Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penyuluhan Mengenai Dampak Menghirup Lem Ehabond Pada Ramaja Di SMP 8 Kopandakan Kotamobagu Kuna, Moh. Rasyid; Gonibala, Alfiana P.; Mokodompit, Hafsia Khairunnisa; Dimkatni, Ni Wayan; Sugeha, Amanda P; Gonibala, Meita F.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6276

Abstract

Maraknya penyalahgunaan pengggunaan lem bermerek ehabond di kalangan pelajar menjadi salah satu fokus utama dalam upaya pencegahan di kalangan siswa. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan namun tantangan tetap besar. Siswa dihadapkan pada realitas bahwa penyalahgunaan lem ehabond dapat mengancam masa depan mereka juga  menjangkau  aspek  mental dan social, Ajakan dari teman-teman atau tekanan kelompok dapat  mempengaruhi keputusan siswa, terutama di usia remaja. Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa tentang dampak dari penggunaan lem ehabond. Metode penyuluhan dilaksanakan dalam bentuk sesi interaktif, ceramah dan tanya jawab, dan materi penyuluhan disesuaikan dengan usia dan kebutuhan para pelajar. Adapun tahap dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan meliputi tiga tahap yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi, Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 6 Januari 2025 dengan sasaran kegiatan adalah pelajar SMP Negeri 8 Kopandakan, Kotamobagu Selatan. Hasil Setelah dilakukan penyuluhan Lem Ehabond sangat meningkat, dari 5% responden dengan pengetahuan baik menjadi 80% setelah diberikan penyuluhan. Peningkatan pengetahuan tentang penggunaan Lem Ehabond membantu pelajar untuk mengenali dan menghindari situasi berisiko yang dapat mengarah pada penyalahgunaan menghirup Lem Ehabond. Kesimpulan menunjukkan hasil yang positif. Pengawasan dan edukasi tentang bahaya menghirup Lem Ehabond di sekolah ini telah berjalan dengan baik, tetapi tetap diperlukan edukasi tambahan untuk memperluas pemahaman siswa mengenai bahaya Menghirup Lem Ehabond. Dengan demikian, diharapkan pemahaman yang lebih mendalam ini dapat mencegah siswa mencoba menggunakan Lem Ehabond.
Hubungan Karakteristik Petani Dengan Persepsi Penerapan K3 Pada Petani di Kecamatan Kotamobagu Utara Akbar, Hairil; Krisdayanti Goni; Sarman, Sarman; Tutu, Christien Gloria; Dimkatni, Ni Wayan; Asri, Abdul Malik Darmin
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i1.297

Abstract

Farming is one informal sector work and is often indicated dangerous since it involves chemicals as well as tools/machines, which can lead to workplace accidents. The implementation of OSH in the informal sector cannot be applied if there is a lack of knowledge, poor work attitudes and behavior, and the provision of personal protective equipment that the business managers have not fulfilled. There are 37.19% of farmers have experienced workplace injuries in North Sulawesi Based on field observation, the farmers in North Kotamobagu District are still unfamiliar with OSH applications in the workplace. This present work aimed to identify theRelationship Between Farmer Characteristics and Perceptions of The Application of OSH Farmers in the North Kotamobagu District. This quantitative research applied an analytical observational method with cross-sectional study design. The study’s sample consists of 93 participants using simple random sampling.The data collection technique comprised primary data by direct interviews with the farmers, and secondary data obtained from Department of Farming Fishery of Kotamobagy City. Data analysis using univariate, bivariate, and multivariate analysis, in which the bivariate and multivariate employed chi-square and double logistic regression test. Findings It discovered that there are 5 (five) variable candidates to be carried out with double regression, namely: education (p-value =0.018), training (p-value =0.059), land status (p-value =0.000), land area (p-value = 0.000) and knowledge (p-value = 0.000). While the other 3 (three) variables are not included in the candidate variables, namely age (p value =0.101), length of farming (p-value =0.299), and income (p-value =0.207). The final results of multiple regression analysis obtained 2 variables: education and knowledge. The predictive index of perceived OSH implementation was obtained (-1.670 + 1.169* education + 2.149* knowledge).
PENYULUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETANI DI DESA ABAK, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Dimkatni, Ni Wayan; Akbar, Hairil; Fauzan, Moh. Rizki; Sarman, Sarman; Rumaf, Fachry; Dadu, Mohammad Fauzi Pratama Putra; Imban, Putri Natasya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35632

