Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ACCELERATED INSTRUCTION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MEKANIKA TEKNIK PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN Harahap, Safrinanda; Sebayang, Nono
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 1 No. 1 JUNI (2015): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v1i1.2828

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran Mekanika Teknik di Kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Data penelitian diambil dari tes hasil belajar siswa, bentuk tes menggunakan soal multiple coice. Soal  berjumlah 32 soal dengan empat option pilihan, dimana 16 soal untuk siklus pertama dan 16 soal untuk siklus kedua dan data aktivitas siswa diambil menggunakan Format lembar observasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas belajar siswa pada siklus I dengan hasil nilai rata-rata 77 dan prosentase kelulusan yaitu 72% meningkat pada siklus II menjadi 89,60 dan Prosentase kelulusan yaitu 92%. Hasil belajar siswa terjadi peningkatan, pada siklus I dengan hasil nilai  rata‘rata sebesar 72,75 dan prosentase kelulusan yaitu 72%  meningkat pada siklus II menjadi 85,25 dan Prosentase kelulusan yaitu 92%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Mekanika Teknik Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Kata kunci: Model Pembelajaran, TAI, Aktivitas, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LSQ UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR ILMU STATIKA BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN TGB SMKN BINAAN PROVINSI SUMATERA UTARA Sitorus, Mutmainnah; Sebayang, Nono
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 2 No. 1 JUNI (2016): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v2i1.3742

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Statika Bangunan Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMKN Binaan Provinsi Sumatera Utara dengan menerapkan Model Pembelajaran Learning Start With A Question. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 22 orang. Berdasarkan hasil evaluasi dan kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan dalam penelitian ini ditemukan siklus I nilai rata-rata keaktifan siswa meningkat yaitu 67,23 menjadi 87,88 pada siklus II. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa siklus I meningkat yaitu 69,09 ketercapaian kelas 64% menjadi 87,88 ketercapaian kelas 75% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan penerapan Model pembelajaran Learning Start With A Question dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Statika Bangunan. Kata Kunci : Hasil Belajar , Keaktifan, Learning Start With A Question
PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUALUNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN SMK NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN TAHUN AJARAN 2016/2017 Aldini, Aldini; Sebayang, Nono
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 3 No. 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v3i1.7437

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran gambar konstruksi bangunan melalui penerapan media audio visualpada siswa kelas XI Program keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan semester genap Tahun Ajaran 2016/2017. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan aktivitas belajar siswa meningkat, pada siklus I nilai rata-rata komulatif aktivitas siswa siklus I yaitu 75 dengan capaian 26,92% siswa tidak aktif dengan nilai <75 dan 73,08% siswa aktif  dengan nilai ≥75. Pada hasil nilai rata-rata aktivitas siswa siklus II yaitu mencapai 85 dengan capaian 100% siswa aktif  dengan nilai ≥75. Nilai hasil belajar siswa mengalami peningkatan, yaitu pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 76,91 dengan presentase ketuntasan siswa mencapai 73,08%, dengan capaian target 26,92% nilai <75 dan 73,08% nilai ≥75. Pada siklus II mengalami peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa mencapai 85,08 dengan presentase ketuntasan siswa mencapai 100 % atau 26 siswa dengan keterangan œTuntas yang mendapat nilai ≥75. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio visual untuk meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Gambar Konstruksi Bangunan Pada Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2016/2017 membuktikan peningkatan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa.Kata Kunci : Aktivitas, Hasil Belajar, Media Audio Visual ABSTRACT This research aims to know the increase in activity and results of student learning in the subjects building construction drawing through the application of audio visual media on the grade XI Engineering Program  Image of the building at SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan even semester academic year 2016/2017. The research design used was class action research (PTK). Research results drawn from the test results of student learning and the observation sheet. The study is said to be successfully measured by average komulatif activity and the results of learning students acquire a minimum 75 and finished in classical if the whole class â‰¥ 75% of its students has been completed. The results showed increased student learning activities, in cycle I, the average value of komulatif student activity cycle I i.e. 75 with close 26.92% of students not actively 73.08 and 75% < students active ≥ 75. On the results of the average value of the student's activity cycle II IE achieve 85 with close to 100% active ≥ 75 students. Student learning outcomes and value increase in cycle I, the average student learning 76.91 results with the percentage of the ketuntasan students reached 73,08%, close to the target of 75 per cent < 26.92 and 73.08% value of ≥ 75. And in cycle II experienced an increase in the average value of student learning outcomes achieved with 85.08 ketuntasan percentage of students achieving 100% or 26 students with the description "Complete" that gets a value ≥ 75. Thus, it can be concluded that the application of audio visual media to enhance the activity and results of the Study On building construction Drawing Students of Class XI Engineering Program Image of the building a SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan school year 2016/2017 proves an increased yield learning and learning activities of students.Keywords: Activities, Audio Visual Media, Learning Outcomes
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MAHASISWA (LKM) MATEMATIKA BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING (GUIDED DISCOVERY LEARNING) PADA MATERI MATRIKS MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN Sinaga, Enny Keristiana; Sebayang, Nono; Suhairiani, Suhairiani
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 4 No. 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v4i2 DES.17584

