p-Index From 2021 - 2026
6.282
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Jurnal Simetris Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) Jurnal Bina Praja JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer JURNAL ILMIAH INFORMATIKA JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Journal of Innovation and Future Technology (IFTECH) J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan) Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat EXPLORE Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah Knowbase : International Journal of Knowledge in Database Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Data Sciences Indonesia (DSI) Jurnal Media Birokrasi JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik) Innovative: Journal Of Social Science Research Civitas Consecratio: Journal of Community Service and Empowerment RENATA Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management Jurnal Registratie Jurnal Kecerdasan Buatan dan Teknologi Informasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Explore Jurnal Studi Pemerintahan MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Journal of Social Growth and Development Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Transformasi Pelayanan Publik Berbasis Big Data : Studi Kasus Pemerintah Kota Pekanbaru Zahra Aqilah Dytihana; Aji Bayu Ramadhan; Arif Abdul Rahman Sakhi; Alwan Syarofi; Mohammad Rezza Fahlevvi; Ari Apriyansa
Jurnal ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli : Jurnal ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juisik.v5i2.1331

Abstract

Big Data can help public services change and improve faster by using digital tools. Digital tools can make public services better and faster by using Big Data. Public services can change and improve faster by using digital tools that use Big Data. Pekanbaru City uses data to make decisions and improve its services. The Big Data-based SIPENDUDUK application is already circulating to help people access information. Then there is a different system with the implementation of SPBE. There is one website where people can find the data they need. This literature study analyses how the Pekanbaru City government uses Big Data to transform its public services. The TOE framework approach is used, which has three parts: technology, organization, and environment. This study found that using information technology, such as population, helps speed up administrative services. SPBE creates a framework that allows data to be combined across sectors. Other feature portals such as Satu Data make data more accessible and transparent across sectors. These three innovations serve as the basis for integrating Big Data into public services. The final result of this study shows that the success of digital transformation in this region depends on more than just technology. It also depends on how ready the organization is and how much support they get from regulators. The possibility of Technology Organization Environment (TOE) public services working well is because they use three dimensional integration. This means that the Pekanbaru City government considers the needs of the community, the resources they have, and the changes they face.
Dari Birokrasi ke Efisiensi: Pengaruh Kualitas Layanan Perizinan Terhadap Peningkatan Investasi Daerah: Studi Kasus di Mal Pelayanan Publik Pekanbaru Dytihana, Zahra Aqilah; Fahlevvi, Mohammad Rezza; Zahrati, Wenty
Jurnal Bina Praja Vol 17 No 2 (2025): [Sedang Berjalan]
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.17.2025-2560

Abstract

This study aims to analyze the effect of the quality of licensing services on increasing regional investment in the Public Service Mall (MPP) of Pekanbaru City. The study used mixed methods of the Explanatory Sequential method. Researchers distributed questionnaires to 384 respondents who used the Business Identification Number (NIB) service, followed by interviews with several business actors regarding their interest in investing, seen from the quality of licensing services in Pekanbaru City. Quantitative data were analyzed through validity and reliability tests, linear regression, and t-tests, resulting in a significant positive effect with a correlation coefficient (R) of 0.955 and a determination (R²) of 91.1%. Qualitative findings confirm that users positively assess tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The qualitative approach also reveals that the integration of the OSS and regional innovations improves access to investment facilities. These results indicate that improvements in licensing services directly encourage investment realization, creating a more conducive and competitive regional investment climate.
Integrasi Big Data Dan Sistem Informasi Geospasial Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Di Indonesia Ade Setiawan, Farid; Rezkiadi, Faqih Septiya; Hardiansyah, Richo; Sekira, Selvi; Fahlevvi, Mohammad Rezza; Apriyansa, Ari
Data Sciences Indonesia (DSI) Vol. 5 No. 1 (2025): Article Research Volume 5 Issue 1, June 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dsi.v5i1.6287

