiki. Website pada Sistem Pertanian Terpadu Skala Mikro Berbasis IoT telah memenuhi spesifikasi kemudahan penggunaan, responsivitas, dan kecepatan pemuatan yang baik. Perbaikan masih diperlukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Kata kunci: IoT, Website, Kemudahan Penggunaan, Responsivitas, Kecepatan Pemuatan.
Sistem Pertanian Terpadu Skala Mikro Berbasis Iot Pada Ikan Lele Estiningtyas, Aurellia Kartika; Muayyadi, Ir. Achmad Ali; Armi, Nasrullah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan lele merupakan salah satu kegiatan membutuhkan waktu dan tenaga. Monitoring dan controlling yang dilakukan terhadap kekeruhan, pH air dan pemberian pakan ikan pada budidaya ikan lele masih dilakukan secara manual sehingga menyebabkan kurangnya efektifitas, efisiensi waktu, dan membutuhkan lebih banyak sumber daya. Berdasarkan permasalahan yang ada, sebuah sistem pertanian terpadu skala mikro berbasis IoT dibuat. Pengelolaan pada sektor perikanan akan dilakukan monitoring dan controlling pada kekeruhan air, dan pemberian pakan otomatis. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pada air kolam ikan lele saat pH berada diluar rentang 6.5 hingga 8.5 atau kondisi kekeruhan air berada diatas 50 NTU (Nephelometric Turbidity Unit) maka sirkulasi atau pengurasan air akan aktif secara otomatis. Sirkulasi atau pengurasan air dilakukan dengan mengeluarkan air pada kolam ikan lalu memasukan air bersih yang baru pada kolam ikan. Pemberian pakan yang dilakukan secara otomatis juga dapat dilakukan berdasarkan waktu yang telah ditentukan yaitu pada pukul 08.00 dan 16.00 pakan ikan akan keluar dari wadah penampungan pakan. Penerapan Internet of Things pada sistem yang dibuat mampu memberikan kemudahan dalam monitoring dan controlling bagi pembudidaya. Kata kunci: Perikanan, Lele, pH, Kekeruuhan, Pakan, IoT.
Perancangan Back-End Website Pada Sistem Pertanian Terpadu Skala Mikro Berbasis Iot Yulianto, Rivo Dwi; Muayyadi, Ir. Achmad Ali; Armi, Nasrullah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi begitu pesat pada saat sekarang ini. mengakibatkan hampir semua orang memiliki akses terhadap internet. hal tersebut menyebabkan pergeseran sumber informasi utama setiap warga negara Indonesia. Ketika sebelum adanya internet semua orang mendapatkan informasi melalui media informasi konvensional. Namun sekarang semua orang bisa mendapatkan informasi terbaru secara cepat menggunakan internet. Salah satu bentuk sumber informasi di internet adalah website. Sehingga hal ini melatarbelakangi pembuatan sebuah sistem informasi realtime untuk mengintegrasikan Sistem Pertanian Terpadau Skala Mikro Berbasis IoT ini. Website ini akan menampung semua informasi yang telah dikumpulkan oleh sensor pada setiap sektor. Informasi ini akan dapat dilihat dan diakses oleh pengguna melalui website secara realtime. Selain dapat menampilkan nilai – nilai pembacaan sensor secara realtime terdapat juga informasi mengenai setiap kontrol yang terdapat pada setiap sektor. Pada menu kontrol ini juga terdapat kontrol manual, sehingga memungkinkan pengguna mengaktifkan dan menonaktifkan kontrol secara manual apabila dikehendaki. Website diuji dengan menggunakan wireshark untuk mendapatkan nilai quality of service. Karena pengujian keberhasilan integrasi website dan mikrokontroller dilakukan pada pengujian sektor – sektor yang terlibat. Dengan adanya website ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, efektifitas, serta sumber daya pada pertanian bayam, peternakan ayam, serta budidaya lele. Kata kunci: Website, Realtime, Quality of Service, Integrasi.
Penerapan Teknologi Internet of Things (IoT) pada Budidaya Akuaponik Ikan Patin Isnanta, Rafif Tian; Muayyadi, Achmad Ali; Armi, Nasrullah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuaponik merupakan gabungan dari sistem hidroponik dan akuakultur, yang memanfaatkan lahan sempit secara optimal dengan menggabungkan budidaya ikan dan tanaman. Namun, sistem akuaponik memiliki beberapa tantangan seperti pemberian pakan ikan noktural, pengelolaan suhu dan pH air, serta kebutuhan akan pemantauan kualitas air yang berkelanjutan agar dapat mendukung kelangsungan hidup ikan dan tanaman. Teknologi Internet of Things (IoT) diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan budidaya ikan dan tanaman. Dengan IoT, pemantauan real-time dan pengontrolan otomatis terhadap kualitas air dan pakan ikan dapat dilakukan, sehingga membantu petani dalam menjaga stabilitas ekosistem akuaponik. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ikan patin dan tanaman pakcoy, serta mencegah masalah yang dapat menyebabkan kegagalan panen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sistem akuaponik yang dilengkapi dengan berbagai sensor (pH, turbidity, TDS, LDR, dan ultrasonik) untuk memantau kualitas air dan lingkungan tanaman serta ikan. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang mengirim dan menerima data ke API dan Firebase Realtime Database. Kata kunci : Akuaponik, Ikan Patin, Internet of Things (IoT), Pakcoy.
