Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH TRANSFORMASIONAL LEADERSHIP DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PERUM BULOG DIVISI REGIONAL JAWA BARAT BANDUNG Tiyana, Raina Cahya; Fakhri, Mahendra

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.153 KB) | DOI: 10.31955/mea.v3i3.183

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional dan good corporate governance terhadap kinerja karyawan pada Perum BULOG Divre Jabar Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif-kausalitas. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode probability sampling dengan jumlah responden sebanyak 41 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara simultan (uji F) gaya kepemimpinan transformasional (X1) dan good corporate governance (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di Perum Bulog Divre Jabar Bandung. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung > Ftabel (37,143 >3,23) dengan tingkat signifikansinya 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil uji secara parsial (uji t) didapat bahwa variabel transformasional leadership tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di Perum BULOG Divre Jabar Bandung, sedangkan variabel good corporate governance berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di Perum BULOG Divre Jabar Bandung. Berdasarkan koefisien determinasi yang diperoleh bahwa transformasional leadership dan good corporate governance terhadap kinerja karyawan Perum BULOG Divre Jabar Bandung sebesar 66,2 % dan sisanya sebesar 33,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Analisis Perbandingan Kepuasan Kerja Karyawan Generasi X Dan Generasi Y Pada PT. Pos Indonesia Olivia S, Dameria Gita; Fakhri, Mahendra

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.693 KB) | DOI: 10.31955/mea.v4i1.282

Abstract

Peneliti melihat, karyawan pada Kantor Pos Bandung 40000 mempunyai kesenjangan usia yang cukup signifikan. Hal tersebut dibenarkan oleh staff bagian SDM pada kantor pos tersebut. Kesenjangan usia tersebut, membuat adanya perbedaan kepuasan kerja. Sehingga, peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana perbedaan kepuasan kerja karyawan Generasi X dan Generasi Y yang ada pada Kantor Pos Bandung 40000. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kepuasan kerja karyawan berdasarkan Generasi X dan Generasi Y pada Kantor Pos Bandung 40000. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif-komparatif. Pengambilan sampel yang diambil sebanyak 30 responden Generasi X dan 30 responden Generasi Y dengan teknik ­non-probability sampling. Berdasarkan hasil perhitungan independent sample t-test untuk dimensi Pekerjaan itu sendiri diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan Kepuasan Kerja Karyawan untuk dimensi Pekerjaan itu Sendiri pada Karyawan Generasi X dan Generasi Y Kantor Pos Bandung 40000. Untuk dimensi Upah/Gaji diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar (0,348) > 0,05 yang berarti tidak terdapat perbedaan. Untuk dimensi Kesempatan Promosi diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar (0,035) < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan. Untuk dimensi Penyelia diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar (0,528) > 0,05 yang berarti tidak terdapat perbedaan. Untuk dimensi Teman Sekerja diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar (0,086) > 0,05 yang berarti tidak terdapat perbedaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat perbedaan kepuasan kerja karyawan antara Generasi X dan Generasi Y pada Kantor Pos Bandung 40000.
Financial Literacy Counseling: Avoiding Fictitious Investments for Teachers and Parents at Taman Indria Kindergarten, Bandung City Fakhri, Mahendra; Wardhana, Aditya
Journal of Community Service and Society Empowerment Том 2 № 03 (2024): Journal of Community Service and Society Empowerment
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jcsse.v2i03.1013

