Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Design and Construction of a Machine for Squeezing Avocado Seeds into Oil as a Raw Material for Biodiesel Using a Screw Press Munawar Reza; Muqadis Ilhafa; Taufan Arif Adlie; Zainal Arif; Teuku Azuar Rizal
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 11 No 01 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v11i01.9757

Abstract

The manufacturing industry is growing rapidly, especially in terms of industrial workshops. According to BPS data for 2017, in 2016 the development of the manufacturing industry increased by 4.74%. Engineering design or machine design is a series of processes that translate the results of a system into performance, to explain work in detail on the components used. Mechanical pressing is the process of extracting fat or oil through pressure applied to grains with an oil content of around (30%-70%). The aim of the research is to design a machine for squeezing avocado seeds into oil using a screw press, to obtain the length of time for pressing avocado seeds using a screw press and the percentage of biodiesel raw material oil obtained from avocado seeds in 1 kg after going through degumming. This research was carried out using the machine design method, calculating the length of pressing time and the amount of avocado seed seepage. The load pressure on the press is 360 N/m with an electric motor capacity of 0.88 HP and a rotation speed of 17.5 ????????m. Pressing 1 kg of avocado seeds is 58:39 seconds then the raw material for biodiesel oil is 23 grams/1 kg.
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI STUDI KELAYAKAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) SEBAGAI INOVASI ENERGI LOKAL DI KAMPUNG SELAMAT, TENGGULUN, ACEH TAMIANG Stein Sihombing, Bryan; Turnip, Darlis; Seneng Gusriani, Moro; Amin, Muhammad; Fauzan; Amir, Fazri; Azuar Rizal, Teuku
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v1i3.9561

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) telah diakui sebagai solusi efisien dan ramah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik, terutama di daerah pedesaan dan pegunungan. Dengan menggunakan tenaga air sebagai sumber daya penggerak, PLTMH memanfaatkan potensi energi dari aliran air sungai, saluran irigasi, atau air terjun secara ekonomis dan dengan perawatan yang mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan manfaat PLTMH dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di Kampung Selamat, Aceh Tamiang, dengan mengintegrasikan energi terbarukan dalam konsep ekowisata. Pendekatan pengabdian masyarakat digunakan dengan sejumlah metode pengambilan data, termasuk survei lapangan, pengukuran topografi, wawancara stakeholder, analisis debit air, dan pemanfaatan data historis iklim. Hasil pengukuran debit aliran sungai pada 30 Oktober 2023 menunjukkan kecepatan aliran dan luas aliran, membentuk dasar perhitungan debit aliran air sebesar 0,8 m³/det. Ketinggian air terjun Gunung Pandan diukur sebesar 8,98 m, menjadi parameter dalam perhitungan daya air, dengan potensi daya terbangkitkan sebesar 66,7 kW. Faktor-faktor krusial seperti ketinggian jatuh air, debit air, efisiensi mesin/turbin, kapasitas instalasi, kondisi hidrologi, kondisi geografis/topografi, dukungan komunitas, dan kebijakan menjadi fokus utama. Hasil survei kebutuhan listrik menunjukkan penggunaan listrik sekitar 450 watt per rumah/warung di Dusun Gunung Pandan. Dengan curah hujan rata-rata 2125,29 mm/tahun, ketersediaan air di sungai dianggap cukup untuk mendukung PLTMH. Semua peralatan mekanikal dan elektrikal dapat diperoleh di pasar lokal, memastikan ketersediaan komponen untuk pembangunan PLTMH. Pendekatan ini diharapkan memberikan solusi inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan merangsang perkembangan pariwisata berkelanjutan di Kampung Selamat, Aceh Tamiang. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa PLTMH dapat menjadi pilihan yang tepat untuk memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN DAN OPTIMALISASI POTENSI DESA PAYA LIPAH MELALUI PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR DAN PENGOLAHAN HASIL LAUT Shalihul Nasir, Muhammad; Rizal, Muhammad; Ratna Sari Sinaga, Dewi; Arismawati, Resti; Ramanda, Adam; Kholidiah Siagian, Nur; Milia Wahyuni Siregar, Eka; Dika, Saran; Yardiani, Windi; Anliza Rahmi, Amelia; Khairunnisa; Amir, Fazri; Azuar Rizal, Teuku; Syabriyana, Maliya; Firdasari; Kurnia Sari, Ceni Febi
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v2i2.10413

