Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA PENGEDALIAN KUALITAS PADA PROSES PRODUKSI CYLINDER BLOCK EJ59 UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE KAIZEN PADA PT. ASIAN ISUZU CASTING CENTER Andrian Susilo Nugroho; Ari Zaqi Al Faritsy
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i2.1756

Abstract

Asian Isuzu Casting Center merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur casting parts fo engine. Dengan produk utama Cylinder Block EJ59. Pada bulan Januari-2022 s/d Maret-2023 masih ditemukan produk yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau cacat. Jumlah kecacatan setiap bulannya dengan rata-rata keseluruhan sebesar 4%, bila dijumlahkan produksi Cylinder Block EJ59 sebanyak 200.923 per-unit dan terdapat produk defect sebanyak 17.911. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi cacat produk pada produksi Cylinder Block EJ59. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada proses produksi Cylinder Block EJ59 dibagian moulding terdapat empat jenis defect yaitu defect sunakui, defect yakitsuki, defect yumore, dan defect norokui. Dari hasil peta kendali P menyatakan bahwa keempat jenis produk defect yang diperoleh tidak ada yang melewati batas control UCL maupun batas control LCL. Maka dari itu kerusakan pada proses produksi Cylinder Block EJ59 masih berada di dalam batas-batas pengendalian. Dari hasil Fmea didapatkan nilai RPN (Risk Priority Number) dari keempat jenis defect antara lain 350,270,240 dan 150. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada proses produksi Cylinder Block EJ59 dari hasil diagram fishbone adalah faktor manusia, metode, mesin dan bahan baku. Setelah diketahui penyebab defect, maka dilakukan usulan perbaikan menggunakan 5W+1H dan pelaksanaan 5S guna mengurangi jumlah defect pada proses produksi Cylinder Block EJ59 yaitu dengan membuat jadwal perawatan dan pembersihan mesin produksi, pengecekan bahan baku diawal sebelum masuk kegudang penyimpanan bahan baku, mengawasi operator terkait penuangan cairan pouring kedalam cetakan mould dan diberlakukan SOP agar operator memiliki kedisiplinan dan loyalitas pada saat bekerja
Penentuan Interval Perawatan Mesin Open Top Roller Menggunakan Reliability Centered Maintenance Abang Sandi Nurahman Azam Yuda; Ari Zaqi Al-Faritsy
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol.8 No.1 (2026): Edisi April
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v8i1.1902

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan produksi teh. Masalah yang dihadapi dalam proses produksi adalah tingginya downtime mesin Open Top Roller yang disebabkan oleh kerusakan pada komponen mesin seperti bearing, gigi worm, as, dan elektrik motor. Penelitian menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk menetukan interval waktu perawatan dengan pendekatan MTTF serta tindakan perawatan yang harus dilakukan dan Failure Mode Effect and Analysis (FMEA) untuk menganalisis resiko kerusakan/kegagalan komponen mesin Open Top Roller dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis penyebab kegagalan fungsi dan menentukan solusi perawatan yang optimal. Tujuan dari penelitian adalah menentukan tindakan perawatan mesin Open Top Roller untuk mengurangi downtime mesin dan frekuensi kerusakan. Berdasarkan hasil analisis RCM dan FMEA, tindakan perawatan yang dipilih untuk komponen kritis mesin Open Top Roller yaitu bearing, gigi worm, as, dan electric motor adalah Time Directed (TD) dengan waktu penjadwalan perawatan setiap komponen berbeda – beda seperti komponen bearing adalah 6 hari, gigi worm adalah 7 hari, as adalah 6 hari, dan electric motor adalah 8 hari. Sedangkan tindakan perawatan yang Condition Directed (CD) dengan monitoring sebelum, saat dan sesudah proses produksi adalah komponen VanBelt B78. Penerapan RCM diharapkan dapat meningkatkan efektivitas perawatan mesin, mengurangi frekuensi kerusakan, mengurangi downtime mesin dan mendukung kelancaran serta efisiensi proses produksi di PT. XYZ.
Penerapan Metode Six Sigma Dan Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) Dalam Upaya Pengendalian Kualitas Produk STAY BKA Pada PT XYZ Abrar Zaki Abirama Fawwaz; Ari Zaqi Al-Faritsy
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.11803

