Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Laporan Pelaksanaan Model Pembelajaran Project Based Learning Pendekatan Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Motivasi Siswa Pada Materi Rantai Makanan Pada Kelas V SD Negeri 2 Dono Arum Widianto, Tri; Fauzi, Amin
Mandalika Journal of Community Services Vol. 2 No. 2 (2025): Mandalika Journal of Community Services (In-Press)
Publisher : Penerbit Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/mjcs.v2i2.167

Abstract

Penelitian ini mengembangkan dan menerapkan model Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan berdiferensiasi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi rantai makanan di SD Negeri 2 Dono Arum. Melibatkan 32 siswa kelas V selama satu semester, penelitian ini mencakup perencanaan, implementasi enam tahap PjBL dengan diferensiasi, dan evaluasi hasil belajar. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman konsep rantai makanan sebesar 85%, motivasi belajar 82%, keterampilan kolaborasi 78%, serta 90% siswa menyelesaikan proyek sesuai target. Kendala seperti perbedaan kecepatan belajar dan keterbatasan sumber belajar diatasi melalui pengelompokan fleksibel dan pemanfaatan sumber digital. Kesimpulannya, PjBL berdiferensiasi efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar, didukung oleh perencanaan matang, diferensiasi sesuai kebutuhan siswa, dan monitoring berkelanjutan. Rekomendasi meliputi pengembangan bank proyek, peningkatan kompetensi guru, dan optimalisasi teknologi dalam pembelajaran.
IMPLEMENTASI TEORI HUMANISTIK TERINTEGRASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA SISWA KELAS 1 Widianto, Tri; Fauzi, Amin
Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol 3 No 1 (2025): Mandalika Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Mandalika Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jipb.v3i1.89

Abstract

Dalam konteks ini, implementasi teori humanistik berfokus pada pendekatan pembelajaran yang menekankan aspek psikologis dan emosional siswa, sementara pembelajaran diferensiasi bertujuan untuk menyediakan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan individu setiap siswa.Teori humanistik dalam pendidikan menekankan pentingnya memahami kebutuhan psikologis dan emosional siswa sebagai landasan utama dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini memandang bahwa setiap individu memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang secara optimal jika diberikan lingkungan belajar yang mendukung, penuh kasih sayang, dan memperhatikan aspek individualitas. Pembelajaran diferensiasi adalah pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk mengakomodasi perbedaan individual di antara siswa. Tujuan dari pembelajaran diferensiasi adalah untuk memastikan bahwa setiap siswa menerima bantuan dan tantangan sesuai dengan tingkat kemampuan mereka, minat, gaya belajar, dan kebutuhan lainnya.Integrasi teori humanistik dengan pembelajaran diferensiasi pada siswa kelas 1 dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, mendukung pertumbuhan pribadi, serta memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi setiap individu. Dengan memperhatikan aspek psikologis dan emosional siswa sejalan dengan memberikan pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, implementasi ini dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, serta hasil akademik mereka.Dengan demikian, Implementasi Teori Humanistik Terintegrasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Siswa Kelas 1 merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berpusat pada kebutuhan individu.
IMPLEMENTASI TEORI HUMANSTIK DALAM MENINGKATKAN SELF CONFIDENT PADA KEMAMPUAN LITERASI PESERTA DIDIK SD Hastuti, Dini Dwi; Fauzi, Amin
Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol 2 No 1 (2024): Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Mandalika Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jipb.v2i1.90

Abstract

Penelitian ini membahas tentang implementasi Teori Humanistik dalam meningkatkan rasa percaya diri/ self confident peserta didik dalam kemampuan literasi di UPTD SD Negeri Adiluhur. Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia karena memengaruhi perkembangan kepribadian individu. Dalam situasi begini teori Humanistik menekankan pada pengembangan diri, pemahaman fenomena, dan keberanian dalam proses belajar. Guru memegang peran kunci dalam mendukung peserta didik agar dapat tampil percaya diri dan belajar dengan penuh semangat. Pendidikan Humanistik dianggap sebagai metode yang efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Dengan pendekatan ini, peserta didik dapat lebih mudah menyerap informasi, mengembangkan kreativitas, dan merasakan kegembiraan dalam proses belajar-mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana penerapan Teori Humanistik dapat meningkatkan kemampuan literasi dan rasa percaya diri peserta didik di kelas II. Dengan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan inspiratif, peserta didik didorong untuk berekspresi secara bebas, berpartisipasi aktif, dan mengembangkan sikap positif terhadap pembelajaran. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang pentingnya mengintegrasikan prinsip-prinsip Humanistik dalam dunia pendidikan guna memberdayakan peserta didik, meningkatkan kemampuan literasi mereka, serta memperkuat rasa percaya diri dalam proses belajar. Diharapkan temuan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan pribadi peserta didik di sekolah dasar.
Implementasi Budaya Piil Pesenggiri di SDN 1 Lehan untuk Menumbuhkan siswa Profil Pelajar Pancasila Ester, Ester; Fauzi, Amin
Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol 2 No 1 (2024): Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Mandalika Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jipb.v2i1.94

