Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS K3 MENGGUNAKAN 5S (SEIRI, SEITON, SEISO, SEIKETSU DAN SHITSUKE) DI AREA PENGGILINGAN TEBU PT MADUKISMO Santoso, Aji Santoso; AL-Faritsy, Ari Zaqi
JAMI: Jurnal Ahli Muda Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46510/jami.v4i1.130

Abstract

Faktor yang menjadi potensi terjadinya kecelakaan kerja di PT Madu Baru PG. Madukismo ialah bahwa pada area penggiling produksi belum menerapkan 5S secara keseluruhan seperti banyaknya barang yang belum tersusun dengan rapi, area kerja yang kotor dan kurangnya perhatian terhadap alat pelindung diri (APD). Usulan penerapan program 5S yang diterapkan pada setiap area penggilingan produksi yang berada di PT. Madu Baru dengan penerapan yang pertama yaitu dengan melakukan seiri atau pemilahan item pada setiap area kerja sehingga barang-barang yang tidak diperlukan disingkirkan dari area kerja. Penerapan yang kedua yaitu seiton atau penataan dilakukan agar peralatan yang disimpan terlihat lebih rapi agar menghindari potensi kecelakaan kerja terpleset benda yang brantakan. Usulan penerapan yang ketiga ialah seiso atau pembersihan, pembersihan yang diusulkan dengan memberikan tanggung jawab pada setiap operator memiliki tanggung jawab pada setiap area kerjanya sehingga area kerja terlihat bersih dan nyaman ketika melakukan pekerjaan. Penerapan selanjutnya yaitu seiketsu dengan pemberian label warna, batas pada benda, pembuatan Standard Operational Procedure (SOP) dan memberikan pemeriksaan secara harian bagi owner.
Analisis Produktivitas Produk Tempe Menggunakan Metode Obejective Matrix (OMAX) Zalukhu, Wa’a Gunawan; Kristina Dora Yunita; M. Akbarul Mukalimin; Ari Zaqi Al Faritsy
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. I (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v3iI.298

Abstract

Dalam era persaingan bisnis yang semakin meningkat, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dihadapkan pada tantangan untuk bersaing secara kompetitif. Menghadapi hal ini, strategi peningkatan efisiensi dan efektivitas menjadi krusial, terutama dalam aspek produksi. Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi indeks produktivitas dan penjualan produk tempe di UMKM Tahu Tempe Pak Tugiyo, dengan fokus khusus pada peningkatan produksi. Menggunakan metode Objective Matrix (OMAX), yang mencakup langkah-langkah Defining, Quantifying (dengan penilaian pada level 0, level 3, dan level 10), dan Monitoring (melalui Score, Weight, dan Performance Indicator), penelitian ini berhasil mengungkap dinamika produktivitas. Hasilnya menunjukkan bahwa puncak produktivitas terjadi pada November 2021 dengan indeks 185%, sedangkan titik terendah dicatat pada Mei 2022 dengan indeks -53,33%. Peningkatan indeks produktivitas dikaitkan dengan efisiensi dalam produksi, termasuk peran operator, penggunaan tenaga kerja, bahan baku, dan energi listrik. Analisis sebab-akibat mengidentifikasi bahwa kinerja mesin penggilingan kedelai yang suboptimal berdampak signifikan terhadap output produksi. Lebih lanjut, masalah pada mesin penggilingan tidak hanya mengurangi jumlah produksi tetapi juga berpotensi mengganggu jam kerja reguler, merugikan efektivitas produksi secara umum.
Optimalisasi Proses Produksi Briket dengan Metode Lean Manufacturing: (Studi Kasus : CV Harico) Rizki Afif Pratama; Ari Zaqi Al Faritsy
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3i2.349

