p-Index From 2021 - 2026
10.164
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL EMBA : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Academy of Education Journal Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika EDUTEC : Journal of Education And Technology JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika JURNAL ILMIAH MAKSITEK JURNAL ILMIAH SIMANTEK Jurnal Suluh Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika SUPERMAT (JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Teknimedia: Teknologi Informasi dan Multimedia Didaktika: Jurnal Kependidikan INTELEKTIUM SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Indo-MathEdu Intellectuals Journal Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) JURNAL CURERE Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Indonesian Research Journal on Education Educativo: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Pembelajaran Matematika Halawa, Fariyanto; Telaumbanua, Yakin Niat; Harefa, Amin Otoni; Mendrofa, Ratna Natalia
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2625

Abstract

Tujuan dari pembelajaran matematika salah satunya yaitu siswa mempunyai kemampuan memahami konsep matematika itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan pemahaman konsep matematika pada materi pola bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pemahaman konsep sebanyak 5 butir soal dan wawancara dengan subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori kelompok rendah sebanyak 9 orang atau sebesar 40,90%, tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori kelompok sedang sebanyak 7 orang atau sebesar 31,81%, tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori tinggi sebanyak 6 orang atau sebesar 27,27%. Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep kategori “tinggi” mampu menyelesaikan soal dengan benar dan tepat akan tetapi masih terdapat kesalahan pada indikator 1. Dari wawancara, diketahui hal ini disebabkan oleh kurang memperhatikan pertanyaan yang diberikan dan merasa kurang percaya diri dalam menjelaskan jawaban yang diperoleh. Kemudian siswa dengan kemampuan pemahaman konsep “Sedang” mampu menyelesaikan sebagian soal dengan benar tetapi masih terdapat kesalahan pada indikator 4, dan 5 dalam melakukan perhitungan dan kurang teliti. Selanjutnya, Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep kategori “Rendah” masih mengalami kesulitan menyelesaikan setiap indikator pada 3, 4 dan 5 yang diberikan, siswa merasa belum pernah mempelajari soal yang diberikan.
PERBEDAAN KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Telaumbanua, Ruti Faeri; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Ratna Natalia
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.16398

Abstract

Abstrak Matematika merupakan mata pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa di sekolah. Namun kenyataannya siswa SMK Negeri 3 Gunungsitoli mengalami kendala dalam pembelajaran karena kemampuan pemahaman matematis siswa masih tergolong rendah. Sehingga siswa kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan model pembelajaran project based learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode eksperimen semu (quasi experimental). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Gunungsitoli dan sampel penelitian sebanyak 2 kelas yang diambil secara nonprabability sampling, yaitu siswa kelas XI-TKJ 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI-MP 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen penelitian ini berbentuk essay test kemampuan pemahaman matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji hipotesis satu pihak, diperoleh nilai thitung = 4,021 dan ttabel = 1,682. Karena thitung = 4,021 ttabel = 1,682 maka Ho ditolak dan Ha  diterima yang berarti : ada perbedaan keefektifan model pembelajaran  project based   learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Juni Yanto Zebua; Yulisman Zega; Yakin Niat Telaumbanua
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1212

Abstract

Matematika sebagai suatu disiplin ilmu yang lebih mengutamakan proses berpikir, dan di dalamnya terkandung aspek-aspek substansial yang menuntun siswa untuk berpikir logis menurut pola dan aturan yang telah tersusun baku. Kemampuan berpikir kritis adalah proses dalam kognitif murid untuk menganalisa permasalahan yang ditemui, mengidentifikasi serta menelaah informasi untuk menyusun strategi dari permasalahan itu sendiri. Permasalahan utama yang diperoleh bahwa siswa tidak senang belajar matematika, apalagi mengerjakan soal-soal yang jauh berbeda dengan materi yang dipelajari. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen tes kemampuan berpikir kritis ini berupa tiga soal uraian dan wawancara terpisah kepada siswa. Berdasarkan hasil analisis terhadap hasil tes yang diberikan kepada responden sebanyak 28 siswa diperoleh fakta bahwa kemampuan berpikir kritis siswa rata-rata tergolong rendah dengan rata-rata sebesar 42.95. berdasarkan wawancara siswa mengaku jawaban yang diberikan hanya berupa perkiraan saja tanpa diikuti alasan yang kuat pada jawaban yang telah ditulis/dipilih.
PERBEDAAN KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Telaumbanua, Ruti Faeri; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Ratna Natalia
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.16398

