Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Dynamics of Forming Multicultural Awareness of Students at SMKN 5 Gorontalo Bunta, Abd. Firman; Sarina, Sarina; Wicaksono, Muhammad Arif; Dotutinggi, Sanri J.
Journal of English Language and Education Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i2.2166

Abstract

Multicultural education has a strategic role in forming inclusive attitudes and harmonious social relations in a pluralistic school environment. However, the study of multicultural education has tended to emphasize curricular and cognitive approaches, thus ignoring the role of school social and cultural practices in shaping students' multicultural awareness. This study aims to analyze how school culture shapes students' multicultural awareness and identify challenges in the process of its formation at SMK Negeri 5 Gorontalo. The research uses a qualitative method with a descriptive approach through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that students' multicultural awareness is more predominantly formed through daily social practices based on local wisdom, such as collective work, deliberation, and cross-cultural interaction. However, this awareness is still implicit and faces challenges in the form of a lack of reflection on values, exclusive social relations, and a reduction in multicultural meanings in symbolic practices. This study concludes that strengthening school culture needs to be directed at the development of reflective mechanisms so that students' multicultural awareness develops critically and sustainably
EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH LATHE SCRAP DI PT XYZ Wicaksono, Muhammad Arif; Mulya, Widya; Saputra, Dharma
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.695

Abstract

Di dunia industri terkait pengelolaan limbah B3 masih banyak pelanggaran yang dilakukan oleh oknum yang mementingkan keuntungan semata tanpa peduli aspek keselamatan baik untuk pekerja maupun lingkungan sekitar. Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun karena sifat dan/atau kosentrasinya dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan,keberlangsungan hidup makhluk hidup lainnya. Salah satu limbah B3 adalah limbah yang dihasilkan dari proses pembubutan yang sering disebut lathe scrap, limbah B3 lathe scrap jika tidak dikelola dengan baik akan menghasilkan bahaya serta kerusakan limgkungan. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian terkait pengelolaan limbah limbah B3 lathe scrap di PT XYZ sebagai perusahaan yang menghasilkna limbah B3 lathe scrap. Penelitian ini menggunkan metode kualitatif yang bertujuan mengetahui hasil evaluasi pengelolaan limbah B3 lathe scrap untuk kegiatan penyimpanan limbah B3 lathe scrap. Dari hasil evaluasi dengan wawancara serta observasi yang dilakukan peneliti terkait penyimpanan limbah B3 lathe scrap di PT XYZ didapatkan hasil yang masih kurang dalam penerapannya yaitu dari 27 poin penilaian hanya terdapat 3 poin sesuai denga persentase 11% dan sisanya 24 poin tidak sesuai dengan persentase 89%.
Dinamika Sistem Ambang Batas Pencalonan Presiden Dan Wakil Presiden Pada Pemilihan Umum di Indonesia Wibowo, Irham; Wicaksono, Muhammad Arif; Sarina, Sarina; Mas'ud, Fadil
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38551

Abstract

Sistem Ambang Batas Presiden (Presidential Threshold) merupakan salah satu mekanisme penting dalam pemilihan umum di Indonesia yang menentukan syarat dukungan partai politik atau gabungan partai untuk dapat mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep, dasar hukum, serta implikasi penerapan presidential threshold terhadap dinamika politik dan demokrasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif dan analisis deskriptif, memanfaatkan data dari peraturan perundang-undangan, putusan Mahkamah Konstitusi, serta literatur ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketentuan ambang batas pencalonan presiden, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu, bertujuan untuk memperkuat sistem presidensial dan mendorong penyederhanaan partai politik. Namun, penerapannya menimbulkan perdebatan karena dianggap membatasi hak partai politik baru serta mengurangi ruang partisipasi politik. Kesimpulannya, meskipun presidential threshold memiliki fungsi strategis bagi stabilitas pemerintahan, diperlukan evaluasi kebijakan agar mekanisme ini tidak bertentangan dengan prinsip keterbukaan dan inklusivitas demokrasi di Indonesia.