Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Studi Kasus: Pola Asuh Demokratis pada Anak Usia Prasekolah dalam Keluarga Etnis Kutai Cindy, Cindy; Rozie, Fachrul; Riyana, Riyana; Azainil, Azainil; Makmun, Makmun; Isna Kartika, Wilda; Satriana, Malpaleni; Wahyuningsih, Tri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2038

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan pola asuh usia prasekolah dalam keluarga etnis kutai. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan partisipan orang tua dan tokoh masyarakat. Data yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data penyajian data serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan adalah pola asuh demokratis. Orang tua etnis Kutai memberikan kehangatan, dukungan emosional yang tinggi, dan juga memberikan kebebasan yang cukup besar kepada anak. Nilai-nilai budaya Kutai ditemukan seperti mengayun anak dengan sarung juga diberi berbagai bacaan doa . Tradisi adat Kutai memiliki rangkaian upacara penting yang menandai tahapan kehidupan seorang anak, yaitu dimulai dengan upacara menginjak tanah saat anak pertama kali menapakkan kaki di bumi, diikuti dengan tradisi naik ayun yang merupakan ritual simbolis. orang tua dan keluarga mendoakan agar anak tumbuh sehat, berakhlak baik, dan terhindar dari hal-hal buruk. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana budaya kutai mempengaruhi praktik pengasuhan anak. Kontribusi pada penelitian ini yaitu.  sebagai upaya mempertahankan  nilai budaya Kutai dalam konteks pola pengasuhan serta penguatan karakter berbasis kearifan lokal Kutai pada anak usia dini.
Efektivitas MPLS dalam Menguatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini berbasis Transisi Sekolah Menyenangkan Sarlina, Sarlina; Anjarwati, Fitri; Satriana, Malpaleni; Rohana, Suci
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2044

Abstract

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap awal penting dalam membantu anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menstimulasi perkembangan sosial emosional anak. Namun, pelaksanaannya di PAUD masih cenderung berfokus pada pengenalan lingkungan fisik dan belum optimal mengembangkan aspek sosial emosional anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan MPLS serta dampaknya terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 4–5 tahun di TK ABA 3 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan naratif. Partisipan penelitian meliputi 38 anak usia 4–5 tahun dan 4 guru yang mengajar di kelas A1 dan A2. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi dengan indikator yang mencakup kemampuan beradaptasi, interaksi sosial, pengendalian emosi, kepercayaan diri, dan kemandirian anak selama kegiatan MPLS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPLS yang dirancang secara terstruktur dan menyenangkan mampu meningkatkan adaptasi, interaksi sosial, kepercayaan diri, serta kestabilan emosi anak dan mengurangi kecemasan pada awal masuk sekolah. Oleh karena itu, MPLS perlu diposisikan sebagai strategi pedagogis dalam memperkuat perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Penerapan Panggung Boneka dalam Menstimulasi Kemampuan Percaya Diri Anak Usia 4-6 Tahun Aura Alifia, Nayla; Anjarwati, Fitri; Satriana, Malpaleni; Chairani, Noor
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2054

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media panggung boneka dalam menstimulasi kepercayaan diri anak usia 4–6 tahun di TK Negeri 04 Tenggarong. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2025 menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B, dengan wali kelas TK B sebagai informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik, yaitu observasi partisipatif untuk mengamati perilaku anak secara langsung, wawancara mendalam dengan guru guna menggali persepsi dan pengalaman selama pembelajaran, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Data kemudian dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media panggung boneka efektif menstimulasi lima aspek kepercayaan diri anak, yakni ekspresi diri, partisipasi aktif, inisiatif, kemampuan mengatasi rasa takut atau malu, dan interaksi sosial. Sebanyak 12 dari 15 anak mencapai perkembangan kepercayaan diri pada kategori sesuai harapan hingga sangat baik. Dengan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, media panggung boneka terbukti menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang relevan untuk anak usia dini, termasuk anak berkebutuhan khusus dalam setting pendidikan inklusif.
Efektivitas Media Fun Book Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan terhadap Minat Belajar Anak Usia Dini Sagita Yumarnis, Alya; Palenewen, Evie; Satriana, Malpaleni; Wahyuningsih, Tri; Makmun, Makmun; Azainil, Azainil; Isna Kartika, Wilda
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2077

Abstract

Minat belajar pada anak usia dini merupakan komponen penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Namun, keterbatasan media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan relevan dengan konteks kehidupan anak berdampak pada rendahnya keterlibatan serta minat belajar, terutama dalam pengenalan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan sekaligus menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan minat belajar anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, dan uji coba produk. Penelitian melibatkan 2 guru sebagai informan utama dan 17 anak usia 4–5 tahun sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan mampu meningkatkan minat belajar anak secara signifikan, yang terlihat dari peningkatan perhatian, antusiasme, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Selain itu, media ini juga mendukung terciptanya interaksi pembelajaran yang lebih komunikatif serta memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal secara kontekstual dan menyenangkan. Dengan demikian, media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan minat belajar anak usia dini.
Analisis Faktor Internal dan Eksternal Penyebab Kekerasan Fisik Anak Usia Dini Hadifad, Iqbal; Wahyuningsih, Tri; Azainil, Azainil; Makmun, Makmun; Isna Kartika, Wilda; Satriana, Malpaleni
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara operasional faktor Internal dan Eksternal yang menyebabkan perilaku kekerasan fisik pada anak usia 4–5 tahun di lingkungan PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan terdiri dari 2 anak usia 4–5 tahun, 1 guru kelas, serta orang tua sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif meliputi reduksi data, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan dua kategori utama penyebab kekerasan fisik, yaitu faktor internal (ketidakmampuan regulasi emosi, temperamen impulsif, dan keterbatasan komunikasi) serta faktor eksternal (pola asuh kurang responsif, konflik keluarga, pengaruh teman sebaya, dan paparan media kekerasan). Hal ini menegaskan bahwa perilaku kekerasan muncul dari interaksi kompleks antar faktor. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi guru dan orang tua dalam penguatan regulasi emosi, penerapan pola asuh positif, serta pengawasan lingkungan anak guna mencegah perilaku agresif sejak dini.