Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISA KINERJA KEUANGAN KOPERASI DI KUD SUMBER MAKMUR NGANTANG MALANG Sudjoni, Moch. Noerhadi; Saputro, Arief Joko
MEDIAGRO Vol 20, No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.11209

Abstract

Financial health performance will determine the progress of the cooperative. The healthier the financial performance, the more advanced and independent the cooperative will be. For this reason, it is necessary to analyze the performance of the financial reports, so that management can make the right decisions for the further development of the cooperative. The success of a cooperative will reflect the qualifications or quality of its financial health performance. The aim of this research is to determine the health performance of the financial reports of KUD Sumber Makmur Ngantang. This research method uses a case study approach. The data collection method is using primary data and secondary data. The research location is KUD Sumber Makmur Ngantang District. Poor. The financial performance analysis period is the balance sheet & profit and loss report for 2021 & 2022. This research uses the "present ratio" as a comparison, namely 1. Liquidity Ratio. 2. Solvency Ratio. 3. Activity Ratio, 4. Profitability Ratio. There are 4 health performance indicators as follows: 1. A score of 3.25 - 4.00, a score of 4 means healthy. 2. A score of 2.50 – 3.24, a score of 3 means quite healthy. 3. A score of 1.5-2.49, a score of 2 means unhealthy. 4. A score of less than 1.5, a score of 4 means unhealthy. The results of this research are an analysis of the financial health performance of KUD Sumber Makmur in 2021 of 2.73 and in 2022 of 2.58 with a standard of 2.50-3.24 which is interpreted as quite healthy. For 2022, the performance value decreased by 2.58 compared to 2021 of 2.73. The suggestions in this research are: 1. To overcome the problem of net profit margin which is still below 1%, close business units that continue to lose money, for example building shop units. 2. Develop businesses that support core businesses, for example tourism education milk & cattle.
Optimalisasi Transportasi Tandan Buah Segar (TBS) dalam Industri Perkebunan Kelapa Sawit Yoga, Tirta; Saputro, Arief Joko
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Juli - Desember
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jepag.v2i1.1773

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk perencanaan pengoptimasian transportasi Tandan Buah Segar (TBS) di kebun kelapa sawit dengan menganalisis sebab-akibat ketidakoptimalan sistem pengangkutan buah di kebun kelapa sawit yang membuat waktu lama proses angkut buah masih belum efisien. Sehingga perlu dievaluasi apa saja faktor penyebab terjadinya ketidakoptimalan pada proses angkut buah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan model studi kasus di PTPN V Riau Kebun Tandun. Pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan terjun langsung ke lapangam, melihat dan observasi lapang, mengumpulkan data primer dan data sekunder menggunakan analisis fishbone diagram. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa faktor yang berdampak pada ketidakoptimalan dalam proses pengangkutan yakni melibatkan aspek input seperti sumber daya manusia, kapasitas pemanen, dan kinerja pemanen. Selanjutnya faktor bahan baku seperti ukuran buah, alat panen, metode pengangkutan, kapasitas angkut, jenis armada, jarak temuh dan kondisi lingkungan. Dari semua aspek ini menjadi perhatian utama dalam usaha meningkatkan optimasi proses pengangkutan buah kelapa sawit. Dengan pemahaman yang mendalam terhadap seluruh aspek ini, perusahaan dapat merencanakan dan melaksanakan kegiatan transportasi secara optimal.
Kualitas Fisik dan Kimiawi Telur Ayam Yang Diberi Penambahan Lactobacillus salivarius dalam Pakan dan Minum sebagai Alternatif Pengganti AGP Mahardhika, Brahmadhita Pratama; Kalsum, Umi; Suryanto, Dedi; Wadjdi, Muhammad Farid; Sudjoni, Noerhadi; Saputro, Arief Joko; Qur’ainia, Anita; Darmayani, Dian Eka
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 8 No. 1 (2025): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Maret
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2025.008.01.7

