Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Stik Kangkung Untuk Guru Dan Siswa SMA Wijaya Putra Surabaya Ajiningrum, Purity Sabila; Sukarjati, Sukarjati; Ngadiani, Ngadiani; Binawati, Diah Karunia; Andriani, Vivin
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol5.no01.a3705

Abstract

Pelatihan pembuatan stik kangkung pada program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Program Studi Biologi bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada guru dan siswa SMA Wijaya Putra Surabaya tentang aplikasi ilmu dan teknologi dalam menghasilkan stik yang berasal dari kangkung. Peserta berasal dari guru dan siswa SMA Wijaya Putra Surabaya. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu secara virtual dengan menggunakan platform virtual web conferencing. Berdasarkan penyampaian tentang kandungan dan manfaat kangkung, maka potensi kangkung dijadikan olahan stik sangat berguna agar masyarakat yang tidak suka mengkonsumsi sayur secara langsung dapat menjadikan stik kangkung sebagai alternatif. Selain itu, kejelasan narasumber dalam memberikan informasi memiliki persentase sebesar 81,3%. Poin selanjutnya yaitu persentase kejelasan gambar yang diterima mitra saat narasumber melakukan zoom cloud meeting sebesar 78,3% dan sebesar 31,7% mitra yang menyatakan kejelasan gambar yang kurang bagus. Hasil evaluasi setelah berlangsungnya kegiatan yaitu mitra akhirnya mengetahui kandungan dan manfaat kangkung serta olahan kangkung yang dapat menarik perhatian pembeli serta mengetahui tentang bagaimana teknik pengemasan dan pemberian label yang baik.
Diversifikasi Usaha Kelompok Penjual Jamu Gendong Melalui Pembuatan TOGA Instan dan Sirup TOGA sukarjati
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 02 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i02.a4210

Abstract

Jamu Gendong terbuat dari bahan tanaman obat. Para penjual jamu gendong tidak memanfaatkan dan mengelola potensi tanaman obat belum optimal. Berjualan jamu gendong atau bersepeda menyebabkan area penjualan terbatas dan ketika hujan tidak menjual tidak menimbulkan pendapatan tetap. Jamu gendong yang dijual tidak higienis karena menggunakan botol plastik tidak diganti ketika tidak rusak. Membuat sirup instan dan Toga adalah solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Penerapan metode ini dilakukan dengan memberikan informasi tentang pemilihan bahan berkualitas, pelatihan cara mengolah jamu gendong higienis, pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan toga instan dan sirup serta melakukan pendampingan dan pelatihan dalam strategi pemasaran dan manajemen produksi. Hasil dari kegiatan ini adalah para penjual jamu gendong telah berhasil membuat dan memasarkan produk yang instan dan sirup toga dan jamu gendong yang dijual menggunakan botol kaca dan higienis. Dengan demikian pendapatan herbalis meningkat dan stabil.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Bunga, Daun Dan Akar Kembang Sepatu (Hibiscus rosa sinensis) Terhadap Histologi Testis Mencit (Muss muscullus) Febrianti, Febrianti; M.Kes, Dr.Dra Sukarjati
WAHANA Vol 65 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v65i2.256