Abstract

Kebutuhan akan bahan ajar yang mampu memfasilitasi dan membimbing mahasiswa untuk belajar mandiri, memudahkan mahasiswa untuk menemukan dan memahami konsep dengan benar sebagai latar belakang penelitian ini. Buku-buku teks belum dapat membantu mahasiswa memahami dan mengingat konsep-konsep matematika dengan baik. Oleh karena itu, Lembar Kerja Mahasiswa Matematika berbasis penemuan terbimbing (guided discovery learning) pada materi matriks dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Mahasiswa matematika berbasis penemuan terbimbing yang valid, praktis, dan efektif. Prosedur pengembangan yang digunakan menggunakan model pengembangan 4-D, tetapi dalam penelitian ini hanya menggunakan 3-D yang terdiri dari 3 tahap yaitu, define, design, dan develop. Lembar Kerja Mahasiwa ini dikembangkan dengan memuat enam prinsip pembelajaran berbasis penemuan terbimbing, yang menjelaskan tujuan, orientasi pada masalah, merumuskan hipotesis, menemukan kegiatan, menyajikan hasil kegiatan penemuan, dan mengevaluasi. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa penelitian ini menghasilkan lembar kerja mahasiswa berbasis penemuan terbimbing yang valid, praktis, dan efektif pada materi matriks mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan di Universitas Negeri Medan.Kata Kunci : Lembar Kerja Mahasiswa, Matriks, Penemuan TerbimbingABSTRACT The need for teaching materials that are able to facilitate and guide students for independent learning, makes it easier for students to find and understand concepts correctly as the background of this research. Text books have not been able to help students understand and remember mathematical concepts well. Therefore, Student Work Sheet Of Mathematical based on guided discovery learning on matrix material was developed. This study aims to develop Student Work Sheet of mathematical based on guided discovery learning that is valid, practical, and effective. The development procedure used follows the 4-D development model, but in this study only used 3-D consisting of 3 stages, there are define, design, and develop. This Student Work Sheet is developed by containing six principles of guided discovery based learning, are explaining objectives, orientation of students on the problem, formulating hypotheses, finding activities, presenting the results of discovery activities, and evaluating. Based on the data analysis it was concluded that this study produced guided discovery based worksheets that were valid, practical, and effective in the material material for students of Building Engineering Education Study Program at the State University of Medan.Keywords: Guided Discovery Learning, Matrix, Student Work Shet
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS MOODLE PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG KELAS IX BIDANG KEAHLIAN DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN SMK NEGERI 5 MEDAN sebayang, nono; Hasanah, Maulidiah; Hutagaol, Parlaungan
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i1 JUN.36264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1)  Mengetahui  prosedur pengembangan strategi pembelajaran blended learning berbasis Moodle pada mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung siswa kelas XI Bidang Keahlian DPIB di SMK Negeri 5 Medan Semester Ganjil Tahun Ajaran 2021/2022. (2) Mengetahui kelayakan produk strategi pembelajaran blended learning berbasis Moodle pada mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung untuk siswa  kelas XI Bidang Keahlian DPIB SMK Negeri 5 Medan.Lokasi penelitian ini dilakukan pada Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Model ADDIE memiliki lima tahap utama, yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Instrument yang digunakan berupa angket untuk menguji kelayakan strategi pembelajaran Blended Learning berbasis Moodle melalui validasi ahli materi dan ahli media serta penilaian dari siswa (pengguna). Data dianalisis dengan Teknik statistic deskriptif. Berdasarkan penelitian ini, hasil validasi oleh ahli materi diperoleh skor 4,5 dengan kategori œSangat Layak, hasil validasi ahli media diperoleh skor 4,6 dengan kategori œSangat Layak, hasil penilaian pengguna (siswa) memperoleh skor 4,4 dengan kategori œSangat Layak. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis Moodle sangat layak digunakan sebagai strategi pembelajaran bagi siswa kelas XI Program Keahlian Desai Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Medan. Kata Kunci: Blended Learning, Moodle, Konstruksi dan Utiltas Gedung ABSTRACT This study aimed to: (1) Find out the procedure for developing a blended learning strategy based on Moodle in the subject of Construction and Building Utilities for grade XI students of DPIB Expertise at SMK Negeri 5 Medan in Odd Semester for the Academic Year 2021/2022. (2) Knowing the feasibility of the Moodle-based blended learning strategy product in the subject of Construction and Building Utilities for grade XI students of DPIB Expertise at SMK Negeri 5 Medan. The location of this research was carried out at the Modeling and Building Information Design Expertise Program at SMK Negeri 5 Medan. The method used in this research was Research and Development with the ADDIE development model. The ADDIE model has five main stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. The instrument used is in the form of a questionnaire to test the feasibility a blended learning strategies based on  Moodle through the validation of material experts and media experts as well as assessments from students (users). Data were analyzed by descriptive statistical technique. Based on this study, the results of the validation by material experts obtained a score of 4.5 with the category "Very Eligible", the results of the validation of media experts obtained a score of 4.6 with the category "Very Eligible", the results of the user assessment (students) obtained a score of 4.4 with the category œVery Worthy. So it can be concluded that Moodle-based learning is very feasible to be used as a learning strategy for grade XI students of the Modeling and Building Information Design Expertise Program at SMK Negeri 5 Medan. Keywords: Blended Learning, Moodle, Building Construction and Utilities. 
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY MEMANFAATKAN KOMODITAS MASYARAKAT DI SMKN 1 SEI KEPAYANG Putra, Riansyah; Yuliananda, Adilla; Tinov, Naufal; Hutagaol, Parlaungan; Sebayang, Nono; Lukman, Mena Fadilia; Sarwa, Sarwa; Zulfikar, Ahmad; Mulyana, Rachmat
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38567

