Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ase Journal

Pendapatan Wanita Tani Penyakap Pada Usahatani Hortikutura Tomat dan Cabai Besar (Studi Kasus Di Desa Leworeng Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng) Husna, Nurul; Sumange, La
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 3 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak keterlibatan perempuan dalam usahatani sangat tinggi sehingga dapat membantu perekonomian keluarga untuk menunjang kesejahteraan keluarga. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Leworeng Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng pada Bulan Desember 2022 - Januari 2023. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Keterlibatan perempuan pada usahatani hortikultura, untuk mengetahui berapa besar alokasi waktu kerja yang dilakukan wanita tani terhadap usahatani hortikultura, untuk mengetahui besarnya pendapatan pada usahatani hortikultura dan untuk mengetahui berapa besar pendapatan wanita tani dari usahatani hortikultura untuk menunjang kesejahteraan keluarga di Desa Leworeng Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng. Metode penelitian yang digunakan yaitu Observasi, Wawancara menggunakan kuesioner dan Dokumentasi dengan mengambil responden sebanyak 20 orang wanita tani. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kuantitatif, Analisis Curahan Waktu dan Analisis Pendapatan. Dari hasil penelitian terlihat bahwa semua wanita tani terlibat dalam usahatani hortikultura dimana terdapat pembagian kerja seperti pengolahan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, panen, pasca panen, dan pemasaran. Dengan curahan waktu yang digunakan rata-rata 8jam/hari. Dimana luas lahan 1,20 Hektar dimana 90 are untuk lahan Tomat dan 30 are untuk lahan Cabai Besar sehingga pendapatan yang diperoleh pada usahatani Hortikultura sebesar Rp. 1.167.181.681. pendapatan wanita tani diperoleh dari sistem bagi hasil antara 2:1 yang mana 2 diambil oleh pemilik lahan sebagai pendapatan dan biaya produksi dan 1 diambil sebagai pendapatan wanita tani. Dimana jumlah wanita tani sebanyak 20 orang sehingga penghasilan setiap wanita tani sebesar Rp. 19.453.028 selama satu musim tanam
Peran Penyuluh Dalam Pengembangan Usahatani Cengkeh (Studi Kasus Desa Bontojai Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone): The Role Of Extension Workers In The Development Of Clove Farming (Case Study of Bontojai Village, Bontocani District, Bone Regency) Arham, Andi; Sumange, La; Syamsinar, Syamsinar
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian, menganalisis peran penyuluh pertanian, dan mengevaluasi dampak penyuluh pertanian terhadap pengembangan usahatani cengkeh di Desa Bontojai, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone. Cengkeh merupakan komoditas unggulan di wilayah ini, namun masih menghadapi kendala seperti produktivitas yang rendah dan minimnya pemanfaatan teknologi pertanian modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan kuesioner menggunakan skala Likert empat poin. Responden dalam penelitian ini adalah 25 petani cengkeh yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh pertanian berperan sebagai motivator, edukator, inovator, dan fasilitator dalam mendampingi petani. Berdasarkan hasil kuesioner, peran penyuluh pertanian dinilai berada dalam kategori "setuju" dengan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan produktivitas petani. Namun, masih terdapat tantangan seperti terbatasnya jumlah penyuluh pertanian dan rendahnya partisipasi sebagian petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam pengembangan usahatani cengkeh dan merekomendasikan peningkatan intensitas dan kualitas penyuluhan pertanian di masa mendatang.