Abstract

Kembang sepatu ( Hibiscus rosa sinensis) merupakan salah satu tanaman herbal. Pada bagian bunga memiliki kandungan flavonoid, pada bagian daun mengandung saponin dan flavonoid sedangkan pada bagian akar mengandung flavonoid, saponin dan tanin. Senyawa flavonoid, saponin, dan tanin ini merupakan senyawa yang berfungsi sebagai antifertilitas untuk kaum pria. Hal inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian mengenai pengaruh ekstrak bunga, daun, dan akar kembang sepatu ( Hibiscus rosa sinensis) terhadap histologi testis mencit ( Mus muscullus). Sampel penelitian ini adalah testis mencit sebanyak 27 ekor dengan berat badan 20-30 gram, berumur 2,5 bulan. Mencit di bagi 3 kelompok, masing-masing kelompok dibagi 3 perlakuan. Adapun perlakuan yang diberikan adalah ekstrak bunga, ekstrak daun, dan ekstrak akar kembang sepatu dengan konsentrasi 0mg/kg bb, 150 mg/kg bb dan 300 mg/kg bb. Pemberian ekstrak dilakukan 35 hari lamanya. Pada hari ke 37 mencit di bedah untuk diambil cauda testisnya untuk diamati histologi testis pada mencit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan acak kelompok (RAK). Pengamatan histologi testis mencit meliputi jumlah sel spermatogonia, sel spermatosit, sel spermatid, dan sel leydig dengan menggunakan mikroskop. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varian (ANOVA) Satu arah. Hasil dari penelitian ini menujukkan ada pengaruh ekstrak bunga, daun, dan akar kembang sepatu terhadap jumlah sel spermatogonia (P
Pengaruh Umbi Bengkuang (Pachyrhizus erosus) pada Berbagai Volume Dan Varietas terhadap Kadar Glukosa Darah dan Berat Badan pada Marmut Jantan (Cavia porcellus) yang Diinduksi Alloxan Dewi, Astuti; Sukarjati, Sukarjati
WAHANA Vol 60 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v60i1.1115

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah, dimana angka insiden kematian akibat penyakit ini terus meningkat setiap tahun. Umbi bengkuang (Pachyrhizus erosus) ini mengandung zat hipoglikemik niacin, inulin, serat, kalsium dan vitamin C yang mampu menurunkan kadar glukosa darah dan mampu meningkatkan berat badan penderita hiperglikemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian umbi bengkuang pada berbagai varietas dan volume terhadap kadar glukosa darah dan berat badan marmut jantan yang diinduksi alloxan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah marmut jantan sejumlah 24 ekor yang diinduksi alloxan 150mg/BB setiap hari selama lima hari. Umbi bengkuang yang digunakan adalah varietas gajah dan badur dengan volume 0 ml, 2 ml, 4 ml dan 6 ml yang diberikan setiap hari selama 30 hari. Pengamatan dilakukan dengan mengambil darah dari jantung kemudian diukur menggunakan glucotest ES smart . Data dari pengamatan langsung pada penelitian ini dianalisis menggunakan uji F dua faktor dengan perangkat lunak SPSS For Windows 16. Pada hasil akhir analisa data diperoleh ada pengaruh pemberian umbi bengkuang pada berbagai varietas terhadap kadar glukosa darah (p-value 0.001 < 0.05) dan berat badan (p-value 0.007 < 0.05), ada pengaruh pemberian umbi bengkuang berbagai volume terhadap kadar glukosa darah (p-value 0.000 < 0.05) dan berat badan (p-value 0.013 < 0.05), dan ada interaksi antara pemberian umbi bengkuang pada berbagai varietas dan volume terhadap kadar glukosa darah (p-value 0.014 < 0.05), namun tidak ada interaksi antara pemberian umbi bengkuang pada berbagai varietas dan volume terhadap berat badan (p-value 0.915 > 0.05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan pemberian umbi bengkuang varietas badur dan gajah dengan volume yang berbeda dapat menurunkan kadar glukosa darah dan meningkatkan berat badan marmut jantan yang diinduksi alloxan.
HUBUNGAN MOTILITAS DAN VITALITAS SPERMATOZOA DENGAN KADAR REACTIVE OXYGEN SPECIES PADA 1NKUBASI SPERMATOZOA MANUSIA DENGAN GRANULOSIT SECARA IN VITRO Sukarjati, Sukarjati
WAHANA Vol 59 No 2 (2012)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v59i2.1240

