Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : LINK

KEGIATAN REVITALISASI KELAS IBU HAMIL (KERTAS BUMIL) Risqi Dewi Aisyah; Fitriyani Fitriyani; Lia Dwi Prafitri
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.625 KB) | DOI: 10.31983/link.v16i2.6343

Abstract

Kelas ibu hamil adalah salah satu upaya untuk dapat memberikan pengetahuan yang cukup kepada ibu hamil dan keluarga. Kelas ibu hamil merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui sarana belajar kelompok tentang kesehatan ibu hamil melalui pemanfaatan buku KIA. Dukuh papagan adalah dukuh yang padat penduduk dengan tingkat pendidikan masyarakatnya yang rata-rata rendah yakni tamat sekolah dasar. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah revitalisasi kelas ibu hamil untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Hasil pengabdian ini adalah terbentuknya kembali kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil tetap berjalan dengan kerjasama warga, puskesmas, bidan, kader, dan ibu hamil. Kelas ibu hamil tetap berjalan sebulan sekali dengan dana iuran sendiri dari ibu hamil untuk snack karena kesadaran pentingnya pengetahuan selama kehamilan. Rencana Tindak Lanjut adala keberlangsungan kelas ibu amil dengan pemateri bisa dari bidan atau dari instititusi pendidikan kebidanan.
PEDULI GENERASI PENERUS BANGSA, PEDULI PADA AWAL KEHIDUPANNYA DENGAN PENDAMPINGAN IBU HAMIL DAN BALITA DUA TAHUN Fitriyani Fitriyani; Risqi Dewi Aisyah; Lia Dwi Prafitri
Jurnal LINK Vol 16, No 1 (2020): MEI 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.952 KB) | DOI: 10.31983/link.v16i1.5570

Abstract

Periode emas dimulai sejak saat konsepsi, pertumbuhan janin dalam rahim, hingga 2 tahun kehidupannya yang akan menentukan kualitas kesehatan pada kehidupan selanjutnya. Kegagalan dalam asupan nutrisi pada periode kehamilan sampai bayi usia 2 tahun akan mempunyai efek jangka Panjang dan sulit, bahkan tidak dapat diubah lagi seperi kerentanan terhadap berbagai penyakit. Penulis melakukan program kemitraan masyarakat berupa pendampingan ibu hamil dan balita untuk mencegah adanya kekurangan gizi dengan edukasi dan deteksi dini pada masa kehamilan dan bayi dibawah 2 tahun. Metode yang dilakukan menggunakan pemberian edukasi tentang 1000 hari pertama kehidupan, pengukuran lingkar lengan atas pada ibu hamil, deteksi tumbuh kembang bayi dengan buku KIA dan KPSP dan pendampingan pemenuhan gizi. Pelaksanaan kegiatan selama enam bulan, dilaksanakan di posyandu dan kelas ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni I Kabupaten Pekalongan. Hasil kegiatan menunjukkan ibu hamil dan ibu bayi memahami tentang pentingnya gizi pada 1000 hari pertama kehidupan, ibu hamil dengan kekurangan energi kronis mengalami peningkatan berat badan, ibu bayi dapat memahami dan mempraktikkan stimulasi tumbuh kembang dengan baik. Kesimpulan pendapingan ibu hamil dan baduta dengan pemberian edukasi dan deteksi dini kurang gizi dapat membantu pembentukan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
OPTIMALISASI KESEHATAN IBU HAMIL DI ERA ADAPTASI BARU Risqi Dewi Aisyah; Fitriyani Fitriyani
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.414 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.7942

Abstract

Pandemi Covid-19 dimulai pada akhir 2019 dan menyebar ke seluruh dunia dalam durasi waktu yang singkat. Infeksi virus menimbulkan konsekuensi serius bagi ibu dan kesehatan neonatal. Selama 2 dekade terakhir, kehidupan manusia terancam oleh infeksi yang disebabkan oleh SARS-CoV-1. Tindakan pencegahan anti-virus harus dilaksanakan dengan benar untuk menghindari penyebaran lebih lanjut dari COVID-19. Setiap orang harus menjaga kebersihan pribadi, khususnya ibu hamil dalam menjaga kehamilannya. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi bagaimana menjaga kesehatan khususnya pada ibu hamil di era adaptasi baru. Hasil pengabdian masyarkat ini mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai Covid 19 dan pencegahannya, nutrisi kehamilan di era daptasi baru, persiapan persalinan di era adaptasi baru dan vaksinasi covid 19 pada ibu hamil. Bagi bidan untuk bisa melakukan kelas ibu hamil dengan protokol kesehatan yang ketat, untuk membantu ibu hamil tetap mendapatkan informasi mengenai kehamilannya, mejaga kesehatan diera adaptasi baru dan mengurangi kecemasan.
Pemanfaatan Aplikasi Starting (Smart Detection for Stunting) Dalam Deteksi Risiko Stunting Aisyah, Risqi Dewi; Suparni, Suparni; Subowo, Edi
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.11870