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini  untuk menganalisa dampak penggunaan probiotik terhadap kualitas fisik dan kimiawi telur ayam. Penelitan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga jumlah ternak yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 20 ekor ayam petelur. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini sebagai adalah P0= perlakuan pontrol (pemberian pakan basal ayam petelur), P1=perlakuan pemberian antibiotik Zink Bacitracin, P1= pemberian probiotik Lactobacillus salivarius  1 g/kg pakan (1 g probiotik memiliki dosis 107 CFU), P3= pemberian probiotik Lactobacillus salivarius  1 ml/L air minum (1 mL probiotik memiliki dosis 107 CFU). Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analysis of variance. Apablia didapatkan data yang berbeda nyata dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil dari penelitian ini adalah pemberian probiotik L. salivarius secara sangat nyata (P<0.01) meningkatkan bobot telur, bobot albumin, tinggi albumin dan tinggi yolk. Pemberian probiotik L. salivarius secara sangat nyata (P<0.01) meningkatkan kandungan protein telur ayam serta menurunkan kolesterol telur. Penggunaan probiotik L. salivarius dapat dijadikan alternative penggunan Antibiotic Growth Promoter (AGP) untuk peningkatan kualitas fisik dan kimiawi telur ayam.
FEASIBILITY ANALYSIS OF ARABICA COFFEE BUSINESS IN MAJU BERSAMA PLANTATION GROUP, BOMOMANI VILLAGE, DOGIYAI REGENCY, CENTRAL PAPUA PROVINCE Tebai, Natan; Yoga, Tirta; Saputro, Arief Joko; Hra, Petronela
Agripreneur : Jurnal Pertanian Agribisnis Vol. 14 No. 1 (2025): June: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/agripreneur.v14i1.6351

Abstract

This study aims to assess the profitability and operational effectiveness of Arabica coffee (Coffea arabica) cultivation managed by the Maju Bersama Plantation Group in Bomomani Village, Mapia Subdistrict, Dogiyai District, Central Papua. The study was conducted over the course of one month employing a quantitative method through field-based surveys. The collected data were assessed using key indicators, including production costs, income, net profit, and the revenue-to-cost (R/C) ratio. The results show that the total cost of cultivation for one production cycle was Rp. 14,150,000, with a total revenue of Rp.80,000,000, resulting in a net profit of Rp.65,850,000. An R/C ratio of 5.6 indicates that Arabica coffee cultivation is a promising and sustainable economic opportunity for the local community. The study recommends further development by enhancing farmers’ institutional capacity and integrating technological support and government policy to strengthen the Arabica coffee value chain in the Central Papua region.
Inovasi pembelajaran TPQ dalam pemberdayaan masyarakat desa religius Saputro, Arief Joko; Sari, Dina Kartika; Putri, Fia Maulidiana; Rahayu, Fatikha; Said, Muchammad Ali Fiqri; Aliyati, Nur; Sadewo, Mochamad Arif Davi; Kusnarida, Elif; Bassyar, Muarif Tul; Abraham, M. Yusuf Shofiy Fiqri; Badi’ah, S. Riya Doutul; Munawwar, Munawwar
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23431

Abstract

Desa religius dan berdaya merupakan konsep pembangunan desa yang menekankan pada penguatan nilai-nilai keagamaan serta peningkatan kemandirian masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan desa religius dan berdaya melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) berbasis metode interaktif di Desa Wonoayu Kecamatan Wajak. Pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap program pemberdayaan yang diterapkan di Desa Wonoayu. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penguatan desa religius dan berdaya dapat dicapai melalui tiga strategi utama, yaitu (1) peningkatan peran aktif masyarakat dalam kegiatan sosial-keagamaan, (2) penguatan budaya gotong royong sebagai sarana membangun solidaritas sosial, dan (3) inovasi dalam sistem pembelajaran TPQ dengan metode interaktif, seperti penggunaan meneedia digital, storytelling, dan pembelajaran berbasis proyek. Implementasi strategi ini terbukti meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Dengan demikian, pengabdian ini merekomendasikan sinergi antara pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam memperkuat aspek religius dan kemandirian desa.
Edukasi pengelolaan limbah makanan menjadi pupuk dan pestisida organik Saputro, Arief Joko; Arifin, Ahmad Kamil; Lestari, Intan Seftiana Ayu; Berlianingrum, Devi; Saumi, Aphis Salma; Rachmawati, Ulfi Wahyu; Panghesti, Eka Yulia Maula Nur; Fatimah, Siti; Putratama, Aringga Raka Putra
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i3.21992