Abstract

Infeksi traktus genitalis pria dapat menyebabkan infiltrasi lekosit ke saluran reproduksi pria dengan akibat terjadinya penurunan motilitas dan vitalitas sperma. Lekosit yang mengkontaminasi semen dapat secara potensial merusak spermatozoa melalui substansi toksik seperti Reactive Oxygen Species (ROS) yang berkaitan dengan fagositosis. Produksi ROS yang tinggi berhubungan dengan gangguan fertilitas pria sebab ROS dapat menyebabkan peroksidasi membran plasma spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan motilitas dan vitalitas spenna dengan kadar Reactive oxygen species (ROS) pada inkubasi sperma dengan granulosit secara in vitro. Sampel penelitian ini spermatozoa normal menurut kriteria WHO (1999) yang diperoleh dari 16 pria donor. Sperma dipreparasi menggunakan sil select plus. Granulosit diperoleh dari darah donor yang diisolasi menggunakan Histopaque 1077 dan 1119. Dilakulcan inkubasi sperma dengan granulosit selama 3 jam. Pengamatan motilitas dan vitalitas menggunakan mikroskop. Pada pengamatan ROS, dilakukan stirnulasi dengan peroksidase dan PMA. Pengukuran kadar ROS dilakukan dengan rnetode khemiluminence menggunakan slat beta counter. Data yang diperoleh dianalis menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian ini adalah, pada sperms: ada hubungan berbanding terbalik antara motilitas sperma kategori a+b dengan kadar ROS spenna baik yang distimulasi peroksidase ( r = - 0,884, p = 0,000) xnaupun yang distirmiimci dengan PMA ( r = -0,964, p = 0,000 ). Vitalitas sperma dengan ROS sperma yang distimulasi peroksidase ada hubungan berbanding terbalik ( r = - 0,826, p = 0,000), demildan juga dengan yang distimulasi PMA ( r = - 0,916, p = 0,000). Pada inkubasi sperma dengan granulosit juga ada hubungan berbanding terbalik antara motilitas sperma kategori a+b dengan kndar ROS sperma yang diinkubasi dengan granulosit baik yang distimptasi peroksidase (r = - 0, 827, p= 0,000) rnaupun yang distimulasi PMA ( r = - 0,768, p = 0,000 ). Vitalitas spenna pada spenna yang diinkubasi dengan granulosit juga ada hubungan berbanding terbalik dengan ROS sperms yang diinkubasi dengan granulosit, balk yang distimulasi peroksidase ( r = - 0,954, p = 0,000) maupun yang distimulasi PMA (r = - 0,874, p = 0,000). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan Kadar ROS yang tinggi pada inkubasi sperma dengan granulosit akibat terjadinya respiratory burst yang mengakibatkan terjadinya penurunan motilitas dan vitalitas sperma.
Pengaruh Umbi Bengkuang (Pachyrhizus erosus) pada Berbagai Volume Dan Varietas terhadap Kualitas Spermatozoa Marmut (Cavia porcellus) yang Hiperglikemia Aulani F. Fithroh; Sukarjati
WAHANA Vol 62 No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v62i1.1332

Abstract

Hiperglikemia disebabkan adanya kadar glukosa darah yang meningkat sehingga dapatmenyebabkan penurunan pada kualitas spermatozoa. Bengkuang mengandung antioksidanyaitu vitamin C dan isoflavon yang dapat menetralisir serangan radikal bebas danmenghambat peroksidasi lipid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanyapengaruh pemberian sari umbi bengkuang pada berbagai volume dan varietas terhadapkualitas spermatozoa marmut yang hiperglikemia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah marmut jantan sejumlah 24 ekoryang diinduksi aloksan 150mg/BB 5 kali selama 5 hari. Umbi bengkuang yang digunakanadalah varietas gajah dan badur. Marmut di bagi secara acak menjadi 8 kelompok dimanapada masing-masing perlakuan dengan pemberian umbi bengkuang varietas gajah denganvolume 0ml, 2ml, 4ml, 6ml dan juga perlakuan dengan pemberian umbi bengkuang varietasbadur dengan volume 0ml, 2ml, 4ml, 6ml. Pengamatan motilitas dan morfologi normalspermatozoa menggunakan mikroskop dimana sperma diambil dari cauda epididimis. Datayang terkumpul di analisis menggunakan analisis uji F faktorial.Hasil Penelitian ini adalah ada pengaruh antara pemberian umbi bengkuang padaberbagai volume terhadap motilitas spermatozoa marmut (p=0,000), ada pengaruh pemberianumbi bengkuang pada berbagai varietas terhadap motilitas spermatozoa marmot (p=0,000 danada interaksi antara pemberian umbi bengkuang pada berbagai volume dan varietas terhadapmotilitas spermatozoa marmut (p=0,023). Ada pengaruh antara pemberian umbi bengkuangpada berbagai volume terhadap spermatozoa morfologi normal pada marmut (p=0,000), Adapengaruh pemberian umbi bengkuang pada berbagai varietas terhadap spermatozoa morfologinormal pada marmut (p=0,000) dan ada interaksi antara pemberian umbi bengkuang padaberbagai volume dan varietas terhadap spermatozoa morfologi normal pada marmut(p=0,021). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada varietas gajah dan badur dengan volume yang berbeda dapat meningkatkan kualitas spermatozoa Marmut (Caviaporcellus) yang Hiperglikemia.
KERUSAKAN DNA SPERMATOZOA PADA SEMEN PRIA INFERTIL YANG TERINFEKSI ESCHERICHIA COLI: DNA, infertile, Escherichia coli, 80HdG. Sukarjati, Sukarjati
WAHANA Vol 55 No 2 (2010)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v55i2.1369