Abstract

SMK masih menjadi penyumbang tertinggi pengangguran dibandingkan jenjang pendidikan lainnya. Ketidakselarasan kompetensi antara lulusan SMK dengan kebutuhan dunia kerja. Revitalisasi SMK merupakan alternatif solusi untuk mengatasi kesenjangan tersebut. SMK Pusat Keunggulan adalah program nyata dari kebijakan Revitalisasi SMK. Program Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian merupakan program keahlian unggulan di SMKN 1 Sei Kepayang yang mendapatkan bantuan SMK PK. Pembelajaran berbasis produk yang menyetting iklim dan budaya belajar menyerupai pabrik (Teaching Factory) dibutuhkan masyarakat menjadi tantangan bagi SMK. SMKN 1 Sei Kepayang berada di sekitar perkebunan kelapa. Ketersediaan limbah air kelapa yang tidak termanfaatkan menjadi peluang produk pembelajaran praktikum yang ekonomis dari segi biaya. Guru Produktif APHP telah beberapa kali melakukan eksperimen untuk mengolah air kelapa menjadi Nata de Coco namun belum mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan. Metodologi yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan 5 Tahapan: (1) To Know, (2) To Understand, (3) To Plan, (4) To Act, (5) To Know. Hasil kegiatan pengbadian kepada masyarakat ini teciptanya Produk Nata de Coco SMKN 1 Sei Kepayang yang langsung dihasilkan oleh siswa didampingi oleh mitra industri. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini peranan mitra praktisi sangatlah dibutuhkan dalam upaya meningkatkan pembelajaran Teaching Factory.