Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of Architecture, Landscape

Identifikasi Elemen dan Pola Ruang pada Taman Tunjuk Ajar Integritas di Kota Pekanbaru Fallah; Rifda Syofiana; Morian Saspriatnadi; Muhammad Rijal; Mira Dharma Susilawaty
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Terbuka Hijau merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen dan pola ruang dan memberikan informasi lebih lanjut mengenai kekurangan dan kelebihan terkait penggunaan elemen dan pola ruang pembentuk pada Taman Tunjuk Ajar Integritas di Kota Pekanbaru. Data yang diperoleh pada penelitian ini didapat melalui survei, observasi, wawancara, dan studi pustaka dengan metode pendekatan yang bersifat kualitatif dan komprehensif. Hasil identifikasi elemen dan pola ruang pada Taman Tunjuk Ajar Integritas dapat disimpulkan terdapat keselarasan antara kondisi tapak dengan penerapan bentuk elemen buatan pada taman. Taman Tunjuk Ajar Integritas didominasi oleh area hijau berupa pohon-pohon dan juga perdu sebagai elemen softscape serta dominasi jalan setapak sebagai sarana yang mawadahi pengunjung untuk beraktivitas pada taman sebagai bagian dari hardscape taman. Fungsi dan konsep pada taman juga memiliki keterkaitan ditandai dengan konsep “Go Green” yang diterapkan pada Taman Tunjuk Ajar Integritas di Kota Pekanbaru. Yang lebih mengedepankan kesan alami sesuai konsep dan fungsi dari area taman ini sebagai area terbuka hijau (RTH).
Perancangan Hotel dengan Pendekatan Arsitektur Tepian Air di Taluk Kuantan, Kuantan Singingi Astri nadira, Nur; Rijal, Muhammad; Saspriatnadi, Morian
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia dikenal dengan keanekaragaman wisata dan budaya yang kaya, termasuk Kabupaten Kuantan Singingi yang memiliki potensi pariwisata unggulan, khususnya festival Pacu Jalur yang sangat diminati wisatawan lokal maupun mancanegara. Lonjakan jumlah wisatawan memunculkan kebutuhan akomodasi yang memadai, namun belum terdapat hotel berbintang di wilayah ini. Oleh karena itu, dirancanglah hotel berbintang tiga di Taluk Kuantan dengan pendekatan Arsitektur Tepian Air. Desain hotel ini mengusung konsep Serenity yang tercermin dari bentuk lengkung massa, pemilihan material alami, serta zonasi yang terintegrasi dengan lanskap tepi sungai. Prinsip arsitektur tepian air diterapkan melalui orientasi bangunan ke arah sungai, area publik yang terbuka, serta integrasi fungsi-fungsi rekreatif yang harmonis dengan alam. Penelitian ini menggunakan metode Case Study Research untuk mengkaji hotel serupa dan potensi lokal. Hasil rancangan diharapkan mampu menjawab kebutuhan akomodasi dan meningkatkan daya tarik pariwisata Kuantan Singingi secara berkelanjutan.
Perancangan Sentra Pengolahan Coconut Fiber Dengan Penerapan Sustainable Architecture Ahmad Khallaf Waliyullah; Saspriatnadi, Morian; Annisa, Laili Dwi
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indragiri Hilir merupakan penghasil kelapa terbesar di Indonesia dengan luas lahan 340.720 ha. Sekitar 75% penduduknya bergantung pada perkebunan kelapa. Masyarakat belum memanfaatkan sabut kelapa secara optimal. Untuk mengatasi limbah sabut kelapa, dirancang Sentra Pengolahan Coconut Fiber dengan Pendekatan Arsitektur Sustainable sebagai solusi keberlanjutan olahan limbah sabut kelapa melalui pengolahan, edukasi, dan rekreasi. Arsitektur sustainable bertujuan untuk menciptakan bangunan dan lingkungan binaan yang ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan energi, serta mendukung kesejahteraan manusia dalam jangka panjang. Selain sebagai tempat produksi, bangunan ini berfungsi sebagai pusat edukasi dan inovasi yang berkontribusi terhadap pengembangan sosial dan ekonomi masyarakat Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi kasus, strategi gabungan, dan kajian literatur. Dengan adanya perancangan ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam pengelolaan limbah sabut kelapa yang ramah lingkungan, sekaligus menjadi pusat inovasi dan edukasi masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan.