Abstract

Escherichia coli merupakan penyebab utama infeksi traktus genitalis pria meliputi epididimitis, prostatitis dan orchitis yang bersifat asimtomatis. Infeksi traktus genitalis dapat menyebabkan infiltrasi lekosit ke saluran reproduksi yang menyebabkan kadar Reactive Oxygen Species (ROS) tinggi. ROS mengoksidasi DNA dengan indikator terbentuknya 8-OHdG. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kadar 8-OH-dG pada semen pria infertil yang terinfeksi Escherichia coli. Sampel penelitian adalah 40 semen pria infertil . Semen dibagi menjadi 3 bagian. Masing-masing bagian digunakan untuk identifikasi bakteri, analisis semen dan penentuan kadar 8-0H-dG. Identifikasi bakteri dikerjakan dengan teknik kultur standart bakteriologi, analisis spermatozoa dilakukan secara konvensional menurut kriteria WHO, penentuan kadar 8OHdG menggunakan metode HPLC. Hasil analisis spermatozoa adalah 5 sampel normospermia, 1 sampel astenospermia, 11 sampel teratospermia, 8 sampel astenoteratospermia, 6 sampel oligoteratospermia, 9 sampel oligoastenoteratospermia. Hasil kultur didapat bahwa 18 sampel steril, semen terinfeksi Escherichia coli sejumlah 4 sampel, enterobacter aerogenes: 5 sampel; Streptococcus faecalis: 4 sampel; Pseudomonas: 3 sampel; Staphylococcus epidermidis: 6 sampel. Kadar 8OHdG pada semen yang terinfeksi Escherichia coli lebih tinggi daripada normospermia. Dari penelitian ini dapat disimpulkan infeksi traktus genitalis oleh Escherichia coli secara tidak langsung dapat menginduksi kerusakan DNA spermatozoa dengan indikator terbentuknya 80HdG.
TOKSISITAS ADHESIN PILI ESCHERICHIA COLI ISOLAT SEMEN PRIA INFERTIL BM 32.2 KDA TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID SPERMATOZOA MARMUT Sukarjati, Sukarjati
WAHANA Vol 57 No 2 (2011)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v57i2.1374

