Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS POTENSI PERMINTAAN (DEMAND) TRANS SIGINJAI RUTE TELANAI PURA - SENGETI Muhammad Padri; Ade Nurdin; Dyah Kumalasari
JURNAL REKAYASA Vol 12 No 1 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v12i1.123

Abstract

Kota Jambi merupakan ibu kota dari Provinsi Jambi menjadi tempat pusat pemerintahan, pendidikan, bisnis dan perdagangan. Sebagai pusat kota tentu akan terus mengalami perkembangan. Mobilitas masyarakat tentu meningkat dan menyebabkan pergerakan, serta jumlah penduduk terus meningkat tinggi. Dampak pada peningkatan pergerakan ekonomi masyarakat dan sosial budaya serta aktivitas perpindahan masyarakat dengan kendaraan transportasi pada lalu lintas jalan. Pengoperasian moda transportasi bus trans siginjai dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat menjangkau tempat - tempat pada kawasan perkotaan maupun wilayah penyangga kota jambi. tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui karakteristik pelaku perjalanan dan pemilihan moda untuk mengetahui probabilitas/Potensi permintaan (Demand) trans siginjai dengan menggunakan atribut biaya, waktu tempuh, waktu tunggu, frekuensi keberangakatan dan tingkat kenyamanan dengan metode stated preference menggunakan 4 skenario. Berdasarkan hasil penelitian bahwa probabilitas/potensi (Demand) trans siginjai pada skenario 1 yaitu 79,7 % sedangkan mobil pribadi yaitu 20,3 %. Pada skenario 2 trans siginjai yaitu 70,4 % sedangkan mobil pribadi yaitu 29,6 %. Pada skenario 3 trans siginjai yaitu 72,3 % sedangkan mobil pribadi yaitu 27,7 %. Pada skenario 4 trans siginjai yaitu 67,2 % sedangkan mobil pribadi yaitu 32,8 %. Dari semua atribut skenario moda transportasi probabilitas/potensi trans siginjai lebih besar dari pada mobil pribadi dan juga dari 4 skenario menunjukkan persentase skenario 1 lebih besar dari skenario lainnya.
ANALISIS TINGKAT PELAKSANAAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DAN PERSEPSI MASYARAKAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR KEJAKSAAN ACEH TENGAH Diana Novita Sukma; Harmes Harmes; Ade Nurdin
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 2 (2022): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada setiap Pembangunan proyek konstruksi tidak lepas dari berbagai macam permasalahan atau tentang penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (SMK3), Salah satunya pada proyek pembangunan suatu kontruksi Gedung, untuk itu perlu adanya Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (SMK3). Penelitian dilakukan dengan menganalisis Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (SMK3), dan Persepsi Masyarakat pada pelaksanaan proyek kontruksi tahap I. dengan melakukan studi perpustakaan dan literatur penelitian serupa yang pertanyaan mengenai Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (SMK3), dan pendapat Masyarakat pada pelaksanaan proyek kontruksi yang kemudian disusun kedalam metode IPA ((Importance-Performance Analysis). Berdasarkan Hasil Analisis perlu Penerapan APD dan APK lengkap saat proses pembangunan berlangsung.
ANALISA HIGHEST AND BEST USE (HBU) SEBAGAI INSTRUMEN PEMILIHAN PROPERTI YANG AKAN DIBANGUN Ana Wahyuni; Harmes Harmes; Ade Nurdin
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 2 (2022): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan zaman kebutuhan akan penggunaan lahan pun semakin meningkat. Penggunaan terhadap lahan dapat berupa berbagai macam jenis bangunan atau properti seperti perkantoran, pertokoan, perumahan, apartemen, hotel dll. Salah satu lahan yang berada di tempat strategis yaitu salah namun tidak dimanfaatkan untuk dibangun properti diatasnya yaitu lahan kosong yang berada di Jl. Gajah Mada, Kec. Jelutung, Kota Jambi dengan luas  lahan ini berada di dekat jalan kolektor primer sehingga memiliki aksesibilitas yang tinggi selain itu kawasan ini juga merupakan kawasan permukiman penduduk dan juga terdapat berbagai jenis bangunan seperti ruko, tempat ibadah, rumah makan dll. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menentukan penggunaan lahan di Jl. Gajah Mada, Kec. Jelutung, Kota Jambi adalah dengan metode Highest and Best Use (HBU). Analisa Highest and Best Use (HBU) adalah suatu analisa tentang penggunaan lahan tertinggi dan terbaik dari suatu lahan kosong ataupun lahan yang sudah terpakai namun tidak digunakan secara optimal. Analisa ini terdiri dari beberapa aspek yaitu aspek legal, aspek fisik, aspek finansial dan aspek produktivitas maksimum. Adapun hasil yang didapatkan dari penelitian ini didapatkan bahwa pertokoan merupakan alternatif properti yang paling menguntungkan jika didirikan pada lahan kosong tersebut. Adapun penambahan nilai lahan dari nilai awal perkantoran memberikan kenaikan harga lahan sebesar 72% atau sebesar Rp 13.194.870,71/m2 dan apabila didirikan pertokoan memberikan kenaikan harga lahan sebesar 73% atau sebesar Rp 14.093.101,48/m2.
Pelatihan Pengembangan Maggot Bsf Menjadi Pakan Hewan Yang Bergizi Dan Ekonomis Ade Nurdin; Fetty Febriasti Bahar; Winny Laura C; Dyah Kumalasari
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i1.1539

