Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AGREGAT

Pengaruh Penambahan Limbah Marmer Pada Mortar Geopolimer Fly Ash Dan Abu Sekam Padi Dengan Molaritas NaOH 12M Azzahra, Zhafira Hanny; Arie Wardhono
AGREGAT Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v10i1.25163

Abstract

Dalam bidang konstruksi, semen merupakan material yang sangat erat kaitannya pada setiap pembangunan infrastruktur. Pada proses pembuatannya, Produksi semen menghasilkan emisi yang signifikan, terutama karbon dioksida (CO2), yang berkontribusi pada pemanasan global. Manufaktur semen adalah salah satu sumber terbesar emisi CO2 industri, menyumbang sekitar 8% dari emisi karbon global. Untuk mengatasi kasus ini, maka diperlukan penemuan yang dapat menggeser semen sebagai material konstruksi. Geopolimer diperkenalkan sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan karena Mengaplikasikan bahan perekat anorganik seperti alumina-silika polimer. Geopolimer menggunakan bahan dasar yang ramah lingkungan seperti fly ash, abu sekam padi, slag, kaolin yang mengandung banyak silika dan alumina. Penelitian ini menggunakan konsep geopolimer dalam pembuatan mortar berbahan dasar abu terbang atau fly ash dan abu sekam padi sebagai pengganti semen portland. Penelitian ini berfokus pada pengaruh penambahan limbah marmer pada mortar geopolimer berbasis fly ash dan abu sekam padi dengan larutan aktivator berupa NaOH 12 M. Variasi penambahan limbah marmer yang digunakan adalah 0%, 10%, 20% dan 30%. Penelitian ini mempresentasikan bahwa penambahan limbah marmer secara signifikan meningkatkan kekuatan tekan mortar. Kekuatan tekan tertinggi, sebesar 7,252 MPa, diperoleh dari variasi limbah marmer 30% pada umur 28 hari. Sementara itu, nilai porositas terendah, yaitu 14,29%, dicapai pada variasi limbah marmer yang sama.
Pengaruh Substitusi Kapur Pada Mortar Geopolimer Berbasis Fly Ash dan Abu Sekam Padi dengan NaOH 8 Molar Febriyanti, Diah Ayu; Arie Wardhono
AGREGAT Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v10i1.25173

Abstract

Semen merupakan material yang penting saat melakukan pembangunan. Tetapi semen dianggap tidak ramah lingkungan karena berdampak negatif terhadap lingkungan, karena pembuatan semen menyghasilkan gas CO2. Mortar geopolimer adalah solusi yang dapat diambil karena dalam pembuatannya tidak menggunakan semen. Mortar geopolimer dibuat menggunakan fly ash dan abu sekam padi atau rice husk ash (RHA). Fly ash dan RHA akan berguna sebagai bahan pengikat setelah dicampurkan dengan larutan aktivator NaOH 8M. Sejumlah penelitian mengindikasikan bahwa kandungan kalsium oksida (CaO) dalam fly ash dan abu sekam padi (RHA) dapat mempengaruhi kekuatan mortar. Kadar CaO pada fly ash mencapai 22,9%, sedangkan kandungan CaO pada RHA yaitu sekitar 1,40%. Kapur dalam pembuatan mortar geopolimer berguna sebagai bahan stabilisasi. Penelitian mortar geopolimer ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kapur pada mortar geopolimer berbasis fly ash dan RHA terhadap kekuat tekan dan porositas. Benda uji berbentuk kubus ukuran 5x5x5 cm3. Perbandingan antara sodium silikat (SS) dan sodium hidroksida (SH) adalah 1:3. Rasio kapur yang digunakan dalam penelitian adalah 0%, 1%, 2,5%, 5%, dan 7,5%. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa substitusi kapur sebesar 1% pada usia 28 hari memiliki kuat tekan tertinggi setelah kontrol (0%), yaitu sebesar 6,37 MPa, dengan porositas sebesar 18,72%.