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dilaksanakan di Desa Paya Lipah, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat melalui pengembangan infrastruktur dan optimalisasi potensi hasil laut. Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, yang bekerja sama dengan masyarakat dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Salah satu program unggulan adalah pembangunan rumah prisma untuk penjemuran kerupuk ikan bandeng, yang menggunakan plastik ultraviolet. Teknologi ini memungkinkan proses pengeringan berlangsung lebih efisien dan higienis, meskipun terjadi perubahan cuaca. Selain itu, kegiatan pembuatan kerupuk ikan bandeng dan produk olahan laut lainnya bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan masyarakat. Selain fokus pada pengolahan hasil laut, program ini juga mencakup pengembangan infrastruktur desa, seperti pembangunan gapura desa yang bertujuan untuk memperindah dan memperjelas identitas desa. Pembuatan peta desa berbasis sistem koordinat geografis juga dilakukan untuk memudahkan akses informasi tentang kondisi geografis dan administrasi desa. Hasil dari kegiatan KKN ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan teknologi dan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Program ini juga memperkuat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa, yang bersama-sama berkomitmen untuk pembangunan desa yang berkelanjutan.
Pengembangan Anaerobic Digester Untuk Produksi Biogas Dari Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Rizal, Teuku Azuar; Mahidin, Mahidin; Ayyub, Muhammad
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 2 No 02 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v2i02.575

Abstract

Total kapasitas produksi seluruh PKS yang beroperasi di Provinsi Aceh mencapai 770 Tons Tandan Buah Segar (TBS) per jam. Limbah dari produksi pabrik kelapa sawit biasa disebut Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS). Jika produksi limbah cair pabrik kelapa sawit berkisar 0.50-0.65 m3 per ton TBS, maka total limbah mencapai 2,471,814 m3 per tahun. LCPSK berpotensi dimanfaatkan melalui pengolahan biokonversi anaerobik secara termofilik untuk memperoleh biogas yang dapat dimanfaatkan sebagai energi. Sampel limbah cair yang digunakan pada penelitian ini diperoleh dari PKS Cot Girek PTPN I Aceh. Dalam penelitian ini, telah dirancang peralatan utama penelitian berupa digester dengan kapasitas 20 liter. Alat tersebut akan disisi dengan campuran LCPKS yang ditambahkan dengan kotoran sapi pada perbandingan 90%:10%, 80%:20%, dan 70%:30%. Kotoran sapi terlebih dahulu dicampur dengan limbah cair biogas untuk menghasilkan aktivator. Bahan baku masukan biogas didapat dengan mencampurkan LCPKS, aktivator, dan CaCO3 yang digunakan untuk meningkatkan pH, kemudian campuran dimasukkan ke dalam digester. Variabel penting yang diukur antara lain: suhu, pH, Nilai Volatile Solid, Kandungan Nitrogen dan Kandungan Karbon dan laju aliran produksi gas. Analisis dilakukan secara diskriptif. Produksi gas dianalisis dengan Analisis Regresi Linier, yang terdiri atas dua peubah, yaitu waktu perbandingan campuran LCPKS- kotoran sapi termasuk dalam peubah bebas, sedangkan produksi gas termasuk dalam peubah tak bebas. Dari hasil penelitian ini diharapkan akan dihasilkan satu prototipe digester anaerobik untuk produksi biogas dengan memanfaatkan limbah cair pabrik kelapa sawit.
Studi Potensi Sumberdaya Air Untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di kabupaten Aceh Barat Daya Thaib, Razali; Rizal, Teuku Azuar; Umar, Hamdani
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 2 No 02 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v2i02.674