Abstract

CV Harico, perusahaan manufaktur briket berbasis make-to-order, mengalami kendala dalam efisiensi produksi terutama terkait dengan waktu tunggu yang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pemborosan dalam proses produksi briket di CV Harico, menentukan faktor penyebab pemborosan, serta menyusun rekomendasi perbaikan untuk mengurangi atau mengeliminasi pemborosan tersebut. Menggunakan prinsip Lean Manufacturing dengan alat utama Value Stream Mapping, penelitian ini menerapkan metode hitung Borda untuk evaluasi pemborosan. Pemborosan terbesar yang teridentifikasi adalah waktu menunggu, dengan bobot prioritas sebesar 0,24. Process Activity Mapping (PAM) dipilih sebagai alat yang paling efektif untuk mengurangi pemborosan ini, dengan skor 6,42. Penyebab pemborosan dianalisis menggunakan diagram fishbone, dan solusi yang diusulkan adalah pemasangan kipas blower di setiap oven untuk mempercepat proses pendinginan briket. Pemetaan keadaan masa depan menunjukkan penurunan waktu lead time dari 276.068 detik menjadi 264.425 detik.
Implementasi Six Sigma Dan Fault Tree Analysis Dalam Peningkatan Kualitas Produk Tahu: (Studi Kasus : UMKM Bapak Sugiono) Rafi Pratama, Devonda; Al Faritsy, Ari Zaqi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3i3.451

Abstract

Dari total 12.180 unit yang diproduksi oleh UMKM Tahu Pak Sugino, terdapat 1.512 unit produk cacat. Masalah pengendalian kualitas ini menyebabkan penurunan tingkat kepuasan pelanggan dan kerugian bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi jumlah produk cacat dengan menerapkan strategi Six Sigma dan Analisis Pohon Kesalahan (Fault Tree Analysis/FTA). Tiga kategori cacat produk yang teridentifikasi adalah cacat ukuran unit (36,6%), cacat unit kotor (32,3%), dan cacat tekstur unit (31,0%). Tingkat sigma yang diperoleh berdasarkan perhitungan Six Sigma adalah 2,65 dengan DPMO (Defects Per Million Opportunities) sebesar 124.138 peluang per juta. Dengan memanfaatkan metode 5W+1H dan FTA pada ketiga jenis cacat tersebut, diusulkan rencana peningkatan kualitas produk.
APLIKASI SIX SIGMA DAN KAIZEN UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK alan, Alan Roso Dewanto; Ari Zaqi Al Faritsy
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 1 No. 4 (2024): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v1i4.1964

Abstract

Minomartani Sleman village is the location of Bakpia X MSMEs, which make dry and wet bakpia of various flavors. However, until now, bakpia products produced are still many defects stuffing out, burnt, and bulging. The purpose of this study was to determine the factors that cause disability to occur and efforts to improve it. This study uses Six Sigma method with DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control) and proposed improvements with Kaizen. The results of DMAIC analysis showed that the three product defects were caused by human factors, materials, methods, and machines. Sand defects amounted to 276 items, or 49.8%, 110 items, or 19.9%, and defects in bakpia filling out amounted to 168 items, or 30.3%. On the human factor, for example, forget turning bakpia. The factor of the machine or tool is uneven heat in the pan. The mixing process is uneven, and the baking sheet is sticky. Method factor because there is no SOP in MSMEs. Material factors the problem of green beans are not good.
Perbaikan Kuliatas Arang Briket Menggunakan Metode Six Sigma Dan Triz Alfin Arif Rochim; Ari Zaqi Al Faritsy
Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer Vol. 2 No. 1 (2024): Februari: Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mars.v2i1.55

Abstract

CV Harico is a manufacturing company that produces briquetted charcoal final products. In this research, the company had problems with the quality of charcoal briquettes which did not meet standards, amounting to 12% of the production process, including slanted shapes, holes and cracks. In this research, problem solving is done by combining the Six Sigma and TRIZ methods to get suggestions for improvement. The Six Sigma method is an organized and systematic method, Six Sgma has 5 stages, which can be known as the DMAIC phase. Based on the calculation of the DPMO value and the calculation of the sigma value at the measurement stage, the average DPMO value for October 2023-November 2023 was 27219 with a sigma value of 3.43. Based on the identification results using the Fishbone Diagram method and the FMEA method, the largest defects were found in the slanted shape of the charcoal briquettes, these results were obtained from the factor with the highest RPN value that caused defects. Proposed improvements based on the TRIZ method analysis include providing training, carrying out periodic actions, making maintenance schedules, evaluating work processes, changing tools to reduce the occurrence of defects. The aim of this research is to analyze the problems that occur as well as efforts to control quality and reduce product defects in briquetted charcoal products.
Analisis Perbandingan Antara Metode Economic Order Quantity dan Just In Time Untuk Pengendalian Persediaan Pada PT CTI Ahmad, Fauzan; Al-Faritsy, Ari Zaqi
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v19i2.897