Abstract

Abstrak Matematika merupakan mata pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa di sekolah. Namun kenyataannya siswa SMK Negeri 3 Gunungsitoli mengalami kendala dalam pembelajaran karena kemampuan pemahaman matematis siswa masih tergolong rendah. Sehingga siswa kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan model pembelajaran project based learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode eksperimen semu (quasi experimental). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Gunungsitoli dan sampel penelitian sebanyak 2 kelas yang diambil secara nonprabability sampling, yaitu siswa kelas XI-TKJ 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI-MP 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen penelitian ini berbentuk essay test kemampuan pemahaman matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji hipotesis satu pihak, diperoleh nilai thitung = 4,021 dan ttabel = 1,682. Karena thitung = 4,021 > ttabel = 1,682 maka Ho ditolak dan Ha  diterima yang berarti : ada perbedaan keefektifan model pembelajaran  project based   learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa.
Application of Problem Based Learning Learning Model in Improving Mathematics Learning Outcomes of Class VIII Students of State Junior High School 1 Ulugawo Academic Year 2021/2022 Sotanius, Tafonao; Lase, Sadiana; Telaumbanua, Yakin Niat
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i2.144

Abstract

Based on the results of preliminary observations at the Ulugawo State Junior High School 1, several problems were found, including: 1) Learning is still conventional (teacher centered), and 2) Student learning outcomes in mathematics subjects are still lacking. Research objectives: (1) Describe the quality of mathematics learning through the application of the Problem Based Learning learning model. (2) Describe student learning outcomes in mathematics subjects through the application of the Problem Based Learning learning model. The research location is at Ulugawo State Junior High School 1. The subjects of the study were 26 students of classVIII-A, consisting of 10 men and 16 women. The research method used is Class Action Research (PTK) which consists of four stages, namely: (1) Planning, (2) Action, (3) Observation, and (4) Reflection. Research instruments: (1) Observation sheets, (2) Learning quality questionnaires, (3) Student learning outcomes tests (4) Interview guide sheets, and (5) Photo documentation. Research results: (1) The quality of mathematics learning through the application of the Problem Based Learning learning model at the State Junior High School 1 Ulugawo for the 2021/2022 Academic Year in Cycle I, which is 64.39% classified as sufficient criteria and in Cycle II, 98.53% is classified as very good criteria. (2) The average student learning outcomes in mathematics subjects through the application of the Problem Based Learning learning model at the State Junior High School 1 Ulugawo for the 2021/2022 Academic Year in Cycle I are 69.30 classified as sufficient criteria and in Cycle II, 80.15 are classified as good criteria.
Pengembangan LKS Berbasis Missouri Mathematics Project (MMP) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Zalukhu, Junitariang; Mendrofa, Ratna Natalia; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Netti Kariani
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 5 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i5.24618

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi observasi dan pemberian tes awal di SMP Negeri 6 Lahewa, yang menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII masih sangat kurang dan bahan ajar yang digunakan masih terbatas, kurangnya kemandirian belajar, dan siswa yang kesulitan memahami dan menjawab soal matematika sehingga menyebabkan siswa tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan bahan ajar berupa LKS yang sederhana, sehingga mudah dipahami oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKS berbasis Missouri Mathematics Project (MMP) yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE, yang terdiri atas lima tahapan yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi ahli materi, bahasa, desain, angket respon guru dan siswa. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa komentar dan saran yang diberikan terhadap LKS yang dikembangkan. Data kuantitatif berupa hasil angket dari validator, angket respon siswa, angket respon guru dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, LKS yang dikembangkan telah teruji dan dinyatakan valid baik dari segi validitas materi (isi), validitas bahasa, dan validitas desain. Selanjutnya, LKS juga sangat praktis digunakan oleh siswa dengan persentase kepraktisan sebesar 86,86% dan hasil persentase kepraktisan dari guru sebesar 97,27%. LKS yang dikembangkan juga efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan nilai rata-rata 85,00 dan berada pada kategori sangat baik dan persentase ketuntasan klasikal sebesar 86,36% berkategori sangat efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan sudah memenuhi harapan atau tujuan penelitian.
Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Self Regulated Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa UPTD Smp Negeri 1 Mandrehe Barat Zebua, Syukur Marno Life; Mendrofa, Netti Kariani; Mendrofa, Ratna Natalia; Telaumbanua, Yakin Niat
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 5 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i5.24613