Abstract

Maggot merupakan larva lalat Black Soldier Fly yang memiliki nama latin Hermetia illuciens, tumbuh dewasa menyerupai tawon, berwarna hitam dengan panjang 15-20mm. Selain itu maggot memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, yaitu sekitar 42%. Di daerah Kebon Kopi terdapat Kelompok peternak burung puyuh. Salah satu permasalahan dari peternak burung puyuh adalah belum adanya pemanfaatan kotoran dari burung puyuh. Dimana kotoran tersebut dapat menghasilkan polusi udara. Pemanfaatan kotoran dari burung puyuh dapat digunakan sebagai media tambahan untuk budidaya perkembangbiakan Maggot BSF. Pelatihan berupa pengolahan yang sederhana, dengan mencampurkan kotoran ternak dengan sampah organic domestic. Penambahan sampah organik ini sebagai salah satu upaya menangani sampah organik itu sendiri, dengan mengubahnya menjadi bioenergi sebagai media pengembangbiakan maggot BSF. Adapun sampah organik yang digunakan limbah dari buah-buahan seperti kulit nanas, semangka, pepaya dll serta sayuran. Dalam kurun waktu kurang lebih umur 30 hari maggot bisa dipanen untuk dijual dan sebagian dibagi untuk dikembangbiakkan lagi.
Karakteristik Pemanfaatan Limbah Plastik dan Getah Damar sebagai Bahan Pengganti Aspal pada Perkerasan Lentur Prihatini, Putri Rahmadilla; Nurdin, Ade; Sari, Dyah Kumala
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v8i1.14394

Abstract

Asphalt is one of the materials used as road pavement material. One way to prevent damage to road pavement due to vehicle load is to improve the quality and stability of the pavement, but considering that road pavement materials such as asphalt cannot be renewed, other alternative materials are needed as asphalt replacement materials. The material used as a substitute for asphalt is a mixture of plastic waste and resin resin. This utilization is intended to reduce the existence of more and more plastic waste and utilize materials from natural plants. This study aims to determine the characteristics of a mixture of plastic waste and resin resin as a substitute for asphalt on flexible pavement. The test results obtained with the addition of more plastic waste, the penetration test value decreases, the test value of the softening point increases, the specific gravity test value decreases.
Analisis Kandungan Material Campuran Aspal Panas Mix Design AC-WC terhadap Rekonstruksi Jalan Ruas N-029.1 Bts. Kab. Muaro Jambi / Kab. Tanjabtim-Bts. Kab. Tanjabbar Ayzadt, Muhammad; Nurdin, Ade; Bahar, Fetty Febriasti
Jurnal Talenta Sipil Vol 7, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v7i2.517

