p-Index From 2021 - 2026
6.204
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Nurse Media Journal of Nursing Idea Nursing Journal JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Journal Of Holistic Nursing Science Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Media Keperawatan Indonesia JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan JURNAL NERS LENTERA Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP) Jurnal Sehat Mandiri Health Sciences and Pharmacy Journal Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Jurnal Keperawatan Malang (JKM) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Surya Muda: Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE) Vivabio : Jurnal Pengabdian Multidisiplin Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Jurnal Keperawatan Cikini Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Nursing Science Update DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat SENAPAS Jurnal ABDIMAS MUTIARA Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Scientific Development Journal Jurnal Abdimas Kesehatan Jurnal Ners Lentera Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Keperawatan Terapan
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas penerapan senam kaki terhadap penurunan gula darah pada lansia diabetes melitus Rekke, Priskilia Eklesia; Permatasari, Indah; Sianturi, Sondang Ratnauli
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i1.1457

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit degeneratif yang terjadi ketika pankreas tidak lagi sanggup memproduksi insulin secara memadai, atau ketika tubuh tidak dapat mengoptimalkan penggunaan hormon tersebut sebagaimana mestinya. Kondisi ini menyebabkan terjadinya peningkatan kadar gula (glukosa) dalam darah. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu menurunkan kadar gula darah serta mencegah komplikasi pada penderita diabetes melitus adalah senam kaki diabetes. Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi senam kaki diabetes dalam meningkatkan aliran sirkulasi darah dan menjaga kesehatan kaki pada lansia dengan diabetes melitus. Studi kasus ini dilakukan di wilayah warga binaan Puskesmas X Kecamatan Johar Baru terhadap 12 lansia penderita diabetes melitus. Studi ini dilaksanakan pada periode Desember 2025 hingga januari 2026 dengan metode observasi deskriptif. Intervensi senam kaki diabetes diberikan selama dua hari berturut-turut. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa senam kaki diabetes mampu menurunkan kadar gula darah pada lansia DM, dengan penurunan rata-rata GDS sebesar ±19,5% atau 44 mg/dl. Selain menurunkan kadar gula darah, terapi ini juga meningkatkan sirkulasi darah perifer, serta memperkuat otot-otot kaki. Terapi senam kaki diabetes terbukti efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam membantu pengendalian kadar gula darah pada lansia penderita diabetes melitus.
Relationship Between Self-Efficacy and Independence in Performing Activities of Daily Living Among the Elderly Fadilla, Fany; Sianturi, Sondang Ratnauli
Side: Scientific Development Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Side: Scientific Development Journal
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/fqyfqb21

Abstract

The rapid growth of the elderly population in Indonesia has increased the demand for long-term care and support, particularly in institutional settings. Maintaining independence in activities of daily living is a critical determinant of quality of life among older adults. Psychological factors, especially self-efficacy, play a pivotal role in sustaining functional independence. This study aimed to examine the relationship between self-efficacy and the level of independence in performing ADL among older adults residing in a social care institution. A quantitative, descriptive-correlational study with a cross-sectional design was conducted among 66 older adults living at PSTW Budi Mulia 2 Cengkareng,Jakarta. Participants were selected using purposive sampling. Self-efficacy was measured using the Indonesian version of the General Self-Efficacy Scale, while ADL independence was assessed using the Barthel Index. Data were analysed using the Chi-square test with a significance level of p< 0.05. The majority of participants demonstrated high self-efficacy (95.4%) and were independent in ADL (96.9%). A statistically significant association was found between self-efficacy and ADL independence (p < 0.05). Older adults with high self-efficacy were significantly more likely to perform daily activities independently than those with low self-efficacy. Self-efficacy is significantly associated with functional independence among institutionalized older adults. Strengthening self-efficacy through structured physical, psychological, and social interventions may contributed to sustaining independence and improving quality of life in elderly care institutions.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Perawat dalam Pencegahan Phlebitis di Rumah Sakit Wardani, Ika Kusuma; Sianturi, Sondang Ratnauli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37718