Abstract

The level of financial literacy of Indonesian people is currently showing an encouraging increase, in 2023 the level of financial literacy of Indonesian people will reach 69.7 points, an increase from 2020 of 66.5 points, this means that the level of knowledge and understanding of Indonesian people towards money is in a good position. which is encouraging. This can be seen from the increase in activities in the financial sector, such as now every person has a bank account, which means that every citizen in Indonesia has started to understand about saving, apart from that, Generation Z has now started talking about investment, especially stock investment, this Of course it is encouraging because the literacy skills of Indonesian citizens can be equated with those of other developed countries. The increase in the financial literacy index has of course been encouraging lately, but there are still incidents reported by both the media and social media regarding victims of fraudulent investments. Bodong investment is a term for fraudulent activities under the guise of investment. This usually happens when a party offers an investment with a high rate of return, without risk, which makes people tempted and even decide to follow the investment. In the name of investment, these fraudulent activities never seem to disappear in Indonesia, as if people have never learned from previous experiences. This can happen because even though the level of financial literacy has increased, if someone carries out their activities, their finances are not only always influenced by a high level of intelligence, but they are also affected. by psychological factors, so it is natural that fraudulent investment incidents always occur. This community service activity takes the form of outreach and community outreach to the target community which is divided into two stages. The first stage, planning between the organizer and the target community begins with completing an administrative recommendation form and a letter of willingness for the target which contains roles, duties, principal and functions. The second stage, implementation takes the form of counseling delivered offline (outside the network) taking place in the school hall. This community service activity is actually a form of plan in the form of a digital financial counseling series. So the relevance of one activity to other activities will be designed. Thus, it is still open for the next series of service with coverage not only of the same target community but also the network of the target community itself, in this case the community and other community institutions that are part of the Taman Indria Kindergarten network (parent to Taman Siswa) around the city of Bandung, so that The digital financial literacy target could be more broadly segmented.
The Impact of Scarcity of Health Supplement Products' Impacts on Impulsive Purchasing during the COVID-19 Pandemic in Indonesia Elisa, Hanifah Putri; Fakhri, Mahendra; Pradana, Mahir
Gadjah Mada International Journal of Business Vol 26, No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Master in Management, Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamaijb.71700

Abstract

The peak of the COVID-19 outbreak in Indonesia occurred in 2020, causing a scarcity of health supplement products that significantly impact consumers' impulsive purchases and public safety. During this challenging period, it is crucial to understand the impact of scarcity on customers' impulsive purchases. However, little research has been done in Indonesia on the impact of health supplement scarcity on impulsive purchases. Based on scarcity and SOR theories, this research investigates the impact of scarcity of health supplement products on customers' impulsive purchases during pandemics in Indonesia. In short, the study identified the mechanisms of mediation (fear of missing out) and moderation (social media fake news) in the relationship between scarcity and impulsive purchasing. Ultimately, 170 valid data points were acquired using online surveys, and SmartPLS was used for data analysis. As the results showed that fear of missing out dominates the impact of the scarcity of impulsive purchases. The study provides more information about consumers' impulsive purchases given the scarcity of health supplement products in times of pandemics. Businesses and the Indonesian government can take steps to reduce the impact, hich might help keep the country safe throughout the pandemic.
PENGUATAN KAPASITAS BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) UNTUK MENGOPTIMALKAN POTENSI DESA DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN POTENSI DESA DI KABUPATEN TASIKMALAYA Silvianita, Anita; Ahmad, Mokhtarrudin; Rubiyanti, Nurafni; Alfanur, Farah; Hendayani, Ratih; Rachmawati, Indira; Pradana, Mahir; Fakhri, Mahendra; Yunani, Akhmad; Dewi Kumalasari, Amalina; Zahid, Azham; bin Abu Sujak, Aznul Fazrin; Raja Razali, Raja Razana; Mangsor, Miza
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v4i2.50394

Abstract

  Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) menjadi kunci dalam penguatan ekonomi desa dan pembangunan kerakyatan di Indonesia. BUMDES memfasilitasi pengelolaan potensi sumber daya alam dan manusia di desa untuk menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan asli desa. Melalui PP No. 11 Tahun 2021, desa diberikan otonomi yang lebih besar untuk mengelola sumber daya secara mandiri, memungkinkan BUMDES menjadi pusat akses layanan ekonomi desa yang lebih baik. Meski memiliki potensi besar, BUMDES menghadapi tantangan, termasuk peningkatan kompetensi manajerial dan inovasi bisnis untuk tetap relevan di era digitalisasi dan globalisasi. Dalam konteks ini, RKPD Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2017 menggarisbawahi pentingnya integrasi perencanaan pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan lokal. Artikel ini mengkaji kolaborasi pengabdian masyarakat antara Universitas Telkom dan Multimedia University, Malaysia, yang mengimplementasikan serangkaian workshop dan forum diskusi grup (FGD) untuk menguatkan kapasitas BUMDES di Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini, yang terdiri dari seminar, presentasi, dan sesi diskusi, mengidentifikasi kebutuhan BUMDES dalam pengelolaan bisnis, pengembangan sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran, pemahaman potensi desa, kebutuhan peningkatan kapasitas, dan pembentukan jaringan komunikasi sebagai langkah progresif menuju penguatan BUMDES.                                                                                  The role of the Village-Owned Enterprises (BUMDES) is pivotal in strengthening village economies and community-based development in Indonesia. BUMDES facilitates the management of the village's natural and human resources to create added value, jobs, and to increase the village's original income. Through Government Regulation No. 11 of 2021, villages were granted greater autonomy to manage resources independently, allowing BUMDES to become a better access center for village economic services. Despite its great potential, BUMDES faces challenges, including the need to enhance managerial competencies and business innovations to remain relevant in the era of digitalization and globalization. In this context, the Regional Medium-Term Development Plan (RKPD) of Tasikmalaya Regency in 2017 emphasized the importance of integrating development planning that is responsive to local needs. This article examines the community service collaboration between Telkom University and Multimedia University, Malaysia, which implemented a series of workshops and focus group discussions (FGD) to strengthen the capacities of BUMDES in Tasikmalaya Regency. These activities, which included seminars, presentations, and discussion sessions, identified BUMDES' needs in business management, human resource development, and technology utilization. The results indicate an increase in awareness, understanding of village potential, capacity building needs, and the formation of a communication network as progressive steps towards strengthening BUMDES.  
Analisis pengaruh promosi dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada objek wisata puncak gundaling di Kabupaten Karo Milala , Bryan Joriko S; Fakhri, Mahendra
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 3 (2022): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/fairvalue.v5i3.2417