Abstract

PT CTI is a company that produces acrylic derivative souvenirs. A problem occurred in January 2024, there was a shortage of raw materials for 3 color lamps and 3 mm acrylic. This research aims to find out the comparison of the appropriate methods applied in this company, namely between 2 inventory control methods, the EOQ method and the JIT method. The results obtained from this research show that by using the EOQ method for 3 color lamps within a period of 2 months, a quantity of 117 units was obtained, the order frequency was 5 times, and the total inventory cost was IDR 967,774.9. And for 3mm acrylic, within a period of 2 months, the quantity is 1 sheet, the order frequency is 4 times, and the total inventory cost is IDR 788,833. Meanwhile, using the JIT method for 3-color lamps in a period of 2 months, the number was 351 units, the order frequency was 2 times, and the total inventory cost was IDR 887,503.3. And for 3mm acrylic, within a period of 2 months, 2 months, the quantity is 1 sheet, the order frequency is 4 times, the total inventory cost is IDR 239,208.25.
Peramalan Penjualan Produk Teralis Besi Menggunakan Metode ARIMA: Studi Kasus Bengkel Las Bale Karya Purnama, Indra; Waafi, M. Shane; Dwicahyo, Rikho Ardiyan; Al-Faritsy, Ari Zaqi
ARZUSIN Vol 4 No 3 (2024): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v4i3.2965

Abstract

Bengkel Las Bale Karya is one of the small and medium-sized enterprises (SMEs) that produces various types of iron crafts such as seesaws, swings, staircase railings, balcony railings, spiral staircases, iron doors, grilles, fence doors, and others. This research focuses on the production of iron grille products. The research method employed in this study is the ARIMA method for forecasting over the next 12 periods. The results of this study aim to optimize iron grille production to prevent product stockpiling, ensure material availability, and enhance workplace safety.
Penerapan Metode Six Sigma Dalam Pengendalian Kualitas Produk Kemeja: Studi Kasus CV. Brill Garment Syaputra, Wahyu; Al-Faritsy, Ari Zaqi
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 - 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v7i2.22567

Abstract

CV. Brill Garment merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri garmen yang fokus pada produksi berbagai jenis pakaian dan produk tekstil. Permasalahan dalam proses produksi adalah perusahaan masih mengalami produk cacat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengendalian kualitas produk kaos CV. Brill Garment dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab cacat pada produk kaos perusahaan. Untuk mengumpulkan data digunakan observasi dan wawancara. Analisis Six Sigma dengan pendekatan DMAIC dan metode perbaikan 5W+1H digunakan. Alat yang digunakan adalah Critical to Quality (CTQ), diagram Pareto, diagram fish frame, diagram kendali, dan analisis mode kegagalan dan dampak (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat jenis cacat yaitu jahitan tidak sempurna, kain kotor, aksesoris tidak lengkap, dan lubang kain. Hasil analisis menunjukkan nilai DPMO sebesar 12.726,32 dan nilai sigma sebesar 3,75. Berdasarkan persentase cacat yang diperoleh, jenis cacat yang mempunyai jumlah cacat terbanyak adalah jahitan tidak sempurna. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan jahitan tidak sempurna, seperti kurangnya keterampilan, kurang akurat, mesin rusak, setting mesin berubah, kualitas kain tidak sesuai, jenis benang tidak sesuai, cara menjahit salah, tidak ada standar operasional prosedur (SOP), kondisi peralatan yang buruk, dan kurangnya sirkulasi udara. Belum adanya standar operasional prosedur (SOP) menjadi faktor dengan nilai RPN tertinggi sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk mengurangi jumlah produk kaos yang cacat.
Penerapan Konsep Lean Manufacturing Untuk Meminimasi Waste Produksi Kerajinan Batik Kayu Pada Sanggar Seni Krebet Davis Achriyandi Hisyammudin; Avesena Ahmad Aim Matim Ma’ruf; Muhammad Khoiri Muslim; Sumantri Safitra; Fauzi Al Asyroof; Ari Zaqi Al Faritsy
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v2i1.3640