Abstract

Phlebitis merupakan salah satu Healthcare Associated Infections (HAIs) yang sering dialami oleh pasien rawat inap, phlebitis merupakan infeksi atau peradangan pada pembuluh darah vena yang disebabkan oleh kateter vena ataupun iritasi kimiawi zat adiktif dan obat-obatan yang diberikan sebagai perawatan dirumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan. Untuk menghindari terjadinya phlebitis, perawat perlu meningkatkan pengetahuan tentang terapi intravena, melakukan cuci tangan sebelum maupun sesudah tindakan pemasangan infus serta memperhatikan pergerakan konektor infus, lokasi penusukan infus, pencampuran obat-obatan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku perawat dalam pencegahan phlebitis. Desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel penelitian adalah perawat di unit rawat inap RS X sebanyak 79 responden. Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku perawat dalam pencegahan phlebitis didapatkan nilai p-value yang dihasilkan dari analisis (0.022). Saran : Peneliti menyarankan agar perawat meningkatkan pengetahuan dan perilaku dalam meningkatkan praktik pencegahan phlebitis dengan mengikuti pelatihan ataupun seminar khusus yang terfokus pada phlebitis dan pencegahannya.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN ORANG DENGAN HIV/AIDS MINUM OBAT ARV Sondang Ratnauli Sianturi; Dorothea CB
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v6i2.1572

Abstract

Pengobatan ARV dapat menurunkan jumlah virus HIV hingga pada jumlah terendah, sehingga dapat mencegah resiko infeksi oportunistik atau penyakit penyerta seperti TBC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan ODHA minum ARV. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi melibatkan 113 responden. Berdasarkan uji univariat diperoleh hasil bahwa reponden berusia 22-40 tahun sebanyak 89,4% jenis kelamin laki-laki 91,2%, jenis pekerjaan sebagai karyawan swasta sebanyak 74,3%, responden dengan sisa 3-12 dosis obat dalam 30 hari sebanyak 57,5 %, untuk responden yang kurang mendapat dukungan keluarga sebanyak 61,3%, dan responden yang tidak patuh dengan dukungan keluarga baik sebanyak 50%. Hasil uji bivariate diperoleh nilai p value sebesar 0,363, yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan ODHA minum obat ARV.
Co-Authors 1ti Wulandari Afriana, Denny Andri Karmunianto Antonius Janggeng Ayu, Eka Bere, Contriana Yusinta Bobby, Fransiskus Christine Wahyuningsih Chryest Debby Cicilia Ika Debby, Chryest Dilianty, Oktaviani Maria Dorothea CB Eki Pratidina Elifati Gulo, Klandinus Elin Sabrina Fadilla, Fany Fitriana Suprapti Fransiskus Bobby Gulo, Estifania Anggrening Gulo, Marscylia Harefa, Fetrianika Hidayah, Ainum Juhariah Hidayat, Faried Rahman Ides, Stefanus Andang Ika Kusuma Wardani Imelda Widiani Indah Permatasari Indriati Kusumaningsih Indriati Kusumaningsih Intan Manisha Natalia Josep Welerubun Kresensia Tania Kristina Lisum Kusumaningsih, Indriati Kususma, Clara Rida Latifah Ratnawati Latifah Ratnawati, Latifah Lia Natalia Lina, Rosa Nora Linawati Linawati Lisum, Kristina Maria Angela Maria Lousiana, Maria Marliana Luret Marlina, Paramitha WN Monica Alfriyani Monica Regina Halim Naibaho, Romasa Natalius Regi Ni Luh Widani Novelita Saragih Novita, Regina Vidya Trias Oktavian, Agnes Vanessa Natalia Ola, Fransiska Keron Prabawati, Dewi Prapenta Hia, Panca Sinar Priyono, Adinda Eka Puspitasari, Katarina Indah Putri, Yohana Redjeki, Gerardina Sri Rekke, Priskilia Eklesia Rirendri, Ittai Hosan Rosa Nora Lina Rufina Haryani Rupianta Sianipar, Titin Sihombing, Ferdinan Solekhah Solekhah Sri Winda Rizky Steffi Cintya Sudibyo Supardi Sudibyo Supardi Suprapti, Fitriana Takur Lemunson Simorangkir Tarigan, Diana Umboh, Michael Hendich Waruwu, Oktavianus Welerubun, Josep Widani, Ni Luh Wihardja, Hany Wiji Lestari Wilhelmus Hary Susilo Wilhelmus Hary Susilo Wilhelmus Hary Susilo, Wilhelmus Hary Wulandari, Eko Wulandari, Eko Ratnauli Wulandari, Ranti Yana Aprianingsih