Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perbandingan Antara Metode Economic Order Quantity dan Just In Time Untuk Pengendalian Persediaan Pada PT CTI Ahmad, Fauzan; Al-Faritsy, Ari Zaqi
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v19i2.897

Abstract

PT CTI is a company that produces acrylic derivative souvenirs. A problem occurred in January 2024, there was a shortage of raw materials for 3 color lamps and 3 mm acrylic. This research aims to find out the comparison of the appropriate methods applied in this company, namely between 2 inventory control methods, the EOQ method and the JIT method. The results obtained from this research show that by using the EOQ method for 3 color lamps within a period of 2 months, a quantity of 117 units was obtained, the order frequency was 5 times, and the total inventory cost was IDR 967,774.9. And for 3mm acrylic, within a period of 2 months, the quantity is 1 sheet, the order frequency is 4 times, and the total inventory cost is IDR 788,833. Meanwhile, using the JIT method for 3-color lamps in a period of 2 months, the number was 351 units, the order frequency was 2 times, and the total inventory cost was IDR 887,503.3. And for 3mm acrylic, within a period of 2 months, 2 months, the quantity is 1 sheet, the order frequency is 4 times, the total inventory cost is IDR 239,208.25.
Peramalan Penjualan Produk Teralis Besi Menggunakan Metode ARIMA: Studi Kasus Bengkel Las Bale Karya Purnama, Indra; Waafi, M. Shane; Dwicahyo, Rikho Ardiyan; Al-Faritsy, Ari Zaqi
ARZUSIN Vol 4 No 3 (2024): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v4i3.2965

Abstract

Bengkel Las Bale Karya is one of the small and medium-sized enterprises (SMEs) that produces various types of iron crafts such as seesaws, swings, staircase railings, balcony railings, spiral staircases, iron doors, grilles, fence doors, and others. This research focuses on the production of iron grille products. The research method employed in this study is the ARIMA method for forecasting over the next 12 periods. The results of this study aim to optimize iron grille production to prevent product stockpiling, ensure material availability, and enhance workplace safety.
Penerapan Metode Six Sigma Dalam Pengendalian Kualitas Produk Kemeja: Studi Kasus CV. Brill Garment Syaputra, Wahyu; Al-Faritsy, Ari Zaqi
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 - 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v7i2.22567

Abstract

CV. Brill Garment merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri garmen yang fokus pada produksi berbagai jenis pakaian dan produk tekstil. Permasalahan dalam proses produksi adalah perusahaan masih mengalami produk cacat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengendalian kualitas produk kaos CV. Brill Garment dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab cacat pada produk kaos perusahaan. Untuk mengumpulkan data digunakan observasi dan wawancara. Analisis Six Sigma dengan pendekatan DMAIC dan metode perbaikan 5W+1H digunakan. Alat yang digunakan adalah Critical to Quality (CTQ), diagram Pareto, diagram fish frame, diagram kendali, dan analisis mode kegagalan dan dampak (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat jenis cacat yaitu jahitan tidak sempurna, kain kotor, aksesoris tidak lengkap, dan lubang kain. Hasil analisis menunjukkan nilai DPMO sebesar 12.726,32 dan nilai sigma sebesar 3,75. Berdasarkan persentase cacat yang diperoleh, jenis cacat yang mempunyai jumlah cacat terbanyak adalah jahitan tidak sempurna. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan jahitan tidak sempurna, seperti kurangnya keterampilan, kurang akurat, mesin rusak, setting mesin berubah, kualitas kain tidak sesuai, jenis benang tidak sesuai, cara menjahit salah, tidak ada standar operasional prosedur (SOP), kondisi peralatan yang buruk, dan kurangnya sirkulasi udara. Belum adanya standar operasional prosedur (SOP) menjadi faktor dengan nilai RPN tertinggi sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk mengurangi jumlah produk kaos yang cacat.
Penerapan Konsep Lean Manufacturing Untuk Meminimasi Waste Produksi Kerajinan Batik Kayu Pada Sanggar Seni Krebet Davis Achriyandi Hisyammudin; Avesena Ahmad Aim Matim Ma’ruf; Muhammad Khoiri Muslim; Sumantri Safitra; Fauzi Al Asyroof; Ari Zaqi Al Faritsy
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v2i1.3640