Abstract

Peristiwa karakter anak Indonesia yang kian menyimpang menjadi perhatian khusus bagi penulis pemerhati pendidikan, Banyak masalah social terjadi di lingkungan sekolah seperti Pembulian,perundungan karena minimnya penerapan pendidikan karakter ,murid berkata kasar dan suka melawan,membentak guru. Dengan Penerapan Budaya Piil Pesengiri dalam pendidiakan dapat menjadi landasan bagi peserta didik untuk mengembangkan kepribadian positif, sesuai dengan Nilai-nilai luhur Pancasila. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,studi dokumen di lingkungan SDN 1 Lehan.Penerapan budaya Piil Pesenggiri telah dilakukan melalui kegiatan upacara bendera, gotong royong,pembelajaran di kelas,pergaulan siswa dengan lingkungan di sekolah dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya tersebut. Pendekatan kooperatif dan kolaboratif dalam pembelajaran terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai Piil Pesenggiri karena menekankan kerja sama, saling menghormati dan kepedulian antar siswa.Data Tersebut akan dianalisis secara sistematis untuk mengindentifikasi Nilai-nilai Piil Pesengiri dapat di intergrasikan kedalam strategi Penerapan karakter siswa .Subyek Penelitian melalui kerja sama Dewan guru SDN 1 lehan,Murid dan masyarakat sekitarnya. Melaui observasi tersebut peneliti bagaimana guru menginintergrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam proses belajar mengajar dan bagaimana siswa menyikapinya, mengamalkanya dalam aktivitas sehari-hari .Dengan bantuan wawancara,peneliti dapat lebih memahami tantangan dan peluang penerapan Nilai-nilai Budaya lokal dalam pendidikan karakter dan strategi efektif untuk mengatasinya. Harapannya ,Hasil penelitian ini dapat mendorong integritasi Nilai-nilai budaya lokal dalam pendidikan karakter,meningkatkan kesadran murid akan pentingnya melestarikan,menghargai budaya lokal, serta menjadi acuan pengembangan budaya tersebut.salah satu model pendidikan karakter,Kontektual dan relevan dengan kearifan lokal Lampung.
PENGARUH TEORI BELAJAR COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Siregar, Khalida Ziah; Fauzi, Amin
Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol 1 No 1 (2023): Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Mandalika Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jipb.v1i1.97

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SDN No. 100900 Gunungtua Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara pada pembelajaran bangun datar menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe two stay two stray. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar peserta didik, peningkatan kemampuan pemahaman matematis peserta didik serta mengetahui pengaruh dari model cooperative learning tipe two stay two stray terhadap pemahaman matematis peserta didik. Hal ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang terjadi di Sekolah Dasar, yaitu kurangnya kemampuan pemahaman matematis yang dialami oleh peserta didik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimental). Kelas IVA sebagai kelas kontrol dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yakni tes berupa pretest dan posttest kemampuan pemahaman matematis serta non tes berupa lembar observasi peserta didik. Pretest kemampuan pemahaman matematis peserta didik setara. Peningkatan kemampuan pemahaman matematis kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Selain itu aktivitas peserta didik menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe two stay two stray mengalami peningkatan setiap pertemuan yaitu diperoleh persentase 69% dengan kategori baik pada pertemuan pertama, 79% dengan kategori sangat baik pada pertemuan kedua, 81% dengan kategori sangat baik pada pertemuan ketiga, dan 92% dengan kategori sangat baik pada pertemuan keempat. Pengaruh model pembelajaran cooperative learning tipe two stay two stray terlihat dari hasil uji regresi menggunakan software SPSS 21 memiliki pengaruh.
PENGARUH PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE TIMES GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD Dalimunthe, Putri Camelia; Fauzi, Amin
Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol 2 No 1 (2024): Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Mandalika Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jipb.v2i1.98

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Matematika sehingga diterapkan model pembelajaran yaitu Teams Games Tournament (TGT) pada materi pokok pecahan sederhana di kela II SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan kooperatif tipe Times Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen kuantitatif dengan design One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 100590 Air Kanan yang berjumlah 18 orang yang terdiri dari 10 laki-laki dan 8 perempuan. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah tes. Sebelum penelitian, dilakukan uji instrumen dengan menguji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, daya beda. Sedangkan untuk mengetahui hasil belajar siswa digunakan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 20 soal. Berdasarkan hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa dari jumlah siswa 18 orang rata-rata nilai pretest adalah 54,4 sedangkan rata-rata nilai postest adalah 85,5, hal ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar. Untuk menguji hipotesis penelitian digunakan Uji-t. Dan dari hasil pengujian hipotesis menunjukan Ho ditolak dan H1 diterima dengan hasil thitung > ttabel =13,69 > 1,745. Berdasarkan analisis data di atas dapat disimpulkan Ada pengaruh pendekatan kooperatif tipe times games tournament (TGT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SDN 100590 Air Kanan. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi: “Ada pengaruh pendekatan kooperatif tipe times games tournament (TGT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SD SDN 100590 Air Kanan Kecamatan Dolok Sigompulon Kabupaten Padang Lawas Utara” diterima.
PENGARUH PTN-BH TERHADAP MOTIVASI KERJA TENAGA KEPENDIDIKAN Fauzi, Amin; Shoffa, Shoffan
Edum Journal Vol. 7 No. 2 (2024): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v7i2.270

