Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

STUDI KOMPETENSI GURU PAUD DALAM MELAKUKAN ASESMEN PEMBELAJARAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DI KOTA CIMAHI Sri Nurhayati; Anita Rakhman
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v6i2.17699

Abstract

Kompetensi asesmen pada pembelajaran dan perkembangan anak usia dini (AUD) merupakan kompetensi pedagogis yang sangat penting dimiliki para pendidik PAUD guna mengumpulkan dan menganalisis data mengenai perkembangan anak yang selanjutnya akan digunakan untuk kebutuhan pembelajaran di PAUD. Namun, pada kenyataannya kompetensi ini masih kurang dipahami dan dikuasai oleh para pendidik PAUD. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran tentang penguasaan kompetensi dalam asesmen pembelajaran dan perkembangan AUD sehingga memberikan hasil sebagai berikut: 1) kualifikasi akademik tidak mendukung penguasaan kompetensi asesmen pembelajaran dan perkembangan AUD; 2) pendidik PAUD yang diteliti sebanyak 25 orang (89,3%) menyatakan mereka tahu kompetensi asesmen pembelajaran seperti yang disyaratkan oleh Permendiknas No. 58 Tahun 2009 dan hanya 3 orang (10,7%) yang menyatakan tidak tahu;  3) pendidik PAUD yang diteliti sebagian besar  (96,5%) telah pernah mengikuti pelatihan asesmen pembelajaran, tetapi tingkat pemahaman dan penguasaan mereka tetap rendah; 4) terdapat fakta bahwa pemahaman dan penguasaan para pendidik terhadap asesmen pembelajaran tetap rendah meskipun mereka memenuhi kualifikasi akademik dan pernah mengikut pelatihan. Kata kunci: kompetensi, asesmen, pembelajaran anak usia dini
UPAYA PENINGKATAN KECAKAPAN HIDUP PESERTA DIDIK PAKET C MELAUI PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH KAYU Susilawati, Wina; Rukanda, Nandang; Rakhman, Anita
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19014