Abstract

Gundaling Peak is a tourist attraction located in the Karo highlands. To increase the number of visitors, customer satisfaction must be considered and improved, several variables that can affect customer satisfaction include promotion and service quality. This study aims to analyze the impact of promotion and service quality on customer satisfaction who visit the Puncak Gundaling tourist attraction. The method used in this research is a descriptive quantitative research method and the sampling technique is non-probability sampling with a total of 100 respondents. Data collection techniques are questionnaires and library data collection. The conclusion of this study is that promotion and service quality affect visitor satisfaction with a percentage of 65.77% and the remaining 34.23 is influenced by other variables not examined in this study.
PELATIHAN SERI LITERASI KEUANGAN PINJOL MEMBUAT KANTONG JADI BOBOL (GURU dan ORANG TUA MURID TK TAMAN INDRIA KOTA BANDUNG) Akbar, Aldi; Kartawinata, Budi Rustandi; Fakhri, Mahendra
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Vol. 3 No. 2 Edisi Agustus 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i2.1961

Abstract

Pinjaman online adalah sebuah proses pembiayaan yang dilakukan secara online dengan menggunakan transfer data yang dimulai dari aplikasi pengajuan pembiayaan, dampai dengan transfer dana dalam bentuk digital. Awalnya pinjaman online ini menjadi sebuah terobosan baru bagi dunia keuangan yang dapat menjadi solusi yang sangat hebat dalam era teknologi keuangan, karena dengan pinjaman online invidu yang membutuhkan uang dengan sifat yang Tingkat urgensinya sangat tinggi bisa menggunakan pinjaman online sebagai solusi karena bisa memangkas waktu ketersediaan dana yang dibutuhkan, hal ini biasanya dgunakan oleh para pemilik bisnis. Akan tetapi seiring berlajannya waktu, saat ini pinjaman online merupakan susuatu yang menyeramkan. Pinjaman Online saat ini telah menimbukan banyak korban karena pinjaman online saat ini bisa disamakan dengan rentenir online, sehingga korbannya adalah individu yang terlilit hutang yang sangat besar bunganya, sampai tidak bisa membayar bukan saja pokok pinjamannya, bahkan bunganya pun tidak bisa mereka lunasi, sehingga mereka didatangi oleh debt collector atau pihak penagih hutang yang tidak jarang melakukan penagihan hutangnya dengan kekerasan. Hall ini tentu saja menyebabkan keresahan di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan dan pendidikan kepada masyarakat sasar yang terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama, perencanaan antar penyelenggara dengan masyarakat sasar diawali dengan kelengkapan administrasi form rekomendasi dan surat kesediaan masyarakat sasar yang memuat peran, tugas, pokok dan fungsi. Tahap kedua, pelaksanaan berupa penyuluhan yang disampaikan secara luring (luar jaringan) yang bertempat di aula sekolah tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sejatinya merupakan bentuk dari rencana berupa seri penyuluhan keuangan digital. Sehingga akan dirancang relevansi antar satu kegiatan dengan kegiatan lainnya. Dengan demikian masih terbuka untuk seri pengabdian selanjutnya dengan cakupan bukan hanya masyarakat sasar yang sama melainkan jejaring dari masyarakat sasar itu sendiri dalam hal ini lembaga-lembaga pendidikan lain yang masuk dalam jejaring TK Taman Indria (menginduk pada Taman Siswa) di sekitar kota Bandung, sehingga target literasi keuangan digital bisa lebih luas segmentasinya.
Analisis Faktor Pembentuk Keputusan Pemilihan Perguruan Tinggi Swasta Universitas Telkom: Studi Pada Mahasiswa Prodi S1 Administrasi Bisnis Fakultas Komunikasi Dan Bisnis Universitas Telkom Angkatan 2016 Mahendra Fakhri; Alini Gilang; Nining Ratnayu
Jurnal Ekonomi, Bisnis & Entrepreneurship Vol. 11 No. 1 (2017): Jurnal Ekonomi, Bisnis & Entrepreneurship (e-Journal)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (P3M) STIE Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55208/e1b91562