Abstract

Students' critical thinking skills in mathematics learning are still low and need to be addressed immediately, particularly at UPTD SMP Negeri 1 Mandrehe Barat. This is influenced by the limited availability of learning materials. As a solution, a Self Regulated Learning (SRL)-based module was developed to encourage independent, reflective, and gradual learning to enhance students' critical thinking skills. This study aims to develop a mathematics learning module based on SRL that is valid, practical, and effective in improving students’ critical thinking skills. This research is a development study using the Plomp model, which consists of three phases: preliminary investigation, prototyping phase, and assessment phase. The instruments used in this research include learning outcome tests, validation questionnaires, and student and teacher response questionnaires. The types of data used in this study are qualitative and quantitative. Qualitative data consist of comments and suggestions from validators regarding the developed module. Quantitative data consist of validation scores, student and teacher responses, and critical thinking test results after using the developed learning material. The results showed that the developed module was highly valid, with validation scores from subject matter expert I at 92%, expert II at 93%, language expert at 82.5%, and design expert at 90%. The module was also considered highly practical, with student response at 90.4% and teacher response at 95%. Furthermore, the module was effective in improving students’ mathematical problem-solving skills, with an average score of 76.34 (moderate category) and classical completeness of 88.46% (very effective category). It can be concluded that the developed SRL-based learning module meets the objectives of the study.
Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Problem Based Learning Siswa SMP Negeri 3 Bawolato Bawamenewi, Eniman; Lase, Sadiana; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Netti Kariani
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 5 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i5.24617

Abstract

This research was motivated by findings in the problem limitation, namely that students' mathematics learning outcomes had not yet reached the Minimum Mastery Criteria (KKM). Many students considered mathematics to be difficult and boring, and the lack of instructional materials contributed to the ineffectiveness of the learning process. To overcome this issue, a mathematics learning module based on the Problem Based Learning (PBL) model was developed to enhance students' active involvement. This study aims to develop a module that is valid, practical, and effective for use in junior high school mathematics instruction. The research adopted the ADDIE development model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The instruments used in this study included validation questionnaires, practicality questionnaires, effectiveness questionnaires, and learning outcome tests. The subjects of the research were one mathematics teacher and eighteen Grade VIII students at SMP Negeri 3 Bawolato. The data collected consisted of both quantitative and qualitative data. The validation results indicated that the module was highly valid, with a score of 91.6% from the content expert, 88.8% from the language expert, and 87.5% from the design expert. The module was considered highly practical based on the teacher's response (92.5%) and students' response (89.8%). The module's effectiveness was demonstrated by an increase in students’ learning outcomes, from an average score of 25.67 (low category) to 84.55 (very good category). Thus, the mathematics module based on the Problem-Based Learning model meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness, and is suitable for use in mathematics learning at the junior high school level.
Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli Lase, Sadar Riang; Mendrofa, Ratna Natalia; Lase, Sadiana; Telaumbanua, Yakin Niat
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i4.2647

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan produk modul ajar berbasis etnomatematika yang valid, praktis dan efektif untuk Kurikulum Merdeka, yang akan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025, yang termasuk dalam jenis penelitian pengembangan dengan model 4D (Define, Design, Development, Dissemination). Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, validator modul ajar I (92,22%), validator modul ajar II (94,44%), dan validator modul ajar III (95,55%) menilai kualitas modul ajar kurikulum merdeka berbasis etnomatematika yang dibuat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa memenuhi syarat sebagai sangat layak. Dengan rata-rata persentase kepraktisan sebesar 83,72% dan persentase efektivitas sebesar 90,62%, modul ajar ini juga terbukti sangat bermanfaat. Dengan demikian, telah dihasilkan sebuah modul ajar berbasis etnomatematika yang dapat mendukung peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa serta telah terbukti bermanfaat, praktis, dan berhasil digunakan secara optimal dalam proses pengajaran matematika.
Pengaruh Model Pembelajaran Collaborative Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Reflektif Siswa SMP Negeri 1 Hiliduho Mendrofa, Ignasius; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Ratna Natalia; Mendrofa, Netti Kariani
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 6 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i6.4141

