Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Organic System Talcott Parsons VS Utilitarianism Perspective in The Social Life System of Street Children Samiha, Yulia Tri; Riswanda, Jhon; Jaya, Andi Candra; Boty, Middya; Romadhan, Muhammad Fauzi; Wijaya, Agung
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 1 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i1.6382

Abstract

The phenomenon of street children in big cities, including Palembang City, is a complex social problem that requires special attention. These children generally come from poor or unstable families and are forced to work on the streets to survive or avoid dysfunctional home conditions. This study aims to analyze the social life system of street children through the perspective of Talcott Parsons' organic system and the perspective of utilitarianism. The method used is qualitative analysis based on interviews, street children's questionnaires, and Palembang City community questionnaires. Based on the organic system theory, street children are the result of family failure in providing social support and stability, thus encouraging children to meet their needs independently. Meanwhile, from the perspective of utilitarianism, although living on the streets is full of risks, these children can still feel happiness through freedom, autonomy, and the opportunity to earn their living. Thus, street children's existence is influenced by family failure and rational decisions that give them a sense of comfort and freedom outside the home, and economic factors strongly influence both.
Penerapan Metode Fuzzy Sugeno Untuk Optimalisasi Persediaan Pakaian Wijaya, Agung; Putri, Raissa Amanda
Bulletin of Computer Science Research Vol. 5 No. 5 (2025): August 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bulletincsr.v5i5.770

Abstract

In the fashion retail industry, inventory management is a major challenge due to fluctuating and unpredictable customer demand. Errors in inventory planning may lead to overstocking or stockouts, increased storage costs, and decreased customer satisfaction. This study aims to develop a decision support system using the Sugeno fuzzy logic method to optimize clothing inventory. The input variables consist of initial stock, incoming goods, and outgoing goods, which are processed through fuzzification, inference, and defuzzification stages to produce the predicted final stock. Experimental results show that the Sugeno fuzzy model achieves better accuracy compared to conventional methods, with a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 17.99%, equivalent to a prediction accuracy of 82.01%. The main contribution of this research lies in the application of the Sugeno fuzzy method to local fashion retail inventory management, which has generally been carried out manually. This approach enables the system to provide more precise stock recommendations, thereby helping stores reduce the risk of overstocking and stockouts, improve operational efficiency, and enhance business competitiveness.
PEMANFAATAN LIMBAH TONGKOL JAGUNG DAN SABUT KELAPA MENJADI PERABOTAN TAHAN API SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA SUKAMULYA Africano, Fernando; Apandi, Khairul; Wijaya, Agung; Islamia, Aulia; Rahma, Aulya; Ramadhani, Fanny; Fayadhilah, Muhammad Apta; Oktaviani, Nadya Sisil; Sartika, Putri; Ramadhani, Sigi Pegi; Rizki, Widya Selia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23811

Abstract

Perkebunan di Indonesia memiliki hasil berlimpah yang mengakibatkan penumpukan limbah di masyarakat setempat. Sementara itu, konsumsi massal bahan kayu untuk produksi perabotan telah menyebabkan deforestasi. Tingginya tingkat deforestasi telah berdampak signifikan pada ketahanan air, energi, keamanan pangan, kesehatan masyarakat, mata pencaharian, dan regulasi iklim. Salah satu konsekuensi dari deforestasi yang cepat adalah meningkatnya risiko kebakaran hutan, yang berkontribusi pada pemanasan global. Indonesia, yang kaya akan serat alam, memberikan peluang untuk memanfaatkan produk perkebunan ini sebagai pengisi dalam produksi papan komposit partikel. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah limbah perkebunan dengan menerapkan metodologi offline. Proses ini melibatkan beberapa tahap, termasuk survei lokasi dan sosialisasi kegiatan untuk mengedukasi masyarakat tentang produksi papan komposit. Berbagai strategi, seperti presentasi lisan langsung, pembuatan pamflet dan poster, demonstrasi program, pengumpulan limbah selama pertemuan, acara khusus, dan keterlibatan masyarakat, digunakan untuk memaksimalkan efektivitas inisiatif ini. Melalui pengabdian ini limbah tongkol jagung dan sabut kelapa didaur ulang dan diubah menjadi papan komposit partikel, yang dapat digunakan untuk membuat perabotan rumah tangga. Optimalisasi limbah perkebunan tidak hanya mengurangi masalah lingkungan, tetapi juga memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Pengabdian ini berkontribusi pada praktik pembangunan berkelanjutan dan menjadi model untuk pengelolaan limbah di daerah perkebunan lain yang kaya akan sumber daya.
ASISTENSI PEMBUATAN DOKUMEN LEGAL DAN ADMINISTRATIF PENDUKUNG KREDIT USAHA PADA UMKM Wijaya, Agung
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.480

Abstract

Asistensi pembuatan dokumen legal dan administratif pendukung kredit usaha pada UMKM sangat penting untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Pemenuhan dokumen legal dan pencatatan administrasi keuangan yang rapi dan sistematis menjadi syarat utama untuk menunjukkan kelayakan usaha secara formal. Pendekatan dilakukan melalui tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan meliputi pendampingan pendaftaran OSS untuk NIB, pembuatan NPWP, pelatihan pembukuan sederhana, dan penyusunan proposal kredit mikro. Hasil evaluasi menunjukkan mitra telah memperoleh dokumen legal lengkap, menerapkan sistem pembukuan rutin. Program ini meningkatkan literasi hukum dan keuangan, menjadikan UMKM siap kembangkan usaha dan akses pembiayaan produktif secara lebih mandiri.
Studi Optimasi Kinerja Sistem Pengeringan Berbasis Panel Surya Ditinjau dari Laju Pengeringan dan Efisiensi Termal Wijaya, Agung; Prasetyatama, Bintang Tegar; Anugrah, Muhammad Rizki; Saputra, Diego; Daniar, Rima; Kholidah, Nurul; Effendy, Sahrul; Febriana, Ida; Manggala, Agus
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1249

Abstract

Energi surya merupakan sumber daya terbarukan yang memiliki banyak potensi untuk digunakan. Dalam pemanfaatannya, energi surya dapat dikonversi menjadi energi listrik melalui panel surya. Salah satu distribusi energi listrik dari panel surya adalah penggunaan oven tenaga surya. Oven tenaga surya adalah alternatif yang efisien karena dapat mengatur stabilisasi suhu pengeringan, mengurangi resiko kontaminasi dari lingkungan dan ramah lingkungan karena mengurangi konsumsi energi dari sumber konvensional. Peralatan utama yang digunakan terdiri dari serangkaian alat pembangkit listrik tenaga surya dengan panel Monocrytaline dan Polycrytaline. Penelitian dimulai dengan mempersiapkan panel listrik dengan dijemur dibawah terik matahari untuk pengisian energi pada aki panel. Aki panel yang telah terisi penuh digunakan penyimpan energi selama proses pengeringan. Bahan akan dikeringkan pada variasi suhu 40oC, 50oC dan 60oC. Pada suhu 40°C, efisiensi termal tercatat sebesar 65,94%, dan meningkat menjadi 68,10% pada suhu 50°C, lalu mencapai 68,84% pada suhu 60°C.