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu isu strategis nasional karena menyangkut keberlanjutan pembangunan, stabilitas sosial, dan kedaulatan negara. Kompleksitas permasalahan ketahanan pangan yang mencakup aspek produksi, distribusi, konsumsi, hingga kerentanan akibat perubahan iklim dan geografi menuntut adanya pendekatan multidisipliner dan pemanfaatan teknologi mutakhir. Pendekatan ini diperlukan untuk membangun sistem perencanaan dan tata kelola pangan yang adaptif, berbasis data, serta mampu merespons dinamika secara cepat dan tepat. Artikel ini membahas integrasi Big Data dan Sistem Informasi Geospasial (SIG) sebagai strategi untuk memperkuat sistem informasi dan pengambilan keputusan dalam kebijakan ketahanan pangan di Indonesia.Big Data menawarkan kemampuan analisis data dalam jumlah besar dan real-time, sementara SIG memungkinkan pemetaan spasial terhadap aspek-aspek penting ketahanan pangan seperti lahan pertanian, distribusi logistik, hingga kerawanan pangan. Melalui studi literatur dan analisis kebijakan, artikel ini menemukan bahwa integrasi dua teknologi ini mampu meningkatkan akurasi prediksi produksi pangan, identifikasi wilayah rawan pangan, serta optimalisasi distribusi. Namun, implementasi teknologi ini masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur data, kualitas data yang bervariasi, serta kurangnya koordinasi antar lembaga. Diperlukan tata kelola data nasional yang kuat, pelatihan SDM berbasis data science dan geospasial, serta payung regulasi terpadu untuk menjamin interoperabilitas dan keamanan data. Artikel ini merekomendasikan pengembangan rancangan sistem Sistem Informasi Geospasial (SIG) berbasis Big Data yang mampu melakukan prediksi atau peramalan kondisi ketahanan pangan di Indonesia secara spasial-temporal. Sistem ini diharapkan dapat menjadi alat bantu analisis yang komprehensif bagi para pemangku kepentingan, khususnya pemerintah, dalam merumuskan kebijakan yang tepat, adaptif, dan responsif terhadap dinamika serta tantangan ketahanan pangan nasional.
Analisis Integrasi Big Data dan IoT untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Berbasis Teknologi Sinaga, Eimanisura; Basnella, Rindu; Madiya, Rehuelli; Rompas, Veronica; Fahlevvi, Mohammad Rezza; Apriyansa, Ari
Data Sciences Indonesia (DSI) Vol. 5 No. 1 (2025): Article Research Volume 5 Issue 1, June 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dsi.v5i1.6472

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak besarpada sektor kesehatan, terutama dalam meningkatkan efisiensi dan kualitaslayanan. Teknologi seperti Big Data dan Internet of Things (IoT) memungkinkanpengumpulan dan analisis data medis dalam jumlah besar serta pemantauan pasiensecara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasiBig Data dan IoT dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan, dengan fokuspada pengaruhnya terhadap perawatan pasien dan efisiensi operasional rumahsakit. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yang melibatkanpengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, artikel, dan laporan penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakityang telah mengimplementasikan teknologi ini mengalami peningkatan signifikandalam beberapa aspek, antara lain peningkatan akurasi diagnosis, penguranganwaktu tunda layanan, dan pengelolaan sumber daya yang lebih efisien. Pemantauan pasien secara real-time menggunakan perangkat IoT memungkinkanpengambilan keputusan medis yang lebih cepat, sementara analisis Big Data membantu dalam memprediksi pola penyakit dan kebutuhan medis. Meskipundemikian, tantangan yang dihadapi meliputi masalah keamanan data, keterbatasaninfrastruktur, serta perubahan paradigma dalam praktik kesehatan. Kesimpulannya, integrasi Big Data dan IoT dapat meningkatkan kualitas layanankesehatan, namun memerlukan pemecahan tantangan yang ada untukmengoptimalkan penerapannya di sektor kesehatan.
Pemanfaatan Aplikasi E-Government dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Publik di Pemerintahan Daerah (Studi Kasus pada Pemerintah Kabupaten Sleman) Ihcsan, Muhammad; Fahlevvi, Mohammad Rezza; Buding, Asri
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 4 (2025): EduTIK : Agustus 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/sjnnqt26