Abstract

Sanggar Peni in Krebet Hamlet produces various wooden batik crafts such as key chains, wooden spoons and forks, masks, statues, mirror frames, and other souvenirs. However, there are production layout issues that cause time wastage and lower efficiency. One example is the distance between production processes, such as from cutting to engraving which takes 86,520 seconds with a distance of 41 meters, and from engraving to sanding which takes 23,312 seconds with the same distance. Research using lean manufacturing methods, Current Value Stream Mapping (CVSM), Block Plan, and OMH revealed the time required at various stages of production. The cutting process required a total of 391.25 seconds (320 seconds for operation and 71.25 seconds for transportation), engraving 2,018.38 seconds (2,000 seconds for operation and 18.38 seconds for transportation), and sanding 763 seconds (752 seconds for operation and 10.83 seconds for transportation). The total material handling cost reaches Rp16,214 per day. Based on Block Plan analysis, the highest R-Score value of 0.95 indicates optimal efficiency in the arrangement of production facilities, which is expected to reduce time wastage and increase productivity on demand. Translated with DeepL.com (free version)
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENURUNKAN JUMLAH CACAT BENANG COTTON DENGAN METODE SIX SIGMA (DMAIC) Fahmi Fachrudin; Ari Zaqi Al Faritsy
JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jiti.v3i1.995

Abstract

PT Primayudha Mandirijaya merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang pemintalan benang yang terletak di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Pada data produksi benang cotton pada bulan Februari 2024 cacat yang paling sering terjadi yaitu cacat kotor sebanyak 21 unit, cacat stitching sebanyak 15 unit dan cacat non standar sebanyak 8 unit. Studi ini menggunakan metodologi Six Sigma yang bertujuan untuk mengurangi tingkat cacat dengan mendorong pemahaman, pengukuran dan perbaikan proses. Lima fase Six Sigma adalah Define, Measure, Analize, Improve dan Control. Upaya yang dilakukan untuk menurunkan ambang batas kecacatan pada PT Primayudha Mandirijaya, memberikan pemahaman mengenai penggunaan mesin dan perawatan mesin, melakukan pengecekan dan lebih meningkatkan kebersihan mesin, SOP di share ke operator dan di tempel di mesin, dan memberikan pemahaman bagaimana menciptakan kenyamanan lingkungan saat bekerja.
Pengendalian Kualitas Produk Plastik Jenis Polypropylene Menggunakan Metode Seven Tools Pada PT.Kusuma Mulia Plasindo Infitex Ari Zaqi Al Faritsy; Ihsan syaifuddin, Ihsan syaifuddin
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i1.1130

Abstract

ABSTRACT Kusuma Mulia Plasindo Infitex is a company engaged in the manufacturing sector that produces products, one of which is polypropylene plastic. The problems that occurred at PT. Kusuma Mulia Plasindo Infitex is the occurrence of products that do not comply with standards or defective products. Types of defective products include side breaks and folds in the middle with a total of 277 defective products. The purpose of this study was to determine the factors that cause defects in PT. Polypropylene plastic products. Kusuma Mulia Plasindo Infitex . This study uses the seven tools method. The seven tools method uses 7 quality control tools, namely Check Sheets, Control Charts, Cause and Effect Diagrams, Pareto Diagrams, Histograms, Scatter Diagrams and Flowcharts. From the results of research using the seven tools method, it can be seen that the causes of defects in Polypropylene plastic products are caused by 4 aspects, namely machine factors caused by age and machine maintenance, materials that are not according to standards, human factors caused by lack of training and factors of workers' methods that are not according to SOP/standard operating procedures. Keywords: Quality Control, Polypropylene plastic products, Seven Tool.
ANALISA PENGEDALIAN KUALITAS PADA PROSES PRODUKSI CYLINDER BLOCK EJ59 UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE KAIZEN PADA PT. ASIAN ISUZU CASTING CENTER Andrian Susilo Nugroho; Ari Zaqi Al Faritsy
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i2.1756