Abstract

To obtain a good aggregate mixture, efforts are made to keep the gradation of the aggregate mixture in the middle of its specification range. Based on road reconstruction work on section N-029.1 Bts. Regency. Muaro Jambi / Kab. Tanjabtim – Bts. Regency. Tanjabbar is at the point (sta 16+000 – 16+400) where the asphalt that is spread has a soft/liquid texture, which can be seen from the process of compacting and leveling the asphalt layer which is carried out by operating with a number of passes that is not in accordance with what was planned during the trial mix. So it is necessary to carry out an analysis to evaluate the material composition of the hot mix asphalt design layered by Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). The method used is to use secondary data analysis methods in the form of DMF, JMF and gradation data. The results of the analysis of the composition of the hot asphalt mix material show that there are differences in the total proportion value of the mixture, where in the DMF the planned proportion is 32.97% for fine aggregate, 28.26% for medium aggregate, 18.84% for coarse aggregate, 1.88 % for filler, and 5.80% for asphalt. At JMF the proportion of results from weighing is 37.68% for Hot Bin I (fine aggregate), 35.80% for Hot Bin II (medium aggregate), 18.84% for Hot Bin III (coarse aggregate), 1.88% for filler, and 5.80% for asphalt. In field implementation, the proportion of the total mixture produced was 17.90% for Hot Bin III (coarse aggregate), 33.91% for Hot Bin II (medium aggregate), 40.51% for Hot Bin I (fine aggregate), 1, 88% for filler, and 5.81% for asphalt.
Palm Oil Fuel Ash Fineness in Modifying CBR Characteristics of Peat Soil Dwina, Dila Oktarise; Abiyoga, Nurza Purwa; Nurdin, Ade
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2024): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (July 2024)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v12i2.9598

Abstract

Palm Oil Fuel Ash (POFA) is a waste product from the palm oil industry that often causes environmental problems. Its potential as a pozzolan for soil stabilization has been proven; however, the low CaO content makes it an ineffective sole stabilization material. Some researchers suggest reducing the particle size of pozzolan materials to optimize stabilization. This research aims to evaluate the effectiveness of increasing POFA particle fineness in peat stabilization. The study uses samples stabilized with fine and coarse POFA at 30%, 35%, and 40% of the soil's dry weight. California Bearing Ratio (CBR) tests were conducted after curing for 0, 7, 14, and 28 days. Test results show that the highest CBR values for samples with fine and coarse POFA are 5.48% and 5.80%, respectively, with coarse POFA consistently outperforming fine POFA at all curing times. For samples with the same curing time, the CBR value difference between 30% and 40% POFA is less than 1.00, except for fine POFA at 40% after 28 days, which is 1.25 higher than 30%. However, the performance of peat samples with 40% fine POFA is only comparable to those with 35% coarse POFA after 28 days. Based on these results, it can be seen that POFA is more effective as a filler rather than a pozzolan material for peat soil. As a filler, coarse POFA can better enhance the stability of peat.
PEMBUATAN HYDRAM (HYDRAULIC RAM PUMP) BERTEKNOLOGI HYDRO POWER UNTUK MENGALIRI SAWAH TANPA LISTRIK DAN RAMAH LINGKUNGAN DI KELURAHAN PENYENGAT RENDAH Kumalasari, Dyah; Nurdin, Ade; Febriasti Bahar, Fetty; Nuklirullah, M.; Jamal, Nurman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4493-4498