Abstract

Secara morfologi daerah Kabupaten Aceh Barat Daya terdiri dari berbagai satuan morfologi seperti pegunungan, perbukitan, dataran dan lain lain. Sebagai daerah tangkapan air (cathcment Area), morfologi pegunungan merupakan daerah yang banyak terdapat sungai sungai yang mengalir pada suatu ketinggian /elevasi tertentu. Adanya perbedaan ketinggian dengan didukung oleh debit air yang besar, neraca air yang relative stabil dan didukung oleh data data lainnya pada suatu sungai, merupakan salah satu sumber energi baru dan terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan tenaga listrik. Tujuan kajian ini adalah mendapatkan karakteristik mendasar PLTMH yang meliputi:Investigasi lapangan dan kajian dasar: topografi, geologi, hidrologi dan kajian potensi daya dan analisis keuangan. Dua lokasi penelitian yaitu : Alur Batee Geulumbak Desa Mata Ie Kecamata Blangpidie dengan posisi berada pada titik koordinat 03045’.45,7”LU, . 96053’02,5’ BT. Dusun Lhok Batee Intan Desa Padang Kecamatan Manggeng dengan posisi berada ada titik koordinat: 03040’04,6” LU, 0960 59’11,6” BT. Hasil studi potensi air untuk Pembangkit Listrik Mikrohidro (PLTMH) di Kabupaten Aceh Barat Daya diperoleh: Potensi energi air pada Lokasi Alue Batee Geulumbak dengan memanfaatkan aliran 0,4 m³/s, tinggi jatuh efektif 112 m, mampu menghasilkan daya 355 KW dan kapasitas energi dapat terjual 2,34 GWh/tahun. Potensi energi air pada Lokasi Desa Batee Intan dengan memanfaatkan aliran 0,5 m³/s, tinggi jatuh efektif 163 m, mampu menghasilkan daya 744 KW dan kapasitas dapat terjual 4,90 Gwh/tahun.
Kajian Numerik Perbaikan Desain Pada Arah Aliran Jet Pump Nasruddin, Nasruddin; Arif, Zainal; Rizal, Teuku Azuar
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 1 No 01 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v1i01.710

Abstract

Perbaikan desain nozel jet pump untuk meningkatkan efisiensi telah dilakukan. Paper ini akan membahas secara detail hasil kajian numerik pengaruh perubahan arah aliran terhadap efisiensi jet pump, validasi data hasil analisa numerik dilakukan dengan melakukan pengujian operasional jet pump pada kondisi desain dan kondisi setelah modifikasi. Kajian numerik dilakukan dengan menggunakan simulasi CFD untuk mendapatkan distibusi kecepatan, volume aliran dan tekanan pada sisi isap dan buangan jet pump. Pengujian dilakukan dengan kapasitas aliran 0.45 liter/detik, dengan tekanan pada sisi isap sebesar 35 psi (241.3 kPa), selanjutnya diukur perubahan kecepatan aliran dan tekanan pada sisi buang jet pump. Dari hasil pengujian pada kondisi standard diperoleh nilai efisiensi 16,28%, sedangkan dari ahsil analisa CFD diperoleh efisiensi 16.4%, sedangkan nilai efisiensi dari kondisi yang telah dimodifikasi dengan mengunakan CFD adalah 27.51%, Pembahasan hasil analisa CFD ditampilkam dalam bentuk distribusi tekanan dan kecepatan aliran, dimana terjadi perubahan distribuasi tekanan dan kecepatan pada nozzle dari kondisi standard dengan kondisi yang telah dimodifikasi.
Kaji Eksperimental Pendinginan Panel Surya Menggunakan Media Udara Rizal, Teuku Azuar; Amin, Muhummad; Saputra, Puput Heri
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 1 No 01 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v1i01.711

Abstract

Penggunaan panel surya pada penyedia energi listrik rumah tangga dan lampu jalan terus meningkat. Akan tetapi panel surya juga memiliki masalah. Khususnya, pada saat tingginya penyerapan radiasi surya sehingga temperatur panel surya meningkat diatas temperatur maksimum. Akibatnya panel surya menghasilkan energi jauh lebih kecil dibanding pada kondisi dingin. Pada penelitian ini telah dibuat satu perangkat pengujian pendinginan panel surya menggunakan media udara. Panel surya yang digunakan memiliki ukuran panjang 839 mm, lebar 537 mm, dan tebal 50 mm, dengan daya output maksimum 50 W. Pada penelitian, digunakan dua panel surya, satu panel surya tanpa pendinginan dan satu panel surya dengan pendinginan menggunakan media udara. Panel surya diletakkan pada sudut kemiringan 15o, udara dialirkan pada variasi kecepatan 1-2 m/s menggunakan blower daya 3W. Variabel yang diukur meliputi, temperatur udara masuk dan keluar panel surya, temperatur permukaan panel surya, tegangan dan arus listrik keluar panel surya, kecepatan angin sekitar panel surya, dan radiasi matahari. Penelitian dilakukan mulai pukul 09.00 -17.00. Dari hasil penelitian diperoleh, temperatur maksimum permukaan dalam panel surya tanpa pendinginan berkisar 46-49 oC, dan efisiensi listrik berkisar 6,1-6,7 %. Sedangkan untuk panel surya dengan pendinginan menggunakan media udara, temperatur maksimum permukaan hanya mencapai 42oC, dan efisiensi meningkat menjadi 7,0- 7,8%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan pendingian menggunakan media udara mampu meningkatkan daya keluaran panel surya dan meningkatkan efisiensi listrik.
Analisis Pemanfaatan Boil-Off Gas Sebagai Bahan Bakar Kapal Pengangkut Gas Rizal, Teuku Azuar; Umar, Hamdani; Amin, Muhammad
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 1 No 01 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v1i01.723

