Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Enhancing Self-Regulated Learning and Conceptual Understanding through a TPACK-Based Physics E-Module on Momentum and Impulse Reski, Andi; Sari, Desy Kumala; Uskenat, Kristina; Jua, Selestina Kostaria
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 3 (2025): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/vwec8n65

Abstract

Physics learning frequently poses challenges for students due to the abstract nature of its concepts, particularly in topics such as momentum and impulse, which often result in misconceptions and low engagement. In response to this urgency, integrating technology through the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework has been advocated as an effective strategy to improve conceptual understanding and foster self-regulated learning (SRL). This study aimed to evaluate the effectiveness of a TPACK-based physics e-module in simultaneously enhancing students’ conceptual comprehension and SRL. Employing a quasi-experimental one-group pretest–posttest design, the research involved 30 students at SMA Negeri 2 Merauke, Indonesia. Instruments included a 20-item multiple-choice test on momentum and impulse concepts and a 20-item SRL questionnaire, both validated using Gregory’s content validity index (CVI > 0.80) and demonstrating strong reliability (Cronbach’s alpha > 0.80). Data analysis comprised descriptive statistics, normality testing, paired-sample t-tests, effect size calculations, and normalized gain (N-Gain) indices. The results indicated significant improvements in both domains: SRL scores increased from a mean of 67.60 to 77.67 (t = 12.45; p < 0.001; d = 1.49; N-Gain = 0.449), while conceptual understanding improved from 60.47 to 74.13 (t = 14.23; p < 0.001; d = 1.62; N-Gain = 0.497). These findings confirm that the e-module effectively addressed both cognitive and metacognitive aspects of learning. The novelty of this study lies in its dual focus on SRL and conceptual mastery within a single intervention, applied in a frontier educational context. The study contributes to physics education by providing empirical evidence of TPACK’s capacity to deliver scalable, context-sensitive innovations that enhance learning outcomes in diverse settings.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Kebijakan Lulus Tanpa Wajib Skripsi Putra, Don Jaya; Uskenat, Kristina
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i2.1507

Abstract

Aturan terbaru mengenai syarat kelulusan dari perguruan tinggi diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 Tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Khusus program sarjana dalam pasal 18 yang pada pokoknya menyatakan bahwa syarat kelulusan pada program sarjana dapat berupa pemberian tugas akhir yang dapat berbentuk skripsi, prototipe, proyek, atau bentuk tugas akhir lainnya yang sejenis baik secara individu maupun berkelompok. Dengan adanya peraturan tersebut maka mahasiswa semester akhir pada program sarjana tidak harus menyusun skripsi sebagai syarat kelulusan sebagaimana umum dipraktekkan perguruan tinggi selama ini. Kebijakan ini menimbulkan pro dan kontra dikalangan mahasiswa sehingga penulis bermaksud untuk meneliti lebih jauh sehingga diketahui bagaimana persepsi umum yang berkembang dikalangan mahasiswa Universitas Musamus terkait kebijakan ini. Metode penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan survey dengan tujuan untuk menggambarkan persepsi mahasiswa program sarjana Universitas Musamus terkait kebijakan lulus tanpa wajib skripsi. Responden penelitian berjumlah 50 orang dari berbagai jurusan. Penelitian ini mendapatkan kesimpulan bahwa sebagian besar mahasiswa Universitas Musamus netral namun terdapat kecenderungan untuk menerima kebijakan lulus tanpa wajib skripsi pada program sarjana sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 Tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
Susun Kata Tingkatkan Literasi: Pelatihan Kreatif bagi Anak-Anak Kampung Onggatmit Uskenat, Kristina; Simbolon, Merta; Yuliatun, Tutik
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i4.4755

Abstract

The quality of education in Indonesia is still low, one of the causes is the low ability to read, in this case reading literacy and critical thinking skills, especially in children. This is based on data that Papua Province ranks last with a score of 19.90 which shows a very low category. Onggatmit Village is one of the villages in Merauke, South Papua Province with many children who are still unable to read and even recognize letters and numbers. Basic literacy needs to be applied early in primary school-age children when brain development can still be shaped. Due to conditions that cannot gain knowledge in school, one of the activities that can be done to improve basic literacy is to conduct basic literacy training for children in Onggatmit Village with word stacking games. This service activity was carried out in four stages, namely survey, socialization, training and monitoring. The results of this service activity run smoothly and can improve basic literacy skills carried out with word stacking games for children in Onggatmit Village.
Analisis Tingkat Kebisingan di Lingkungan Universitas San Pedro Kupang Benafa, Desri; Adelia, Kadek Ayu Cintya; Uskenat, Kristina; Baimau, Yanti
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.380

