Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pelapasan, Edukasi, dan Sosialisasi Konservasi Penyu di Pesisir Gumuk Kantong Banyuwangi  Adharani, Nadya; Nandya Fitri Rachmawati; Ghisella Ayu Rahmawati; Dewi Mutamimah; Siti Tsaniyatul Miratis Sulthoniyah
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Том 5 № 2 (2025): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/bakti.5.2.46-55

Abstract

Pantai Gumuk Kantong Banyuwangi merupakan salah satu destinasi wisata di Banyuwangi yang tiga tahun belakang ini terkenal. Salah satu spot yang sering dikunjungi wisatawan adalah area konservasi penyu yang dikelola Pokdarwis Gumuk Kantong. Dalam tiga tahun terkahir ini upaya dilakukan dalam pengembangan konservasi penyu, salah satunya adalah pengadaan sarana dan prasarana tempat penyimpanan telur penyu. Namun masalah yang masih dihadapi Pokdarwis adalah kesadaran masyarakat setempat dan pengunjung yang hadir (wisatawan) dalam menjaga, melindungi, dan upaya melestarikan penyu agar populasinya tetap ada. Melalui kegiatan pengabdian, tim dosen Prodi. Teknologi Hasil Perikanan UNIBA melakukan pendampingan berupa edukasi, sosialisasi, serta pelepasan tukik di pesisir Gumuk Kantong Banyuwangi. Tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat meliputi observasi, edukasi dan sosialisasi, serta pelepasan tukik. Sasaran peserta adalah mahasiswa, wisatawan yang sedang berkunjung, dan masyarakat setempat. Hasil yang diperoleh adalah proses edukasi dan sosialisasi berjalan dengan baik dan diikuti kurang lebih 40peserta, serta pemahaman peserta terkait pentingnya melakukan konservasi penyu untuk menjaga kestabilan pupulasi. Kegiatan pelepasan tukik, dilakukan di akhir acara dengan melepas 40 ekor penyu yang berumur dua minggu. 
Effect of Differences in Temperature and Storage Time on The Number of Microbes in Fresh Lemuru Fish (Sardinella lemuru) Nandya Fitri Rachmawati; Siti Tsaniyatul Miratis Sulthoniyah
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v7i1.5645

Abstract

Lemuru fish is a pelagic fish that is widely found in Indonesian waters that have an economical selling price. Fish is a food that is easily damaged so it requires good and correct handling. The purpose of this study was to determine the effect of temperature and storage time on the number of microbes in fresh lemuru fish. This study uses a quantitative research design. The treatment in this study was carried out with 2 treatments of differences in temperature and time. The number of microbes obtained at 00C at storage time for 0 hours (10,1 x 104 colonies / ml), 24 hours (8,8 x 104 colonies / ml), and 48 hours (6,3 x 104 colonies/ml). At 50C at storage time for 0 hours (10,2 x 104 colonies/ml), 24 hours (9,8 x 104 colonies/ml), and 48 hours (9,0 x 104 colonies/ml). At 270C at storage time for 0 hours (10,4 x 104 colonies/ml), 24 hours (23,3 x 104 colonies/ml), and 48 hours (29,8 x 104 colonies/ml). In conclusion, the longer the storage time of lemuru fish with low temperatures, the number of microbes that grow is small.
SKRINING FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN Avicennia sp. DARI PANTAI PLENGSENGAN BANYUWANGI SEBAGAI BAHAN ANTIBACTERIAL ACTIVE PACKAGING Siti Tsaniyatul Miratis Sulthoniyah; Reni Eka Evi Susanti; Lika Dewi Asih; Widhi Winata Sakti
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 22, No 1 (2026): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.22.1.53-58

Abstract

Daun Avicennia sp. merupakan salah satu jenis tanaman mangrove yang tumbuh di Pantai Plengsengan Banyuwangi dan telah diketahui memiliki kandungan kimia dan bioaktif yang tinngi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya senyawa fitokimia dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Salmonella thypi dan Escherichia coli, serta mengevaluasi potensi daun tersebut sebagai bahan tambahan dalam pembuatan antibacterial active packaging. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksploratif eksperimen  meliputi ekstraksi sampel daun Avicennia sp. dengan maserasi menggunakan methanol, uji fitokimia secara kualitatif dan uji aktivitas antibakteri dengan mengetahui besaran daya hambatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak methanol daun Avicennia sp. mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin dan triterpenod. Sedangkan hasil uji aktivitas antibakteri yaitu pada maserasi 24 jam, daya hambat terhadap bakteri S. aureus 5,3 mm, S. thypi 2,0 mm dan E. coli 4,3 mm. Maserasi 48 jam, daya hambat terhadap bakteri S. aureus 7,5 mm, S. thypi 5,2 mm dan E. coli 6,2 mm. Maserasi 72 jam, daya hambat terhadap bakteri S. aureus 10,6 mm, S. thypi 6,2 mm dan E. coli 8,0 mm. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun Avicennia sp. berpotensi untuk digunakan sebagai bahan tambahan pada pembuatan antibacterial active packaging.
Klasifikasi gerakan jari menggunakan Elektroensefalogram (EEG) berbasis Deep Evolving Denoising Autoencoder (DEVDAN) Widhi Winata Sakti; Siti Tsaniyatul Miratis Sulthoniyah; Sutikno
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.4206

Abstract

Persons with disabilities often face limitations in interacting with their environment, thereby requiring brain-computer interface (BCI) technology capable of translating brain signals into commands. Electroencephalogram (EEG) signals used in BCI are complex, non-stationary, and highly susceptible to noise, making the classification of brain activity patterns challenging. This study addresses the problem of improving the accuracy and efficiency of EEG classification while preserving the dominant information within the signals. The novelty of this research lies in the application of the Deep Evolving Denoising Autoencoder (Devdan) algorithm integrated with a comprehensive preprocessing pipeline, including Notch and Bandpass (7–13 Hz) filtering, windowing, standard scaling, and dimensionality reduction using Principal Component Analysis (PCA). This integration enables Devdan to operate more effectively on cleaner and reduced data. Experimental results demonstrate an average classification accuracy of 96.13%, with a loss of 0.83 and a short training time of 2.05 seconds. Devdan proved to be adaptive to variations among respondents with consistent and stable outcomes. These findings indicate that the proposed approach is effective for real-time EEG classification and has strong potential to support the development of BCI technology for persons with disabilities in communication and device control.