Abstract

Kapal pengangkut LNG merupakan sarana utama yang paling handal dalam transportasi LNG di dunia. Dalam operasionalnya, setiap kapal pengangkut LNG akan menghasilkan boil-off gas akibat ekspansi dari tangki penyimpan LNG. Jumlah rata-rata BOG yang dapat dihasilkan adalah 0,15% dari kapasitas tangki ruang muat per hari. Untuk itu, ada peluang untuk memanfaatkan BOG sebagai bahan bakar kapal pengangkut LNG. Salah satu sistem penggerak mula yang dapat memanfaatkan BOG adalah penggerak mula yang menggunakan siklus gabungan turbin gas dan turbin uap. Paka kajian ini telah dilakukan analisa perbandingan penggunaan siklus kombinasi dengan 3 alternatif keluaran daya. Siklus kombinasi yang menjadi pilihan adalah yang membutuhkan bahan bakar yang rendah dan menghasilkan daya yang besar. Dari hasil analisa untuk kapal pengangkut dengan volume LNG 138.000 m3, diperoleh kombinasi turbin gas dengan daya keluar 25.060 KW dan turbin uap 5.000 KW, akan dapat beroperasi menggunakan BOG sebagi bahan bakar dibandingkan dengan kombinasi daya turbin gas 14.900 KW dan turbin uap 15.000 KW akan membutuhkan bahan bakar tambahan untuk penyediaan panas pada HRSG.
Simulative Study of Fuel Performance of Jatropha Curcas Biodiesel versus Palm Oil Biodiesel on Fishing Vessel Rizal, Teuku Azuar; Umar, Hamdani
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v5i01.730

Abstract

The paper is investigated the application of Jatropha Curcas biodiesel (JCFAME) as well as Palm biodiesel (PFAME) as an alternative fuel and its performance effect in the diesel engines using Diesel–RK computational simulation. Both alternative fuel was simulated to run in four stroke marine diesel engine with 65 HP and single cylinder engine at 178 g/HP.h fuel consumption rate. The computational model will be running on different diesel fuel mode to simulate and investigate each fuel effect upon engine performance. The result of the simulation shown the effect of each alternative fuel in terms of rpm against brake mean effective pressure (BMEP), rpm against power and rpm against specific fuel consumption (SFC). Also, the comparison will be presented in term of Compression Ratio (CR) against BMEP, CR against SFC and CR against Thermal Efficiency (TE).
Optimization of Tubular Solar Distillation Performance With Nano-PCM and Parabolic Trough Collector Seftian Amanda, Muhammad; Amin, Muhammad; Azuar Rizal, Teuku
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 11 No 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v11i02.11148

Abstract

Solar distillation is a desalination method that utilizes solar energy to convert saline water into freshwater. However, the efficiency of this process is often limited by temperature fluctuations and low heat storage capacity. Phase Change Material (PCM) has been used as a thermal storage medium in solar distillation systems, but the low thermal conductivity of pure PCM remains a major challenge. To address this limitation, this study incorporates graphene carbon nanoparticles into beeswax-based PCM to enhance its thermal properties. This research examines the effect of adding 0.3% graphene to beeswax PCM on the performance of a tubular solar distillation system equipped with a Parabolic Trough Collector (PTC). The experiment compares the performance of pure PCM and nano-PCM, each weighing 90 grams and enclosed in an aluminum foil bag. The experimental results indicate that the addition of graphene to beeswax PCM improves solar distillation performance based on three key parameters, namely temperature, productivity, and efficiency. Nano-PCM achieved a maximum temperature of 76 °C, representing a 2.7% increase compared to pure PCM. In terms of productivity, the distilled water yield of nano-PCM was recorded at 0.834 L/m² on October 15, 2024, and 0.819 L/m² on October 17, 2024, marking an increase of 3.22% and 6.64%, respectively, compared to pure PCM. Furthermore, the system’s efficiency also improved with an increase of 3.03% on October 15, 2024, and 6.7% on October 17, 2024. Overall, this study demonstrates that the use of nano-PCM enhances the performance of solar distillation, particularly in terms of operating temperature, water productivity, and system efficiency. These findings highlight the significant potential of nano-PCM applications in large-scale solar distillation systems to improve freshwater production efficiency.