Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasional dan retensi karyawan terhadap niat berpindah setelah proses akuisisi pada PT Transkon Jaya Tbk. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya jumlah karyawan yang keluar pada periode setelah akuisisi, sehingga diperlukan pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan dan analisis data menggunakan metode pemodelan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasional berpengaruh negatif terhadap niat berpindah, sementara retensi karyawan terbukti menurunkan niat berpindah sekaligus memediasi hubungan antara komitmen organisasional dan niat berpindah. Selain itu, proses akuisisi memengaruhi kekuatan hubungan antarvariabel tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan komitmen dan strategi retensi dalam menjaga keberlangsungan tenaga kerja setelah akuisisi.