Perancangan Sistem Transmisi Data Kesehatan Mobil Menggunakan DHT22 Wiko, Bimo; Muayyadi, Achmad Ali; Armi, Nasrullah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The design of a data transmission system for monitoring vehicle health is highly relevant to the advancement of modern automotive technology, particularly in enhancing driving safety through the detection of potential hazards and rapid response to emergency situations. Vehicles equipped with various sensors, such as caliper temperature, engine temperature, vehicle emissions, and transmission temperature, generate data that can be integrated to improve the intelligence and performance of the vehicle. This intelligent data transmission system is designed to monitor vehicle conditions in real-time, provide accurate information, and facilitate anomaly detection, thereby reducing traffic accidents caused by vehicle malfunctions or abnormal conditions. Testing has shown that the system functions effectively, with average transmission temperatures of 28℃ when idle and 70℃ when moving, engine temperatures of 54℃ when idle and 81℃ when moving, and caliper temperatures of 27℃ when idle and 31℃ when moving. Vehicle emissions were recorded at 946 ppm when idle and 1235 ppm when the vehicle was in motion. Further development should focus on managing the temperature of the ESP32 microcontroller, ensuring sensor durability in various conditions, and enhancing the device's longevity. Additionally, adding sensors and improving the software to monitor additional health parameters are necessary to increase efficiency and user-friendliness, making this system a crucial contribution to maintaining vehicle health and safety in the future. Keyword: Blynk, Health, Microcontroller, Monitoring, Sensor.
Alat Pendeteksi Gas Buang Mobil Menggunakan Sensor MQ-135 Armanda, Ridho; Muayyadi, Achmad Ali; Armi, Nasrullah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan sistem alat pendeteksi gas buang mobil untuk memantau emisi yang dikeluarkan dari saluran pembuangan pada mobil, dengan fokus utama pada kesehatan mobil dengan beberapa aspek keselamatan berkendara. Pengukuran dilakukan dengan memasang perangkat di arah pembuangan bahan bakar dan mengukur jenis atau jumlah gas yang dibuang secara real-time, sehingga pengendara mendapatkan informasi yang cepat dan akurat. Data yang diperoleh akan ditampilkan secara visual pada Blnyk cloud. Untuk rata-rata emisi mobil yang terukur sebesar 946 ppm saat idle dan 1235 ppm saat berjalan. Untuk pengembangan lebih lanjut beberapa aspek perlu diperhatikan seperti pengelolaan suhu pada mikrokontroler ESP32, ketahanan sensor terhadap berbagai kondisi medan dan suhu, serta peningkatan daya tahan perangkat untuk memastikan operasi jangka panjang tanpa penurunan kinerja. Kata kunci — Mobil, Monitoring, Pemantauan, Sensor.
Co-Authors A. Ali Muayyadi Abba Ari, Ado Adamou Achmad Ali Muayyadi Adam Kusumah Firdaus Agus Subekti Alfaqih, Muhammad Subhan Alghiffari, Muhammad Irfan Aloysius Adya Pramudita Alsha, Nando Irawan Amine Adoum, Bakhit Aminuddin Rizal Andri Fachrur Rozie Andria Arisal Angga Wijaya Anto Satriyo Nugroho, Anto Satriyo Arie Setiawan Armanda, Ridho Arumjeni Mitayani Aryanti, Evy Aryanti Asih Setiarini Asmail, Asmail BAYU ANGGA, BAYU Bin Ali Wael, Chaeriah Budi Prawara Budiman Putra Asmaur Rohman Chaeriah Bin Ali Wael Chaeriah Bin Ali Wael, Chaeriah Bin Dayat Kurniawan Dayat Kurniawan Dharu Arseno DWI ARYANTA Estiningtyas, Aurellia Kartika Fajri Darwis Ferianasari, Inneke Winda Fiky Y. Suratman Galih Nugraha Nurkahfi Ghifary, Hilmi Rifa Hamdani, Nizar Alam Hana Arisesa Helfy Susilawati HENDRY CAHYO, HENDRY Hi Rauf, Siti Nuraini Indrawijaya, Ratna Isnanta, Rafif Tian Latukolan, Merlyn Inova Christie Lestari, Wina Ayu Mardiana, Vita Awalia Marius Fidel, Faitchou Mochamad Mardi Martadinata Montolalu, Ivan Adrian Moungache, Amir Mourad Gueroui, Abdelhakh Muayyadi, Achmad Aly Muhamad Fauzan Muliadi, Jemie Nurkahfi, Galih Nugraha Omar Saeed Al Mushayt Pamungkas, Lukas Sangka Prasetyo Putranto Purwoko, Reza Yuridian Rahayaan, Manuela Rendra Dwi Firmansyah Rico Dahlan Rima Melati Ros Sariningrum Ruhdiat, Rudi Rusdianto Roestam Ruslan, Dimas Anugrah Salita Ulitia Prini Salita Ulitia Prini Samafou, Faustin Saputra, Silvan Satyawan, Arief Suryadi Sopyan Setiana Sudirja Sudirja Sulaksono Priyo Sulistyaningsih Sulistyaningsih Supriyadi, Muhamad Rodhi Suryadi Satyawan, Arief Suyoto Suyoto Suyoto Suyoto Taufiqqurrachman Taufiqqurrachman Vita Awalia Mardiana Wajeb Gharibi Wan Sen, Tjong Wan Sen Wiko, Bimo Winy Desvasari Winy Desvasari Yulianto, Rivo Dwi