Abstract

Penggunaan pestisida dalam kegiatan pertanian merupakan hal yang umum dilakukan oleh petani. Namun, kurangnya pemahaman mengenai pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dapat meningkatkan risiko paparan pestisida yang berbahaya bagi kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai penggunaan APD yang tepat kepada petani di Desa Abak, Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi melalui penyuluhan dan demonstrasi langsung tentang jenis-jenis APD serta cara penggunaannya selama proses penyemprotan pestisida. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman petani mengenai pentingnya APD dalam melindungi diri dari paparan pestisida, serta adanya perubahan perilaku dalam penerapan APD saat bekerja di lapangan. Penyuluhan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaan pestisida, serta meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan kerja para petani di Desa Abak.
Edukasi Bahaya dan Upaya Pencegahan Penyakit Menular Seksual pada Remaja di SMK Negeri 1 Kotamobagu Akbar, Hairil; Sarman, Sarman; Fauzan, Moh Rizki; Rumaf, Fachry; Dimkatni, Ni Wayan; Rismayani, Besse; Muda, Alfarezi; Paputungan, Dio Alief Saputra; Kaonal, Enjelina; Ngandu, Nayla; Hulukati, Fika Reva Agisty; Timbuleng, Stevania Pricilia; Damogayo, Fika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.714

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya serta upaya pencegahan penyakit menular seksual (PMS) di SMK Negeri 1 Kotamobagu. Remaja merupakan kelompok yang rentan terpapar PMS akibat rasa ingin tahu yang tinggi, paparan informasi yang kurang tepat, dan perilaku berisiko. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta tanya jawab dengan menggunakan media presentasi. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas XI Asisten Keperawatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai jenis PMS, cara penularan, dan strategi pencegahan setelah mengikuti penyuluhan. Selain itu, siswa mulai menunjukkan sikap lebih terbuka dalam berdiskusi mengenai kesehatan reproduksi. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah sangat penting dalam mencegah PMS pada remaja. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi respon yang baik dari pihak sekolah mengenai kegiatan pengabdian atau penyuluhan yang akan dilakukan, Oleh karena itu diperlukan dukungan pihak sekolah dan orang tua untuk menciptakan komunikasi yang sehat serta memberikan informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi.
Penyuluhan Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Serta Edukasi Cara Cuci Tangan di SDN 2 Bintauna Dimkatni, Ni Wayan; Rumaf, Fachry; Fauzan, Moh Rizky; Sarman, Sarman; Akbar, Hairil; Dolot, Nurhalisa; Paputungan, Nadilla
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.716

Abstract

Program Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah program yang dilakukan pada saat kegiatan Kuliah Kerja Nyata mahasiswa Institut Kesehatan dan Teknologi Graha  Medika di Desa  Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi siswa salah satunya yaitu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Kegiatan ini berupa Penyuluhan tentang dampak jika tidak mencuci tangan setelah beraktivitas, cara untuk mencuci tangan tujuh langkah dan bagaimana menjadikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat menjadi kebiasaan di sekolah maupun dirumah. Kegiatan pengabdian ini didukung oleh masyarakat,Pemerintah, para Guru. Meskipun kegiatan ini hanya dilaksanakan dalam berapa hari namun hal ini bisa menumbuhkan inspirasi bagi siswa untuk rutin menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.