Abstract

Program Rumah Kreatif Mahasiswa adalah kegiatan bagi mahasiswa Universitas Islam Malang untuk berkreasi menciptakan suatu wadah untuk membentuk proyek kreatif. Saat ini, isu food loss dan waste tengah menjadi permasalahan penting. Kesadaran akan pengolahan dan pemanfaatan kembali limbah makanan masih sangat kecil. Hal ini menjadi salah satu masalah besar bagi dunia terutama Indonesia. Melihat permasalahan tersebut Tim Rumah Edukasi Ramah Lingkungan dibentuk dan bertujuan menjadi solusi sebagai tempat edukasi dan pengolahan limbah makanan menjadi pupuk dan pestisida organik. Selain itu, tim Rumahedu.id juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pengolahan limbah makanan. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Tulusrejo bersama petani, ibu rumah tangga dan pelaku UMKM dengan metode metode yang digunakan adalah PAR (Participatory Action Research). Hasil dari kegiatan ini ialah, telah terlaksananya kegiatan edukasi dan praktik secara langsung pengolahan limbah makanan dan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengolahan limbah makanan mulai dari langkah sederhana. Kegiatan konsultasi intesif juga telah dilakukan dengan pengarahan yang diberikan tim Rumahedu.id. Kegiatan berlangsung dengan baik dan partisipasi aktif dari para masyarakat. rencana tindak lanjut program ini adalah pengembangan formula dan modul formula terbaru, sehingga dapat digunakan bagi masyarakat luas nantinya. Strategi kedepannya memperluas jangkauan program yang diharapkan dapat memastikan kelangsungan serta peningkatan dampak positifnya dalam mengelola limbah food loss dan waste serta membantu pengurangan angka sampah makanan khususnya di Indonesia.
Dampak Sosial Ekonomi Petani Terhadap Risiko Produksi Usahatani Tebu Keprasan Di Kabupaten Malang Saputro, Arief Joko; Rianti, Titis Surya Maha
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.01.20

Abstract

Petani membuat keputusan setiap hari yang mempengaruhi aktivitas usahatani. Banyak faktor yang mempengaruhi keputusan petani yang masih sulit untuk diprediksi secara akurat yaitu risiko. Apabila risiko usahatani sangat tinggi maka perlu dihindari sedangkan apabila risiko rendah maka perlu dilakukan tindak lanjut, namun petani tebu di Kabupaten Malang diduga tidak memperhatikan seberapa besar tingkat risiko produksi dalam usahataninya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tebu keprasan, mengetahui tingkat risiko usahatani tebu keprasan, dan menganalisis faktor-faktor social ekonomi yang memengaruhi risiko usahatani tebu keprasan. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan model fungsi produksi Cobb-Douglas, fungsi variance produksi, koefisien variasi (CV), regresi linier berganda untuk mengetahui faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi risiko produksi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan secara parsial terhadap produksi tebu keprasan antara lain Pupuk K, Pupuk S, dan tenaga kerja. Nilai CV sebesar 0,77 menunjukkan kriteria lebih dari 0,5 yang artinya risiko produksi usahatani tebu terkategori usahatani yang berisiko.Variabel yang signifikan pengaruhnya terhadap risiko produksi tebu keprasan yaitu pupuk K dan tenaga kerja. Faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi variance produksi yaitu jumlah keprasan dan pendapatan. Risiko dapat dikurangi oleh petani dengan mengurangi jumlah keprasan tebu dalam kegiatan usahataninya sebab jumlah keprasan berpengaruh terhadap risiko usahatani.
Determinan Efisiensi Teknis Usahatani Tebu: Analisis DEA–Tobit di Kabupaten Kediri Saputro, Arief Joko; Tebai, Natan; Yoga, Tirta
Jurnal Sosiologi Pertanian dan Agribisnis Vol 8 No 1 (2026): Januari:Jurnal Sosiologi Pertanian dan Agribisnis
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/juspa.v8i1.1708

Abstract

This study analyzes the technical efficiency of sugarcane farming in Kediri Regency by combining Data Envelopment Analysis (DEA) and Tobit regression to identify both efficiency levels and their determining socioeconomic factors. DEA results show that sugarcane farming in the region is generally not yet efficient, with an average technical efficiency score of 0.751 under the Constant Returns to Scale (CRS) assumption, 0.868 under Variable Returns to Scale (VRS), and a scale efficiency of 0.870. These values indicate considerable room for improving production performance, particularly through optimizing input use without reducing output. Tobit regression analysis further reveals that socioeconomic characteristics significantly influence the variation in technical efficiency. Three variables show a significant effect: ratoon frequency and farmer age negatively affect efficiency, while landownership status has a positive influence. Higher ratoon cycles reduce efficiency due to declining plant vigor and productivity, whereas older farmers tend to be less efficient due to physical limitations and slower technology adoption. In contrast, landowning farmers are more efficient because they possess stronger incentives and flexibility in farm management. Other variables and type, farming experience, family size, and formal education do not significantly affect efficiency. Overall, the findings highlight the need for improved ratoon management, increased engagement of younger farmers, strengthened land tenure security, and targeted technical training to enhance sugarcane farming performance in Kediri Regency. Government and