Abstract

In Indonesian, public university and private university compete so tightly to create qualified graduates. Beside that, they compete to provide best educational services to get more students. This study aimed to analyze dominant factors that forming student decision in choosing Telkom University study program S1 Business Administration. The type of this study is descriptive research with nonprobability sampling and simple random sampling technique. Questionnaires were distributed to 100 samples of Business Administration’s students’ batch 2016. This research used variable such as: friends attending college, influence of parents, influence of friends, influence of other individuals, location, academic program, academic reputation, educational facilities, costs, available of financial aid, employment opportunities, advertising, HEI’s representative and visit campus. Based on analysis, it was found 5 new factors such as college’s image, college promotion, influence of parents, influence of friends and college’s location. College’s image factor has the biggest variances value such as 29,15% in forming choise decision of Telkom University Prodi S1 Business Administration as a private college.
Pelatihan Seri Literasi Keuangan : Perencanaan Keuangan UMKM Mahendra Fakhri; Budi Rustandi Kartawinnata; Aditya Wardhana
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): GJPM - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v3i1.1245

Abstract

Pada era krisis keuangan dengan ancaman resesi yang mengintai perekonomian sebuah negara Banyak orang kehilangan pekerjaan mereka, terutama para buruh, seperti saat ini. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhannya, banyak ibu rumah tangga yang mendirikan usaha menengah kecil mikro. Namun sayangnya, banyak ibu-ibu yang tidak mencatat dengan benar saat melakukannya. Pertanyaan utama saat ini adalah kurangnya perencanaan keuangan dan ketidakmampuan untuk membedakan pencatatan keuangan pribadi dan bisnis. Jadi, kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat membantu orang tua siswa TK Taman Indria Cijawura Kota Bandung bertahan hidup. Dengan harapan bisnis dapat berkembang secara optimal. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberi orang tua siswa di TK Taman Indria Cijawura Kota Bandung wawasan dan keterampilan UMKM untuk mengelola keuangan dengan baik dengan mengutamakan kebutuhan yang sangat penting. Selain itu, untuk memastikan bahwa pelaku UMKM tetap memiliki keuangan yang stabil, baik di masa normal setelah pandemi COVID-19 maupun selama resesi ekonomi. Artinya, pelaku UMKM harus memiliki berbagai macam perencanaan keuangan untuk setiap situasi. Mereka harus dapat membedakan antara kebutuhan yang paling penting dan yang dapat ditunda. Program ini mengajarkan dan mendampingi pelaku UMKM tentang perencanaan keuangan hingga tahap aplikasi yang mudah dipahami dan sederhana. Program pengabdian masyarakat ini menawarkan cara mudah untuk berhati-hati dalam pengelolaan keuangan dengan mempertimbangkan kemungkinan terburuk. Peserta menemukan solusi dalam hal perencanaan keuangan jangka pendek dan jangka panjang.
INFLUENCE OF TRUST, SECURITY, AND RISK PERCEPTION REGARDING TO ONLINE CREDIT DECISIONS AT SHOPEE PAYLATER Aditya Rizaldi, Kevin; Fakhri, Mahendra
The International Journal of Business Review (The Jobs Review) Vol 7, No 2 (2024): The International Journal of Business Review. December 2024
Publisher : Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tjr.v7i2.54120

Abstract

The purpose of this study is to find out and analyze the influence of trust, security, and perceived risk on the decision to take Shopeepaylater online credit. The approach used is descriptive quantitative with the population being Shopeepaylater users and determining the sample using non-probability sampling. The samples obtained amounted to 400 with the characteristics of having used Shopeepaylater for 2 months. The results of the research data analysis show that trust, security, and perceptions simultaneously influence loyalty with a value of 9.027 and a significance of 0.004 0.005. Separately, trust has a significant influence on online credit decisions. Security has a significant influence on online credit decisions, and risk perception also influences online credit decisions at Shopeepaylater.