Abstract

This research aims to examine the effectiveness of wood waste processing training in fostering entrepreneurial spirit among students in Package C. The training methods employed include lectures, discussions, and hands-on practices in wood waste processing. The research sample consists of 20 students in Package C who have an interest in enhancing their skills through wood waste processing. This study utilizes a qualitative descriptive method. Data were collected through interviews and documentation observation to measure knowledge of wood waste processing, entrepreneurial attitudes, and entrepreneurial intentions. The results of the research indicate that wood waste processing training significantly enhances students' knowledge of wood waste processing. Furthermore, the training also has a positive impact on students' entrepreneurial attitudes, as evidenced by a significant improvement in proactive attitudes, initiative, and opportunity orientation. Additionally, the training significantly influences students' entrepreneurial intentions. These findings suggest that wood waste processing training is effective in cultivating entrepreneurial spirit among students in Package C. The implications of this research underscore the importance of integrating entrepreneurship training into the Package C curriculum to provide students with relevant skills and knowledge in wood waste processing.
Pengembangan Media Ular Tangga untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan 1-6 Anak Usia Dini Azzahra, Divia Zeniva; Nafiqoh, Heni; Rakhman, Anita
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif anak usia, dini dibagi menjadi tiga tahap perkembangan, yaitu pengetahuan umum dan ilmiah, konsep bentuk, ukuran dan pola, konsep angka, simbol angka dan huruf. Dengan demikian, pemahaman konsep bilangan merupakan landasan yang kokoh bagi anak dalam pengembangan kemampuan matematika kompleks pada tahap selanjutnya. Salah satu media yang dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan adalah media ular tangga. Media ular tangga ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan, selain itu dapat juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menarik bagi anak. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa media ular tangga untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-6 kelompok A. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D). Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan statistika deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan memperoleh hasil penilaian sebesar 97% termasuk kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Hasil validasi ahli materi mendapatkan persentase 85% dari kelayakan media mendapatkan persentase 95%. Sedangkan hasil validasi praktisi mendapatkan persentase 92,6%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa produk hasil pengembangan berupa media ular tangga untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-6 layak digunakan.   Early childhood cognitive development is divided into three stages of development, namely general knowledge and science, the concept of shape, size, and pattern, and the concept of numbers, symbols of numbers, and letters. So understanding the concept of numbers is a strong foundation for children to develop complex mathematical abilities at a later stage. One of the media that can improve the ability to recognize the concept of numbers is the snake and ladder media. This snake and ladder medium can be used to improve the ability to recognize the concept of numbers; besides that, it can also be used as an interesting learning medium for children. For this reason, the purpose of this research is to produce a product in the form of snakes and ladders to improve the ability to recognize the concept of numbers 1-6 in group A. The type of research used is research and development (R&D). Data was collected using observation, interviews, and documentation. The analysis technique uses descriptive statistics. Based on the results of research conducted on the development of snakes and ladders media for the ability to recognize the concept of numbers 1-6, which obtained an assessment result of 97%, including the category of developing as expected (BSH), The results of material expert validation get a percentage of 85% of the media's eligibility to get a percentage of 95%. While the results of practitioner validation get a percentage of 92.6%, Thus, it can be concluded that the product developed in the form of snakes and ladders to improve the ability to recognize the concept of numbers 1-6 is feasible to use.
Lego sebagai Aktivitas Permainan dalam Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Rohaendah, Ida; Zahro, Ifat Fatimah; Rakhman, Anita
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosial emosional pada anak yaitu proses menyesuaikan diri terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari yang dilakukan sendiri. Perkembangan sosial emosional anak usia dini dapat meningkat saat melakukan aktivitas sehari-hari. Kegiatan yang dapat meningkatkan sikap sosial emosional salah satunya dengan permainan lego. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan perkembangan sosial emosional pada anak usia dini melalui permainan lego. Penelitian ini dilaksanakan di Pos PAUD Miana V pada kelompok A, dengan subjek yang berjumlah tiga anak laki-laki. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti menggunakan teknikobservasi dan dokumentasi. Analisis data untuk deskriptif kualitatif penelitian yaitu reduksi data, penyajian, penarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan sosial emosional pada anak dapat meningkat dengan sangat baik dan berhasil, dalam permainan lego anak-anak sangat senang dan menjadi akrab dengan berbagi mainan lego bersama teman-temannya. Sikap mandiri lainnya yaitu anak berbagi, Menyusun lego, merapikan permainan lego yang sudah digunakan, memainkan peran setelah lego disusun, dan bercerita sesama teman sebaya akan membuat apa dari permainan lego. Dari pertemuan ke-1 sampai dengan pertemuan ke-8 terjadi perkembangan pada perkembangan sosial emosional dengan teman pada anak usia dini melalui permainan lego. Dapat disimpulkan juga bahwa penelitian ini berhasil.   Socio-emotional adjustment in children is the process of adjusting to the environment in daily life that is done alone. The socio-emotional development of early childhood can increase when doing daily activities. One of the activities that can increase emotional and social attitudes is playing Lego. The purpose of the study was to determine the increase in social-emotional development in early childhood through Lego games. This research was conducted at the Miana V PAUD Post in Group A, with 3 boys as the subjects. This study used the descriptive-qualitative method. Data collection techniques are used by researchers using observation and documentation techniques. Data analysis for descriptive qualitative research is data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results showed that social and emotional development in children could increase very well and successfully. In Lego games, children were very happy and became familiar with sharing Lego toys with their friends. Other independent attitudes include sharing with children, arranging Legos, tidying up the Lego games that have been used, playing roles after the Legos have been arranged, and telling stories about what their peers will make of Lego games. From the 1st meeting to the 8th meeting, there was a development in social-emotional development with friends in early childhood through Lego games. It can also be concluded that this research was successful.
PERAN KESADARAN DAN MORALITAS DALAM MEMBENTUK KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI Rakhman, Anita; Chamalinda, Khysh Nusri Leapatra
Jurnal EBI Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Industri
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52061/ebi.v6i1.227