Abstract

Artikel ini mengkaji pengaruh status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) terhadap motivasi kerja tenaga kependidikan. PTN-BH diberikan otonomi yang lebih besar dalam pengelolaan sumber daya manusia, yang berdampak pada kebijakan penggajian, pengembangan karir, dan budaya kerja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di beberapa PTN-BH di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otonomi dan kebijakan yang diterapkan di PTN-BH secara signifikan mempengaruhi motivasi tenaga kependidikan, berkontribusi pada peningkatan kualitas Pendidikan.
National Education Paradigm Ahmad Tafsir Perspective Aslamiyah, Mauldia; Fauzi, Amin
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 22 No 1 (2025): PARADIGMA Journal of Science, Religion and Culture Studies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/paradigma.v22i1.10464

Abstract

This article examines Ahmad Tafsir's views on the national education paradigm aimed at enlightening the nation's life and building Indonesia fully integrated with religious values. The type of research used is library research, and the data sources in this study are taken from relevant books and journals. From the review of books and journals, an explanation according to Ahmad Tafsir can be obtained that education in Indonesia must be based on the paradigm of faith, where faith-based education shapes character and enhances the nation's morals, as well as emphasizes the importance of integrating moral and scientific values into the education system. Faith becomes the core of the curriculum based on God the Almighty, which is the national education goal to shape students' character and noble morals in the educational process. According to Ahmad Tafsir, the education curriculum has three main pillars: moral, knowledge, and artistic skills. By prioritizing morality as the core of education, this paradigm also drives change and meets the needs of society in the face of global challenges, ensuring adherence to religious values and rooting all activities in faith. Thus, faith is the core of Pancasila, faith is the core of the 1945 Constitution, and faith is the core of national education.
Pengaruh Pendekatan Open Ended Berbasis Etnomatematika Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Tambunan, Lois; Fauzi, Amin; Sitompul, Pardomuan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v9i2.3934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh pendekatan Open Ended berbasis Etnomatematika terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Pendekatan Open Ended yang dipadukan dengan nilai-nilai etnomatematika berfokus pada pemecahan masalah yang memungkinkan siswa untuk menghasilkan berbagai solusi dan cara berpikir, sekaligus mengaitkan konsep matematika dengan budaya lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian yaitu siswa di SMA Negeri 1 Siantar yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diterapkan pendekatan Open Ended berbasis Etnomatematika di kelas X-2, dan kelompok kontrol yang menggunakan pendekatan konvensional di Kelas X-3. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kreatif dan dianalisis menggunakan uji t untuk melihat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan berpikir kreatif siswa yang diberi perlakuan dengan pendekatan Open Ended berbasis Etnomatematika dibandingkan dengan kelompok kontrol. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya pemahaman matematika siswa, tetapi juga meningkatkan kreativitas mereka dalam memecahkan masalah. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pendekatan Open Ended berbasis Etnomatematika diterapkan dalam pembelajaran matematika untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa secara lebih optimal.
Efektivitas Program Beasiswa Bidikmisi di Universitas Negeri Surabaya Fauzi, Amin; Astuti, Dwi Harmani; H, Samsuruhuda
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, April 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v4n2.p102-112

Abstract

The focus of the study is to determine the effectiveness of ˜Bidikmisi scholarship program implementation at Universitas Negeri Surabaya (Unesa). This qualitative research uses a case study approach to find wider and deeper understanding of the data collected. The data collection methods are through interviews, observations, and documentations. Research data is then analysed to define the efficacy of ˜Bidikmisi at Unesa. The results of the study imply that Unesa has implemented government policy to provide access to higher education to people with low economic backgrounds. The effectiveness of ˜Bidikmisi at Unesa is based on the accomplishment of the program objectives, explicitly (1) equitable access to education, (2) numbers of on time graduates, and (3) students increasing achievements. The result of the research data analysis has shown that Bidikmisi program is effectively implemented at Unesa. Factors inhibit to the enactment of the program at Unesa are the lack of coordination between the program managers and related units, less information to Bidikmisi recipients, incomplete monitoring and evaluation process, and less committed Bidikmisi recipients to their individual responsibility.