Abstract

The development of information technology drives digital transformation in government governance, one of which is through the implementation of e-Government applications at the regional level. This research aims to analyze the utilization of e-Government applications in improving the effectiveness of public services within the Sleman Regency Government. The research employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies of applications such as E-Lapor, SIMPADU, and SiJempol. The research results show that e-Government implementation has a significant impact on service speed, accessibility, information transparency, and community participation. For example, population administration services that previously required 3-5 days can now be completed within 1-2 days. Nevertheless, there are still obstacles in the form of low digital literacy among the community, limited ICT infrastructure in peripheral areas, and insufficient human resource capacity among government officials. Therefore, sustainable strategies are needed in the form of digital training, infrastructure improvement, and user data protection. These findings confirm that e-Government success does not only depend on technology, but also on institutional and social readiness of the community.
Manajemen Aplikasi SIPD di Inspektorat Provinsi Riau Dalam Perspektif George R. Terry Kelana, Muhammad Azanil; Fahlevvi, Mohammad Rezza
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JPTI - Januari 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.379

Abstract

Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia dan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) disebutkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi perlu diterapkan sebagai bentuk dukungan dalam rangka pengembangan pelayanan kepada masyarakat Pada tanggal 14 Oktober 2019 Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah meluncurkan (launching) aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) melalui Sosialisasi Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah. Namun demikian, ternyata banyak sekali permasalahan yang diperoleh oleh Inspektorat Provinsi Riau dalam mengelola aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SPID) seperti Sistem SIPD yang sering kali error, Server tidak dapat diakses, dan waktu yang dibutuhkan dalam pengisian data di SIPD terbilang cukup singkat sehingga masih sulit dalam pengelolaanya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen aplikasi SIPD di Inspektorat Provinsi Riau, kendala-kendala yang dihadapi, serta solusi untuk mengatasi kendala tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fokus pada pemahaman holistik fenomena yang dialami oleh subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen aplikasi SIPD telah sudah berjalan sesuai yang diharapkan. Namun, dalam pelaksanaannya, masih terdapat kendala-kendala seperti ketidaksesuaian data antara RKPD dengan RENJA OPD, sistem error saat penggunaan SIPD secara bersamaan, dan integrasi yang belum optimal dengan laporan keuangan. Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, Inspektorat Provinsi Riau telah melakukan berbagai upaya, termasuk advokasi aktif untuk alokasi sumber daya yang memadai, peningkatan kualitas data dan sinkronisasi antar sistem, serta kolaborasi dengan penyedia layanan teknologi. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan konsistensi dan keakuratan data, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan perencanaan dan keuangan di tingkat daerah.
PENGEMBANGAN EKOSISTEM EKONOMI DIGITAL DI YOGYAKARTA: PELUANG, TANTANGAN, DAN INISIATIF PEMERINTAH DAERAH Ratih Latifah Anggraini; Fahlevvi, Mohammad Rezza
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 11 No. 2 (2025): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jutik.v11i2.3896

Abstract

Digital technology is rapidly evolving, bringing changes to all aspects of life. Governments are required to be capable of responding to these technological changes through agile governance in order to meet public needs. The Special Region of Yogyakarta (DIY) has been designated as a national pilot project for a smart province. Its high internet penetration rate and strong digital literacy index make DIY a strategic area for developing a digital ecosystem, supported by its local potential in culture, tourism, and education. This research aims to analyze the development of the digital economy ecosystem by the DIY regional government and to identify the opportunities and challenges involved. The study employs a descriptive qualitative approach and uses De-Leon’s (2019) theory of digital ecosystem development as its analytical framework. The findings show that the DIY government has made significant efforts to develop the digital economy ecosystem through the establishment of the Sibakul Jogja digital MSME platform, the development of digital infrastructure, the implementation of the Jogja Smart Province roadmap policy, and cross-sectoral collaboration. Key opportunities for ecosystem development include the presence of digital communities, a strong talent pool in the IT sector from leading universities, and good digital accessibility. The main challenge lies in the unequal distribution of digital marketing skills among MSME actors. The study concludes that the development of the digital ecosystem in DIY has shown positive results and can serve as a model for adaptive and inclusive digital economy governance.
Sentiment Analysis And Topic Modeling on User Reviews of Online Tutoring Applications Using Support Vector Machine and Latent Dirichlet Allocation Fahlevvi, Mohammad Rezza
Knowbase : International Journal of Knowledge in Database Vol. 2 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/knowbase.v2i2.5906