Abstract

Protein hemaglutinin pili E. coli isolat semen pria infertil BM 32.2 kDa berperan sebagai adhesin pada spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah adhesin pili E. coli BM 32.2 kDa bersifat toksik terhadap sperma dengan mengukur kadar Malondialdehid (MDA) yang merupakan indikator kerusakan membran plasma sperma karena oksidasi. Sampel penelitian ini adalah spermatozoa dari 15 ekor Marmut. Marmut kontrol sebanyak 5 ekor, Marmut yang diimunisasi dengan protein adhesin pili E. coli BM 32.2 kDa sebanyak 5 ekor, dan Marmut yang infeksi dengan E. coli secara transuretra sebanyak 5 ekor. Kadar MDA di ukur menggunakan spektrofotometer. Hasil Penelitian ini didapat hasil bahwa ada perbedaan kadar MDA antara Marmut kelompok perlakuan (yang diimunisasi protein pili E.coli BM 32,2 kDa), kontrol positif (Marmut yang diinfeksi secara transuretra dengan E. coli) dan kontrol negatif (p = 0,024). Dibanding dengan Marmut kontrol kadar MDA tidak berbeda (p= 0,251) dengan Marmut yang diimunisasi dengan protein pili E. coli BM 32.2 kDa. Terdapat perbedaan kadar MDA antara marmut yang diinfeksi E. coli secara transuretra dengan marmut kontrol (p = 0,007). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa protein adhesin pili E. coli BM 32.2 kDa tidak toksik terhadap kadar MDA spermatozoa Marmut.
Potensi Ekstrak Daun Afrika (Vernonia amygdalina), Daun Pepaya (Carica papaya L) Serta Kombinasi Kedua Ekstrak Terhadap Jumlah Folikel Primer, Sekunder dan Tersier Pada Mencit (Mus musculus) Sukarjati, Sukarjati; Nugroho , Ganda Adi
WAHANA Vol 73 No 2 (2021): Wahana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v73i2.4513

Abstract

African leaf (Vernonia amygdalina) and papaya leaf (Carica papaya L) are plants that contain secondary metabolites and are thought to have antifertility effects. V amygdalina and C papaya L leaves contain flavonoids, saponins, tannins, and alkaloids. The purpose of this study was to prove that V amygdalina leaf extract, C papaya L leaf and the combination of the two extracts could reduce the number of primary, secondary and tertiary follicles. This study used 44 female mice. Extraction was carried out by maceration . The doses of V amygdalina leaf extract and C papaya L leaf extract used were 150 mg/kg BW, 200 mg/kg. kg BW, 250 mg/kg BW and the combined doses of V amygdalina leaf extract and C papaya leaf were 75:75 mg/kg BW, 100:100 mg/kg BW, and 125:125 mg/kg BW. The positive control used KB Andalan with a dose of 0.000078 mg. Ovarian histology was made according to laboratory standards Data were analyzed using One-Way ANOVA tand LSD test. The results showed that the administration of V amygdalina leaf extract, C papaya leaf, and their combination significantly affected the decrease in the number of primary follicles (P= 0.03), secondary follicles (P=0.032) and tertiary follicles (P=0.033). The combination extract of V amygdalina leaf and C papaya leaf at a dose of 125:125 mg/kg BW has the most potential as a natural contraceptive ingredient.
PELATIHAN PEMBUATAN SIOMAY BERBAHAN DASAR IKAN LELE UNTUK GURU DAN SISWA SMA WIJAYA PUTRA SURABAYA Purity Sabila Ajiningrum; Ngadiani; Diah Karunia Binawati; Sukarjati; Vivin Andriani
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 5 No 02 (2022): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol5.no02.a4392

Abstract

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang bernilai ekonomis tinggi sehingga banyak dimanfaatkan masyarakat untuk dijadikan produk olahan. Olahan ikan lele salah satunya adalah dapat dibuat sebagai bahan dasar pembuatan siomay. Pelatihan membuat olahan pangan berbahan dasar ikan lele yang ditujukan kepada guru dan siswa SMA Wijaya Putra dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pangan dan dapat digunakan untuk berwirausaha sehingga memperoleh tambahan pendapatan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu menggunakan virtual web conference. Berdasarkan hasil kuesioner didapatkan hasil sebesar 83,4% tentang kejelasan narasumber dalam memberikan informasi, persentase kejelasan gambar yang diterima mitra saat narasumber melakukan zoom cloud meeting sebesar 80% baik dan sebesar 20% mitra yang menyatakan kejelasan gambar yang kurang bagus. Hasil evaluasi setelah berlangsungnya kegiatan dianalisis dari hasil pretest yang mana ternyata kurang dari 40% mitra belum mengetahui tentang pengolahan daging ikan lele menjadi siomay, namun dari hasil post test pada akhir kegiatan, 87% mitra akhirnya mengetahui bagaimana cara membuat siomay dari daging ikan lele.