Abstract

Asian Isuzu Casting Center merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur casting parts fo engine. Dengan produk utama Cylinder Block EJ59. Pada bulan Januari-2022 s/d Maret-2023 masih ditemukan produk yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau cacat. Jumlah kecacatan setiap bulannya dengan rata-rata keseluruhan sebesar 4%, bila dijumlahkan produksi Cylinder Block EJ59 sebanyak 200.923 per-unit dan terdapat produk defect sebanyak 17.911. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi cacat produk pada produksi Cylinder Block EJ59. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada proses produksi Cylinder Block EJ59 dibagian moulding terdapat empat jenis defect yaitu defect sunakui, defect yakitsuki, defect yumore, dan defect norokui. Dari hasil peta kendali P menyatakan bahwa keempat jenis produk defect yang diperoleh tidak ada yang melewati batas control UCL maupun batas control LCL. Maka dari itu kerusakan pada proses produksi Cylinder Block EJ59 masih berada di dalam batas-batas pengendalian. Dari hasil Fmea didapatkan nilai RPN (Risk Priority Number) dari keempat jenis defect antara lain 350,270,240 dan 150. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada proses produksi Cylinder Block EJ59 dari hasil diagram fishbone adalah faktor manusia, metode, mesin dan bahan baku. Setelah diketahui penyebab defect, maka dilakukan usulan perbaikan menggunakan 5W+1H dan pelaksanaan 5S guna mengurangi jumlah defect pada proses produksi Cylinder Block EJ59 yaitu dengan membuat jadwal perawatan dan pembersihan mesin produksi, pengecekan bahan baku diawal sebelum masuk kegudang penyimpanan bahan baku, mengawasi operator terkait penuangan cairan pouring kedalam cetakan mould dan diberlakukan SOP agar operator memiliki kedisiplinan dan loyalitas pada saat bekerja
Implementasi Quality Function Deployment Dalam Perancangan Kemasan Di UMKM Rengginang Rusiti Ahmad Fauzan; Ari Zaqi Al Faritsy
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v1i20.1222

Abstract

Kemasan produk UMKM Rusiti masih menggunakan plastik polos tipis yang beralaskan karton. Pada kemasan tersebut tidak terdapat informasi selain itu kemasan juga susah dibuka karena menggunakan staples, kemudian rengginang sering remuk karena bahan kemasan sangat tipis. Perancangan kemasan produk dengan pendekatan QFD yang berdasarkan ekspektasi pelanggan UMKM Rengginang Rusiti. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas desain kemasan berdasarkan kebutuhan pelanggan. Atribut kemasan yang dibutuhkan pelanggan yaitu 6 atribut dengan urutan prioritas sesuai QFD yaitu atribut mudah dibuka dan ditutup kembali dan atribut terdapat informasi nama, alamat, harga, jenis, kontak dan tanggal kadaluarsa. Berdasarkan pengolahan data menggunakan metode QFD didapatkan hasil perancangan kemasan rengginang baru menggunakan plastik polietilen alumunium foil dengan ketebalan 80 mikron di masing-masing sisinya karena konsumen menginginkan kemasan yang aman dan tidak mudah robek, kemudian kemasan berbentuk standing pouch dengan penambahan zipper lock agar kemasan lebih modern, mudah dibuka serta ditutup kembali dan kedap udara, kemudian pada kemasan juga terdapat labeh informasi berukuran 10 x 6 yang dicetak menggunakan digital printing agar informasi terlihat jelas dan lebih baik dari kompetitor.
Peningkatan Kualitas Produk dengan Menggunakan Metode Six Sigma Di PT Rubber Pan Java Arief, Zidan Aghny; Al Faritsy, Ari Zaqi
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 4, No 2 (2025): Juli
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v4i2.2840

Abstract

PT Rubber Pan Java merupakan Perusahaan manufaktur outsole sepatu. Pada proses produksi masih ditemukan produk cacat seperti pada tahun 2023 ditemukan sebanyak 6.760.696 unit produk yang dihasilkan terdapat sebanyak 417.844 unit produk cacat atau sebanyak 6,18% dari total produk yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian untuk menganalisis proses pengendalian kualitas produk dan memberikan usulan guna meningkatkan kualitas dari produk outsole sepatu menggunakan metode six sigma. Berdasarkan perhitungan pada penelitian didapatkan 4 jenis cacat dengan cacat paling dominan sebesar 29% adalah cacat outsole dirty, didapatkan juga nilai DPMO (Defect Per Million Opportunity) sebesar 1344,48 dalam sejuta produksi dan nilai sigma sebesar 4,5. Berdasarkan pengolahan data diketahui faktor yang menjadi penyebab cacat diantaranya tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri), mesin jarang dibersihkan, material kotor, lingkungan tidak steril. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk outsole sepatu di PT Rubber Pan Java seperti memberikan waktu istirahat yang cukup kepada pekerja, melakukan pelatihan kepada pekerja serta pemeliharaan rutin setiap bulan pada mesin dan selalu menjaga kebersihan lingkungan.
IMPROVING OVEN MACHINE EFFECTIVENESS USING TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) APPROACH Pangestu, Akbar Fitri Adi; Al-Faritsy, Ari Zaqi
Jurnal Disprotek Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v16i2.8525