Abstract

This research is based on the results of a preliminary study conducted by researchers at SMP Negeri 1 Hiliduho. The problems identified were: (1) insufficient variety of classroom learning models and (2) students' lack of reflective thinking skills in solving mathematics problems. The purpose of this study was to determine the effect of the Collaborative Learning model on students' reflective thinking skills at SMP Negeri 1 Hiliduho. This quantitative study used a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The population was eighth-grade students, and the sample consisted of two classes: VIII-A as the experimental class and VIII-C as the control class. The instrument used was a descriptive test of reflective thinking skills. The research results obtained based on one-way hypothesis testing yielded a calculated t value of 4,628 and a t value of 2.024. Since t value > t value, or 4,628 > 2.024, H0 is rejected and Ha is accepted, meaning "there is an effect of the Collaborative Learning model on students' reflective thinking skills.
Co-Authors Amin Otoni Harefa Bawamenewi, Eniman Buulolo, Marnus Daeli, Veridiana Edi Surya, Edi Edi Syahputra Elmanani Simamora Eunike Zai Fanorama Gulo Gea, Alfandy Gea, Desri Yanti Gea, Elvin Sri Sandy Giawa, Nurul Ihsani Gulo, Anugerah Setiawan Gulo, Rahmat Juang Gulo, Rido Eli Halawa, Fariyanto Halawa, Notarius Halawa, Nova Martilina Halawa, Sahabat HALAWA, YUFITA Hia, Ester Hulu, Friska Putri Magdalena Hulu, Mitra Verolina Hulu, Wikari Indahwati Bu’ulolo Insaf Rizalt Putra Gulo Intan Wirna Waruwu Izwita Dewi Izwita Dewi Juni Yanto Zebua Juwinta, Indah Laia, Dimaria Laia, Wasnidar Lase, Jupi Yarman Lase, Sadar Riang MARIA MAGDALENA BATE’E Marlinawati Telaumbanua Mart Peterson Daeli Mendofa, Juvita Sri Kasrina Mendrofa, Asri Selvi Putri Mendrofa, Ignasius Mendrofa, Ratna Natalia Murni Relawan Telaumbanua Ndraha, Mei Tri Murni Ndruru, Jenni Indah Mitra Ndruru, Melida NETTI KARIANI MENDOFA Pniel Sozawato Zendrato RAHMIAH MENDROFA RINCE ASTUTI ZEGA Sadiana Lase SALOME WARUWU Septriani Telaumbanua Simamora, Elmanani Sotanius, Tafonao SYARIFA AINI Tafonao Sotanius Telaumbanua, Happy Rahmat Saro Telaumbanua, Ikhlas Agen Munasabah Telaumbanua, Ovitarni TELAUMBANUA, RESTI JULIANA Telaumbanua, Ruti Faeri Waruwu, Juli Antonius Waruwu, Lilis Priska Waruwu, Mitra Novitri Waruwu, Nini Suryani Waruwu, Nofati Waruwu, Yutiani Yaatulo Hulu Yudika Zebua Yulisman Zega Yutiani Waruwu ZAI, EDISON Zalukhu, Junitariang Zalukhu, Putri Wulandari Zebua, Amin Kristin Zebua, Boy Arwin Zebua, Ikke Afdolitha Zebua, Siska Yanti Zebua, Srinuryanti Zebua, Syukur Marno Life Zebua, Vance Gunawan Zega, Odismeri Zega, Pretty Souvenir Zega, Silih Mentari Zendrato, Arikasian Zendrato, Niat Wati Zendrato, Pniel Sozawato Zendrato, Yohana Ziliwu, Erawan Darma