Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN DODOL SINGKONG DI DESA TANJUNG HARAPAN KECAMATAN MARGA TIGA Junandar, Hapit; Wiyoto, Hadi; Wahid, Bagus Khoirul Anam; Jannah, Putri Ro’ihatul; Jannah, Mifftahul; Munawwaroh, Dewi; Yuliani, Veni; Putri, Berlian Melita; Aprianti, Ersa Dwi; Alsabilillah, Adinda; Fajri, Latifatul Nurul; Maulidia, Nabila Nur; Hidayah, Afifah Nur; Farida, Annikmah; M. Muslih
Jurnal Difusi Ipteks Legowo Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Difusi Ipteks Legowo
Publisher : Perkumpulan Legowo Cerdas Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62242/jdil.v2i1.22

Abstract

Salah satu bentuk usaha yang mungkin dilakukan oleh ibu rumah tangga adalah dengan berwirausaha dengan membuat dodol. Umbi singkong tidak hanya diolah menjadi keripik tetapi dapat di olah juga menjadi makanan yang lain yaitu dodol singkong. Dengan mengembangkan kreativitas dalam menjadikan umbi singkong menjadi produk olahan makanan dan cara pengemasan yang menarik maka hasil produk tersebut akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan sebagai peluang usaha. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode ABCD (Asset Based Community Development), yang mengutamakan pemanfaatan aset dan potensi yang ada disekitar dan dimiliki oleh masyarakat dampingan. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar masyarakat memiliki kesadaran bahwa banyak potensi yang ada di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur ini dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dan Perekonomian masyarakat.
Pelatihan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Bagi Guru Tk/Ra Se-Kota Kendari Salwiah; Abubakar, Sitti Rahmaniar; Saranani, Muhamad Safiuddin; Asmuddin; Hidayat, Ahid; Gadafi, Muamal; Hidayah, Afifah Nur; Mustar, Sri Yuliani
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/rz72hs68

Abstract

This Community Service Program is entitled "Early Detection Training for Child Growth and Development for Kindergarten/RA Teachers in Kendari City." The purpose of this service activity is to provide knowledge and insight for kindergarten/RA teachers related to the detection of child growth and development that can be implemented in schools. The specific targets to be achieved from the implementation of this community service activity are as follows, namely: (a) the existence of teachers' knowledge and skills in assessing the nutritional status of early childhood, (b) teachers can find out how to carry out early detection of developmental deviations using KPSP, (c) teachers can detect children's growth such as measuring the child's head circumference, height and testing early childhood hearing and vision,  and (d) the creation of more effective communication with parents related to child growth and development. The methods used in the implementation of this activity are as follows; (1) Preparation Stage. Where the community service team digs information about training needs, determines training materials and participants and prepares materials and tools used for early detection of child growth and development training activities for kindergarten/RA teachers. (2) Implementation Stage. The community service team provides an initial test first to find out the initial knowledge of the trainees, then the community service team provides education about early detection of child growth and development and conducts a simulation of child growth and development detection. (3) Evaluation and Reporting Stage. The community service team conducted an evaluation related to the knowledge and understanding of kindergarten/RA teachers related to the detection of early childhood growth and development. 
Teacher Discipline in the Disruptive Era: A Conceptual Model for Junior High Murniati; Duha, Siti Zuraida; Hidayah, Afifah Nur
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 7 No 3 (2025)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v7i3.599

Abstract

Abstrak Era disrupsi secara fundamental menantang model disiplin guru tradisional yang berfokus pada kepatuhan, menciptakan kesenjangan signifikan antara praktik konvensional dan kebutuhan holistik pembelajar abad ke-21. Studi konseptual ini bertujuan mengatasi kesenjangan tersebut dengan merumuskan kerangka kerja konseptual adaptif yang terintegrasi untuk disiplin guru di Sekolah Menengah Pertama. Dengan menggunakan metodologi tinjauan integratif (integrative review), penelitian ini secara sistematis menganalisis dan mensintesis literatur ilmiah terkait profesionalisme guru, inovasi pedagogis, pembelajaran sosial-emosional, dan etika digital melalui analisis tematik. Hasil utamanya adalah Model Disiplin Guru Adaptif, sebuah kerangka konseptual baru yang terstruktur berdasarkan empat dimensi yang saling terhubung: Profesional-Adaptif, Pedagogis-Inovatif, Relasional-Empatis, dan Digital-Etis. Model ini diklaim sebagai arsitektur holistik yang melampaui manajemen kelas konvensional, menawarkan basis teoritis baru bagi profesionalisme guru. Ini memberikan implikasi praktis untuk reformasi pengembangan guru, kebijakan sekolah, dan strategi pendidikan di era disrupsi. Kata Kunci: Disiplin Guru Adaptif; Kerangka Kerja Konseptual; Tinjauan Integratif; Sekolah Menengah Pertama (SMP); Era Disrupsi. Abstract The disruptive era fundamentally challenges traditional, compliance-focused teacher discipline models, creating a significant gap between conventional practices and the holistic needs of 21st-century learners. This conceptual study addresses this gap by aiming to formulate an integrated, adaptive conceptual framework for teacher discipline in Junior High Schools. Employing an integrative review methodology, the study systematically analyzed and synthesized scholarly literature related to teacher professionalism, pedagogical innovation, social-emotional learning, and digital ethics through thematic analysis. The main result is the Adaptive Teacher Discipline Model, a novel conceptual framework structured around four interconnected dimensions: Professional-Adaptive, Pedagogical-Innovative, Relational-Empathetic, and Digital-Ethical. This model is argued to be a holistic architecture that transcends conventional classroom management, offering a new theoretical basis for teacher professionalism. It provides practical implications for reforming teacher development, school policies, and educational strategies for the disruptive era. Keywords: Adaptive Teacher Discipline; Conceptual Framework; Integrative Review; Junior High Schools; Disruptive Era.
Penguatan Guru TK dan SD Kelas Awal dalam Menghadapi Masa Transisi Dari TK Ke SD Yang Menyenangkan Bagi Anak Salwiah; Hartati, Sofia; Abubakar, Sitti Rahmaniar; Saranani, Muh. Safiuddin; Nurjannah; Hidayat, Ahid; Gadafi, Muamal; Yuliani M, Sri; Hidayah, Afifah Nur
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan wawasan bagi guru TK dan SD Kelas Awal terkait dengan masa transisi anak dari TK ke SD sehingga pembelajaran di kelas Awal dapat menyenangkan bagi anak. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan pelaporan. Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam mendukung kebijakan transisi PAUD ke SD serta meningkatkan kualitas pembelajaran di masa transisi. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman mengenai masa transisi, penguasaan dan kemampuan merancang program transisi. Hal ini ditunjukkan dengan pemahaman guru terhadap masa transisi meningkat secara signifikan. Sebanyak 85% guru menunjukkan pemahaman yang baik terkait masa transisi anak, dan 87% mampu menguasai materi mengenai pemberian program transisi. Bahkan, 88% guru menunjukkan kemampuan dalam merancang program yang sesuai dengan kebutuhan anak di masa transisi. Dari pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan berbasis partisipatif mampu mendorong transformasi praktik pembelajaran pada guru TK dan SD kelas awal dalam mendukung masa transisi PAUD-SD.