Abstract

Kegiatan pembelajaran atau belajar mengajar yang optimal sangat membutuhkan lingkungan yang kondusif, dan tenang karena dibutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi pada prosesnya. Kawasan lingkungan kampus memerlukan lingkungan yang tenang dan tidak bising. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan di lingkungan Universitas San Pedro. Pengukuran tingkat kebisingan dilakukan dalam tiga hari penelitian dengan pengambilan data 2 jam perhari. Data penelitian terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dengan menggunakan alat SLM (sound level meter). Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah dapat menghitung banyaknya kendaraan yang melintas sekitaran kampus Universitas San Pedro. Dari hasil penelitian Tingkat kebisingan diarea gedung Universitas San Pedro belum sesuai dengan standar baku yang telah ditetapkan yaitu masih lebih besar dari 55 dB (A), sehingga perlu dilakukan penanganan untuk mengurangi kebisingan yang diterima
PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR SISWA Simangunsong, Ika Trisni; Uskenat, Kristina; Gebze, Delson A.
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.56702

Abstract

Salah satu model pembelajaran yang direkomendasikan, yaitu PBL. Kolaborasi model pembelajaran PBL dengan memanfaatan teknologi menjadi salah satu pilihan untuk menghasilkan lingkungan belajar yang variatif, dan efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran, dan mencapai nilai-nilai profil pelajar Pancasila, salah satunya nilai kemampuan berpikir peserta didik. Penelitian yang sudah dilakukan ini memiliki tujuan melihat sejauh apa Problem Based Learning berbasis Artificial Intelligence dalam meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Merauke kelas X.A.5 semester ganjil Tahun Ajaran 2023/2024. Kelas yang digunakan 1 kelas, jumlah siswa sebanyak 36 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Jenis penelitian yang diterapkan quasi eksperimen, data diambil melalui instrumen test berbentuk essay sebanyak 5 soal yang sudah divalidasi terlebih dahulu. Desain yang digunakan one group pretest posttest. Perlakuan yang diberikan melalui model PBL dilaksanakan dengan mengikuti 5 tahapan, yaitu: orientasi siswa kepada masalah, pengorganisasian/kelompok, membimbing penyelidikan, pengembangan-demonstrasi hasil, dan evaluasi, proses dibantu dengan media pembelajaran berbasis teknologi AI, yakni Tome.App. Analisis n-gain menggunakan SPSS 25. PBL berbasis AI memberikan dampak positif terhadap kemampuan berpikir siswa pada topik Pengukuran, hasil yang diperoleh bahwa kemampuan berpikir fisika siswa rata-rata bernilai 62, dimana n-gain menunjukkan 0.41 yang artinya berada pada kategori sedang. PBL berbasis AI sebagai salah satu solusi dalam menciptakan pembelajaran fisika yang efektif di kelas.
Sinergi PBL dan Asistensi Pembelajaran Fisika: Upaya Akselerasi Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Simangunsong, Ika Trisni; Obina, Wilfrida Mayasti; Jua, Selestina Kostaria; Nababan, Evani Doana; Uskenat, Kristina; Tonggo, Fransisco Febryan
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i4.18061

Abstract

This community service program aims to enhance students’ problem-solving abilities in physics through the synergy of Problem-Based Learning (PBL) and learning assistance at SMA YPPK Yoanes XXIII Merauke. The implementation methods included: (1) socialization sessions for parents and teachers; (2) training for grade X students; and (3) mentoring for grade X students through PBL and the use of measuring instruments. The instruments used were tests validated by expert teams, while questionnaires were administered to assess parents’ understanding and students’ responses. Data were analyzed using descriptive analysis techniques. The results of this community service activity indicate that: (1) 90% of parents understood the importance of providing their children with additional lessons or tutoring; (2) students’ physics problem-solving skills improved by 77%; and (3) 14 students recognized the need for additional tutoring in physics. Overall, the program successfully strengthened students’ problem-solving abilities and increased awareness among both students and parents regarding the importance of continuous learning support.