Abstract

Ruangguru is an online non-formal education application in Indonesia. There are several appealing features that encourage students to study online. The app's release on the Google Play Store will assist app developers in receiving feedback through the review feature.Users submit various topics and comments about Ruangguru in the review feature of Ruangguru, making it difficult to manually identify public sentiments and topics of conversation. Opinions submitted by users on the review feature are interesting to research further. This study aims to classify user opinions into positive and negative classes and model topics in both classes. Topic modeling aims to find out the topics that are often discussed in each class. The stages of this study include data collection, data cleaning, data transformation, and data classification with the Support Vector Machine method and the Latent Dirichlet Allocation method for topic modeling. The results of topic modeling with the LDA method in each positive and negative class can be seen from the coherence value. Namely, the higher the coherence value of a topic, the easier the topic is interpreted by humans. The testing process in this study used Confusion Matrix and ROUGE. The results of model performance testing using the Confusion Matrix are shown with accuracy, precision, recall, and f-measure values of 0.9, 0.9, 0.9, and 0.89, respectively. The results of model performance testing using ROUGE resulted in the highest recall, precision, and f-measure of 1, 0.84, and 0.91. The highest coherence value is found in the 20th topic, with a value of 0.318. Using the Support Vector Machine and Latent Dirichlet Allocation algorithms are considered adequate for sentiment analysis and topic modeling for the Ruangguru application.
ANALISIS SENTIMEN TERHADAP ULASAN APLIKASI PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DI GOOGLE PLAYSTORE MENGGUNAKAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE Mohammad Rezza Fahlevvi
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v4i1.2701

Abstract

The Information and Documentation Management Officer (PPID) application was built as an application to meet the needs of information management and services by Public Bodies for the implementation of Law No. 14 of 2008 about Public Information Disclosure (UU KIP). This application assists public bodies in documenting and serving requests for information to the public. With the launch of the PPIPD application on the Google Play Store, it raises many opinions or responses from application users through the review feature. The reviews are quite many and unstructured and contain opinions from users about their satisfaction with the application. The feedback obtained from users is not only positive but also negative. Users often make complaints about applications that have been used or provide suggestions for features in the application. User reviews are of great interest to the owners of the application to decide the future. Sentiment analysis is an activity used to analyze a person's opinion or opinion on a topic. The Support Vector Machine (SVM) method is a text mining method that includes a classification method and the term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) is a character weighting method. SVM and TF-IDF can be used to analyze sentiment based on user reviews of PPID apps on the Google Play Store. The purpose of this study was to classify user reviews of PPID apps on the Google Play Store using sentiment analysis that has been collected and filtered. The reviews totaled 700 data with labels of 85 positive and 615 negative. And the results of the analysis using SVM produced an average k-fold of 88%, precision of 94%, recall of 100%, f-measure of 97%, and accuracy of 97%. Keywords: PPID; Sentiment Analysis, Support Vector Machine, TF-IDF
Pengentasan Digital Divide dalam Penerapan E-Government di Kabupaten Sumbawa Muhamad Dimas; Mohammad Rezza Fahlevvi
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v6i2.4504