Abstract

Kelurahan Penyengat Rendah memiliki Persawahan yang cukup luas, dengan adanya persawahan tersebut masyarakat setempat bekerja sebagai petani dengan menanam padi pada persawahan tersebut. Persawahan di kelurahan Penyengat Rendah termasuk perswahan yang sulit air, dimana persawahan tersebut hanya mengandalkan air dari hujan. Jika tidak ada hujan atau musim kemarau terjadi maka persawahan tidak mendapatkan air yang membuat persawahan tersebut kering dan mengakibatkan petani gagal panen. Selain persawahan yang masih tadah hujan persawahan di Kelurahan Penyengat Rendah dekat dengan sungai Batanghari yang bisa menyebabkan persawahan banjir akibat luapan air yang terjadi maka diperlukannya sistem irigasi persawahan yang bagus, sistem persawahan tersebut seperti adanya pintu air yang bertujuan untuk mengontrol banyaknya air yang diperlukan untuk area persawahan. Melihat permasalahan perairan yang masih tadah hujan di persawahan tersebut maka tim Pengabdian Prodi Teknik Sipil Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi akan melakukan pengabdian masyarakat mengenai “pembuatan hydram (hydraulic ram pump) berteknologi hydro power tanpa listrik dan ramah lingkungan”. Dengan adanya pompa hydraulic ram diharapkan dapat meningkatkan produktivitas persawahan disana karena masyarakat dapat menanam dan melakukan panen lebih dari satu kali setiap tahunnya karena tidak hanya mengandalkan hujan atau persawahan tadah hujan tersebut sudah mendapatkan perairan melalui pompa hydraulicram. Pompa hydraulic ram saat ini menghasilkan 0,2 liter/detik. Untuk membuang air di sawah dengan hidup 24 jam dalam waktu 2 hari air dalam petak sawah sudah berkurang, sehingga petani dapat lebih awal menanam padi
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS SAWAH KELURAHAN OLAK KEMANG MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM IRIGASI TENAGA ANGIN Nurdin, Ade; Kumalasari, Dyah; Fevriasti Bahar, Fetty; Harmes, Harmes; Purba Abiyoga, Nurza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.830-835

Abstract

Kelurahan Olak Kemang, Kota Jambi, menghadapi tantangan signifikan dalam pengelolaan irigasi pertanian akibat kerusakan sistem irigasi dan minimnya pemeliharaan oleh petani. Hal ini berdampak pada penurunan produktivitas padi hingga 50,8% di wilayah tersebut. Melalui program pengabdian masyarakat, solusi berbasis teknologi ramah lingkungan dikembangkan dengan mengimplementasikan sistem irigasi bertenaga angin. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi distribusi air, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta menekan biaya operasional.  Program ini melibatkan metode partisipatif yang mengedukasi petani tentang perakitan, pengoperasian, dan pemeliharaan teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam mengelola sistem irigasi serta kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Penerapan sistem ini juga terbukti meningkatkan efisiensi pengairan lahan sawah, menjaga produktivitas pertanian, dan mendukung ketahanan pangan lokal. Program ini menjadi model pengelolaan irigasi berbasis energi terbarukan yang efektif dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Analisis Kekuatan AC-WC Bahan Fly Ash Batu Bara sebagai Pengganti Abu Batu dengan Metode Marshall Nurdin, Ade; Erlangga, Erlangga; Nuklirullah, M.
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v7i2.9190

Abstract

Abstract: The layers contained in flexible pavement, one of which is the Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) layer, is a layer that is quickly damaged compared to other layers, because this layer is located at the top and is directly related to environmental conditions and vehicle wheel loads. One of the efforts that can be made to increase the strength of the road pavement structure in the AC-WC layer is by utilizing waste material from burning coal as a substitute for stone ash. The material used is fly ash mixed with successive levels namely (0: 100), (25:75), (50:50), (75:25) and (100:0). The optimum asphalt content (OAC) used was 5.78%. Based on the results of the physical characteristic test using the Marshall test, the fly ash material to be used meets the required specifications. As it is affected by aggregate gradation, bitumen content and compaction process, the flow rate increases simultaneously. The stability value obtained from the asphalt content of 5.781% (10%) variant is 1097.0 kg, higher than the other variants. Only 2 sample variants meet VIM specifications. Obtained optimum asphalt value of 5.75% which is close to the initial optimal asphalt estimated. Key words: Coal Fly ash, Marshall Test, AC-WC, Optimum Asphalt Content, MQ-optimum