Abstract

AbstrakPenelitian ini secara menyeluruh mengeksplorasi peran kesadaran dan moralitas dalam membentuk kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bangkalan. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan mewawancarai tujuh Wajib Pajak Orang Pribadi, hasilnya mengungkapkan bahwa mayoritas Wajib Pajak menunjukkan tingkat kesadaran dan kepatuhan yang tinggi dalam melaporkan pajak mereka. Meskipun demikian, temuan ini juga menyoroti fakta bahwa sebagian besar Wajib Pajak belum sepenuhnya memahami konsep dan implikasi moralitas pajak. Namun, setelah diberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang moralitas pajak, mayoritas informan menyatakan bahwa hal tersebut berkaitan dan memengaruhi perilaku mereka untuk menjadi lebih tertib dalam membayar pajak. Mereka menyadari bahwa membayar pajak secara tepat adalah bagian integral dari tanggung jawab mereka sebagai warga negara yang taat hukum, serta sebagai kontribusi positif dalam pembangunan negara. Temuan ini menyoroti pentingnya pendidikan dan sosialisasi yang lebih luas mengenai moralitas pajak dalam upaya meningkatkan kepatuhan pajak secara sukarela di kalangan masyarakat.Kata kunci: Kesadaran Pajak, Moralitas Pajak, Kepatuhan Pajak. AbstractThis study comprehensively explores the role of awareness and morality in shaping the compliance of individual taxpayers at the Bangkalan Primary Tax Office (KPP) in Indonesia. Employing a descriptive qualitative research method and interviewing seven individual taxpayers, the findings reveal that the majority of taxpayers exhibit high levels of awareness and compliance in reporting their taxes. However, the study also highlights the fact that most taxpayers have not fully grasped the concept and implications of tax morality. Nevertheless, after being provided with a deeper understanding of tax morality, the majority of respondents stated that it is relevant and influences their behavior to become more diligent in paying taxes. They recognize that paying taxes correctly is an integral part of their legal responsibility as law-abiding citizens and as a positive contribution to nation-building. These findings underscore the importance of broader education and socialization on tax morality in efforts to enhance voluntary tax compliance among the public.Key words: Tax Awareness, Tax Morality, Tax Compliance.
Pelatihan public speaking untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi pada siswa SMKN 2 garut Nuraeni, Lenny; Rakhman, Anita; Eslhap, Dewi Safitri; Mulyono, Dinno
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang pelatihan ini adalah bahwa komunikasi yang efektif sangat penting untuk meningkatkan kemampuan siswa untuk berkembang dan berkontribusi pada perkembangan masyarakat. Namun, siswa SMKN 2 Garut masih kesulitan berkomunikasi dengan baik. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar siswa SMKN 2 Garut memiliki kemampuan berkomunikasi yang lebih baik. Metode pelaksanaan pengabdian adalah pelatihan yang diberikan melalui permainan peran, diskusi grup, dan presentasi. Pelatihan berlangsung selama satu hari. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kemampuan berkomunikasi siswa SMKN 2 Garut meningkat secara signifikan. Siswa dapat memperoleh kemampuan problem-solving, presentasi, dan komunikasi yang efektif. Seperti yang ditunjukkan dalam diskusi, pelatihan berbicara di depan umum memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi siswa SMKN 2 Garut selain membantu mereka berkembang secara pribadi dan berkontribusi pada perkembangan masyarakat. Oleh karena itu, pelatih memutuskan bahwa pelatihan berbicara di depan umum dapat menjadi salah satu metode yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi siswa SMKN 2 Garut. Dengan demikian, pelatihan ini dapat digunakan oleh guru, siswa, dan masyarakat lainnya untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa SMKN 2 Garut.
MEMBANGUN JIWA KEWIRAUSAHAAN MELALUI PENDIDIKAN LIFE SKILL BERBASIS MODAL BERGULIR KEPADA WARGA BELAJAR PAKET C Nugraha, Fazri Aufi; Rukanda, Nandang; Rakhman, Anita
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.20056