Abstract

Stunting adalah masalah gizi jangka panjang yang berdampak pada perkembangan fisik dan mental anak di Indonesia. Prevalensi stunting pada anak di bawah dua tahun masih tinggi, mencapai 32,8% pada tahun 2023, meskipun berbagai intervensi telah dilakukan. Di Kabupaten Pekalongan, prevalensi stunting meningkat dari 19,5% pada 2021 menjadi 23,5% pada 2022. Pencegahan stunting memerlukan keterlibatan orang tua, keluarga, tenaga kesehatan, serta intervensi edukasi yang dimulai sejak masa prakonsepsi. Teknologi, seperti aplikasi smartphone, menawarkan solusi potensial untuk deteksi dini dan pemantauan status gizi. Aplikasi STARTING (Smart Detection for Stunting) diperkenalkan untuk membantu kader posyandu dalam deteksi stunting pada calon pengantin, ibu hamil, dan balita. Pengabdian yang dilakukan di Desa Tosaran dan Desa Jomblangan selama delapan bulan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dengan nilai rata-rata 2,97 untuk deteksi calon pengantin, 4,17 untuk ibu hamil, dan 0,63 untuk balita. Persepsi kader terhadap aplikasi STARTING sangat positif. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan peran kader dalam mencegah stunting dengan memperkuat kapasitas mereka melalui edukasi yang lebih efektif
Optimalisasi Pemanfaatan Terapi Komplementer dalam Kehamilan Suparni, Suparni Bagus; Aisyah, Risqi Dewi; Pambudi, Dwi Bagus
Jurnal LINK Vol 21, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.12507

Abstract

Terapi komplementer adalah metode pengobatan yang tidak menggunakan obat-obatan konvensional dan dapat bermanfaat dalam mengatasi masalah kesehatan ibu hamil, seperti emesis gravidarum. Tinjauan literatur menunjukkan bahwa terapi komplementer dapat meningkatkan kesehatan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual ibu hamil. Namun, perlu dipertimbangkan pula keamanan dan risiko penggunaan terapi komplementer pada ibu hamil. Kelas ibu hamil merupakan sarana yang penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil tentang kehamilan, persalinan, dan perawatan bayi. Tujuan PKM ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan terapi komplementer dalam kehamilan di kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Buaran Kabupaten Pekalongan. PKM dilakukan melalui penyuluhan kesehatan tentang terapi komplementer, demonstrasi praktik senam dan peregangan khusus untuk ibu hamil. Kegiatan dilaksanakan selama 3 bulan dengan melibatkan 51 ibu hamil di Posyandu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan ibu hamil, dari nilai rata-rata 60,43 sebelum penyuluhan menjadi 81,54 setelah penyuluhan. Hal ini mengindikasikan bahwa metode penyuluhan yang digunakan efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai materi yang disampaikan. PKM ini berhasil meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang terapi komplementer dalam kehamilan, yang dapat membantu mereka mengatasi ketidaknyamanan selama masa kehamilan dengan lebih baik.
OPTIMALISASI KESEHATAN IBU HAMIL DI ERA ADAPTASI BARU Aisyah, Risqi Dewi; Fitriyani, Fitriyani
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.7942

Abstract

Pandemi Covid-19 dimulai pada akhir 2019 dan menyebar ke seluruh dunia dalam durasi waktu yang singkat. Infeksi virus menimbulkan konsekuensi serius bagi ibu dan kesehatan neonatal. Selama 2 dekade terakhir, kehidupan manusia terancam oleh infeksi yang disebabkan oleh SARS-CoV-1. Tindakan pencegahan anti-virus harus dilaksanakan dengan benar untuk menghindari penyebaran lebih lanjut dari COVID-19. Setiap orang harus menjaga kebersihan pribadi, khususnya ibu hamil dalam menjaga kehamilannya. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi bagaimana menjaga kesehatan khususnya pada ibu hamil di era adaptasi baru. Hasil pengabdian masyarkat ini mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai Covid 19 dan pencegahannya, nutrisi kehamilan di era daptasi baru, persiapan persalinan di era adaptasi baru dan vaksinasi covid 19 pada ibu hamil. Bagi bidan untuk bisa melakukan kelas ibu hamil dengan protokol kesehatan yang ketat, untuk membantu ibu hamil tetap mendapatkan informasi mengenai kehamilannya, mejaga kesehatan diera adaptasi baru dan mengurangi kecemasan.
Pemanfaatan Aplikasi Starting (Smart Detection for Stunting) Dalam Deteksi Risiko Stunting Aisyah, Risqi Dewi; Suparni, Suparni; Subowo, Edi
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.11870