Abstract

Product quality plays an essential role in maintaining the competitiveness of manufacturing companies. PT XYZ continues to experience quality issues in the STAY BKA product, with defective products accounting for 32% of total production during the Pre-Delivery Inspection (PDI) process. This study aims to analyze the defect level, identify the root causes of product defects, and propose improvement strategies using the Six Sigma and Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) methods through the DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control) approach. A quantitative descriptive method was employed using production and defect data collected through direct observation and company documentation during February 2026. The results revealed five dominant defect types, namely Over Buffing (36.6%), Dent (22.4%), Bintik (20.1%), Bolong (10.5%), and Paintless (10.4%). The average Defects Per Million Opportunities (DPMO) was 59,941.91, corresponding to a process capability level of 3.0580 sigma. Fishbone analysis and FMEA indicated that the primary causes of defects were related to human, method, machine, and material factors. Improvement recommendations include installing protective partitions in WIP containers, revising standard operating procedures and buffing RPM standards, establishing standard pre-treatment duration, monitoring curing oven temperature, and scheduling regular spray gun maintenance. These improvement actions were integrated into a Control Plan supported by daily check sheets to ensure continuous quality control.
Analisis Efisiensi Mesin Produksi Forming Machine Pada Cv. Agrindo Supra Food Menggunakan Metode OEE Dedi Setiawan; Ari Zaqi Al-Faritsy
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12084

Abstract

CV. Agrindo Supra Food is an agro-industrial company located in Bantul, Yogyakarta, specializing in nata de coco production. The main issue identified is the suboptimal performance of the Forming Machine, with breakdowns occurring up to five times per week, each requiring an average repair time of 30–45 minutes. Setup processes often take twice as long as the ideal 10 minutes, and defective products during startup account for 8–12% of daily output. These problems stem from the absence of a routine maintenance schedule, inefficient equipment layout, and insufficient operator understanding of process parameters. To evaluate machine performance, the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method was applied, covering three key indicators: Availability, Performance, and Quality. Loss analysis was conducted using the Six Big Losses approach. The results showed an Availability of 65.5%, Performance of 88.2%, and Quality of 77.6%, with a total OEE score of only 44.7%, far below the world-class standard of 85%. Improvement strategies include scheduled maintenance, operator training, and standardized work procedures.
Co-Authors Abang Sandi Nurahman Azam Yuda Abdul Fatah Abrar Zaki Abirama Fawwaz Adi Juwito Agustian Setyo Saputra Ahmad Fauzan Ahmad Sobirin alan, Alan Roso Dewanto Alfin Arif Rochim Andrian Susilo Nugroho Andrian Susilo Nugroho Angga Kusuma Putra Angga Suluh Wahyunoto Ari Frediansyah Ari Sugiharto Arni Solekha Arum Bella Adelia Avesena Ahmad Aim Matim Ma’ruf Bagas Wahyu Dwi Nugroho Belida Rahmanulia Chelsi Apriliani Davis Achriyandi Hisyammudin Dedi Setiawan Dewa Saputra Anugrah Lukita Dwicahyo, Rikho Ardiyan Fahmi Fachrudin Falah, Atta Luthfi Nurul Fanny Aulia Noer Rachman Fathurahman Muhammad Fatrohim, Danu Fattra ramadhan Fauzan Ahmad, Fauzan Fauzi Al Asyroof Florensia Rupang Sappa Furqon, Ahmad Nurul Galih Adi Wibowo hengky hari Hengky Hari Prasetiyo I Ketut Suada Ihsan syaifuddin Ihsan syaifuddin Ihsan syaifuddin, Ihsan syaifuddin Jamhari Jamhari Kristina Dora Yunita Lingga Muhamad Ramdani M. Akbarul Mukalimin Mahardhika, Syaqila Erie Marchimal Zulfian Dito Margaretta Felianti Sitorus Muhamad Toha Mutohir Muhammad Ajiwibowo Syawaludin Muhammad Ali Abdurrahman Muhammad Arif Muhammad Khoiri Muslim Muhammad Krisna Agung Ndoro Jatun Kuncoro Jakti Nofal Azhar Pratama Nugroho, Yohannes Anton Otniel Odi Kurniawan Pangestu, Akbar Fitri Adi Purnama, Indra Putut Prasetyo Wibowo Rafi Pratama, Devonda Ridwan Adi Setio Budi Rizki Afif Pratama Rudi Setiadi Sandy Talenta .P Santoso, Aji Santoso Setiadi, Rudi Shafira Dyah Hapsari Sugiharto, Ari Sumantri Safitra Suseno Syaputra, Wahyu Teguh Yulianto Teguh Yulianto, Teguh Umami, Nizar Waafi, M. Shane Yohanes Anton Nugroho Yohanes Anton Nugroho Yohannes Anton Nugroho Zalukhu, Wa’a Gunawan Zidan Aghny Arief