Abstract

Warga belajar paket c membutuhkan pengetahuan secara akademik, selain itu bekal keterampilan yang relevan sangat penting untuk melanjutkan kelangsungan hidupnya agar bisa bekerja sesuai dengan keterampilan yang dimiliki selama mengikuti pendidikan kecakapan hidup (lifeskill) yang ada di PKBM Bhina Swakarya Kecamatan Batujajar, dimana di PKBM ini ada program bernama MODILIR yaitu Modal Bergulir, yang memberi acuan kepada warga belajar paket c untuk beriwirausaha. Tujuan dari penelitian untuk mendeskirpsikan membangun jiwa kewirausahaan dalam upaya pendidikan kecakapan hidup melalui modal bergulir kepada warga belajar paket c. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pengumpulan data dengan cara Observasi dan Wawancara. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah satu pengelola, satu tutor dan empat warga belajar PKBM Bhina Swakarya. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberanian untuk berwirausaha terbentuk dari pendidikan kecakapan hidup yang diminati oleh warga belajar paket c, dampak positif bagi warga belajar paket c mengikuti pendidikan kecakapan hidup adalah warga berani mengambil keputusan, menganalisis kesempatan, memanfaatkan potensi sendiri dan lingkungannya serta mempunyai dorongan modal pertama dari program modal bergulir sebagai acuan keberanian untuk berwirausaha.
UPAYA KARANG TARUNA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL MELALUI PELATIHAN GAMELAN SUNDA Kartika, Prita; Rakhman, Anita
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.23683

Abstract

Konteks masalah penelitian ini yaitu perhatian masyarakat akan kebudayaan lokal khususnya seni gamelan sunda masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana upaya pengelola dalam melestarikan budaya lokal melalui pelatihan seni gamelan sunda di Karang Taruna Bhakti Persada. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dan teknik pengumpulan data adalah wawancara dan observasi serta studi dokumentasi. Yang menjadi subjek penelitian adalah satu orang pengelola, satu orang tutor/pelatih, dan lima orang peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat khususnya remaja mempunyai minat dalam mengikuti pelatihan seni gamelan sunda. Pengelola Karang Taruna Bhakti Persada berupaya untuk melestarikan budaya lokal dengan cara menyelenggarakan kegiatan pelatihan seni gamelan sunda. Peserta pelatihan seni gamelan sunda mampu untuk bekerjasama dan mendapatkan penghasilan tambahan sebagai reward bagi peserta mahir yang diikutsertakan dalam acara manggung/pentas seni.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN Rohayati, Emi; Firdaus, Nunu Mahmud; Rakhman, Anita
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.21909

Abstract

Dana desa merupakan anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui kementerian desa, yang dimaksudkan untuk meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Dana desa memiliki program pembangunan dalam subbidang pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan pendidikan khusus yang ada di wilayah desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan Alokasi Dana Desa yang dialokasikan untuk meningkatkan sumber daya manusia pada pendidikan kesetaraan di lingkungan sekitar Desa Ciptagumati Kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Wawancara dan dokumentasi adalah metode pengumpulan data yang digunakan. Adapun hasil dari penelitian ini diantaranya : (1) Dana desa dimanfaatkan untuk peningkatan mutu pendidikan nonformal di desa yaitu pada satuan pendidikan kesetaraan (2) dana desa dimanfaatkan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia masyarakat Desa Ciptagumati Kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat.
IMPLEMENTASI DIGITAL PARENTING PADA PRAKTIK PENGASUHAN ANAK USIA DINI DI KOBER AL-FAATHIR Ma'rifah, Dina Siti; Nurhayati, Sri; Rakhman, Anita
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggambarkan tentang implementasi program digital parenting pada praktik pengasuhan anak usia dini di Kober Al-Faathir. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pencarian data melalui observasi dan wawancara partisipatif terhadap 5 informan, yaitu 3 orang sebagai data primer dan 2 orang sebagai data sekunder. Analisis data dilakukan mulai dari pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data secara terstruktur, dan menyimpulkan data yang diperoleh. Hasil analisis data penelitian diantaranya, yaitu: 1) Implementasi digital parenting membantu orang tua memahami secara lebih mendalam tindakan yang perlu dilakukan agar anaknya memperoleh pengalaman belajar yang seimbang antara penggunaan teknologi digital dan interaksi sosial secara langsung; 2) Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya komitmen dan konsistensi pengawasan serta pendampingan yang dilakukan oleh orang tua selama anak menggunakan teknologi digital; 3) Orang tua memiliki peran krusial dalam menentukan aktivitas yang dapat merangsang tumbuh kembang anaknya; dan 4) Diperlukannya sosialisasi bersama dan panduan praktis mengenai pentingnya pengawasan digitalisasi anak, mulai dari memberikan pengaturan screen on time, pemilihan preferensi konten, pembatasan aksesibilitas, penyediaan aktivitas positif yang seimbang antara waktu di depan layar dengan aktivitas perkembangan fisik dan sosialnya.