Abstract

One of the main tools used in bread production at the Azhari bakery is the oven machine. Common problems with the oven machine include leaks in the baking tray, a rusty firebox, and worn-out ignition regulators, resulting in downtime of 50 minutes. The purpose of this study is to identify the TPM pillars that must be implemented to improve the effectiveness of the oven machine. The methods used in this study include Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses analysis, Fishbone Diagram, determining TPM pillars based on the eight TPM pillars, and improvement plans using the 5W+1H method. Based on the OEE calculation, the average value is 100%, indicating that the OEE meets world-class standards. Based on the Six Big Losses analysis, the types of losses identified were Idling and Minor Stoppages and Reduced Speed Losses. In the fishbone diagram, there are three aspects influencing Idling and Minor Stoppages and Reduced Speed Losses: human aspects, machine aspects, and method aspects. To reduce losses in Idling and Minor Stoppages and Reduced Speed Losses, the Autonomous Maintenance (AM) pillar was implemented, consisting of routine basic maintenance of the oven machine, and Planned Maintenance (PM) by conducting scheduled maintenance on the oven machine. MENINGKATKAN EFEKTIVITAS MESIN OVEN MENGGUNAKAN PEDEKATAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)Salah satu alat utama pembuatan roti di pabrik roti bakar azhari adalah mesin oven, permasalahan yang sering terjadi pada mesin oven berupa kebocoran pada loyang, tungku api keropos, dan regulator pengapian aus dan mengalami downtime selama 50 menit. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi pilar TPM yang harus dilakukan dalam meningkatkan efektivitas mesin oven. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE), analisis Six Big Losses, Fishbone Diagram, menentukan pilar TPM berdasarkan delapan pilar TPM, dan rencana perbaikan menggunakan metode 5W+1H. Berdasarkan perhitungan OEE diperoleh rata - rata sebesar 100%, maka nilai OEE telah memenuhi standar world class. Berdasarkan analisis Six Big Losses terdapat jenis losses yaitu Idling and Minor Stoppages dan Reduced Speed Losses. Pada fishbone diagram terdapat 3 aspek yang mempengaruhi Idling and Minor Stoppages dan Reduced Speed Losses yaitu aspek manusia, aspek mesin, dan aspek metode. Untuk mengurangi losses pada Idling and Minor Stoppages dan Reduced Speed Losses, maka diterapkan pilar Autonomous Maintenance (AM) berupa kegiatan perawatan dasar mesin oven secara rutin dan Planned Maintenance (PM) dengan melakukan pemeliharaan yang terjadwal pada mesin oven.
Co-Authors Abdul Fatah Adi Juwito Agustian Setyo Saputra Ahmad Fauzan Ahmad Sobirin alan, Alan Roso Dewanto Alfin Arif Rochim Andrian Susilo Nugroho Andrian Susilo Nugroho Angga Kusuma Putra Angga Suluh Wahyunoto Ari Frediansyah Ari Sugiharto Arief, Zidan Aghny Arni Solekha Arum Bella Adelia Avesena Ahmad Aim Matim Ma’ruf Bagas Wahyu Dwi Nugroho Belida Rahmanulia Chelsi Apriliani Davis Achriyandi Hisyammudin Dewa Saputra Anugrah Lukita Dwicahyo, Rikho Ardiyan Fahmi Fachrudin Falah, Atta Luthfi Nurul Fanny Aulia Noer Rachman Fatrohim, Danu Fattra ramadhan Fauzan Ahmad, Fauzan Fauzi Al Asyroof Florensia Rupang Sappa Furqon, Ahmad Nurul Galih Adi Wibowo hengky hari Hengky Hari Prasetiyo I Ketut Suada Ihsan syaifuddin Ihsan syaifuddin Ihsan syaifuddin, Ihsan syaifuddin Jamhari Jamhari Kristina Dora Yunita Lingga Muhamad Ramdani M. Akbarul Mukalimin Mahardhika, Syaqila Erie Marchimal Zulfian Dito Margaretta Felianti Sitorus Muhammad Ajiwibowo Syawaludin Muhammad Ali Abdurrahman Muhammad Arif Muhammad Khoiri Muslim Muhammad Krisna Agung Ndoro Jatun Kuncoro Jakti Nofal Azhar Pratama Nugroho, Yohannes Anton Otniel Odi Kurniawan Pangestu, Akbar Fitri Adi Purnama, Indra Putut Prasetyo Wibowo Rafi Pratama, Devonda Ridwan Adi Setio Budi Rizki Afif Pratama Rudi Setiadi Sandy Talenta .P Santoso, Aji Santoso Setiadi, Rudi Shafira Dyah Hapsari Sugiharto, Ari Sumantri Safitra Suseno Syaputra, Wahyu Teguh Yulianto Teguh Yulianto, Teguh Umami, Nizar Waafi, M. Shane Yohanes Anton Nugroho Yohannes Anton Nugroho Zalukhu, Wa’a Gunawan