Perancangan Martial Art Center dengan Pendekatan Bioklimatik di Pekanbaru Mehdi Bazargan; Al Husaini, Muhd Arief; Saspriatnadi, Morian
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 3 No. 1 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni bela diri merupakan cabang olahraga yang terus berkembang secara global dan mengalami kemajuan pesat di Provinsi Riau, khususnya pada pencak silat, tinju, dan taekwondo. Namun, setelah dihentikannya Program PPLP pada 2021, fasilitas pembinaan atlet muda menjadi terbatas. Oleh karena itu, diperlukan perancangan Martial Art Center di Kota Pekanbaru yang mampu mewadahi berbagai cabang seni bela diri dalam satu kawasan terpadu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi lapangan, dan analisis studi kasus, dengan fokus pada fungsi ruang dan penerapan prinsip arsitektur bioklimatik. Tahapan perancangan mencakup identifikasi masalah, pengumpulan data, dan perumusan konsep berdasarkan iklim tropis Pekanbaru dan kebutuhan pengguna. Hasil desain menekankan pada ventilasi alami, secondary skin, dan vegetasi untuk menciptakan ruang yang nyaman dan hemat energi. Konsep self-defense dijadikan landasan filosofis dalam perancangan untuk menghasilkan lingkungan yang aman, responsif, dan mendukung performa atlet secara optimal.
Penerapan Arsitektur Simbolik pada Galeri Kerajinan Songket di Kota Pekanbaru Saspriatnadi, Morian; Dewi, Oriana Paramita; Naurah, Raisa
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 3 No. 1 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riau memiliki berbagai kekayaan kerajinan tradisional, salah satunya tenun songket yang memiliki nilai-nilai budaya dan sejarah pada setiap motifnya. Tenun songket menjadi salah satu produk unggulan dan bagian dari UMKM lokal Kota Pekanbaru. Namun pengembangan songket masih menghadapi berbagai kendala, termasuk keterbatasan fasilitas dan galeri yang kurang representatif. Oleh karena itu, dilakukan perancangan Galeri Kerajinan Songket sebagai sarana pelestarian, edukasi, dan pengenalan budaya songket kepada masyarakat dan wisatawan. Melalui pendekatan arsitektur simbolik, konsep pada perancangan ini yaitu “Motif Songket” untuk menciptakan ruang yang mampu menyampaikan makna dan cerita dari motif-motif budaya songket. Pendekatan arsitektur simbolik ini diterapkan pada massa bangunan, fasad, tata ruang, dan tapak. Galeri ini menerapkan motif tampuk manggis pada bangunannya, dan dikelilingi dengan fasad bermotif tapak catur yang bergelombang seperti kain.
Studi Komparasi Penerapan Elemen Arsitektur Melayu pada Rumah Lontiok Melayu Di Kampar Rahmadhani, Gita; Arfiana, Luthfika; Dewi, Oriana Paramita; Helen, Nurrul; Dwi Annisa, Laili; Kuswoyo, Indra; Saspriatnadi, Morian; Nugraha, Nurzahwa Dwita; Isnaini
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur tradisional Melayu diwujudkan dalam berbagai tipologi yang bervariasi antar wilayah. Rumah sebagai produk arsitektur memiliki hubungan erat dengan kehidupan manusia, sehingga tipologi arsitektur rumah secara tidak langsung dipengaruhi oleh pola perilaku pemiliknya. Rumah Lontiok merupakan salah satu bentuk arsitektur tradisional Melayu yang masih dapat dijumpai di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Kampar, yang dikenal kuat dengan budaya Melayunya. Di wilayah ini, masih terdapat masyarakat yang tinggal di rumah tradisional Lontiok. Namun, dinamika perilaku masyarakat modern turut memengaruhi perkembangan sosial dan budaya, termasuk dalam upaya pelestarian budaya Melayu di Kampar. Penelitian ini merupakan studi komparatif dua rumah Lontiok yang terletak di dua desa berbeda di Kabupaten Kampar, masing-masing dengan kondisi sosial dan lingkungan yang berbeda. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan penerapan arsitektur Melayu pada kedua rumah tersebut berdasarkan karakteristik tipologi arsitektur rumah tradisional Melayu. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pelestarian nilai-nilai arsitektur tradisional dalam konteks kehidupan masyarakat masa kini.