Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Program Gereja Hijau Gerakan Peduli Lingkungan dari Rumah Ibadah di Gereja HKBP Koserna Rina Octavia Simarmata; Rosamelia Pasaribu; Nopri Juniarta Sitohang; Octavia Dewita Marbun; Debora Angel Sinaga
Jurnal Pesona Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): JPI 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71436/jpi.v3i2.138

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran jemaat terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan melalui program Gereja Hijau. Program ini dilaksanakan di Gereja HKBP Koserna dengan melibatkan mahasiswa, pengurus gereja, serta jemaat sebagai peserta kegiatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahapan survei, persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan penyusunan laporan. Bentuk kegiatan yang dilakukan antara lain penanaman dan pembuatan tanaman hias, kegiatan kebersihan lingkungan gereja, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta kegiatan edukatif melalui pengajaran Sekolah Minggu dan kegiatan kreativitas anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program Gereja Hijau mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi jemaat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan gereja. Lingkungan gereja menjadi lebih bersih, hijau, dan tertata dengan baik, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kerja sama di antara jemaat, remaja gereja, dan anak-anak Sekolah Minggu. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi positif dalam membangun perilaku ramah lingkungan serta memperkuat nilai kepedulian terhadap ciptaan Tuhan dalam kehidupan bergereja.
AN ANALYSIS OF THE TYPES AND FUNCTIONS OF CODEMIXING IN THE INSTAGRAM CAPTION OF GRADE XI STUDENTS AT SMA NEGERI 14 MEDAN Fera Thessa Yanti Simatupang; Rina Octavia Simarmata; Sahat Taruli Siahaan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47603

Abstract

This research aims to identify the types of code mixing and to determine the dominant type used in students’ Instagram captions. This research is based on the phenomenon of bilingual language use in social media, especially the combination of Indonesian and English in students’ daily communication. This research applied a descriptive qualitative method. The subjects of this research were 50 eleventhgrade students of SMA Negeri 14 Medan, selected from a population of 240 students. The data consisted of 50 Instagram captions and were supported by written interviews conducted through Instagram direct messages. The data were analyzed using the theory proposed by Pieter Muysken, which classifies code mixing into three types: insertion, alternation, and congruent lexicalization. The results of this research show that all three types of code mixing were found in the students’ captions, with alternation identified as the most dominant type. This indicates that students tend to switch between Indonesian and English within sentences or clauses. Furthermore, code mixing reflects students’ flexibility in digital communication and serves as a means of expressing identity, style, and creativity in social media.
AN ANALYSIS OF TRANSLATION METHODS BASED ON NEWMARK’S THEORY IN JOHN MCGLYNN’S TRANSLATION OF ‘LAUT BERCERITA’ INTO ‘THE SEA SPEAKS HIS NAME’ Angely Maharani Purba; Rina Octavia Simarmata; Fenty Debora Napitupulu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48816

Abstract

              Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan novel Laut Bercerita menjadi The Sea Speaks His Name. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis metode penerjemahan yang diterapkan oleh penerjemah, mengetahui metode yang paling dominan digunakan, serta menganalisis proses pengalihan teks bahasa Indonesia (Bahasa Sumber) ke dalam teks bahasa Inggris (Bahasa Sasaran). Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini diambil dari kalimat dan ungkapan di dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori beserta terjemahan bahasa Inggrisnya The Sea Speaks His Name terjemahan John McGlynn. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis dokumen. Data tersebut kemudian diklasifikasikan dan dianalisis menggunakan teori Peter Newmark (yang membagi metode penerjemahan menjadi delapan jenis: kata demi kata, harfiah, setia, semantis, adaptasi, bebas, idiomatik, dan komunikatif) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemah menggunakan 8 jenis metode penerjemahan. Analisis menunjukkan bahwa dari total 104 data yang diteliti, ditemukan 43 data diterjemahkan menggunakan metode penerjemahan komunikatif (communicative translation) dengan persentase 41,35%, 26 data menggunakan metode penerjemahan setia (faithful translation) sebesar 25%, 23 data menggunakan metode penerjemahan semantis (semantic translation) sebesar 22,12%, dan sisa data lainnya menggunakan metode penerjemahan lain. Dari metode-metode tersebut, penerjemahan komunikatif (communicative translation) merupakan metode yang paling dominan digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa penerjemah cenderung mengutamakan penyampaian pesan yang wajar, mudah dipahami, dan berterima bagi pembaca sasaran (pembaca bahasa Inggris). Penerjemah berusaha menyampaikan makna kontekstual dan emosi dari cerita dengan bahasa yang mengalir secara natural, tanpa terikat secara kaku pada struktur bahasa aslinya. Kesimpulannya, analisis metode penerjemahan ini dapat secara efektif mengungkap strategi pengalihan bahasa yang dilakukan oleh John McGlynn. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai penerapan teori penerjemahan dalam karya sastra serta menjadi referensi bagi pembelajar atau calon penerjemah.