Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Persepsi Guru PJOK terhadap Literasi Fisik dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Suharti; Moh. Hanafi; Muhammad Wahyono; Ismawandi Bripandika Putra; Yandika Fefrian Rosmi; Gatot Margisal Utomo
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v4i2.1372

Abstract

Literasi fisik merupakan salah satu konsep penting dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang berorientasi pada pengembangan motivasi, kepercayaan diri, kompetensi fisik, pengetahuan, dan kebiasaan hidup aktif peserta didik. Namun, implementasi literasi fisik di sekolah masih menghadapi tantangan karena pemahaman guru terhadap konsep tersebut belum merata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru PJOK mengenai literasi fisik sekaligus menganalisis persepsi guru setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 74 guru PJOK Sekolah Dasar anggota Kelompok Kerja Guru (KKG) Kabupaten Mojokerto melalui tahapan persiapan, pelatihan, diskusi dan refleksi, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan angket persepsi dengan fokus pada dimensi pemahaman literasi fisik dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan IBM SPSS Statistics 26. Hasil menunjukkan bahwa seluruh indikator memperoleh kategori sangat tinggi, dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,57 dan persentase capaian 91,35%. Indikator tertinggi adalah pemahaman bahwa literasi fisik merupakan tujuan penting dalam pembelajaran PJOK (mean = 4,61), sedangkan indikator terendah adalah pemahaman konsep literasi fisik (mean = 4,50), meskipun tetap berada pada kategori sangat tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil membangun persepsi positif dan meningkatkan pemahaman guru terhadap literasi fisik. Program pendampingan lanjutan diperlukan agar pemahaman konseptual tersebut dapat diimplementasikan secara konsisten dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran PJOK di sekolah dasar.  
The Implementation of Hypercontent-Based Web Media in Teaching Indonesian Language: A Study of Poetry Writing among Sixth-Grade Students at SD Negeri Bareng 5 Jombang Iswahyuni Listyowati; Sabariah; Suharti
Journal of Pedagogy and Education Science Vol 5 No 03 (2026): Article in Press - Journal of Pedagogy and Education Science
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.jpes.002094

Abstract

This study aims to analyze the effect of using hypercontent-based web media compared to conventional methods, as well as the role of gender on the poetry writing skills of sixth-grade students at State Elementary School Bareng 5 Jombang. The research employed a quantitative approach with a 2 × 2 factorial experimental design. The first factor was the learning media (hypercontent-based web media vs. conventional methods), and the second factor was students’ gender (male vs. female). The subjects consisted of 64 sixth-grade students who were equally divided into experimental and control groups. The instruments included a poetry writing test that had been validated and tested for reliability, along with observation sheets to support descriptive data. Data were analyzed using two-way ANOVA with SPSS version 27. The results revealed that learning media had a significant effect (F = 79.686; p < 0.001), with the hypercontent group achieving higher scores. Gender also showed a significant effect (F = 24.784; p < 0.001), with female students outperforming males. A significant interaction effect was found (F = 24.273; p < 0.001), indicating greater improvement among female students using hypercontent. These findings highlight the effectiveness of interactive digital media and the importance of gender-sensitive instructional strategies in creative writing.