Abstract

Pemerintahan mengalami perkembangan yang pesat dalam bidang teknologi untuk mempermudah penyebaran informasi kepada masyarakat melalui media digital. Teknologi digunakan oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui implementasi E-Government. Namun, adanya digitalisasi yang digunakan pemerintah menemui hambatan dimana dalam masyarakat masih banyak yang mengalami digital divide terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan. Hal ini menjadi tantangan bagi Pemerintah agar persebaran informasi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menganalisis tipe digital divide yang dialami oleh masyarakat Kabupaten Sumbawa dengan menggunakan dimensi digital divide dari Szilard Molnar yang terdiri dari kesenjangan akses, kesenjangan penggunaan, serta kualitas dari penggunaan. Penelitian ini mencoba untuk mengidentifikasikan bagaimana masyarakat menggunakan teknologi informasi dan hambatan apa yang dialami masyarakat selama menggunakannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tujuan agar data yang diperoleh dapat ditelusuri lebih dalam. Informan berasal dari beberapa bidang di Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Sumbawa, dan masyarakat desa yang terdampak digital divide. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari dimensi digital divide yang digagas oleh Molnar diperoleh data bahwa masyarakat pedesaan cenderung mengalami access divide yang disebabkan oleh persebaran jaringan yang tidak merata, masyarakat mengalami masalah pada usage divide dikarenakan keterbatasan masyarakat dalam memiliki perangkat elektronik, masyarakat juga terkendala keterbatasan skill atau kemampuan dalam menggunakan perangkat elektronik sehingga tidak dapat memaksimalkan manfaat yang di dapat dari penggunaan perangkat elektronik. Dari beberapa kendala diatas, pemerintah memiliki peran dalam mengentaskan digital divide agar E-Government dapat berjalan dengan baik. Kata kunci: Digital Divide, E-Government, Masyarakat Desa.
Co-Authors Abrory, Yudhistira Abubakar, Asti Astari Ade Setiawan, Farid Adiguna Ahlul Bai’at Ahmad Ali Zanki Ahmad Fikri Rahman Aji Bayu Ramadhan Akbar, Mohammad Irham Alifkah, Muhammad Haerul Alwan Syarofi Anugerah, Muhammad Wahyu Anugrah, Lalu Reza Apriansya, Ari Aprina Putri Sanda Ari Apriyansa Ariandi, Wahyu Arif Abdul Rahman Sakhi Arya Pangestu Azhari SN Bahar, Ana Aulia Basnella, Rindu Buding, Asri Deddy Zakarias Armando Ballu Devid, Devid Dhita Satria Aprilliana Putra Diana Romauli Tanggo Ledeng Mandala Dimas, Muhamad Diminaka Tebai Dytihana, Zahra Aqilah Eduardus Julio Bastian Matutina Faisal Akbar Faisal Akbar Nasution Fajar Nurmansyah Falah, Rifki Zainal Frezy Albertus Silaban Haiqal, Rif’at Dwiki Hardiansyah, Richo Hengki Andika Putra Ihcsan, Muhammad Ikra Novar Rizqi Ikra Novar, Rizqi Irham Akbar, Mohammad Joshua Faitri Ick Kastella, Tzarina Aaliyah Muzdalifah Kelana, Muhammad Azanil Kodrat Alkauzar Alda Kusuma, Kadek Agus Prasdya Indra Lalang Pratama Akhmad Putra Lelly Triatni Siregar Lina Marlina Lubis, Ahmad Rifki M.Y Divan Wanimbo Madiya, Rehuelli Mandala, Diana Romauli Tanggo Ledeng Manik, Irvan Alvharel Ginting Maulana, Achmat Miyosi Nur Fajri Muaafii, Daffa Ammar Muhamad Dimas Muhammad Athaillah Akbar Iskandar Muhammad Reza Pahlevi Munawwar, Rais Fakhri Nur Azizah Heriyani Putri Nurhikmah Dhita Sari Pandega, Laksmana Rajwa Pangemanan, Kristina Carlen Parhusip, Reynaldo Joy Christian Pratama, Ilham Pratama, Risnu Pratiwi, Annisa Dhea Purwowicaksono, Rizki Putrie Saridewi Ranang Zulfikram Ratih Latifah Anggraini Rezkiadi, Faqih Septiya Riris Prasetyo RIZQI, IKRA NOVAR Rompas, Veronica Rozali Ilham Safitri, Khairunnisa Dian Salsabillah, Wanda Thalia Sekira, Selvi Septiandi Harhari, Nurfadhilah Sinaga, Eimanisura Tambi, Noordeyana Tebai, Norlince G Theresia Farica De Ganza Titis Sari Putri Tyas Wijaya, Luna Ayuning ULAYYA, AIRA SYATRA Wahyu Ariandi Wenty, Zahrati Widiya Yuska Zahra Aqilah Dytihana Zahra Aqilah Dytihana Zahrati, Wenty Zikri Hadi Prawira