Abstract

Stunting adalah masalah gizi jangka panjang yang berdampak pada perkembangan fisik dan mental anak di Indonesia. Prevalensi stunting pada anak di bawah dua tahun masih tinggi, mencapai 32,8% pada tahun 2023, meskipun berbagai intervensi telah dilakukan. Di Kabupaten Pekalongan, prevalensi stunting meningkat dari 19,5% pada 2021 menjadi 23,5% pada 2022. Pencegahan stunting memerlukan keterlibatan orang tua, keluarga, tenaga kesehatan, serta intervensi edukasi yang dimulai sejak masa prakonsepsi. Teknologi, seperti aplikasi smartphone, menawarkan solusi potensial untuk deteksi dini dan pemantauan status gizi. Aplikasi STARTING (Smart Detection for Stunting) diperkenalkan untuk membantu kader posyandu dalam deteksi stunting pada calon pengantin, ibu hamil, dan balita. Pengabdian yang dilakukan di Desa Tosaran dan Desa Jomblangan selama delapan bulan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dengan nilai rata-rata 2,97 untuk deteksi calon pengantin, 4,17 untuk ibu hamil, dan 0,63 untuk balita. Persepsi kader terhadap aplikasi STARTING sangat positif. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan peran kader dalam mencegah stunting dengan memperkuat kapasitas mereka melalui edukasi yang lebih efektif
Optimalisasi Pemanfaatan Terapi Komplementer dalam Kehamilan Suparni, Suparni Bagus; Aisyah, Risqi Dewi; Pambudi, Dwi Bagus
Jurnal LINK Vol 21 No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.12507

Abstract

Terapi komplementer adalah metode pengobatan yang tidak menggunakan obat-obatan konvensional dan dapat bermanfaat dalam mengatasi masalah kesehatan ibu hamil, seperti emesis gravidarum. Tinjauan literatur menunjukkan bahwa terapi komplementer dapat meningkatkan kesehatan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual ibu hamil. Namun, perlu dipertimbangkan pula keamanan dan risiko penggunaan terapi komplementer pada ibu hamil. Kelas ibu hamil merupakan sarana yang penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil tentang kehamilan, persalinan, dan perawatan bayi. Tujuan PKM ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan terapi komplementer dalam kehamilan di kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Buaran Kabupaten Pekalongan. PKM dilakukan melalui penyuluhan kesehatan tentang terapi komplementer, demonstrasi praktik senam dan peregangan khusus untuk ibu hamil. Kegiatan dilaksanakan selama 3 bulan dengan melibatkan 51 ibu hamil di Posyandu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan ibu hamil, dari nilai rata-rata 60,43 sebelum penyuluhan menjadi 81,54 setelah penyuluhan. Hal ini mengindikasikan bahwa metode penyuluhan yang digunakan efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai materi yang disampaikan. PKM ini berhasil meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang terapi komplementer dalam kehamilan, yang dapat membantu mereka mengatasi ketidaknyamanan selama masa kehamilan dengan lebih baik.
Pemberdayaan Kader Stuntcare (Reproduksi Ideal dan Anti Stunting pada Calon Pengantin) Aisyah, Risqi Dewi; Suparni, Suparni; Fatkhudin, Aslam; Yantari, Velita Baiti; Azizah, Nurul; Hakim, M. Adil
Jurnal LINK Vol 21 No 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i2.13914

Abstract

Stunting has long-term impacts on a child's growth, development, and overall quality of life. Prevention efforts starting from the preconception phase, particularly among prospective brides and grooms (catin), represent a strategic approach to breaking the cycle of stunting. This community service program aimed to strengthen the capacity of health cadres in educating and conducting early detection of stunting risks among catin. The program was conducted over eight months (May–December 2025) using an empowerment approach through focus group discussions, socialization, training, and mentoring activities. A total of 15 participants were involved, consisting of 12 cadres from Kranji Village and 3 health personnel from the local health center. Results showed an increase in the average knowledge score of cadres across three main topics: Ideal Reproductive Health for Catin by 6.2 points, Stunting Concepts (Detection and Prevention) by 5.14 points, and Nutrition for Catin by 2.67 points. These findings indicate that empowerment-based interventions are effective in forming cadres capable of playing an active role in stunting prevention starting from the preconception phase.