Abstract

Sanggar Peni in Krebet Hamlet produces various wooden batik crafts such as key chains, wooden spoons and forks, masks, statues, mirror frames, and other souvenirs. However, there are production layout issues that cause time wastage and lower efficiency. One example is the distance between production processes, such as from cutting to engraving which takes 86,520 seconds with a distance of 41 meters, and from engraving to sanding which takes 23,312 seconds with the same distance. Research using lean manufacturing methods, Current Value Stream Mapping (CVSM), Block Plan, and OMH revealed the time required at various stages of production. The cutting process required a total of 391.25 seconds (320 seconds for operation and 71.25 seconds for transportation), engraving 2,018.38 seconds (2,000 seconds for operation and 18.38 seconds for transportation), and sanding 763 seconds (752 seconds for operation and 10.83 seconds for transportation). The total material handling cost reaches Rp16,214 per day. Based on Block Plan analysis, the highest R-Score value of 0.95 indicates optimal efficiency in the arrangement of production facilities, which is expected to reduce time wastage and increase productivity on demand. Translated with DeepL.com (free version)
Co-Authors Abdul Fatah Adi Juwito Agustian Setyo Saputra Ahmad Fauzan Ahmad Sobirin alan, Alan Roso Dewanto Alfin Arif Rochim Andrian Susilo Nugroho Andrian Susilo Nugroho Angga Kusuma Putra Angga Suluh Wahyunoto Ari Frediansyah Ari Sugiharto Arief, Zidan Aghny Arni Solekha Arum Bella Adelia Avesena Ahmad Aim Matim Ma’ruf Bagas Wahyu Dwi Nugroho Belida Rahmanulia Chelsi Apriliani Davis Achriyandi Hisyammudin Dewa Saputra Anugrah Lukita Dwicahyo, Rikho Ardiyan Fahmi Fachrudin Falah, Atta Luthfi Nurul Fanny Aulia Noer Rachman Fatrohim, Danu Fattra ramadhan Fauzan Ahmad, Fauzan Fauzi Al Asyroof Florensia Rupang Sappa Furqon, Ahmad Nurul Galih Adi Wibowo hengky hari Hengky Hari Prasetiyo I Ketut Suada Ihsan syaifuddin Ihsan syaifuddin Ihsan syaifuddin, Ihsan syaifuddin Jamhari Jamhari Kristina Dora Yunita Lingga Muhamad Ramdani M. Akbarul Mukalimin Mahardhika, Syaqila Erie Marchimal Zulfian Dito Margaretta Felianti Sitorus Muhammad Ajiwibowo Syawaludin Muhammad Ali Abdurrahman Muhammad Arif Muhammad Khoiri Muslim Muhammad Krisna Agung Ndoro Jatun Kuncoro Jakti Nofal Azhar Pratama Nugroho, Yohannes Anton Otniel Odi Kurniawan Pangestu, Akbar Fitri Adi Purnama, Indra Putut Prasetyo Wibowo Rafi Pratama, Devonda Ridwan Adi Setio Budi Rizki Afif Pratama Rudi Setiadi Sandy Talenta .P Santoso, Aji Santoso Setiadi, Rudi Shafira Dyah Hapsari Sugiharto, Ari Sumantri Safitra Suseno Syaputra, Wahyu Teguh Yulianto Teguh Yulianto, Teguh Umami, Nizar Waafi, M. Shane Yohanes Anton Nugroho Yohannes Anton Nugroho Yuda, Abang Sandi Nurahman Azam Zalukhu, Wa’a Gunawan