Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Bosibosi (Timonius flavescens) terhadap Jumlah dan Diameter Pulau Langerhans Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Bisphenol A Saragih, Juwanda Pranata; Sipahutar, Herbert
Jurnal Sain Veteriner Vol 43, No 3 (2025): Desember
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.107383

Abstract

Bisphenol A (BPA) merupakan senyawa kimia sintetis yang banyak digunakan dalam industri plastik dan diketahui bersifat toksik serta mengganggu sistem endokrin, termasuk memengaruhi fungsi pankreas. Daun bosibosi (Timonius flavescens (Jacq.) Baker) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, saponin, serta terpenoid/steroid. Flavonoid dalam bosibosi diketahui memiliki aktivitas biologis tinggi dan berpotensi sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun bosibosi terhadap jumlah dan diameter pulau Langerhans tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi BPA. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan lima ulangan. Tikus diberi 0,5 ml minyak jagung, BPA dosis tunggal (50 mg/kg BB), dan kombinasi BPA + ekstrak etanol daun bosibosi (EEDB) dosis bertingkat (125, 250, dan 500 mg/kg BB) secara oral selama 30 hari. Kelompok normal hanya diberi pelet dan air. Pada hari ke-31, tikus dibedah dan pankreas diambil untuk ditimbang serta diproses histologinya. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian EEDB tidak memberikan pengaruh yang signifikan (P > 0,05) terhadap berat badan, berat pankreas, rasio berat pankreas, dan jumlah pulau Langerhans. Namun, EEDB berpengaruh signifikan (P < 0,05) terhadap diameter pulau Langerhans. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun bosibosi berpotensi melindungi struktur pulau Langerhans dari kerusakan akibat paparan BPA.Kata kunci : Bisphenol A; Rattus norvegicus; Timonius flavescens; pankreas; pulau Langerhans
Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Bosibosi (Timonius flavescens (Jacq.) Baker) terhadap Jumlah Folikel Ovarium Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Bisphenol A Panjaitan, Melisa Lidwina; Sipahutar, Herbert
Jurnal Sain Veteriner Vol 43, No 3 (2025): Desember
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.107589

Abstract

Kehadiran BPA sebagai pengganggu endokrin dalam kehidupan manusia telah memberikan dampak negatif terutama pada kondisi kesehatan. Upaya untuk menemukan bahan alami yang murah, aman dan efektif untuk mengobati penyakit akibat toksisitas BPA menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemberian ekstrak etanol daun bosibosi ( Timonius flavescens (Jacq.) Baker) terhadap jumlah folikel ovarium tikus putih (Rattus norvegicus) yang menginduksi BPA. Adapun parameter yang diamati yaitu berat badan, berat organ ovarium, rasio berat ovarium, jumlah folikel primer dan folikel sekunder. Tikus dibagian menjadi menjadi 6 kelompok (1 kelompok terdiri dari 6 ekor tikus). Kelompok I tikus hanya diberi pakan dan minum. Kelompok II, diberi 0,5 ml minyak jagung. Kelompok III, diberi BPA 50 mg/kg/hari. Kelompok IV, diberi BPA 50 mg/kg/hari+EEDB 225 mg/kg/hari. Kelompok V, diberi BPA 50 mg/kg/hari+EEDB 250 mg/kg/hari. Kelompok VI, diberi BPA 50 mg/kg/hari+EEDB 500 mg/kg/hari. Pemberian perlakuan dilakukan secara lisan selama 30 hari. Hasil analisis Uji ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05) terhadap berat badan. Pada berat organ dan rasio berat organ tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p > 0,05). Namun pemberian BPA dan esktrak etanol daun bosibosi berpengaruh signifikan (p < 0,05) terhadap jumlah folikel primer dan folikel sekunder. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun bosibosi memelihara jumlah folikel primer dan folikel sekunder pada ovarium.Kata kunci: Bisfenol A; ekstrak etanol daun bosibosi; folikel primer; folikel Sekunder